cover
Contact Name
JURNAL SOSIAL HUMANIORA
Contact Email
jsh.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsh.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora
ISSN : 20874928     EISSN : 25500236     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Sosial Humaniora (JSH) mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang sosial humaniora melalui penerbitan karya ilmiah berbasis hasil penelitian (orisinal).
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
HUKUM PERSAINGAN USAHA DI INDONESIA DIKAITKAN DENGAN SISTEM EKONOMI KERAKYATAN tn syamsah
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2011)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.357 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v2i1.82

Abstract

While the whole world sees the market economy is the best system in political, economical, and cultural now a day, but the system itself cannot make a significant contribution to people’s welfare. In fact, USA as a founding and the leader of the system, at some point cannot implement the system completely. The country still protect some of their important business areas such as bank, flight, train, public facility, telephone, advertisement, broadcast, medical services and agriculture. The national budget of the country shows that subsidise for agriculture sector alone is almost 50% from national budget. The regulation relates to economy of the country indicates that strong protection for almost industry sector. This policy indicates that somehow a country cannot avoid protect its certain economy sector that become the country’s strength. Indonesia as a country that its economy based on agriculture should consider the better protection for this very important sector. In this sense, it looks that people economy approach is best suit to current Indonesia situation. 
KEMISKINAN: FAKTOR PENYEBAB DAN ANALISIS PEMECAHAN MASALAH Ari Riswanto
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.28 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v7i1.486

Abstract

Kemiskinan adalah masalah yang kompleks dan multidimensi. Oleh karena itu, dalam menanggulangi kemiskinan perlu dilakukan melalui berbagai bidang dan aspek kehidupan manusia baik sebagai individunya sendiri maupun sebagai makhluk sosial yang berada di lingkungan masyarakat. Selain itu, upaya tersebut haruslah dilakukan secara maksimal dan menyeluruh. Pemberantasan faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan akan menjadi hal yang sangat berguna bagi pembangunan bangsa dan negara. Adapun yang menjadi tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kemiskinan di Indonesia dan bagaimana upaya yang harus dilakukan oleh semua pihak untuk menanggulanginya. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan literatur atau studi kepustakaan. Hasil penelitian ini yaitu terdapat beberapa faktor yang sangat mempengaruhi kemiskinan. Hal ini memerlukan penanganan yang serius dari berbagai pihak baik pemerintah, wirausahawan atau pengusaha, bahkan dari pihak akademisi dan juga pihak-pihak lainnya.
JARINGAN KOMUNIKASI ORGANISASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN Muhammad Luthfie
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 9 No. 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.039 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v9i1.1376

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran Muhammadiyah dalam pembangunan desa. Untuk memperkenalkan eksistensinya dan mendukung partisipasinya dalam pembangunan di Desa Plompong, Muhammadiyah Plompong sebagai organisasi masyarakat telah membentuk dan memperluas jaringan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, terutama dengan Pemerintah Desa Plompong. Hal ini sangat beralasan, karena dinamika organisasi tidak akan terlepas dari komunikasi organisasi eksternal. Sistem-sistem organisasi yang terdiri dari banyak sub sistem dibangun melalui pertukaran energi, informasi dan makna melalui jaringan dan saluran komunikasi. Jaringan komunikasi (communication network) dapat dilakukan secara spontan atau terencana, sementara saluran biasanya ditentukan dan dibatasi. Untuk menggambarkan jaringan komunikasi Muhammadiyah Plompong dalam rangka memperkenalkan eksistensinya dan partisipasinya dalam pembangunan desa di Desa Plompong, perlu dilakukan identifikasi proses interaksi komunikasi yang terjadi antara Muhammadiyah Plompong dan pihak-pihak yang terkait sehingga membentuk jaringan komunikasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi kemudian mendeskripsikan struktur komunikasi dan proses interaksi komunikasi yang terjadi antara Muhammadiyah Plompong dan pihak-pihak yang terkait sehingga membentuk jaringan komunikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, indepth interview, dan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunikasi dan jaringan komunikasi Muhammadiyah telah mampu menciptakan harmonisasi dan akses organisasinya dalam pembangunan desa di Desa Plompong.
TELAAH MATERI DONGENG PADA MATA PELAJARAN BAHASA SUNDA SEKOLAH DASAR (ANALISIS KURIKULUM BAHASA SUNDA SEKOLAH DASAR BERBASIS TAUHID) E Risnawati; Endin Mujahidin
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.06 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v4i2.469

