cover
Contact Name
Risky Kusuma Hartono, SKM, MKM
Contact Email
Risky_kusuma@yahoo.com
Phone
+6285646814814
Journal Mail Official
jikes@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 14122804     EISSN : 23548207     DOI : https://doi.org/10.33221/jikes
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan mempersembahkan naskah original terkait perkembangan terkini isu kesehatan. Jurnal mendiskusikan tulisan-tulisan ilmiah terkait ilmu kesehatan masyarakat. Bidang keilmuwan jurnal mencakup medis, klinis, kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Naskah ilmiah dalam jurnal ilmiah kesehatan berisikan hasil riset, studi kasus, atau kondisi konseptual, Jurnal ini diterbitka oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) dengan frekuensi terbit 4 bulanan yaitu 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret, Agustus dan Desember setiap tahunnya. Pengiriman artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (GRATIS), tetapi biaya publikasi (HANYA jika dipublikasikan). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef, serta pengecekan plagiat dengan similarity check turnitin Karena itu, semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI yang unik.
Articles 136 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Low Back Pain (LBP) : Systematic Review Ricca Sahara; Terry Yuliana R P
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v19i03.585

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan gangguan musculoskeletal yang dapat diakibatkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor risiko dari LBP. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Review. Hasil telaah sistematis menunjukan bahwa terdapat 21 penelitian di tahun 2010 hingga 2020. Jumlah sampel yang diteliti dari masing-masing artikel berkisar antara 30-600 orang dan semuanya merupakan data primer. Desain penelitian sebagian besar menggunakan desain penelitian cross sectional. Faktor yang berhubungan dengan kejadian LBP diantaranya faktor umur, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), lama kerja, posisi kerja, masa kerja, repetisi, beban kerja, merokok, stress, aktivitas fisik dan riwayat penyakit. Kesimpulannya adalah faktor yang paling berpengaruh yaitu posisi kerja. Posisi kerja yang janggal atau kurang baik akan meningkatkan jumlah energi yang dibutuhkan untuk bekerja sehingga dapat menimbulkan kelelahan.
Penerapan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan Kejadian Diare pada Balita Fenita Purnama Sari Indah; Nurwulan Adi Ismaya; Lela Kania Rahsa Puji; Nur Hasanah; Fadly Putra Jaya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i1.596

Abstract

Di Indonesia, diare merupakan penyakit endemis dan penyakit potensial KLB yang disertai dengan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan antara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Keranggan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 103 keluarga yang memiliki balita. Variabel bebas adalah STBM yang mencakup perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS), pengolahan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan air limbah rumah tangga. Hasil penelitian diperoleh bahwa hanya perilaku BABS yang signifikan dengan kejadian diare pada balita (nilai p= 0,000) dengan OR= 6,720, sedangkan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (nilai p= 0,237), pengelolaan sampah rumah tangga (nilai p= 1,000), pengelolaan air limbah rumah tangga (nilai p= 0,237) tidak berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Responden yang memiliki perilaku buang air besar sembarangan mempunyai kecenderungan 6,7 kali lebih besar balita untuk mengalami diare dibandingkan dengan responden yang tidak melakukan buang air besar sembarangan. Adapun saran dari penelitian ini yaitu agar terdapat edukasi kesehatan yang menarik mengenai sanitasi sangat diperlukan.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Akar Kaik-Kaik (Uncaria cordata (Lour.) Merr.) terhadap Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi. Tiah Rachmatiah; Vilya Syafriana; Fitria Helma
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v19i03.598

Abstract

Akar kaik-kaik (Uncaria cordata (Lour.) Merr.) adalah tumbuhan yang daunnya mengandung senyawa aktif seperti tanin, saponin dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun akar kaik-kaik (Uncaria cordata (Lour.) Merr.) terhadap Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi. Ekstrak dibuat secara maserasi serbuk daun akar kaik-kaik dalam etanol 96%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada media Nutrient Agar (NA) dan konsentrasi hambat minimum (KHM) ditentukan secara dilusi padat pada media NA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun akar kaik-kaik mempunyai aktivitas antibakteri terhadap S. aureus pada konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 25%dan 30% dengan diameter daya hambat berturut-turut 8,46; 10,78; 12,55; 16,67; 17,69; dan 19,35; mm dan terhadap S. typhi pada kosentrasi yang sama memberikan diameter daya hambat 7,51; 7,83; 12,08; 14,00; 15,82; dan 16,24mm. KHM ekstrak etanol daun akar kaik-kaik terhadap kedua bakteri ada pada konsentrasi 4%.
Perbedaan Penurunan Emesis Gravidarum dengan Minuman Jahe dan Aromaterapi Lemon di Tapos Depok Fazar Kumaladewi; Ciptiasrini Uci
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v19i03.657

