cover
Contact Name
JURNAL AGRONIDA
Contact Email
agronida@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agronida@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGRONIDA
ISSN : 24079111     EISSN : 25793225     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Merupakan jurnal yang berisi tentang hasil-hasil penelitian yang berkaitan bidang teknologi budidaya pertanian yang ramah lingkungan. khususnya dalam bidang produksi dan pengelolaan benih, produksi dan pengelolaan agen hayati, pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman , nutrisi tanaman dan pasca panen tanaman hortikultura.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2015)" : 6 Documents clear
Efektivitas penggunaan pestisida biorasional daun kipahit (Tithonia Diversifolia) dan atau daun mindi (Melia Azadirach) dalam pengendalian hama dan penyakit penting tomat (Licopersicon Esculentum Mill) Hendi Supriatna; Yanyan Mulyaningsih; Nur Rochman
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.289 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i2.151

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak daun Kipahit dan atau daun Mindi serta perbedaan konsentrasi dapat mengendalikan hama dan penyakit penting tomat. Selain itu, apakah ada interaksi antara ekstrak daun Kipahit dan daun Mindi.Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu dengan pemberian ekstrak daun Kipahit (Tithonia diversifolia) dan daun Mindi (Melia azadirach) terdiri atas 5 taraf : P0 = (kontrol), P1 = (Kipahit 16 kg berat basah), P2 = (Kipahit 10 kg bb + Mindi 6 kg bb), P3 = (Kipahit 6 kg bb + Mindi 10 kg bb), P4 = (Mindi 16 kg bb). Faktor ke dua yaitu konsentrasi ekstrak daun Kipahit dan daun Mindi terdiri dari 2 taraf yaitu : K1 = 8 kg bb, K2 = 16 kg bb.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Kipahit dan atau daun mindi serta perbedaan konsentrasi tidak berpengaruh nyata pada Ulat Buah (Helicoverpa armigera) pada umur 66, 73, 80 dan 87 HST, Kutu Kebul (Bemicia tabaci) pada umur 45, 52, 59, 66, 73 dan 80 HST, Ulat Grayak (Spodoptera litura) pada Umur umur 45, 52, 59, 66, 73, 80 dan 87 HST dan penyakit busuk daun (Phytophthora infestans) pada umur 45, 52, 59, 66, 73, 80 dan 87 HST. Selain itu tidak terdapat interaksi antara ekstrak daun kipahit dan daun mindi.
Karakteristik pascapanen buah manggis (Garcinia mangostana L.) selama penyimpanan dengan pelapisan shellac Yati Nurhayati; Arifah Rahayu; Hisworo Ramdani
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.363 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i2.181

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi shellac yang tepat dalam mempertahankan karakter kualitas buah manggis selama penyimpanan pada suhu rendah (12oC) dan suhu ruang (28-29oC). Rancangan percobaan yang digunakan adalah acak lengkap tersarang, dengan konsentrasi shellac (0%, 25%, 33.3% dan 50%) tersarang di dalam suhu (12oC dan 28-29oC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan pada suhu 12oC lebih baik dibandingkan dengan suhu ruang (28-29oC) dalam mempertahankan bobot, diameter, warna sepal (nilai L, a dan b), warna kulit (nilai a dan b) dan kandungan PTT. Pada suhu 12oC penggunaan shellac 50% pada buah manggis mampu mempertahankan diameter dan shellac 25% mampu mempertahankan warna kulit buah ( nilai L, a dan b). Pada suhu 28-29oC shellac 50% mampu mempertahankan diameter, warna sepal (nilai L) dan PTT, shellac 33,3% mampu mempertahankan warna kulit buah (nilai L) dan shellac 25% mampu mempertahankan warna sepal (nilai L) dan PTT.
Daya insektisidal ekstrak daun tembelekan(Lantana camara Linn.) dan buah lerak (Sapindus rarak DC.) pada hama gudang callosobruchus chinensis Indah Pratiwi; Setyono Setyono; Nur Rochman
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.933 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i2.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ektrak daun tembelekan (Lantana camara Linn.) dan buah lerak (Sapindus rarak DC.) dalam mengendalikan hama gudang Callosobruchus chinensis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2014 sampai Januari 2015 di Laboratorium Entomologi, SEAMEO BIOTROP. Pada penelitian ini terdapat dua percobaan yaitu dengan ekstrak daun tembelekan dan buah lerak. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan untuk setiap taraf konsentrasi bahan ekstrak. Konsentrasi ekstrak daun tembelekan yang digunakan untuk uji pendahuluan masing-masing adalah 0.0%; 0.5%; 1.0%; 1.5%; 2.0%; 2.5% dan 3.0% (v/v). Konsentrasi ekstrak buah lerak masing-masing 0.0%; 1.0%; 1.5%; 2.0%; 2.5%; 3.0% dan 3.5% (w/v). Konsentrasi yang digunakan untuk uji utama ditentukan berdasarkan hasil uji pendahuluan
Daya insektisida ekstrak daun otikai (Alphitonia sp.) dan ekstrak buah pinang (Areca catechu L.) terhadap tingkat kematian serangga hama gudang Callosobruchus chinensis L Marinus Gobai; Octavianus Lumban Tobing; Nur Rochman
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.285 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i2.166

