cover
Contact Name
JURNAL PERTANIAN
Contact Email
jp.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PERTANIAN
ISSN : 20874936     EISSN : 25500244     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Pertanian yang diterbitkan sejak tahun 2010 ini merupakan penyempurnaan dari Buletin Penelitian UNIDA yang terbit sejak tahun 2004. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan sesuai dengan Panduan bagi Penulis. Penulis dapat mengirimkan naskahnya dengan register atau mengirimkan e-mail ke jsh.lppm@unida.ac.id dan menyertakan Surat Pernyataan Orisinalitas dan Pemindahan Hak Cipta yang ditandatangani oleh semua penulis (materai 6000).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 2 (2016)" : 6 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN DAUN KETAPANG (Terminalia catappa ) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA Mumpuni, Yoyok
JURNAL PERTANIAN Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.583 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i2.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian daun ketapang (Terminaliacatappa) terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup benih ikan nila. Penelitian inimenggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan, yaitu A (tanpapemberian daun ketapang), B (dengan pemberian daun ketapang dosis 3 gram), C (denganpemberian daun ketapang dosis 6 gram), dan D (dengan pemberian daun ketapang dosis 9gram). Hasil uji analisis menunjukkan bahwa perlakuan pemberian daun ketapangberpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan harian dan pertumbuhan mutlak (p<0,05). Ujilanjut BNT menunjukkan bahwa laju pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan B yaitusebesar 3,04% berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Hasil analisis ragam menunjukkanbahwa penggunaan perlakuan dengan pemberian daun ketapang dan tanpa pemberian daunketapang tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap tingkat kelangsungan hidup.Kata kunci: ikan nila, kelangsungan hidup, ketapang, pertumbuhan
PERSEPSI PETANI TERHADAP USAHA TANI PAMELO Nahraeni, Wini; Rahayu, Arifah
JURNAL PERTANIAN Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.591 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i2.20

Abstract

Pamelo merupakan salah satu jenis jeruk yang termasuk buah unggulan nasional. Di Indonesiaterdapat beragam kultivar pamelo dengan rasa, warna, ukuran, dan bentuk buah. Adapun diKabupaten Magetan, pengusahaan pamelo terdapat di Kecamatan Bendo, Takeran, Sukomorodan Kawedanaan. Fakta di lapangan menunjukkan berbagai aksesi pamelo yang terdapat diKabupaten Magetan ini belum diketahui tentang peta sebaran, karakter populasi, dan persepsimasyarakat terhadap aksesi tersebut. Dari sisi petani, selama ini persepsi petani menanampamelo hanya berdasarkan pada alasan buahnya dapat disimpan lama, baik setelah panenmaupun selama masih di pohon petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsipetani dan memberi masukan kepada instansi terkait mengenai aksesi pamelo yang perludikonservasi. Penelitian dilakukan di Desa Tambakmas, Kecamatan Sukomoro, dan DesaDukuh, Kecamatan Bendo. Pengambilan sampel petani dilakukan secara acak sederhana(simple random sampling). Petani sampel berjumlah 100 orang petani pamelo. Hasil penelitianmenunjukkan terdapat enam indikator yang berada pada kriteria sangat baik antara lain jerukpamelo merupakan komoditas utama untuk dijual sebagai penghasilan utama. Buah ini jugamerupakan buah unggulan Kota Magetan, program pengembangan pemerintah
PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) PADA SISTEM RESIRKULASI DENGAN PADAT TEBAR 5,7 DAN 9 EKOR/LITER Sulistyo, Joko; Muarif, Muarif; Mumpuni, Fia Sri
JURNAL PERTANIAN Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.73 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i2.21