Abstract

Emesis gravidarum adalah gejala yang wajar atau sering terdapat pada kehamilan trimester pertama. Gejala-gajala ini biasanya terjadi 6 minggu setelah hari pertama haid terakhir dan berlangsung kurang lebih 10 minggu. Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi ada yang timbul setiap saat dan malam hari. Terapi yang digunakan untuk mengurangi rasa mual muntah ini biasanya dengan terapi farmakologis dan non farmakologis. Terapi non farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi mual muntah adalah minuman sari jahe dan aromaterapi lemon. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 dengan pemberian minuman sari jahe dan aromaterapi lemon di wilayah kerja puskesmas Kecamatan Tapos Kota Depok. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian true experiment design dengan bentuk pretest posttest design. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester 1 yang mengalami emesis gravidarum diambil secara quota sampling dari beberapa kriteria inklusi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan penurunan emesis gravidarum sebelum dan sesudah pemberian minuman sari jahe maupun aromaterapi lemon pada ibu hamil trimester 1, dengan nilai p value 0,000. Tenaga kesehatan dapat memberikan terapi non farmakologis kepada ibu hamil trimester 1 yang mengalami emesis gravidarum untuk mengurangi mual muntah.
Risiko Stres terhadap Penyakit Jantung Koroner (Analisis Lanjut Studi Kohort Penyakit Tidak Menular): Nested-case control Fatikhatul Mabruroh; Syahrizal Syarif
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v19i03.660

Abstract

Penyakit Jantung koroner menjadi masalah kesehatan global baik pada negara maju ataupunberkembang. Stres sebagai salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner masih kurangmendapatkan perhatian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres terhadap penyakit jantungkoroner di Kota Bogor tahun 2015. Disain studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah nestesd-case control menggunakan data kohort yang dikumpulkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jumlah sampel yang diambil pada penelitian in adalah 1.078 dengan perbandingan kelompok kasus dan kontrol 1:5. Jenis analisis yang digunakan adalah conditional logistic regression analysis. Hasil analisis menunjukkan risiko stres dan variabel lainnya, stres (OR adjusted 1,07 CI 95% 0,49 – 2,33), HDL (OR adjusted 0,8 CI 95% 0,55 – 1,17) , Usia (OR adjusted 1,77 CI 95% 1,07 – 2, 92), LDL (OR adjusted 2,34 CI 95% 1,38 – 3,95), dan kolesterol total (OR adjusted 0,55 CI 95% 0,32 – 0,94) tidak berhubungan secara signifikan pada terjadinya penyakit jantung koroner. Diharapkan terdapat penelitian lainnya menggunakan alat ukur yang lebih spesifik agar dapat meminimalisir adanya misklarifikasi pada melihat asosiasi stres terhadap penyakit jantung koroner.
Determinan Perilaku Bidan dalam Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) Melisa Fiantika; Retno Sugesti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i1.771

