cover
Contact Name
Hari Gursida
Contact Email
redaksijiafe@unpak.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksijiafe@unpak.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi)
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 25023020     EISSN : 25024159     DOI : 10.34204/jiafe
Core Subject : Economy,
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) is a media for publishing scientific articles in accounting and business. JIAFE accepts empirical or conceptual articles which are particularly relevant with all accounting and business aspects.
Arjuna Subject : -
Articles 325 Documents
PROFITABILITY, LEVERAGE, SIZE OF COMPANY TOWARDS TAX AVOIDANCE Kimsen, Kimsen; Kismanah, Imas; Masitoh, Siti
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 4, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.6 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the influence of Return On Assets (ROA), Debt ToEquity Ratio (DER), and Asset to Tax Avoidance (TA) partially and Together in the Sector of AnekaIndustri company listed in Indonesia Stock Exchange (IDX). The research period used is 5 years theperiod 2012-2016. The study population included all industry miscellaneous sectors listed inIndonesia Stock Exchange (IDX) period 2012-2016. Sampling technique used purposive samplingtechnique. Based on the predetermined criteria, the sample size was 8 companies. The type ofdata used was secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange website. Data analysismethod used was panel data regression analysis. The result of Uji F explained that the model inthis research was feasible so that the test was continued with the t-test and the significance test,which showed that the Return On Assets had an effect on Tax Avoidance, Debt to Equity Ratio had a positive influence on Tax Avoidance, Ln Assets Negative to Tax Avoidance.Keywords: Tax Avoidance, Return On Assets, Debt To Equity Ratio, Asset.
ANALISIS FUNDAMENTAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN SAHAM PADA PERUSAHAAN BUMN YANG TERDAFTAR DI BEI Octavianty, Ellyn; Syahrial, Muhamad
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2014): Volume 1 No. 1 Tahun 2014
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan BUMN terdaftardi BEI, tahu di mana emiten yang memenuhi syarat yang akan dibeli oleh investor, dan untuk menentukan peran analisis fundamental dalam pembelian saham pengambilan keputusan.Berdasarkan hasil penelitian, ada dua perusahaan yang memiliki kinerja yang baik, yaitu PT Kimia Farma (Persero) Tbk aspek seluruah: likuiditas, profitabilitas, leverage, aktivitas dan pasar sebagian besar pertumbuhan positif bahwa kinerja keuangan yang cukup baik dan PT Indofarma pertumbuhan positif pengalaman (Persero) Tbk dalam hal rasio profitabilitas, leverage, aktivitas dan likuiditas pasar berfluktuasi sementara sisi.Analisa fundamental memiliki peran dalam pengambilan keputusan karean dilihat dari hasil regresi berganda variabel independen adalah rasio keuangan memiliki pengaruh pada DPR sebagai rasio dividen untuk melihat potensi dalam membuatkeputusan. Kata kunci: Analisis fundamental, kinerja keuangan, Saham Pembelian
ANALISIS PENERAPAN PRINSIP PENYAJIAN DAN PENGUNGKAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA TENTANG KOMBINASI BISNIS PADA LAPORAN KEUANGAN PT TELEKOMUNIKASI INONESIA (PERSERO) TBK PERIODE 2012-2014 Maimunah, Siti
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2016): Juni 2016 Edisi 1
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.633 KB)

Abstract

Presentation of the value of intangible assets recorded on the financial statements of PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, there is the value of goodwill should be presented separately to intangible assets. Presentation of goodwill which is not separated from intangible assets to become a problem for the users of financial statements to understand the content of those statements. This study aims to determine how the process of business combinations on the PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. The study uses secondary data from annual reports and financial statements of the period of 2012 through 2014, and primary data in the form of a questionnaire as a proponent of the theory applied by the researchers so that research will be measurable and objective. The results of this study indicate that goodwill is initially measured at cost, being the excess of the aggregate of the consideration transferred and the value that is recognized by the non-controlling interest and goodwill are presented in the statement of the position of non-current assets kuangan section. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk in the presentation of its financial statements as a whole in accordance with the standards set, but in the activities of the business combination of PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) has not been fully in accordance with IAS 22 revised 2010 from the acquisition resulted in goodwill activities. Goodwill should have been presented in the consolidated statement of financial position on the part of non-current assets separately to other intangible assets. Keywords: Business combinations, acquisitions, goodwill, fair value.
PERANAN AUDIT OPERASIONAL ATAS PIUTANG USAHA DALAM RANGKA MEMINIMALKAN PIUTANG TAK TERTAGIH PADA PT BINAKARSA SWADAYA Satsangkaryon, Satsangkaryon; Meliyani, Holilah
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.519 KB)