Abstract

Ikan gurami (Osphronemus gouramy) merupakan komoditas unggulan ikan air tawar, tetapihasil produksinya masih belum dapat memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu perluupaya dan teknologi untuk meningkatkan ketersediaan benih dan produksi benih ikan guramedengan pembenihan secara intensif melalui peningkatan padat penebaran dengan sistemresirkulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidupbenih ikan gurami terbaik dengan padat penebaran 5, 7 dan 9 ekor/liter, dengan ukuran benih1 cm dengan sistem resirkulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan perlakuan padat penebaranbenih ikan gurami yang berbeda dalam pemeliharaan sistem resirkulasi memberikan pengaruhnyata terhadap derajat kelangsungan hidup, laju pertumbuhan bobot harian, dan panjangmutlak. Nilai tertinggi derajat kelangsungan hidup diperoleh pada padat tebar 5 ekor/literdengan nilai 83,85%, sedangkan nilai laju pertumbuhan bobot harian dan pertumbuhanpanjang mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan padat tebar 7 ekor/liter.Kata kunci: padat penebaran, ikan gurame, tingkat pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup
DAYA REPELLENT EKSTRAK DAUN SALIARA (Lantana camara L.) DAN DAUN KIPAHIT (Tithonia diversifolia [Hemsley] A. Gray) PADA HAMA GUDANG Callosobruchus maculatus F. YanyanMulyaningsih, MuhammadAdiNugraha
JURNAL PERTANIAN Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.717 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i2.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya repellent dari ekstrak daun saliara (Lantanacamara L.) dan daun kipahit (Tithonia diversifolia [Hemsley] A. Gray) terhadap hama gudang C.maculatus. Penelitian dilaksanakan di Lab Entomologi, SEAMEO BIOTROP, Bogor. Kegiatan inidimulai pada bulan Oktober 2015 ‐ Maret 2016. Pada penelitian ini terdapat dua percobaanyaitu dengan ekstrak daun saliara dan daun kipahit. Rancangan yang digunakan yaituRancangan Acak Lengkap dengan tiga kali ulangan untuk setiap tingkat konsentrasi bahanekstrak. Konsentrasi ekstrak daun saliara yang digunakan untuk uji pendahuluan antara lain0.5; 1.0; 1.5; 2.0; 2.5 dan 3.0% (v/v), sedangkan konsentrasi ekstrak daun kipahit antara lain1.0; 1.5; 2.0; 2.5; 3.0 dan 3.5% (w/v). Konsentrasi pada uji utama mengacu pada hasil dari ujipendahuluan. Konsentrasi ekstrak daun saliara yang digunakan untuk uji pendahuluan yaitu2.0; 2.5; 3.0; 3.5; 4.0 dan 4.5% (v/v), sedangkan konsentrasi ekstrak daun kipahit yaitu 1.5; 2.0;2.5; 3.0; 3.5 dan 4.0% (w/v). Efektivitas penolakan dapat ditentukan dengan klasifikasi baikjika repellent ≥ 80%, cukup baik jika 60% ≤ repellent < 80%, dan kurang baik jika repellent <60%. Repellent tertinggi untuk ekstrak daun saliara berada pada konsentrasi 4.5% sebesar
FORMULASI KERUPUK DENGAN PENAMBAHAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) FORMULATION CRACKERS WITH ADDITION OF MORINGA LEAVES (Moringa LiaAmalia, DaniRuchdiansyah
JURNAL PERTANIAN Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.097 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i2.23

Abstract

Makanan ringan didefinisikan sebagai makanan yang dikonsumsi antara waktu makan regular.Kerupuk merupakan contoh makanan ringan yang tergolong dalam salted foods dengankarakter flavor dominan adalah asin dan gurih. Produk tersebut merupakan makanan ringanyang umumnya dikonsumsi di Indonesia, bahkan menjadi lauk-pauk. Tujuan dari penelitian iniyaitu memanfaatkan daun kelor sebagai sumber protein pada pembuatan kerupuk. Pembuatankerupuk terdiri dari tahap persiapan yaitu tahap pembuatan tepung daun kelor danpembuatan ekstrak daun kelor, setelah mendapatkan tepung dan ekstrak daun kelordilanjutkan ke penelitian utama. Penelitian pertama adalah dengan penambahan tepung padakerupuk dengan perlakuan A1(10%), A2(20%), dan A3(30%). Selanjutnya, dilakukan uji mutusensori dan uji hedonik. Pada penambahan ekstrak daun kelor, penambahan ekstrak daunkelor pada perlakuan B1(5%), B2(10%), B3(30%), selanjutnya dilakukan uji mutu sensori danuji hedonik dengan parameter aroma, rasa, tekstur, dan warna. Pada penambahan tepung daunkelor yang terpilih, pada perlakuan A1(tepung daun kelor 10%) kerupuk tersebut mengandungkadar air sebesar 2,56%, kadar protein 5,19%, kadar lemak sebesar 23,27, dan daya kembang174,92%. Pada penambahan ekstrak daun kelor perlakuan terpilih yaitu B2(ekstrak daun kelor5%) dan kerupuk tersebut mengandung kadar air sebesar 3,68%, kadar protein sebesar 6%,kadar lemak 19,67%, dan daya kembang 157,32%.Kata kunci: daun kelor, kerupuk, makanan ringan
RESPONS VARIETAS JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP PUPUK BERZEOLIT Efendi, Muhammad Ratib; Rahayu, Arifah; Kardaya, Dede
JURNAL PERTANIAN Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.73 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i2.561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan kombinasi zeolit dengan berbagai pupuk terhadap pertumbuhan dan produksi jagung semi. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei 2013 sampai September 2013 di Kebun Percobaan Agroteknologi Universitas Djuanda Bogor, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama adalah varietas jagung yang terdiri dari dua taraf yaitu Jambore dan Golden Sweet. Faktor kedua adalah pupuk berzeolit yang terdiri dari enam taraf (urea 3 g/tanaman, zeolit berurea 8 g/tanaman, pupuk kandang 43 g/tanaman, pupuk kandang 43 g/tanaman + zeolit 8 g/tanaman, zeolit 8 g/tanaman, zeolit 8 g/tanaman + urea 3 g/tanaman). Pertumbuhan dan produksi Jambore lebih baik dibanding Golden Sweet. Pemberian zeolit+urea nyata meningkatkan semua peubah kecuali pada jumlah daun umur 3 dan 7 MST. Sementara itu, tanaman yang diberi perlakuan pupuk kandang +zeolit memiliki jumlah daun lebih banyak dibandingkan dengan yang diberi kombinasi pupuk lain. Tanaman yang diberi zeolit+urea memiliki pertumbuhan dan produksi lebih baik dibandingkan dengan yang diberi perlakuan lain kecuali pada pupuk kandang +zeolit.

Page 1 of 1 | Total Record : 6