Abstract

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah peletakkan bayi di dada ibu dalam waktu 30 menit sampai 1 jam paska bayi dilahirkan. Rendahnya pelaksanaan IMD dapat memberi dampak meningkatnya tingginya angka mortalitas dan morbiditas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung serta besaran pengaruh lama kerja, keterampilan, dan supervisi terhadap perilaku bidan dalam pelaksanaan IMD di wilayah kerja Puskesmas Lampung Selatan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross setional. Jumlah responden 45 bidan yang bertugas di wilayah kerja Puskesmas Lampung Selatan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian diperoleh variabel pengalaman kerja, keterampilan dan supervisi secara bersama-sama (simultan) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku bidan dalam pelaksanaan IMD dengan Fhitung 88,902. Nilai R Square diperoleh angka sebesar 0,867, artinya 86,7% perilaku bidan dalam pelaksanaan IMD dipengaruhi oleh pengalaman kerja, keterampilan dan supervisi secara simultan, sedangkan sisanya sebesar 13,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain atau variabel lain di luar model, yang tidak diteliti sebagaimana teorinya. Diharapkan kepada bidan untuk dapat menyadari pentingnya mematuhi protap IMD sebagai petunjuk kerja dalam pelaksanaan IMD. Semakin meningkatkan pelayanan IMD sesuai protap IMD dan meningkatkan niat dan motivasi dari dalam diri sendiri untuk lebih bertanggung jawab dalam tugasnya.
Peran Pemberdayaan Wanita sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu di Indonesia Bariana Widitia Astuti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i1.847

Abstract

Pemberdayaan perempuan memberikan perubahan terhadap pelayananan kesehatan, pendidikan, peluang kerja, status ekonomi dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberdayaan perempuan dengan peningkatan kesehatan ibu di Indonesia. Penelitian menggunakan data hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Populasi penelitian semua wanita usia subur di seluruh Indonesia berjumlah 59.100. Sampel penelitian ini wanita menikah dan pernah melahirkan. Kesehatan ibu diukur dengan penggunaan kontrasepsi dan pemanfaatan antenatal care. Pemberdayaan perempuan diukur dengan peran perempuan dalam pengambilan keputusan, sikap perempuan terhadap suami memukul istri dan kemudahan ijin mendapat perawatan kesehatan. Lebih dari 70% wanita berperan dalam pengambilan keputusan, sekitar 66% menyatakan ketidaksetujuan terhadap pemukulan suami kepada istri dan lebih dari 95% tidak mempunyai kesulitan untuk memperoleh ijin mendapat perawatan kesehatan. Peran wanita dalam pengambilan keputusan secara signifikan berhubungan dengan pemanfataan antenatal care (odss ratio [OR]: 1.2, 95% confidence interval [CI]: 1.01-1.23) dan penggunaan kontrasepsi (OR: 0.8, 95% CI: 0.78-0.93). Selain itu, tingkat pendidikan perempuan yang lebih tinggi, wanita yang bekerja, paparan media dan status sosial ekonomi yang lebih baik berhubungan dengan pemanfaatan antenatal care dan penggunaan kontrasepsi modern. Pemberdayaan perempuan perlu ditingkatkan agar dapat tercapai kesetaraan gender dan mempromosikan kesehatan reproduksi perempuan.
Pengaruh Pelatihan Kesehatan Reproduksi Remaja terhadap Pengetahuan dan Sikap Orang Tua Fatma Nuraisyah; Ratu Matahari; Khoiriyah Isni; Fitriana Putri Utami
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i1.869

Abstract

Salah satu permasalahan remaja adalah kesehatan reproduksi. Namun hal tersebut masih dianggap tabu dibicarakan antara orang tua dengan remaja. Dengan adanya komunikasi antara orang tua dengan remaja diharapkan adanya ruang diskusi tentang dampak positif dan negatif terkait kesehatan reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pelatihan komunikasi terkait kesehatan reproduksi remaja terhadap pengetahuan dan sikap orang tua. Penelitian eksperimental dengan desain quasi experiment. Sedangkan bentuk rancangan pra-eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 23 responden yang merupakan ibu pengurus Bina Keluarga Remaja yang memiliki anak usia remaja di Dusun Mertosanan Kulon, Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Bantul, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner pre-post test. Data dianalisis dengan uji t berpasangan. Hampir sebagian besar responden termasuk dalam kategori usia dewasa akhir yaitu 36-45 tahun (65%). Hasil uji t berpasangan menyatakan terdapat pengaruh pelatihan komunikasi terkait kesehatan reproduksi remaja terhadap pengetahuan dan sikap orang tua (p-value=0,01). Terdapat perbedaan rerata skor responden sebelum dan setelah diberikan pelatihan komunikasi kesehatan reproduksi remaja. Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap orang tua setelah diberikan pelatihan komunikasi mengenai kesehatan reproduksi remaja. Seyogyanya orang tua harus mengikuti perkembangan zaman sehingga mampu menjadi tempat berdiskusi yang nyaman pada remaja. Menyaring informasi kesehatan berdasarkan kebenaran dan menyaring pergaulan sangat penting dilakukan oleh remaja, terlebih di era digital. Sementara itu, pemerintah dapat mengembangkan sistem layanan kesehatan remaja yang dapat diakses secara online oleh remaja.
Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Gizi Keluarga dalam Meningkatkan Imunitas Selama Pandemi Covid-19 Azrimaidaliza Azrimadaliza; Yasirly Khairany; Rahmi Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i1.883

