cover
Contact Name
Trias Mahmudiono, SKM., MPH (Nutr), GCAS., PhD
Contact Email
amertanutr@fkm.unair.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
amertanutr@fkm.unair.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Amerta Nutrition
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 25801163     EISSN : 25809776     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Amerta Nutrition (p-ISSN:2580-1163; e-ISSN: 2580-9776) is a peer reviewed open access scientific journal published by Universitas Airlangga. The scope for Amerta Nutrition include: public health nutrition, community nutrition, clinical nutrition, dietetics, food science and food service management. Each volume of Amerta Nutrition is counted in each calendar year that consist of 4 issues. Amerta Nutrition is published four times per year every March, June, September, and December.
Arjuna Subject : -
Articles 879 Documents
Pengaruh Usia, Pendidikan, dan Pengetahuan Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Puskesmas Maron, Kabupaten Probolinggo Fauziah Itsnaini Shofiana; Denok Widari; Sri Sumarmi
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 4 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.073 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i4.2018.356-363

Abstract

Background: Anemia is a major nutritional problem in Indonesian, one of the occurs in pregnant women. Therefore the government issued prevention and control program of iron deficiency anemia through consecutive iron supplementation for at least 90 days during pregnancy.Objectives: This study aimed to analyze the influence of age, education and knowledge of consumption of iron tablets.Methods: This research was conducted in Maron Public Health Center, District of Probolinggo using a cross sectional design. A sample of 40 pregnant women in their last trimester who have received 90 iron tablets was recruited with a simple random sampling technique. The influence of age, education, and knowledge was analyzed using logistic regression test with significance value < 0,05.Results: The results showed that the knowledge of pregnant women affected of consumption of iron tablets (p=0.026), but age (p=0.914), education (p=0.419) did not affected of consumption of iron tablets. Conclusion: The conclusion of this research is that consumption of iron tablets in pregnant women is influenced by knowledge of pregnant women. The lack knowledge of the mother, the lower the level consumption of iron tablets. ABSTRAKLatar Belakang: Anemia merupakan masalah gizi utama di Indonesia, salah satunya terjadi pada ibu hamil. Oleh karena itu pemerintah mengeluarkan program pencegahan dan pengendalian anemia defisiensi besi melalui suplementasi besi berturut-turut selama setidaknya 90 hari selama kehamilan.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh usia, pendidikan, dan pengetahuan terhadap konsumsi tablet tambah darah.Metode: Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Maron, Kabupaten Probolinggo menggunakan desain cross sectional, sampel sebanyak 40 ibu hamil TM III yang mendapatkan 90 tablet besi dengan teknik simple random sampling. Pengaruh usia, pendidikan, dan pengetahuan dianalisis menggunakan uji regresi logistik dengan nilai signifikansi <0,05.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil berpengaruh terhadap konsumsi tablet besi (p = 0.026) , tapi usia (p = 0.914), pendidikan (p = 0.419) tidak berpengaruh terhadap konsumsi tablet besi.Kesimpulan: Konsumsi tablet besi pada ibu hamil dipengaruhi oleh pengetahuan ibu hamil. Rendahnya pengetahuan ibu, maka akan tingkat konsumsi tablet tambah darah semakin rendah.
Hubungan Kepatuhan Minum Obat Anti Diabetik dengan Regulasi Kadar Gula Darah pada Pasien Perempuan Diabetes Mellitus Oryza Dwi Nanda; Bambang Wiryanto; Erwin Astha Triyono
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 4 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.656 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i4.2018.340-348

