cover
Contact Name
Jurnal Mina Sains
Contact Email
minasains@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
minasains@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Mina Sains
ISSN : 24079030     EISSN : 25500759     DOI : -
Jurnal Mina Sains adalah jurnal resmi yang diterbitkan oleh Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor sebagai media penyebarluasan dan pertukaran informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh para peneliti di lingkungan Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor dengan para peneliti di luar institusi. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun: April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2016)" : 6 Documents clear
Perbaikan Daya Cerna Tepung Darah Menggunakan Teknik Silase Dan Teknik Spray Dried Pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Dian Miftahul Jannah; Rosmawati Rosmawati; Reza Samsudin
JURNAL MINA SAINS Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.959 KB) | DOI: 10.30997/jms.v2i1.415

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengevaluasi penggunaan teknik silase dan spray dried terhadap daya cerna tepung darah pada ikan Nila. Penelitian ini memakain Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan masing-masing 3 ulangan. Sebagai perlakuan adalah tepung darah tanpa teknik pengolahan (kontrol), tepung darah dengan teknik silase, dan tepung darah dengan teknik spray dried. Percobaan menggunakan benih Nila berbobot 7,0 g, tiap akuarium berisi 20 ekor benih ikan Nila. Nilai kecernaan protein, nilai kecernaan lemak, nilai kecernaan energi, dan nilai kecernaan total dievaluasi. Hasil penelitian memperlihatkan ada perbedaan diantara perlakuan secara nyata terhadap nilai kecernaan protein, nilai kecernaan lemak, nilai kecernaan energi, dan nilai kecernaan total (P<0,05). Nilai kecernaan protein, nilai kecernaan lemak, nilai kecernaan energi, dan nilai kecernaan total  tertinggi dari perlakuan teknik silase adalah 96,56%, 90,48%, 94,15%, dan 92,08%.Kata Kunci: Silase darah, spray dried, nilai kecernaan, ikan Nila
Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Benih Ikan Nilem (Osteochillus hasselti) Yang Dipelihara Pada Tingkat Kepadatan Berbeda Angki Ismayadi; Rosmawati Rosmawati; Mulyana Mulyana
JURNAL MINA SAINS Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.916 KB) | DOI: 10.30997/jms.v2i1.428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kepadatan terbaik untuk menghasilkan kelangsungan hhidup dan sintasan ikan Nilem.  Sebanyak 960 ekor benih ikan Nilem berukuran 3-7 cm digunakan dalam penelitian ini.  Percobaan ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 perlakuan dan masing-masing 3 ulangan.  Perlakuan terdiri dari tingkat kepadatan 1, 3, 5, dan 7 ikan/liter air.  Parameter yang diamati adalah pertumbuhan bobot badan mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, kelangsungan hidup (SR), dan kualitas air.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan menghasilkan pengaruh signifikan (P<0,05) untuk  pertumbuhan panjang mutlak, tetapi tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap SR dan pertumbuhan bobot badan mutlak.  Pertumbuhan panjang mutlak pada perlakuan 1, 3, dan 7 ikan/liter air tidak berbeda nyata.  Pertambahan panjang mutlak pada perlakuan 5 ikan/liter air berbeda dngan perlakuan 1 dan 3 ikan/liter air tetapi tidak berbeda dengan perlakuan  7 ikan/liter air.  Kualitas air percobaan adalah DO  2,33-6,14 ppm, suhu 28-30˚C, pH 5,52-6,96, CO2 1,99-35,95 ppm, dan NH3 0,025-0,050 ppm.  Tingkat kepadatan 1 dan 7 ikan/liter air tidak berbeda untuk SR dan sintasan ikan Nilem berukuran 3-7 cm. Kata Kunci: Bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, kualitas air, tingkat kepadatan. 
Pengaruh Lama Waktu Perendaman Dan Larutan Dekapsulasi Terhadap Penetasan Siste Artemia sp. Aris Widodo; Mulyana Mulyana; Fia Sri Mumpuni
JURNAL MINA SAINS Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.219 KB) | DOI: 10.30997/jms.v2i1.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dan larutan dekapsulasi terhadap tingkat penetasan kista Artemia sp.  Sebagai perlakuan adalah lama perendaman dan jenis larutan dekapsulasi.  Hasil penelitian tidak memperlihatkan adanya perbedaan yang nyata pada lama perendaman di antara perlakuan, tetapi memperlihatkan perbedaan yang nyata dalam hal jenis larutan dekapsulasi di antara perlakuan.  Tingkat penetasan tertinggi (78,9%) diperoleh pada lama perendaman 15 menit dan campuran larutan campuran NaOCl + NaOH, sedangkan tingkat penetasan terendah (34,1%) diperoleh pada lama perendaman 15 menis dan campuran larutan dekapsulasi NaOCl + CaO.Kata Kunci: Dekapsulasi, tingkat penetasan, Artemia, lama perendaman
Penggunaan Tepung Gandum Sebagai Sumber Karbon Pada Pengangkutan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Perdi Afriansyah; Rosmawati Rosmawati; Fia Sri Mumpuni
JURNAL MINA SAINS Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.242 KB) | DOI: 10.30997/jms.v2i1.425