Abstract

Kondisi pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia yang dapat menyebabkan kematian menuntut masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan supaya tidak terkena COVID-19 adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi terutama makanan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengetahuan, sikap dan perilaku gizi keluarga dalam meningkatkan imunitas tubuh selama Pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan desain cross sectional, sampel penelitian adalah ibu dari mahasiswa FKM Unand yang mengambil mata kuliah Dasar Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat. Data diambil menggunakan angket online. Analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square. Hasil analisis menemukan pengetahuan dan sikap responden mengenai upaya gizi dalam meningkatkan imunitas tubuh selama Pandemi COVID-19 cukup baik (84,9%; 93,3). Namun perilaku responden mengenai upaya gizi dalam meningkatkan imunitas tubuh selama Pandemi COVID-19 kategori rendah (>55%). Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku keluarga dalam upaya gizi dalam meningkatkan imunitas tubuh selama Pandemi COVID-19 (nilai p > 0,05), tetapi ada kecenderungan persentase responden dengan pengetahuan dan sikap kurang baik lebih banyak memiliki perilaku kurang baik. Dengan demikian diharapkan ada upaya edukasi yang terus disampaikan kepada masyarakat oleh institusi kesehatan dan institusi pendidikan kesehatan dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat sehingga perilaku masyarakat lebih baik.
Media, Tenaga Kesehatan, Lingkungan, Health Literacy, dan Motivasi terhadap Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis Herlita Diah Utami
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i1.932

Abstract

Program Pengelolan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan program preventif dan promotif dalam rangka pemeliharaan kesehatan yang menderita penyakit kronis agar tidak terjadi komplikasi dan mencapai kualitas hidup yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media informasi, peran tenaga kesehatan, lingkungan sosial, health literacy, dan motivasi sehat terhadap pemanfaatan Prolanis. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Wilayah Kecamatan Klari pada bulan Januari 2020. Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan Struktural Equation Modelling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota aktif prolanis. Sampel dipilih secara total populasi dengan jumlah 90 peserta Prolanis, yaitu pasien diabetes melitus tipe II dan hipertensi yang aktif menjadi anggota prolanis sampai bulan Januari 2020. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pemanfaatan Prolanis dipengaruhi oleh media informasi sebesar 17,06%, peran tenaga kesehatan sebesar 21,49%, lingkungan sosial sebesar 16,28%, health literacy sebesar 12,77%, dan motivasi sehat sebesar 13,98%. Model mampu menjelaskan variabilitas data sebesar 99,91%, sedangkan 0,09% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Diharapkan adanya peran dari tenaga kesehatan dalam memberikan penyuluhan terkait Prolanis, seperti melakukan terobosan memberikan informasi untuk pembaharuan Prolanis baik di media cetak, elektronik maupun dalam jaringan, selalu memantau pencapaian peseta Prolanis dalam pemanfaatannya, dan selalu mengevaluasi Prolanis untuk perbaikan program dan kualitas hidup peserta Prolanis.

Page 7 of 14 | Total Record : 136


Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024 Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024 Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024 Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023 Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023 Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 22 Nomor 01 Tahun 2023 Vol 21 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 21 Nomor 03 Tahun 2022 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022 Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022 Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021 Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 20 Nomor 02 Tahun 2021 Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021 Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020 Vol 19 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 19 Nomor 02 Tahun 2020 Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020 Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019 Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 18 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 17 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 17 Nomor 1 Tahun 2018 Vol 17 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 17 Nomor 3 Tahun 2018 Vol 16 No 03 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 16 Nomor 3 Tahun 2017 Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017 Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017 More Issue