Abstract

Callosobruchus chinensis L. merupakan hama yang sangat penting karena dapat menimbulkan kerusakan pada komoditas yang disimpan di gudang. Pengendalian C.chinensis antara lain dengan memanfaatkan ekstrak daun otikai dan ekstrak buah pinang sebagai insektisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun otikai (Alphitonia sp.) dan buah pinang (Areca catechu L.) dalam mengendalikan hama gudang Callosobruchus chinensis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2015 sampai Juni 2015 di Laboratorium Entomologi, SEAMEO BIOTROP. Penelitian dilakukan melalui percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Yang menjadi perlakuan adalah 7 taraf konsentrasi pestisida nabati dengan tiga kali ulangan untuk setiap taraf. Penelitian menggunakan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50 dan LC95. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun otikai dan buah pinang berhasil mematikan serangga C.chinensis sebesar 95% selama 48 jam. Mortalitas tertinggi selama 48 jam setelah perlakuan terdapat pada konsentrasi 9.0% untuk ekstrak daun otikai dan 3.0 % untuk buah pinang dengan nilai yang sama, yaitu sebesar 100%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa serangga jantan lebih
Pengaruh air kelapa dan media tanam terhadap pertumbuhan stek stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) Saptaji Saptaji; Setyono Setyono; Nur Rochman
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.744 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i2.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air kelapa dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan stek tanaman stevia. Penelitian dilaksanakan bulan September 2012 sampai Desember 2012 di Kebun Percobaan Jurusan Agroteknologi Universitas Djuanda Bogor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah perlakuan konsentrasi air kelapa yang terdiri atas lima taraf yaitu A0 = konsentrasi air kelapa 0%, A1 = konsentrasi air kelap 25 %, A2 = konsentrasi air kelapa 50 %, A3 = konsentrasi air kelapa 75 % dan A4 = konsentrasi air kelapa 100 %. Faktor kedua adalah perlakuan jenis media tanam yang terdiri atas empat taraf yaitu M0 = tanah, M1 = tanah : kompos cocopeat (1:1), M2 = tanah : kompos batang pisang (1:1) dan M3 = tanah : kompos daun keji beling (1:1). Secara umum stek tanaman stevia yang diberi konsentrasi air kelapa 100% (A4) dapat memberikan hasil terbaik pada tinggi stek dan jumlah daun pada umur 2, 3, 4 dan 6 minggu setelah tanam (MST), jumlah tunas (2 dan 3 MST), panjang akar, jumlah akar, bobot basah dan kering (berangkasan, pucuk dan akar)
Efektivitas pupuk kalium organik cair dan tahapan pemupukan kalium terhadap pertumbuhan, produksi, dan daya simpan kacang panjang (Vigna sesquipedalis (L.) Fruhw.) kultivar KP-1 Selvia Kurdianingsih; Arifah Rahayu; Setyono Setyono
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.415 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i2.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh komposisi pupuk kalium dan tahapan pemupukan kalium serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan, produksi, dan daya simpan kacang panjang (Vigna sesquipedalis (L.) Fruwh.) Kultivar KP-1. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2009, bertempat di kebun percobaan Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Djuanda Bogor.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama berupa komposisi pupuk kalium (A) yang terdiri atas lima taraf, yaitu 2,4 g KCl + 0 ml kalium organik cair/tanaman (A0), 1,8 g KCl + 1,7 ml kalium organik cair/tanaman (A1), 1,2 g KCl + 3,4 ml kalium organik cair/ tanaman (A2), 0,6 g KCl + 5,2ml kalium organik cair/tanaman (A3), dan 0 g KCl + 6,9 kalium organik/tanaman (A4). Faktor kedua berupa tahapan pemberian pupuk kalium yang terdiri dari tiga taraf, yaitu B1 dengan 1x pemberian pada 1 minggu setelah tanam (MST), B2 dengan 2x pemberian pada 1MST dan 5MST; dan B3 dengan 4x pemberian pada 1, 3, 5, dan 7MST.Perlakuan komposisi pupuk kalium hanya berpengaruh terhadap banyak buah pada panen ke-5, perlakuan tahapan pemupukan kalium berpengaruh terhadap panjang buah (panen ke-12), bobot buah (panen ke-11), dan penyusutan bobot buah (4 HSS), serta interaksi antara keduanya berpengaruh terhadap banyak daun (9, 11, 12 MST) dan banyak kuncup bunga (10 MST). Tinggi tanaman, banyak buah tanaman, banyak kuncup bunga,dan banyak bunga mekar tidak dipengaruhi oleh komposisi pupuk kalium, tahapan pemupukan kalium, dan interaksi antara keduanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6