cover
Contact Name
Risky Kusuma Hartono, SKM, MKM
Contact Email
Risky_kusuma@yahoo.com
Phone
+6285646814814
Journal Mail Official
jikes@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 14122804     EISSN : 23548207     DOI : https://doi.org/10.33221/jikes
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan mempersembahkan naskah original terkait perkembangan terkini isu kesehatan. Jurnal mendiskusikan tulisan-tulisan ilmiah terkait ilmu kesehatan masyarakat. Bidang keilmuwan jurnal mencakup medis, klinis, kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Naskah ilmiah dalam jurnal ilmiah kesehatan berisikan hasil riset, studi kasus, atau kondisi konseptual, Jurnal ini diterbitka oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) dengan frekuensi terbit 4 bulanan yaitu 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret, Agustus dan Desember setiap tahunnya. Pengiriman artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (GRATIS), tetapi biaya publikasi (HANYA jika dipublikasikan). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef, serta pengecekan plagiat dengan similarity check turnitin Karena itu, semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI yang unik.
Articles 136 Documents
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL DENGAN KEK PADA TRIMESTER III Marianita Manik; Rindu Rindu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.173 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i02.285

Abstract

Kenaikan berat badan yang adekuat dan sesuai rekomendasi sangat diperlukan untuk pertumbuhan bayi. Ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) akan beresiko melahirkan bayi berat lahir rendah sehingga akan membawa resiko kematian, gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung serta besaran sumber informasi, peran bidan, motivasi dan pola makan terhadap kenaikan berat badan ibu hamil dengan kek trimester tiga di Puskesmas Kecamatan Kayumanis Kota Bogor Tahun 2017 dengan menggunakan desain cross sectional. Metode analisis dengan Struktural Equation Model (SEM). Sampel yang diambil sebanyak 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh langsung sumber informasi sebesar 14,02 %, peran bidan sebesar 26,57 %, motivasi sebesar 13,38% dan pola makan sebesar 28,33 %. Berdasarkan temuan tersebut pengaruh peran bidan terhadap kenaikan berat badan badan ibu hamil memiliki nilai tertinggi dibanding nilai variabel lainnya, semakin banyak seorang bidan terpapar dengan informasi-informasi seputar kesehatan maka semakin baik tingkat pengetahuan nya sehingga dapat memberikan konseling dalam memotivasi ibu hamil untuk mempunyai pola makan yang baik sehingga mencegah komplikasi-komplikasi selama kehamilan.
PENGARUH EMPAT VARIABEL TERHADAP PERILAKU PERNIKAHAN DINI PEREMPUAN PESISIR Lena Sri Diniyati; Irma Jayatmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.534 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i02.286

Abstract

Terjadi peningkatan angka pernikahan remaja rentang usia 10-19 tahun di indonesia. Hal ini berdampak buruk terhadap masa depan dan kesehatan remaja. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya dukungan tenaga kesehatan, pengetahuan, peran keluarga, gaya hidup terhadap perilaku pernikahan dini perempuan pesisir di Pelabuhan Karangantu Serang tahunPenelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan aplikasi Smart PLS dan SPSS. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 70 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel perilaku pernikahan dini ditentukan oleh variabel dukungan tenaga kesehatan, pengetahuan, peran keluarga, dan gaya hidup. Ada Pengaruh langsung antara dukungan tenaga kesehatan sebesar 8,27%, pengetahuan secara langsung 1,48%, peran keluarga 22,69%, gaya hidup 24,29%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa pengaruh tenaga kesehatan terhadap perilaku pernikahan dini lebih tinggi dari pada variabel yang lainnya. Sehingga Perlu adanya peningkatan dukungan dan peran aktif tenaga kesehatan dalam upaya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi.
PENGUKURAN FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA BIDAN Dewi Puspitasari; Rindu Rindu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.786 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i02.287

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan nyeri yang diakibatkan oleh kesalahan posisi dalam bekerja. Nyeri yang dirasakan dapat berupa rasa berat, pegal, seperti diikat dan otot terasa kaku. Nyeri dapat disertai dengan gangguan otonom dan psikis yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran pengaruh langsung dan tidak langsung antara aktivitas isik, traumatik, beban kerja dan stress kerja terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada bidan di RSUD Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan aplikasi Smart PLS dan SPSS. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 55 orang. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa ada pengaruh langsung antara aktivitas isik sebesar4,18%, traumatik sebesar 18,74%, beban kerja sebesar 36,6%, dan stress kerja sebesar 15,1%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa pengaruh beban kerja terhadap keluhan nyeri punggung bawah lebih tinggi dari pada variabel yang lainnya, sehingga diharapkan kepada seluruh bidan pelaksana disetiap ruangan sebaiknya melakukan olahraga ringan sebelum melakukan aktivitasnya, guna menghindari kaku otot bahkan kram pada punggung dan ekstremitas lainnya.
PENGARUH PETUGAS KESEHATAN, KELUARGA, LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI TERHADAP GAYA HIDUP PENDERITA HIPERTENSI Bambang Suryadi; Hafizurrachman Hafizurrachman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.245 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i02.288