Abstract

Pelajaran bahasaSundadikategorikansebagaimuatan lokalyang harusdiberikan kepadasiswa Sekolah Dasar. Pelajaran ini memiliki beberapabahan ajar sepertimendengarkan(Sunda: ngaregepkeun), berbicara(Sunda: nyarita), membaca(Sunda: maca), dan menulis(Sunda: nulis). Latar belakang penelitianinididasarkankeprihatinanyang mendalam terhadap materibahasabuku teksSundayang tidakcocok dengan nilaitauhidyang dapat merusakkeyakinan para pelajarmuslim. Masalah dalam penelitian ini yaitu (1) bagaimanadeskripsi isimatericeritadalam buku teksbahasaSundayang digunakandi Sekolah Dasarditinjaudarinilai ketauhidan? dan (2) bagaimanabahan alternatifuntuk cerita-ceritadalambuku teksbahasaSundadiSekolah Dasar? Dalam penelitian ini, penulismenjelaskanteoridananalisisdalam buku teksbahasaSundayang digunakandi Sekolah Dasarjikaditinjauberdasarkannilaitauhid. Metode penelitian yang digunakandalam penelitian iniadalah studiliteratur(library research) denganpendekatandeskriptif kualitatif. Sumber datapenelitian ini adalahbuku teksbahasaSundadi Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data menggunakandua metode, yaituobservasi dan dokumentasi. Teknikanalisis dataadalahanalisis isi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa judul kisah dalambuku pelajaranbahasaSundadiSekolah Dasar. Oleh karena itu, jumlahjudulkisahyangdianalisisadalah32, yaitu 17 (53%) judulmemilikinilaitauhid, sedangkan15 (47%) judulmemilikikontradiksidengannilai ketauhidan. Penelitian inimemilikikesimpulan bahwamasih ditemukanbahankisahdalam buku teksbahasaSundadi Sekolah Dasaryang bertentangan dengannilaitauhid.
ANALISIS PEUBAH KONSUMSI PANGAN DAN SOSIAL EKONOMI UNTUK MENENTUKAN INDIKATOR KELAPARAN abu bakar
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2 (2011)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.387 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v2i2.94

Abstract

Aim of the study was to analyze food consumption and socio-economic parameters in order for determine starvation indicators. The study was designed in a cross sectional method and samples collected in gradual cluster. First cluster consisted of four sub districts with eight selected-villages and as many as 233 samples were withdrawn from the eight villages for analyzing in discrimination method. If rice were used as starvation indicator, 48.5% of samples suffered starvation. The study resulted that 85% of the samples ate twice daily while 15% of the samples ate three times in a day. According to frequency of food consumption as starvation indicator, the samples did not suffer from starvation. In addition, the study showed that 45.8% samples of city areas which the member more than four people suffered starvation and so did the 68.1% samples lived in villages which the member more than four people. Moreover, 15% of husband which bachelor degree holders lived in city areas and 1.8% of husband which bachelor degree holders lived in villages did not suffer from starvation. As many as 45% of heads of families whose work as government employees at city areas and 2.7% of heads of families whose work as government employees at villages did not suffered from starvation. Based on food expenses criteria used as a starvation indicator, 32.5% samples lived at city areas and 83.2% samples lived at villages were suffer from starvation. The study showed that high sensitivity at either cities or villages occurred on bachelor degree holders and government employee’s criteria, and contrary, the high specificity at either cities or villages occurred on government employee’s criteria when food expenses criteria used as a gold standard
KEARIFAN LOKAL DALAM LEKSIKON PUJI-PUJIAN RITUAL NGAJI RASA Syamsiyatul Mila
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 8 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.316 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v8i1.702