Abstract

Permasalahan PT. Binakarsa Swadaya lemahnya pengawasan atas piutang usaha yang mengakibatkan meningkatnya penyisihan piutang tak tertagih. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui pelaksanaan audit operasional atas piutang usaha pada PT. Binakarsa Swadaya; 2) untuk mengetahui upaya-upaya  yang dilakukan manajemen PT. Binakarsa Swadaya dalam meminimalkan PT. Binakarsa Swadaya piutang tak tertagih; 3) untuk mengetahui peranan audit operasional atas piutang usaha dalam upaya meminimalkan piutang tak tertagih pada PT. Binakarsa Swadaya. Untuk memudahkan proses analisis, penulis mengklasifikasikan variabel asatu yaitu Peranan Audit Berdasarkan hasil penelitian terhadap penilaian pelaksanaan audit operasional atas piutang usaha pada PT. Binakarsa Swadaya telah diterapkan dengan baik, sedangkan berdasarkan penelitian terhadap meminimalkan piutang tak tertagih pada PT. Binakarsa Swadaya dapat terlihat dari tingkat perputaran piutang usaha selalu menurun setiap tahunnya. Kata Kunci: Perencanaan Audit, Pelaksanaan Audit, Pelaporan, Upaya Meminimalkan, Piutang Tak Tertagih.
PERAN APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH DALAM PENINGKATAN KUALITAS AKUNTABILITAS KEUANGAN NEGARA Indrayono, Yohanes
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 No. 1 Tahun 2012
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas mengenai bagaimana peran aparat pengawasan internal pemerintah (APIP) yang terdiri atas inspektorat jenderal kementerian, inspektur utama/inspektur lembaga pemerintah non kementerian, serta inspektorat provinsi/kabupaten/kota dalam peningkatan akuntabilitas keuangan negara. Selain itu, mengidentifikasikan langkah strategis yang harus dilakukan oleh APIP untuk melakukan pengawasan atas kualitas akuntabilitas keuangan negara pada kementerian/lembaga/pemerintah daerah. Ada pun hasil pembahasan, yaitu: 1) Inpres Nomor 4 tahun 2011 tentang Percepatan Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Keuangan Negara pada dasarnya merupakan penegasan atau penguatan (dapat dijadikan dasar yang valid) bagi penugasan APIP selama ini dalam rangka audit, reviu, evaluasi, dan audit tujuan tertentu untuk memberikan rekomendasi mengenai peningkatkan kualitas akuntabilitas keuangan negara pada kementerian/lembaga/pemerintah daerah; 2) Penugasan tiga peraturan perundang-undangan tersebut dan penugasan APIP lainnya harus dilaksanakan seluruhnya oleh APIP dengan sumber daya dan waktu yang tersedia; dan 3) Keberhasilan reviu terhadap penyelenggaraan SPIP berdasarkan PP Nomor 60 tahun 2011 merupakan dasar dari keberhasilan penugasan pengawasan lainnya sesuai Inpres Nomor 4 tahun 2011 dan PerMen PAN Nomor: Per/15/M.Pan/7/2008. Kualitas akuntabilitas keuangan negara dan reformasi birokrasi dapat efektif jika tercipta penyelenggaraan SPIP yang efektif pada kementerian/lembaga/ pemerintah daerah. Kata Kunci: APIP, Pengelolaan Keuangan Negara, dan SPIP
PERANAN AUDIT INTERNAL UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI LISTRIK DAN PENERIMAAN KAS PLTD WILAYAH DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN PADA PT PLN (PERSERO) Lestari, Retno Martanti Endah; Aqieda, Fahmi Kaffata
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 5, No 2 (2013): Volume 5 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.136 KB)