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) penyebab kematian nomor satu setiap tahun adalah penyakit kardiovaskuler. Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang disebabkan oleh faktor gaya hidup. Hipertensi juga ditanggung oleh BPJS Kesehatan dalam upaya promotif dan preventife melalui Progam Pengendalian Penyakit Kronis (Prolanis).Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh langsung atau tidak langsung pengaruh peran petugas kesehatan, fungsi keluarga, lingkungan kerja, motivasi diri terhadap gaya hidup hipertensi peserta Prolanis BPJS Kesehatan di Wilayah Puskesmas Ciracas.Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel 82 penderita hipertensi. Metode analisis denganStructural Equation Model (SEM) mengunakan SmartPLS 2.0.Hasil pengujian hipotesis menghasilkan temuan penelitian yaitu variabel-variabel gaya hidup penderita hipertensi peserta Prolanis BPJS Kesehatan dipengaruhi oleh peran petugas kesehatan (11,22%), fungsi keluarga (38,81%), lingkungan kerja (12,93%) dan motivasi diri (26,93%). Total besaran pengaruh langsung terhadap gaya hidup penderita hipertensi peserta sebesar 89,89% dan pengaruh tidak langsung sebesar 8,60%. Fungsi keluarga dan motivasi diri merupakan faktor yang dominan mempengaruhi gaya hidup penderita hipertensi.Model hasil analisis dapat menjelaskan (99,96%) keragaman data dan mampu mengkaji fenomena yang dipakai dalam penelitian, sedangkan (0,04%) dijelaskan komponen lain yang tidak ada dalam penelitian ini.Saran penelitian adalah agar meningkatkan fungsi keluarga untuk mendorong terhadap gaya hidup yang baik pada penderita hipertensi.
PERSEPSI TENTANG KANKER SERVIKS, PROMOSI KESEHATAN, MOTIVASI SEHAT TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KANKER SERVIKS PADA BIDAN DI WILAYAH DEPOK Mukhlisiana Ahmad
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.374 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i02.289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang penyakit, promosi kesehatan dan motivasi sehat dirinya terhadap perilaku pencegahan kanker serviks pada bidan bagi kesehatan dirinya di Wilayah Depok Tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian cross sectional, sampel yang digunakan 60 orang Bidan, Data primer yang digunakan dalam penelitian ini melalui (instrument) berupa kuesioner. Tekhnik pengolahan dan analisa data dilakukan dengan pendekatan statistik menggunakan aplikasi SPSS.18.0 dan SmartPLS 2.0 Hasil Pengukuran disajikan dalam tabel dan tekstular. Hasil analisis sebagai berikut; perilaku pencegahan kanker serviks pada bidan ditentukan oleh variabel persepsi tentang penyakit, promosi kesehatan dan motivasi sehat secara langsung sebesar 44,15%, dan tidak langsung sebesar 9,71%. Sedangkan motivasi sehat ditentukan secara langsung oleh persepsi tentang penyakit dan promosi kesehatan sebesar 65,82%. Persepsi tentang penyakit langsung dapat mempengaruhi perilaku pencegahan kanker serviks sebesar29,37%, dan berpengaruh tidak langsung melalui motivasi sehat sebesar 5,10%. Namun, promosi kesehatan tidak bisa langsung mempengaruhi dan tidak signiikan terhadap perilaku pencegahan kanker serviks, tetapi harus melalui motivasi sehat terlebih dahulu sebesar 4,61%. Selain itu, model analisis dapat menjelaskan 54,37% keragaman data, dan mampu mengkaji fenomena yang dipakai dalam penelitian, sedangkan 45,36% adalah komponen lain yang tidak ada dalam penelitian ini.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCEGAHAN KEHAMILAN USIA DINI DI SMK PELITA ALAM BEKASI Dinni Randayani Lubis; Rahmayeni Rahmayeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.852 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.291

