cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
jpppjournal@undiksha.ac.id
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
gtm_jd@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 19797109     EISSN : 26154498     DOI : 10.23887/jppp.v4i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (JPPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. p-ISSN : 1979-7109 (Print) and e-ISSN : 2615-4498 (Online)
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2018): Juli" : 13 Documents clear
Pengujian Validitas Konten Media Pembelajaran Interaktif Berorientasi Model Creative Problem Solving Sugiharni, Gusti Ayu Dessy
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15378

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil validasi konten media pembelajaran interaktif berorientasi model Creative Problem Solving. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Uji validitas yang dilakukan menggunakan pendekatan Content Validity Index (CVI). Hasil penelitian ini menunjukakan menunjukkan nilai rata-rata item-level content validity index dari hasil perhitungan uji validitas yaitu sebesar 0.95 pada aspek pendidikan, 0.91 pada aspek tampilan program dan  0.87 pada aspek kualitas teknis. Ini berarti media pembelajaran interaktif berorientasi model Creative Problem Solving sangat relevan untuk dikembangkan penggunaannya ditinjau dari aspek pendidikan, aspek tampilan program dan  aspek kualitas teknis. Hal tersebut tidak terlepas dari kerelevanannya baik itu dinilai dari segi pembelajaran, kurikulum, isi materi, interaksi, balikan, penanganan kesalahan, pewarnaan, pemakaian kata dan bahasa, tampilan pada layar, grafis, animasi, suara, perintah menu dan tampilan desain, pengoperasian program, reaksi pemakaian, keamanan program, fasilitas pendukung atau tambahannya melalui beberapa revisi kecil yang harus dilakukan  demi kesempurnaan dan kepuasan respon dari pengguna media.
Pengaruh Model Children’s Learning In Science Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Diawati, Luh Putri
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan efektivitas model pembelajaran children’s learning in science berbantuan media audio visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Dr. Soetomo Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2017/2018. Desain penelitian ini yaitu quasi eksperimen dengan bentuk Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah 6 kelas/kelompok siswa kelas V SD Negeri Gugus Dr.Soetomo Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah  siswa 243 orang. Penelitian ini menggunakan 2 kelompok yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kedua kelompok dipilih dengan teknik sampel kelompok (cluster). Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Rata-rata skor post test kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen yaitu 76,20 dan kelompok kontrol yaitu 70. Berdasarkan hasil analisis dengan uji t, diperoleh harga thitung = 2,214 > ttabel 1,988 dengan taraf signifikan 5% dan dk = 85, maka terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran children’s learning in science berbantuan media audio visual memiliki pengaruh  yang signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Dr. Soetomo Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2017/2018. Hasil perhitungan efektivitas perlakuan diperoleh nilai   =0,01  ≤ 0,055< 0,09 yaitu variansi skor kompetensi pengetahuan IPA yang disebabkan oleh model sebesar 5,5% dengan kriteria efek kecil
Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting Berbantuan Multimedia Terhadap Hasil Belajar Ipa Karwati, Ni Pt Rasni
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara tahun ajaran 2017/2018 yang mengikuti pembelajaran probing prompting berbantuan multimedia dan yang mengikuti pembelajaran konvensional. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang masih menerapkan KTSP di Gugus I Kecamatan Kuta Utara, yang terdiri atas 10 kelas dengan jumlah 339 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VB SD No. 7 Dalung dengan jumlah 36 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB SD No. 4 Dalung dengan jumlah 28 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA siswa dianalisis menggunakan uji-t. Dilihat berdasarkan nilai rata-rata kelompok eksperimen =80,89 > kelompok kontrol =72,85, yang berarti tedapat pengaruh model pembelajaran probing prompting berbantuan multimedia terhadap hasil belajar IPA. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh thitung =4,517 > ttabel =2,000 dengan dk= 62 dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat diinterpestasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran probing prompting berbantuan multimedia dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran probing prompting berbantuan multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara tahun ajaran 2017/2018
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5e Berbantuan Media Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan Ipa Dewi, Ni Putu Santika
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan media lingkungan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2017/2018. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 332 orang yang tersebar dalam 9 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDN 1 Peguyangan dengan jumlah 43 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 12 Peguyangan dengan jumlah 41 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung= 4,453 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 82 diperoleh nilai ttabel = 1,989 sehingga thitung =  4,453 > ttabel = 1,989. Berdasarkan kriterian pengujian, maka Ho ditolak. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media lingkungan adalah 81,53, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 72,82. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran  2017/2018. 