Abstract

ABSTRAKAdapun tujuan penelitian yang hendak dicapai penulis adalah untuk menguji secaraempiris peranan audit internal untuk meningkatkan produksi listrik dan penerimaan kas.Pengujian dilakukan secara parsial dan simultan (bersama-sama antara variabel independenAudit Internal, seperti pemeriksaan operasional, pelaporan rekomendasi hasil audit, danpengawasan atas tindak lanjut.Populasi penelitian yang diteliti adalah Fungsi Pembangkit PT PLN (Persero) padatahun 2009-2010. Sampel penelitian berjumlah 1 unit pembangkit yakni PLTD wilayahdistribusi Jawa Barat dan Banten yang dipilih menggunakan metode purposive samplingdengan periode pengamatan selama 2 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan risetkepustakaan dan pengumpulan data sekunder dari PT PLN (Persero). Data kemudian diolahdengan menggunakan perbandingan dan rasio.Berdasarkan hasil pengujian terhadap 1 unit pembangkit yakni PLTD wilayah distribusiJawa Barat dan Banten yang dipilih menggunakan metode purposive sampling denganperiode pengamatan selama 2 tahun menggunakan perbandingan dan rasio menunjukkanbahwa kemampuan PLTD wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten itu sendiri tidak dapatmemenuhi kebutuhan listrik masyarakat Jawa Barat dan Banten itu sendiri sehingga untukdapat memenuhi permintaan kebutuhan listrik dari masyarakat maka PLN wilayah distribusiJawa Barat dan Banten mendapatkan pasokan listrik sebesar 98% dari unit pembangkit lainyang berada baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa. Hal ini mengakibatkan terjadinyaover capacity pada unit pembangkit yang memberikan pasokan listrik kepada PLN wilayahdistribusi Jawa Barat dan Banten itu sendiri yang menyebabkan terjadinya penurunan dayamampu produksi listrik sehingga mengakibatkan pembelian bahan bakar menjadi lebih besardari yang sudah dianggarkan. Seharusnya disinilah peranan audit internal untuk dapatmemberikan rekomendasi yang dapat menjadi sebuah solusi bagi manajemen untukmengatasi permasalahan tersebut. Melalui penelitian diketahui secara empiris bahwa peranansatuan pengendalian intern atau audit internal sagat penting walaupun secara realisasinyamasih dirasakan sangat minimal.Kata kunci: Audit Internal, Efektivitas, Efisinesi, dan Ekonomisasi
PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, DAN PROFESIONAL AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT dahlia, Lia; octavianty, Ellyn
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2016): Juni 2016 Edisi 2
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.341 KB)

Abstract

Audit quality is very important, where the higher the quality audit that is applied to produce financial statements accurate and reliable as a basis for decision making for the users of these financial statements. The purpose of this study was to determine the effect of competence, independence and profeionalisme auditor to audit quality. Processing method to test the validity, reliability, multiple linear regression, hypothesis testing, and test the coefficient of determination. The results showed the competence of auditors in carrying out audits and significant positive effect on audit quality in KAP in South Jakarta. Independence of the auditor in carrying out audits and significant positive effect on audit quality in KAP. While Professionalism auditor in carrying out audits and significant positive effect on audit quality in KAP. Keywords: competence, independency, professionalism, and quality audits. 
KEMAMPUAN BERKOMITMEN PARA PELAKU UMKM DALAM PENGEMBALIAN MODAL PINJAMAN/KREDIT SEBAGAI LANDASAN PRINSIP KEPERCAYAAN (Kondisi UMKM di Kecamatan Bogor Selatan) Jaenudin, Jaenudin; Iryani, Lia Dahlia; Timuriana, Tiara; Herlisnawati, Dessy
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2009): Volume 1 No. 1 Tahun 2009
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.282 KB)