Abstract

Kehamilan dini pada usia kurang dari 20 tahun merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang memberikan resiko tinggi dan berbagai penyulit baik pada ibu maupun pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung serta besaran antara peran orang tua, tenaga kesehatan, teman sebaya dan motivasi terhadap perilaku pencegahan kehamilan usia dini pada siswi SMK Pelita Alam Bekasi tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah siswi di SMK Pelita Alam Bekasi berjumlah80 orang. Penelitian ini menggunakan metode analisis Structural Equation Model menggunakan Smart PLS 2.0 dan SPSS 18. Hasil pengujian hipotesis dengan Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan adanya peran orang tua sebesar 45,51% dengan nilai T-Statistic 11.761, peran tenaga kesehatan sebesar 9,77% dengan nilai T-Statistic 3.229, teman sebaya sebesar 17,55% dengan nilai T-Statistic 6.15, motivasi sebesar 9,61% dengan nilai T-Statistic 3.839. Hal ini berarti ada pengaruh antara peran orang tua, peran tenaga kesehatan, teman sebaya dan motivasi terhadap perilaku pencegahan kehamilan usia dini pada remaja. Peran orang tua merupakan faktor dominan yang mempengaruhi perilaku pencegahan kehamilan usia dini. Disarankan pada orangtua untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan bimbingannya kepada para remaja putri dengan melakukan komunikasi seefektif mungkin.
PENGUKURAN FAKTOR-FAKTOR TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT SKABIES Cintawati Cintawati; Hedy Hardiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.212 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.292

Abstract

Penyakit skabies merupakan penhyakit menular yang menempati urutan kesepuluh pada tahun 2009 secara nasional. Salah satu daerah di Indoesia yang menjadi wilayah endemik skabies yaitu Kabupaten Garut dengan penderita sebanyak 2654 pada tahun yang sama. Upaya pencegahan mengetahui promosi kesehatan, lingkungan, peran keluarga dan motivasi sehat terhadap pencegahan penyakit skabies di Puskesmas Bojongloa Kabupaten Garut tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, dengan menggunakan sampel 90 responden dari populasi masyakarat. Pengumpulan data adalah instrumen kuisioner dengan model pertanyaan tertutup. Sedangkan teknik analisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi sotware smart PLS v.20 dan Statistic Package for Social Science (SPSS v.18). Hasil penelitian didapatkan total pengaruh langsung sebesar84,996% sedangkan pengaruh tidak langsung sebesar 0,429%. antar variabel penelitian dan pengaruh variabel motivasi terhadap pencegahan penyakit skabies memiliki angka yang tertinggi pada pengaruh langsung dengan nilai korelasi sebesar 42,622% dengan nilai t statistik sebesar 6,116 dibanding dengan nilai korelasi lainnya yang di teliti. Hasil kesimpulan motivasi memiliki nilai yang paling besar dalam mempengaruhi pencegahan penyakit skabies, dengan motivasi sehat yang tinggi dapat mempengaruhi perilaku masyarakat dalam mencegah terjadinya penyakit skabies sehingga masyarakat disarankan untuk menciptakan lingkungan yang bersih agar tercipta masyarakat yang sehat.
PERAN BIDAN, PERAN KADER, KETERSEDIAAN FASILITAS DAN MOTIVASI IBU TERHADAP PEMANFAATAN KELAS IBU HAMIL Ade Kartini; Ernita Prima Novyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.839 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.293

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan salah satu kegiatan yang di fasilitasi puskesmas dengan secara umum tujuan di adakannya kelas ibu hamil adalah meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan Nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat, penyakit menular dan akte kelahiran.namun masih banyak ibu hamil yang belum memahami pentingnya kelas ibu hamil, sehingga seringkali menjadi enggan untuk memanfatkan kelas tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsug dan tidak langsung peran bidan, peran kader, ketersediaan fasilitas dan motivasi ibu terhadap pemanfaatan kelas ibu hamil di Puskesmas Pamulihan Kabupaten Garut tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, yaitu arah melintang dengan menggunakan sampel 75 responden dari populasi ibu hamil. Alat pengumpulan data adalah instrumen kuisioner dengan model pertanyaan tertutup. Sedangkan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi sotware smart PLS dan Special Package for Statistis Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukan adanya sebesar 5,115% ketersediaan fasilitas, 25,05% motivasi, 48,63% peran bidan, dan 0,54% peran kader, dan berdasarkan temuan tersebut, pengaruh langsung antara peran bidan terhadap perilaku pemanfaatan kelas ibu hamil memiliki nilai tertinggi dibanding nilai lainnya sebesar 48,63%. Hasil kesimpulan variabel peran bidan memiliki nilai paling besar terhadap pemanfaatan kelas ibu hamil, sehingga disarankan untuk Mensosilisasikan terhadap kelas ibu hamil sehingga dapat merangsang ibu hamil untuk memanfaatkan kelas ibu hamil.
PENGUKURAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PEMANFAATAN ULANG JASA KEPERAWATAN PENYEMBUHAN TB PARU Dede Kusdiman; Sobar Darmadja
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.364 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.294