Abstract

Background: Blood glucose level controlling is the important thing for diabetes mellitus treatment. Diabetics patients need to understand the factors which influence blood glucose level such as the compliance of anti-diabetic drug.Objective: Determine the relationship and the risk of between oral anti-diabetic drug consumption adherence and blood glucose level regulation for diabetes mellitus female patients.Method: Case control study design with purposive sampling technique, in order to obtain 26 research samples which consist of two groups, they are case group (unregulated blood glucose) which has 13 samples and the control group (regulated blood glucose) whice has 13 samples. The samples are female respondents aged 45-59 years old suffering diabetes mellitus. This research analyzed the relationshipand risk between anti-diabetic consumption adherence and blood glucose level regulation in diabetes mellitus patients using chi-square test.Results: Patients with unregulated blood glucose showed 46.2% people were obedient and 53.8% were not obedient in consuming anti-diabetic drugs. Patients with regulated blood glucose showed 92.3% people were obedient and 7.7% people were not obedient in consuming anti-diabetic drugs. Chi square test showed that there was a relationship between anti-diabetic drugs consumption adherence and blood glucose level regulstion for diabetes mellitus patients with p = 0.015 (p <0.05) and an OR value of 14 with a 95% CI (1.385-141.485), which means that unobedient have 14 times risker suffered terrible blood glucose regulation than obedient patients.Conclusion: There was a relationship between anti-diabetic drug consumption adherence and blood glucose level regulation in female patients aged 45-59 years in Mojo Health Center, Pucang Sawu, and Keputih Surabaya. Patients with uncontrolled blood sugar level are more disobedient in consuming anti-diabetic drugs. Meanwhile, patients with controlled blood glucose were most obedient people in consuming anti-diabetic drugs.ABSTRAKLatar Belakang: Pengendalian kadar gula darah merupakan hal yang penting dalam penanganan diabetes melitus. Pasien diabetes perlu memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pengendalian kadar gula darah salah satunya adalah kepatuhan minum obat anti diabetik.Tujuan:  Mengetahui hubungan dan besar risiko kepatuhan minum obat oral anti diabetik dengan regulasi kadar gula darah pada pasien perempuan diabetes mellitus.Metode: Desain penelitian kasus kontrol dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 26 sampel penelitian yang terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok kasus (gula darah tidak teregulasi) sebanyak 13 dan kelompok kontrol (gula darah teregulasi) sebanyak 13 responden perempuan berusia 45-59 tahun yang menderita diabetes melitus. Hubungan dan besar risiko kepatuhan minum obat anti diabetik dengan regulasi gula darah pasien diabetes mellitus menggunakan uji chi-square. Hasil: Pasien dengan gula darah tidak teregulasi menunjukkan sebanyak 46,2% patuh dan 53,8% tidak patuh dalam minum obat anti diabetik. Pasien dengan gula darah teregulasi menunjukkan sebanyak 92,3% patuh dan 7,7% tidak patuh dalam minum obat anti diabetik. Uji chi square menunjukkan terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat anti diabetik dengan regulasi kadar gula darah pada pasien diabetes melitus dengan nilai p=0,015 dan nilai OR sebesar 14 dengan CI 95% (1,385-141,485) yang berarti responden yang tidak patuh minum obat anti diabetik berisiko 14 kali mengalami regulasi gula darah yang buruk dibandingkan dengan pasien yang patuh dalam minum obat anti diabetik.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat anti diabetik dengan regulasi gula darah pada pasien perempuan rawat jalan usia 45-59 tahun di Puskesmas Mojo, Pucang Sawu, dan Keputih Surabaya. Pasien dengan kadar gula darah tidak terkontrol lebih banyak tidak patuh dalam minum obat anti diabetik, sedangkan pada pasien dengan gula darah terkontrol sebagian besar cukup patuh dalam minum obat anti diabetik.
Perbedaan Tingkat Keragaman Pangan Balita dan Tingkat Pendidikan Orang Tua di Rumah Tangga Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Dan Non KRPL Annisa Fidya Lestari; Ratna Setyaningsih
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 4 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.007 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i4.2018.364-372