Abstract

Para pengusaha yang dapat bertahan pada masa krisis ekonomi, kebanyakan berasal dari usaha yang berskala kecil dan menengah, dikarenakan sebagian besar tidak berhubungan dengan perbankan yang pada saat itu tengah dilanda krisis. Namun seiring membaiknya kondisi perekonomian, para pelaku UMKM perlu memiliki akses perbankan terutama untuk meningkatkan produktivitas dan kemampuan berwirausahanya.Penelitian ini dimaksudkan untuk menggali potensi para pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, khususnya yang menyangkut komitmen dengan pihak pemberi kredit agar memperoleh kemudahan dalam bantuan kredit dari perbankan. Penelitian ini membatasi permasalahan pada: berapa dan darimana modal awal para pelaku UMKM; bagaimana pengelolaan modal pinjaman yang dilakukan para pelaku UMKM; dan bagaimana kemampuan para pelaku UMKM berkomitmen untuk memenuhi syarat kredit dari perbankan.Berdasarkan hasil penelitian, bahwasanya jenis modal pada saat pendirian dominan diperoleh melalui modal sendiri sebanyak 86,25%, sedangkan yang menggunakan fasilitas modal pinjaman hanya 4,375% dari para pelaku UMKM. Adapula UMKM yang menggunakan modal campuran yaitu modal sendiri ditambah dengan modal pinjaman sebanyak 8,75%; dan terlihat hanya 8% pelaku UMKM yang terlibat dengan pihak bank, sedangkan 92% lainnya belum pernah melakukan peminjaman dengan pihak bank; Sedangkan untuk besarnya pencapaian laba operasional sebanyak 79% para pelaku UMKM mendapatkan keuntungan pada kisaran Rp1.000.000 sampai dengan Rp10.000.000. Hal tersebut merupakan cerminan kemampuan para pelaku UMKM untuk dapat memiliki akses perbankan. Dimana kemampuannya dalam mengembalikan pinjaman dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan. Kata Kunci : Modal Awal, Modal Sendiri, Modal Pinjaman serta Laba Operasional.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PESERTA DIDIK TERHADAP INSTITUSI PENDIDIKAN Azhar, Zul Azhar
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.908 KB)

Abstract

ABSTRAKInstitusi pendidikan merupakan bisnis jasa seperti bisnis pada umumnya yang harus mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan. Universitas Pakuan dalam upaya meningkatkan pelayanan senantiasa peka akan perubahan dan harus mampu menyediakan kurikulum yang tepat sesuai dengan kebutuhan user dan mengikuti perkembangan zaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa/konsumen terhadap Universitas Pakuan. Dapat disimpulkan bahwa untuk informasi tentang Uinveritas Pakuan, dominan memilih jawaban baik yang dirata-ratakan  51,25%. Untuk Penilaian terhadap staf pengajar, dominan memilih jawaban baik dengan nilai rata-rata 61.33 %. Untuk penilaian terhadap perpustakaan yang memilih jawaban baik dengan nilai yang diratakan 49,4%. Kebersihan merupakan hal yang krusial karena umumnya memberikan jawan kurang baik atau tidak baik dengan nilai rata-rata masing-masing 47,5% dan 34,25% (81.75% persepsi tidak puas). Untuk ketersediaan lahan parkir umum menjawabnya baik denggan nilai rata-rata 52,5%. Kinerja tata usaha juga sangat menentukan tingkat kepuasan mahasiswa, ternyata memberikan penilaian baik sebesar 58.5%. Untuk sarana dan prasarana penilaian yang diberikan mahasiswa dari 9 item butir peranyaan ternyata yang berikan penilaian yang dominan adalah kutang baik dengan nilai sebesar rata-rata 55%. Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen
PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP EARNING PER SHARE PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK Maimunah, Siti; Megasatya, Tiara Shinta
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.483 KB)