Hubungan Antara Sikap Komunikatif Sebagai Bagian dari Pengembangan Karakter dengan Kompetensi Inti Pengetahuan Ips Lisa, Ni Wyn. Nik
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap komunikatif sebagai bagian dari pengembangan karakter dengan kompetensi inti pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Tahun Pelajaran 2017/2018.Jenis penilitian ini adalah penelitian ex post facto dengan studi korelasi yang bersifat asimetris.Populasi dari penelitian ini merupakan siswa kelas V SD yang berada di Gugus Letkol Wisnu, Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan jumlah 340 orang.Penentuan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling dengan taraf kesalahan 5% dan diperoleh sampel sebanyak 172 orang. Data diperoleh melaluimengisi angket sikap komunikatif oleh responden.Sebagai uji persyarat adalah uji normalitas sebaran data dan pencatatan dokumen dari nilai UAS kompetensi inti pengetahuan IPS siswa pada semester 1. Setelah seluruh uji prasyarat terpenuhi, analisis statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji hipotesis menggunakan analisis korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis maka rxy hitung = 0,252. Pada taraf signifikansi 5% dengan n= 172, maka diperoleh rxy tabel = 0,148. Karena rxy hitung= 0,252 >rxy tabel = 0,148 maka dapat diartikan bahwa Ho yang berbunyi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap komunikatif sebagai bagian dari pengembangan karakter dengan kompetensi inti pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Tahun Pelajaran 2017/2018 ditolak sedangkan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sikap komunikatif sebagai bagian dari pengembangan karakter dengan kompetensi inti pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu, dengan arah korelasi positif, artinya semakin tinggi sikap komunikatif siswa maka semakin meningkatkan hasil kompetensi inti pengetahuan IPS. 
Pengaruh Model Pembelajaran CIRC Berbasis Karakter terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Sawitri, Ni Nyoman Rai
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15393

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) berbasis karakter terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SDN Gugus Pattimura Denpasar Selatan tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan rancangan kelompok nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Gugus Pattimura Denpasar Selatan yang berjumlah 301 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan mengacak kelas. Sampel yang didapatkan disetarakan terlebih dahulu menggunakan teknik matching. Penentuan kelompok eksperimen dan kontrol dilakukan dengan cara mengundi sehingga diperoleh siswa kelas IV SDN 11 Sesetan sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 1 Sesetan dengan jumlah 30 siswa sebagai kelompok kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa yang berjumlah 32 butir tes yang telah divalidasi. Data kompetensi pengetahuan IPS dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 3,52 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 58 diperoleh harga ttabel=2,000 sehingga thitung = 3,52 > ttabel = 2,000. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) berbasis karakter terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SDN Gugus Pattimura Denpasar Selatan tahun pelajaran 2017/2018
Korelasi Antara Konsep Diri dengan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS Wulandari, Ni Putu
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara konsep diri dengan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD  Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat, pada tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi dari penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas IV SD yang berada di Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2017/2018 yang memiliki jumlah populasi 401 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling dengan taraf kesalahan 5% dan diperoleh banyak sampel dari populasi sejumlah 186 siswa. Data konsep diri diperoleh melalui kuesioner dan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS didapatkan melalui pencatatan dokumen yaitu nilai UAS semester I. Sebagai uji persyaratan menggunakan uji normalitas sebaran data. Setelah seluruh uji prasyarat terpenuhi, analisis statistik yang digunakan pada penelitian ini, berikutnya adalah uji hipotesis menggunakan analisis korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh rhitung = 0,265. Pada taraf signifikansi 5% n= 186, maka diperoleh rtabel = 0,148. Karena rhitung= 0,265 > rtabel = 0,148 maka dapat diartikan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara konsep diri dengan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2017/2018, dengan arah korelasi positif, artinya semakin tinggi konsep diri semakin meningkat penguasaan kompetensi pengetahuan IPS.
Pengaruh Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic Berbantuan Mutimedia Interaktif Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Widiartha, K. D. R.