Abstract

Background: Sustainable Reserve Food Garden Area (KRPL) is program that to increase family dietary diversity, such as children. Children’s dietary diversity can affect to nutritional adequacy and can impact to growth process. The factor that can affect successful of KRPL program is parents’ education level.Objectives: The purpose of this study was to identify the difference between children’s dietary diversity level, household income level, and parents’ education level in sustainable reserve food garden area (KRPL) and non KRPL household in Kamal sub-district, Bangkalan district, Madura.  Method: This was an observational study with case control comparative study design was conducted among 25 children in KRPL area and 25 children in non KRPL area with mother or other family member as respondents. Simple random sampling method was used to select the samples. Children and parents’ characteristic were asked to answer structured questionnaire. Children dietary diversity level was asked by Individual Dietary Diversity Score (IDDS) instrument. The data was analyzed with Mann Whitney statistic test. Result: Children that involved in this study, either in KRPL or non KRPL area, was less than the same 35 months old (52%). Children from KRPL area was mostly girls (64%), while children from non KPRL area was mostly boys (56%). Children dietary diversity condition in KRPL area was low (52%), while children dietary diversity level in non KRPL area was sufficient (64%). Children who lived in KRPL area not always have diverse intake. The result showed that there was no difference between children dietary diversity level in KRPL and non KRPL area (p=0.259). Household income level on KRPL area was higher (68%) if compared to household on non KRPL area (44%). Parents’ education level in KRPL area was classified high (father=88%, mother=88%), while that parents’ education level in non KRPL area classified low (father=88%, mother=100%) (p=0.000). Parents in KRPL area have higher education level compare to parents in non KPRL area. Conclusion: Children dietary diversity in KRPL area are not different with non KRPL area. Children who lived in KRPL area not always have diverse intake. There is difference between household’s income level and parents’ education level. Household in KRPL area have higher income and parents in KRPL area have higher education level compare to households and parents in non KPRL area. ABSTRAKLatar Belakang: Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan program yang bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan keragaman pangan keluarga, salah satunya balita. Keragaman pangan pada balita dapat berpengaruh pada kecukupan kebutuhan gizi dan berdampak pada proses pertumbuhannya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan program KPRL adalah tingkat pendidikan orang tua.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan tingkat keragaman pangan balita dan tingkat pendapatan keluarga, dan tingkat pendidikan orang tua di rumah tangga Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan non KRPL Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura.Metode: Penelitian observasional dengan rancang bangun penelitian potong lintang komparatif dilakukan pada subjek penelitian yang terdiri dari 25 balita di wilayah KRPL dan 25 balita di wilayah non KRPL dengan ibu atau anggota keluarga lainnya sebagai responden. Metode simple random sampling digunakan untuk memilih sampel. Karakteristik balita dan orang tua ditanyakan melalui kuesioner. Tingkat keragaman pangan balita ditanyakan melalui instrumen Individual Dietary Diversity Score (IDDS) Data dianalisis menggunakan uji statistik Mann Whitney.Hasil: Balita yang terlibat dalam penelitian ini, baik di area KPRL maupun non KPRL, sebagian besar berusia kurang dari sama dengan 35 bulan (52%). Balita yang berasal dari wilayah KRPL sebagian besar perempuan (64%), sedangkan dari wilayah non KPRL sebagian besar laki-laki (56%). Kondisi tingkat keragaman pangan balita di wilayah KRPL tergolong rendah (52%), sedangkan tingkat keragaman pangan balita di wilayah non KRPL tergolong cukup (64%). Balita yang tinggal di rumah tangga KRPL tidak selalu mengonsumsi makanan yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat keragaman pangan balita di wilayah KRPL dan non KPRL (p=0,259). Tingkat pendapatan keluarga balita di wilayah KRPL lebih tinggi (68%) apabila dibandingkan dengan wilayah non KPRL (44%). Tingkat pendidikan orang tua di wilayah KRPL tergolong tinggi (ayah=88%, ibu=88%), sedangkan tingkat pendidikan orang tua di wilayah non KRPL tergolong rendah (ayah=88%, ibu=100%) (p=0,000).Kesimpulan: Tingkat keragaman pangan balita di area KRPL tidak berbeda dengan balita di area non KPRL. Terdapat perbedaan tingkat pendapatan keluarga dan tingkat pendidikan orang tua balita. Keluarga di wilayah KRPL memiliki tingkat pendapatan yang lebih tinggi dan orang tua di area KRPL memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rumah tangga dan orang tua di wilayah non KPRL.
Hubungan Status Gizi dan Level Aktivitas Fisik dengan Tingkat Kebugaran pada Pemain Bola Basket di UKM Basket Febry Dian Permatasari; Annis Catur Adi; Ratna Candra Dewi
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 4 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.25 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i4.2018.332-339

Abstract

Background: Basketball is sport that requires physical endurance, speed and high energy expenditure. Some college students have problem like low of fitness level because lack of physical activity, so it can inhibit basketball player’s performance. Besides, the irregular consumption of  food and drink daily also causes effect nutritional status. Technique and exercise without good nutrition status will not reach optimal achievement.Objectives: This research aims to analyze of correlation between nutritional status and physical activity with fitness level among basketball players in student’s basketball club in Surabaya.Methods: This was study with cross sectional design. The sample was 40 students who were recruited through simple random sampling. The data collection including nutritional status by measuring theweight and height, questionnaire about physical activity and measuring fitness level with bleep test method. Data analysis used was Pearson Correlation. Results: The majority nutritional status respondents was normal in boys (85.7%) and in girls (84.1%). Majority of respondents have high physical activity for both boys (52.4%) and girls (73.7%). While the fitness level was mostly good in boys (28.5%) and girls (26.3%). There was a significant correlation between physical activity and fitness level among basketball players (p=0.046). However, the correlation between nutrition status and fitness level was not statistically significant (p=0.693).Conclusions: Physical activity was significantly correlated with fitness level and but not with nutrition status. Basketball player should maintain their nutritional status together with physical activity through regular exercise and healthy eating. Normal nutrition status without adequate physical activity will not increase fitness level. ABSTRAKLatar Belakang: Olahraga bola basket menuntut ketahanan fisik, kecepatan, dan pengeluaran energi yang besar. Pada mahasiswa, sering muncul masalah rendahnya tingkat kebugaran karena aktivitas fisik yang kurang sehingga dapat menghambat kemampuan olahraga. Selain itu, konsumsi makanan dan minuman yang tidak teratur dapat mempengaruhi status gizi. Teknik dan latihan tanpa dilengkapi dengan status gizi baik tidak akan mencapai prestasi yang optimal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran pemain bola basket di UKM basket Surabaya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Sampel penelitian sebanyak 40 orang diambil secara acak dengan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data meliputi status gizi dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan, kuesioner aktivitas fisik dan pengukuran tingkat kebugaran dengan metode bleep test. Analisis data yang digunakan adalah korelasi Pearson.Hasil: Mayoritas status gizi responden normal (85,7%) laki-laki dan (84,1%) perempuan. Mayoritas aktivitas fisik responden adalah tinggi (52,4%) laki-laki dan (73,7%) perempuan. Sedangkan tingkat kebugaran mayoritas baik dengan (28,5%) laki-laki dan (26,3%) perempuan. Adanya hubungan antara aktivitas fisik (p=0,049) dengan tingkat kebugaran, sedangkan status gizi dengan tingkat kebugaran pemain bola basket tidak ditemukan hubungan yang signifikan (p=0,693).Kesimpulan: Aktivitas fisik berhubungan dengan tingkat kebugaran dan status gizi tidak berhubungan dengan tingkat kebugaran pada pemain bola basket. Pemain bola basket sebaiknya memantau status gizi (IMT) bersamaan dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga secara rutin dalam kehidupan sehari-hari. Apabila hanya dengan status gizi baik tanpa aktivitas fisik, maka tingkat kebugaran tidak akan meningkat.
FRONT METTER Vol 2 no 4 Front Metter Vol 2 no 4
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 4 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1317.148 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i4.2018.%p