Abstract

Each company is always needed of funds or capital in order to get the needs of daily operations as well as to develop the company. In conducting the funding decision, the company is required to consider and analyze the sources and economically in order to finance the investment needs as well as business activities. The funding decisions will affect the companys capital structure. Investors and creditors use information as a measure funding the capital structure of the company. The purpose of this research was to test empirically the influence of capital structure to earnings per share. Based on the results of research and statistical tests that have been done, variable debt to asset ratio is partially no effect on earnings per share. Because of output t test showed that the results of the regression coefficient of variable debt to asset ratio is 2.042. This value is smaller than t table that is equal to 2.0796. And variable debt to equity ratio is partially an effect on earnings per share. Because based on output t test showed the results of the regression coefficient of variable debt to equity ratio produced is -3.998. This value is smaller than t table that is equal to -2.0796. Then Based on statistical test output F together (simultaneously) the independent variable (debt to asset ratio and debt to equity ratio) have an effect on earnings per share. This can be proven by the calculated F value generated at 22.302 larger than F table is 3,47 and it can be concluded that the capital structure (debt to asset ratio and debt to equity ratio) simultaneously or jointly effect on earnings per share. Key words: Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Earnings per Share

Page 7 of 33 | Total Record : 325


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 1 (2025): Vol 11, No. 1 (2025) Vol 10, No 2 (2024): Vol 10, No. 2 (2024) Vol 10, No 1 (2024): Vol 10, No. 1 (2024) Vol 9, No 2 (2023): Vol 9, No. 2 (2023) Vol 9, No 1 (2023): Vol 9, No. 1 (2023) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8, No. 2 (2022) Vol 8, No 1 (2022): Vol 8, No. 1 (2022) Vol 7, No 2 (2021): Vol 7, No. 2 (2021) Vol 7, No 1 (2021): Vol 7, No. 1 (2021) Vol 6, No 2 (2020): Vol 6, No. 2 (2020) Vol 6, No 1 (2020): Vol 6, No. 1 (2020) Vol 5, No 2 (2019): Vol 5, No. 2 (2019) Vol 5, No 1 (2019): Vol 5, No. 1 (2019) Vol 4, No 2 (2018): Vol 4, No 2 (2018) Vol 4, No 1 (2018): Vol 4, No 1 (2018) Vol 4, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 3, No 2 (2017): Vol 3, No 2 (2017) Vol 3, No 1 (2017): Vol 3, No 1 (2017) Vol 3, No 1 (2017): Vol 3, No 1 (2017) Vol 3, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 3, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 2 Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 1 Vol 2, No 2 (2016): Vol 2, No 2 (2016) Vol 2, No 1 (2016): Juni 2016 Edisi 2 Vol 2, No 1 (2016): Juni 2016 Edisi 1 Vol 2, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 1, No 2 (2015): Vol 1, No 2 (2015) Vol 1, No 1 (2015): Vol 1, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2015): Desember 2015 Vol 1, No 1 (2015): Juni 2015 Vol 6, No 2 (2014): Volume 6 No. 2 Tahun 2014 Vol 6, No 2 (2014): Volume 6 No. 2 Tahun 2014 Vol 1, No 1 (2014): Volume 1 No. 1 Tahun 2014 Vol 1, No 1 (2014): Volume 1 No. 1 Tahun 2014 Vol 5, No 2 (2013): Volume 5 No. 2 Tahun 2013 Vol 5, No 2 (2013): Volume 5 No. 2 Tahun 2013 Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 No. 1 Tahun 2013 Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 No. 1 Tahun 2013 Vol 2, No 2 (2012): VOL 2 NO 2 TAHUN 2012 Vol 2, No 2 (2012): Vol 2, No 2 (2012) Vol 2, No 1 (2012): Volume 2 No. 1 Tahun 2012 Vol 2, No 1 (2012): Volume 2 No. 1 Tahun 2012 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 No. 1 Tahun 2012 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 No. 1 Tahun 2012 Vol 2, No 1 (2011): Volume 2 No. 1 Tahun 2011 Vol 2, No 1 (2011): Volume 2 No. 1 Tahun 2011 Vol 1, No 1 (2011): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2011 Vol 1, No 1 (2011): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2011 Vol 1, No 1 (2010): VOL 1 NO 1 TAHUN 2010 Vol 1, No 1 (2010): Vol 1, No 1 (2010) Vol 1, No 1 (2009): Volume 1 No. 1 Tahun 2009 Vol 1, No 1 (2009): Volume 1 No. 1 Tahun 2009 More Issue