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic Berbantuan Multimedia Interaktif terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi ekperimen) dengan rancangan penelitian Non-Equivalen Control Grup Design. Populasi seluruh siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur yang berjumlah 327 siswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan melakukan pengundian. Sampel dalam penelitian ini yaitu SDN 16 Kesiman sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 37 siswa  dan SDN 12 Kesiman sebagai kelas kontrol yang berjumlah 34 siswa. Data kompetensi pengetahuan IPA di kumpulkan dengan metode tes yang kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis diperoleh thitung = 4,953, dan pada taraf signifikasi 5% dan derajat kebebasan (dk) = 37+34-2 = 69 maka diperoleh harga ttabel = 2,000. Berdasarkan hasil tersebut, thitung = 4,953 > ttabel = 2,000. H0 di tolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen yang dibelajarkan melalui Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic berbantuan Multimedia Interaktif dengan kelompok kontrol pada kelas V SD Gugus Dewi Sartika Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (87,30 > 73,53). Dengan demikian, Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic berbantuan Multimedia Interaktif berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2017/2018.
Kontribusi Disiplin Belajar dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Dewi, Komang Mia Sutrisna
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi disiplin belajar dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian “ex-post facto” dengan jumlah populasi 163 orang dan jumlah sampel 110 orang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Alat pengumpul data berupa kuesioner dan pencatatan dokumen, analisis data dengan teknik regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin belajar terhadap hasil belajar matematika dengan koefisien korelasi sebesar 0,475, kontribusi sebesar 22,5%, dan sumbangan efektifnya sebesar 17,29%, 2) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika dengan koefisisen korelasi sebesar 0,573, kontribusi sebesar 32,8%, dan sumbangan efektifnya sebesar 28,21%, 3) secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin belajar dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika dengan koefesien korelasi sebesar 0,675 dan kontribusinya sebesar 45,5% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD di gugus III Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2017/2018
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Melalui Lesson Study Terhadap Hasil Belajar IPA Windiari, M.
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i2.15398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning melalui lesson study dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng  Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan jumlah 98 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 2 Kaliuntu yang berjumlah 18 siswa dan siswa kelas V SD N 3 Kaliuntu yang berjumlah 23 siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dilihat dari hasil uji-t diperoleh thitung = 3,563 dan ttabel = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel , sedangkan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran discovery learning melalui lesson study adalah 23,73 lebih besar dibandingkan dengan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 19,50. Dengan demikian, model pembelajaran discovery learning melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018.

Page 1 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): July Vol. 9 No. 1 (2025): April Vol. 8 No. 3 (2024): October Vol. 8 No. 2 (2024): Juli Vol. 8 No. 1 (2024): April Vol. 7 No. 3 (2023): October Vol. 7 No. 2 (2023): Juli Vol. 7 No. 1 (2023): April Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober Vol. 6 No. 2 (2022): Juli Vol. 6 No. 1 (2022): April Vol 5, No 3 (2021): Oktober Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober Vol. 5 No. 2 (2021): Juli Vol 5, No 2 (2021): Juli Vol 5, No 1 (2021): April Vol. 5 No. 1 (2021): April Vol 4, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 4, No 1 (2020): April 2020 Vol 4, No 3 (2020): Oktober Vol 4, No 3 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020): Oktober Vol 4, No 2 (2020): Juli Vol. 4 No. 2 (2020): Juli Vol 4, No 1 (2020): April Vol. 4 No. 1 (2020): April Vol 3, No 3 (2019): Oktober 2019 Vol 3, No 2 (2019): Juli 2019 Vol 3, No 1 (2019): April 2019 Vol. 3 No. 3 (2019): Oktober Vol 3, No 3 (2019): Oktober Vol 3, No 2 (2019): Juli Vol. 3 No. 2 (2019): Juli Vol 3, No 1 (2019): April Vol. 3 No. 1 (2019): April Vol 2, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018 Vol 2, No 1 (2018): April 2018 Vol. 2 No. 3 (2018): Oktober Vol 2, No 3 (2018): Oktober Vol. 2 No. 2 (2018): Juli Vol 2, No 2 (2018): Juli Vol. 2 No. 1 (2018): April Vol 2, No 1 (2018): April Vol 1, No 3 (2017): Oktober 2017 Vol 1, No 2 (2017): Juli 2017 Vol 1, No 1 (2017): April 2017 Vol. 1 No. 3 (2017): Oktober Vol 1, No 3 (2017): Oktober Vol 1, No 2 (2017): Juli Vol. 1 No. 2 (2017): Juli Vol. 1 No. 1 (2017): April Vol 1, No 1 (2017): April More Issue