Abstract

BACK METTER Vol 2 no 4 Back Metter Vol 2 no 4
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 4 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2052.517 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i4.2018.%p

Abstract

FRONT METTER Vol 2 No 2 Front Metter vol 2 no 2
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 2 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1252.889 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i2.2018.%p

Abstract

Back Metter Vol 2 no 2 Back Metter vol 2 no 2
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 2 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1333.534 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i2.2018.%p

Abstract

FRONT METTER Vol 2 no 3 Front Metter vol 2 no 3
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 3 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1302.678 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i3.2018.%p

Abstract

BACK METTER Vol 2 no 3 Back Metter Vol 2 no 3
Amerta Nutrition Vol. 2 No. 3 (2018): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1333.534 KB) | DOI: 10.20473/amnt.v2i3.2018.%p

Abstract

Page 11 of 88 | Total Record : 879


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 9 No. 1SP (2025): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 5th Amerta Nutrition Conferenc Vol. 9 No. 4 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 9 No. 3 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 9 No. 2 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 9 No. 1 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 8 No. 3SP (2024): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 4th Amerta Nutrition Conferenc Vol. 8 No. 4 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 8 No. 3 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 8 No. 2 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 8 No. 2SP (2024): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Vol. 8 No. 1 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 8 No. 1SP (2024): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Vol. 7 No. 2SP (2023): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 3rd Amerta Nutrition Conferenc Vol. 7 No. 4 (2023): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 7 No. 3 (2023): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 7 No. 3SP (2023): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Vol. 7 No. 2 (2023): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 7 No. 1SP (2023): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Big Data Seminar Vol. 7 No. 1 (2023): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition) Vol. 6 No. 1SP (2022): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 2nd Amerta Nutrition Conferenc Vol. 6 No. 4 (2022): AMERTA NUTRITION Vol. 6 No. 3 (2022): AMERTA NUTRITION Vol. 6 No. 2 (2022): AMERTA NUTRITION Vol. 6 No. 1 (2022): AMERTA NUTRITION Vol. 5 No. 4 (2021): AMERTA NUTRITION Vol. 5 No. 3 (2021): AMERTA NUTRITION Vol. 5 No. 2SP (2021): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Vol. 5 No. 2 (2021): AMERTA NUTRITION Vol. 5 No. 1SP (2021): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Vol. 5 No. 1 (2021): AMERTA NUTRITION Vol. 4 No. 4 (2020): AMERTA NUTRITION Vol. 4 No. 3 (2020): AMERTA NUTRITION Vol. 4 No. 2 (2020): AMERTA NUTRITION Vol. 4 No. 1SP (2020): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Vol. 4 No. 1 (2020): AMERTA NUTRITION Vol. 3 No. 4 (2019): AMERTA NUTRITION Vol. 3 No. 3 (2019): AMERTA NUTRITION Vol. 3 No. 2 (2019): AMERTA NUTRITION Vol. 3 No. 1 (2019): AMERTA NUTRITION Vol. 2 No. 4 (2018): AMERTA NUTRITION Vol. 2 No. 3 (2018): AMERTA NUTRITION Vol. 2 No. 2 (2018): AMERTA NUTRITION Vol. 2 No. 1 (2018): AMERTA NUTRITION Vol. 1 No. 4 (2017): AMERTA NUTRITION Vol. 1 No. 3 (2017): AMERTA NUTRITION Vol. 1 No. 2 (2017): AMERTA NUTRITION Vol. 1 No. 1 (2017): AMERTA NUTRITION More Issue