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pro dan kontra terhadap keberadaan komunitas Suku Dayak Hindu Budha Bumi Segandu Indramayu (SDHBBSI) di lingkungan masyarakat Indramayu yang dianggap sesat. Keberadaan komunitas SDHBBSI yang sekilas dipandang sebelah mata ini ternyata memiliki nilai-nilai budaya yang luhur. Nilai-nilai tersebut tercermin pada larik-larik puji-pujian ritual Ngaji Rasa yang diadakan setiap malam Jumat Kliwon sebagai salah satu bentuk sembahyang. Adapun permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah (1) struktur teks, (2) referensi leksikon, dan (3) nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam puji-pujian ritual Ngaji Rasa. Dalam melakukan penelitian di lapangan, penelitian ini dibatasi pada tiga teks puji-pujian ritual Ngaji Rasa. Untuk menunjang penelitian ini digunakan pendekatan antropolinguistik dengan model etnografi komunikasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi partisipan, dan wawancara tidak berstruktur. Teknik analisis data dilakukan dengan melakukan analisis berdasarkan struktur teks puji-pujian, menganalisis referensi leksikon, dan mengungkap nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalam puji-pujian ritual Ngaji Rasa. Dalam penelitian ini,  diperoleh lima pengulangan leksikon yang kuat, 10 isotopi yang dibagi menjadi tiga motif tema dalam analisis struktur teks. Referensi leksikon diperoleh sebanyak tujuh, yakni permohonan, ketuhanan, alam, kekerabatan, tempat, aktifitas, dan nasihat. Leksikon yang mengandung kearifan sesuai dengan pandangan hidup orang Jawa, yakni mikrokosmos dan makrokosmos menunjukkan adanya nilai harmoni dalam puji-pujian.KATA KUNCI: antropolinguistik, etnografi, kearifan lokal, puji-pujian. anthropolinguistics, blessing, ethnography, local wisdom.  LOCAL WISDOM IN THE LEXICON OF RITUAL BLESSING NGAJI RASAABSTRACTThe research was distributed by the pros and cons of the Dayak community to the existence of Hindu-Buddhist Earth Segandu Indramayu (SDHBBSI) in Indramayu neighborhoods deemed heretical. The existence of a SDHBBSI community overview considered one eye turned out to have a culture that values the sublime. These values are reflected in the array-array Ngaji Rasa the rites of blessing a sense held each night Friday Kliwon as one form of prayer. As for the problems of the staple in this research are (1) the structure of the text, (2) a reference lexicon, and (3) local wisdom values contained in the Ngaji Rasa of ritual blessing. In doing research in the field, this research is limited to three text praises the ritual of Ngaji Rasa. This research was used to support the anthropolinguistic approach with a model ethnography of communication. The technique of data collection in this research is the observation and interviews, participants are not structured. The technique of data analysis is performed by doing a text structure analysis based on the praises, analyzes the reference lexicon, and uncover local wisdom values contained in the Ngaji Rasa of ritual blessing. In this study, obtained five repetitions of the lexicon, 10 isotopes are divided into three themes in the analysis of the motives of the structure of the text. Lexicon reference retrieved as many as seven, namely application, Godhead, natural, kinship, places, activities, and advice. Lexicon containing wisdom in accordance with Javanese view of life, namely the microcosm and macrocosm showed a value of harmony in the praise.
ANALISIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDI DAYA LELE Abubakar Iskandar
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 3 No. 2 (2012)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.033 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v3i2.434

Abstract

Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan kapasitas mereka yang tergolong powerless menjadi powerfull, melalui budi daya lele. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui sumber daya budi daya lele, mendeskripsikan struktur kelembagaan budi daya lele, ingin mengetahui jenis pelatihan yang diberikan oleh stakeholders, dan menganalisis tingkat social ekonomi dengan pendapatan. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan bulan Oktober 2012 di Kabupaten Gunung Kidul. Teknik pengambilan sampel adalah gugus bertahap dua atau lebih. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diproleh dari responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Kedua data tersebut diperoleh melalui wawancara, observasi dan FGD. Analisa data dalam penelitian ini adalah analisa kualitatif dan kuantitatif. Analisa kualitatif menggunakan analisa isi (content analyziz), sedangkan analisa kualitatif menggunakan analisa Rank Spearman. Analisa kualitatif menunjukan bahwa sumber daya budi daya lele di wilayah ini sudah dibentuk, dan pelatihan khusus untuk budi daya lele masih sangat kurang. Analisa kuantitatif menunjukan koefisien korelasi 0,224, artinya hubungan antara pendidikan dengan pendapatan sangat erat pada taraf kepercayaan 0,05. Koefisien korelasi 0,009, artinya hubungan antara usia dengan pendapatan cukup berpengaruh. Koefisien korelasi 0,297, artinya hubungan antara jumlah kolam dengan pendapatan sangat erat pada taraf kepercayaan 0,01, koefisien korelasi 0,292, artinya hubungan antara luas kolam dengan pendapatan sangat erat pada taraf kepercayaan 0,01.
REVITALISASI PEMASARAN PRODUK APEL OLAHAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI DAN BAURAN PEMASARAN PT. KUSUMA SATRIA DINASARI WISATAJAYA - MALANG fredi andria
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 1 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.602 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v1i1.66