Abstract

Penelitian ini dilakukan di  Laboratorium Perikanan, Universitas Djuanda Bogor dari 1 November 2011 hingga  22 Maret 2012.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji level tepung gandum yang digunakan dalam pengangkutan 400 ekor benih ikan Nila berukuran 3-5 cm yang dikemas dalam kantung plastik.  Tepung gandum dicampur ke dalam medium berisi  5 liter air dalam kantung plastik.  Sebanayak 400 ekor ikan Nila ditempatkan dalam setiap kantung plastik.  Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan masing-masing 2 ulangan.  Perlakuan berupa tingkat penggunaan tepung gandum 0, 2, 4, dan 6 g dalam tiap kantung plastik.  Sintasan (SR) ikan Nila diukur selama pengangkutan.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa SR selama periode pengangkutan tidak beda nyata diantara perlakuan (P>0,05).  SR tertinggi  (97,75%) diamati pada tingkat penggunaan 6 g tepung gandum dan SR terendah (93,75 %) pada tingkat penggunaan 0 g tepung gandum.  Tingkat penggunaan 6 g tepung gandum memberikan SR tertinggi dalam transportasi benih Nila berukuran 3-5 cm dengan kepadatan 400 ekor ikan Nila per kantung.Kata kunci: Tepung gandum, ikan Nila, karbon, kelangsungan hidup
Pemanfaatan Kima Secara Berkelanjutan Dudi Lesmana; Yudi Wahyudin
JURNAL MINA SAINS Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.248 KB) | DOI: 10.30997/jms.v2i1.423

Abstract

Pemanfaatan kima secara berkelanjutan adalah salah satu usaha memberikan alternatif kebijakan pemanfaatan kima pada masa mendatang.  Kelayakan teknis ini diperlukan sebagai referensi bagi para pelaku usaha dan pemangku kebijakan dalam mengelola kima secara berkelanjutan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.  Penelitian dilakukan dengan mengambil kasus di Kabupaten Tapanuli Tengah.  Berdasarkan hasil kajian, dari aspek ekologi, potensi, pasar dan pemasaran, lingkungan, kima mempunyai potensi untuk dikembangkan. Kata kunci: kima, pemanfaatan berkelanjutan, kelayakan teknis, Tapanuli Tengah
Kebutuhan Jumlah Pakan Pada Pemeliharaaan Ikan Tengadak (Barbonymus schwanenfeldii) Di Kolam Ikan Hary Triyanto; Rosmawati Rosmawati; Ani Widiyati
JURNAL MINA SAINS Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.435 KB) | DOI: 10.30997/jms.v2i1.426

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah pemberian pakan terbaik terhadap pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup, dan efisiensi pakan pada ikan Tengadak (Barbonymus schwanenfeldii). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengakap dengan 3 perlakuan dan masing-masing  3 ulangan untuk setiap perlakuan. Percobaan menggunakan benih ikan Tengadak dengan rataan bobot 0,69 g dan panjang 3,7 cm, masing-masing kolam berisi 120 benih ikan. Perlakuan adalah jumlah pemberian pakan 3% (A), 6% (B), dan 9% (C) dari biomassa ikan per hari. Pertambahan  bobot mutlak, pertambahan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, tingkat kelangsungan hidup, efisiensi pakan, dan kualitas air dievaluasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada perbedaan yang nyata diantara perlakuan (P<0,05) terhadap pertambahan  bobot mutlak, laju pertumbuhan harian, dan efisiensi pakan, tetapi tidak ada perbedaan yang nyata (P>0,05) diantara perlakuan terhadap pertambahan panjang mutlak dan tingkat kelangsungan hidup. Pertambahan bobot mutlak dan laju pertumbuhan harian terbaik diperoleh pada perlakuan C, masing-masing  9,79±1,70 g dan 6,03±0,36 %, tetapi efisiensi pakan terbaik diperoleh pada perlakuan A (173,11±34,34%).   Key Words: Jumlah pemberian pakan, benih ikan Tengadak, pertumbuhan, efisiensi pakan

Page 1 of 1 | Total Record : 6