Abstract

Penyakit tuberkulosis paru (TB paru) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan bronkus. Pengobatan penyakit ini sangat penting dalam keteraturan waktu, sehingga kesinambungan dalam pengobatan dan perawatan. Pengobatan yang harus dilakukan secara terus menerus hingga tuntas merupakan kunci kesembuhan penderita dari penyakit TB Paru-nya. Banyak faktor yang mempengaruhi penderita TB Paru memanfaatkan kesinambungan jasa keperawatan rutin di puskesmas Cisompet, dengan tujuan untuk melakukan pengobatan rutin tanpa putus selama 6 bulan pengobatan. Faktor tersebut adalah Peran Pengawas menelan obat, peran keluarga, motivasi, dan persepsi tentang penyakit TB Paru tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, yaitu arah melintang dengan menggunakan sampel 54 responden dari populasi masyakarat. Alat pengumpulan data adalah instrumen kuisioner dengan model pertanyaan tertutup. Teknik analisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi sotware smart PLS dan Special Package for Statistis Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukan adanya antar variabel penelitian dan pengaruh variabel peran keluarga terhadap kesinambungan pemanfaatan perawatan jasa pengobatan TB Paru melalui persepsi memiliki hubungan tertinggi dengan nilai t statistic sebesar 9,377 dengan menggunakan CI 95% di atas nilai 1,96. Disimpulkan bahwa persepsi tentang penyakit memiliki nilai tertinggi terhadap kesinambungan pemanfaatan jasa keperawatan penyembuhan TB paru, sehingga disarankan untuk dilakukan pembentukan sosialisasi terhadap masyarakat mengingat keluarga memiliki peran yang sangat vital dan berpengaruh terhadap psikologi keluarga penngidap penyakit TB Paru.
PENGARUH EMPAT VARIABEL TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN KONDOM WANITA PENJAJAK SEKS (WPS) Chrisna Trirestuti; Astrid Novita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.317 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.295

Abstract

Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) mengalami peningkatan yang cukup cepat karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perubahan demograi, fasilitas kesehatan yang kurang memadai, pendidikan kesehatan dan pendidikan seksual kurang tersebar, kontrol IMS belum dalam berjalan baik serta adanya perubahan perilaku masyarakat terutama dalam bidang agama dan moral. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh langsung, tidak langsung dan besaran antara Peran Tenaga Kesehata, Dukungan Teman, Sumber informasi dan Ketersediaan Sarana Prasarana terhadap Perilaku penggunaan kondom pada Wanita Penjaja Seks (WPS) di Jalan Raya Puncak-Bogor tahun 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, dengan menggunakan sampel berada pada rentan 30 sampai dengan 60 orang. Dan alat pengumpulan data adalah instrumen kuisioner dengan model pertanyaan tertutup. Sedang teknik analisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi sotware smart PLS. Bedasarkan hasil penelitian ditemukan varibel yang berpengaruh secara langsung Sumber Informasi dengan Perilaku Penggunaan Kondom 6,78 %, Dukungan teman berpengaruh secara langsung dengan Perilaku Penggunaan Kondom, 9,32 % sedangkan untuk pengaruh tidak langsung peran tenaga kesehatan terhadap perilaku penggunaan kondom 9,91%. Sumber Informasi berpengaruh secara langsung dengan Perilaku Penggunaan Kondom 0,10 % sedangkan untuk pengaruh tidak langsung peran tenaga kesehatan terhadap perilaku penggunaan kondom 9,91%, Ketersediaan sarana prasarana berpengaruh secara langsung dengan Perilaku Penggunaan Kondom 39,08% sedangkan untuk pengaruh tidak langsung ketersediaan sarana prasarana terhadap perilaku penggunaan kondom tidak ditemukan.

Page 4 of 14 | Total Record : 136


Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024 Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024 Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024 Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023 Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023 Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 22 Nomor 01 Tahun 2023 Vol 21 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 21 Nomor 03 Tahun 2022 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022 Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022 Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021 Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 20 Nomor 02 Tahun 2021 Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021 Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020 Vol 19 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 19 Nomor 02 Tahun 2020 Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020 Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019 Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 18 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 17 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 17 Nomor 1 Tahun 2018 Vol 17 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 17 Nomor 3 Tahun 2018 Vol 16 No 03 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 16 Nomor 3 Tahun 2017 Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017 Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017 More Issue