Abstract

The purposes of this study are: (1) to analyse the marketing strategy of processed apple of PT. Kusuma Agrowisata; (2) to analyse the industry competitive's condition of processed apple produced by PT Kusuma Agrowisata; and (3) to recommend strategies and marketing mix alternatives to be implemented by PT Kusuma Agrowisata in order to achieve their missions and vision. All of these purposes are focused on marketing revitalization for PT Kusuma Agrowisata. A competition analysis (Five Force's of Proter) with Delphi Technique and SWOT analysis is used. A marketing strategy and marketing mix would be formulated for all processed apples as by PT Kusuma Agrowisata, Malang as recommende
KOMUNIKASI SOSIAL DALAM KEGIATAN PROGRAM MASYARAKAT (STUDI KASUS PADA KELOMPOK POS PEMBERDAYA MASYARAKAT BINA SEJAHTERA) Alialamsyah Kusumadinata
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.665 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i2.533

Abstract

Program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) adalah salah satu upaya merealisasikanpemberdayaan di masyarakat. Perlunya terjalin komunikasi sosial yang baik untuk mendapatdukungan melalui sikap dari masyarakat. Penelitian dilaksanakan di Desa Pasirmulyas, KecamatanBogor Barat, Kota Bogor. Data penelitian berupa data primer dan sekunder. Penetapan jumlahresponden berdasarkan teknik Slovin dan data diolah dengan statistik deskriptif, serta dianalisisdengan teknik korelasi Tau Kendala. Hasil penelitian menunjukkan faktor personal yang terdiri dariumur responden berada pada kategori tua dan pendidikan formal masuk kategori rendah. Sebagianbesar responden tidak pernah mengikuti pelatihan sebagai pendidikan nonformal. Jenis usaha yangpeserta Posdaya yang dominan adalah ibu rumah tangga, dikarenakan 100% peserta ProgramPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah ibu rumah tangga. Jumlah pendapatan reponden secaraumum berada pada kategori sedang. Reponden merasa cukup mudah untuk mengakses ataumemperoleh pelayanan dan program Posdaya. Proses sosialisasi Posdaya sudah berlangsung cukupefisien ini menunjukan program ini dapat diterimka dan membantu masyarakat. Komunikasi sosialposdaya sudah cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan atau pemahaman, sertamengarahkan sikap dan tindakan masyarakat Posdaya.
KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PABRIK GARAM Abubakar Iskandar
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.124 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v3i1.351

Abstract

Secara faktual kemiskinan suatu rumah tangga dapat dilihat melalui pendapatan. Rendahnya pendapatan menyebabkan keluarga tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan pemerintah mengatasi keluarga miskin, mendeskripsikan implementasi program pemerintah dalam mengatasi keluarga miskin, dan mengetahui pengaruh demografi dan sosial budaya terhadap pendapatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada bulan Desember 2012. Teknik pengambilan sampel adalah gugus bertahap dua atau lebih. Data dianalisis melalui analisis kuantitatif dan kualitatif. Penelitian menunjukan bahwa telah dibangun pabrik garam untuk mempekerjakan keluarga miskin. Program budidaya garam adalah mengurangi angka kemiskinan, sehingga diperlukan peran stakeholders dalam melakukan verifikasi keluarga miskin untuk dimasukkan dalam pabrik garam sebagai petani garam. Strategi pemberdayaan adalah mengembangkan ekonomi keluarga miskin dengan mendorong pendirian pabrik garam sebagai entry-point-nya dalam meningkatkan kesejahteraan. Analisis regresi menunjukkan bahwa pada model 1 koefisien regresi sebesar 0,314  menunjukan hubungan yang sangat kuat antara pendapatan dengan jumlah anggota keluarga, pendidikan, usia dan jenis kelamin. Pada model 2 koefisien regresi sebesar 0,314  menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara pendapatan dengan jumlah anggota keluarga, pendidikan, usia dan jenis kelamin. Pada model 3 koefisien regresi sebesar 0,288  menunjukan bahwa hubungan yang kuat antara pendapatan dengan jumlah anggota keluarga, pendidikan, usia dan jenis kelamin. Pada model 4 koefisien regresi sebesar 0,250  menunjukan bahwa hubungan yang cukup kuat antara pendapatan dengan jumlah anggota keluarga, pendidikan, usia dan jenis kelamin.