cover
Contact Name
JMCE
Contact Email
jmce@ppj.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmce@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Kampus UNP Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang 25171
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Moral and Civic Education
ISSN : 2580412X     EISSN : 25498851     DOI : 10.24036
Core Subject : Education, Social,
Journal of Moral and Civic Education (JMCE) is a scientific journal published by the Universitas Negeri Padang Social Political Science Department. JMCE publishes articles about moral and civic education, interdisciplinary studies of politics, law sociology, history, and culture that influence moral in civic education worldwide. Before publication, articles are peer-reviewed by independent experts and approved by our board of editors. JMCE is published twice a year in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018)" : 5 Documents clear
Anomaly of Law Enforcement in Basuki Tjahaja Purnama Case Ersya, Muhammad Prima; Muchtar, Henni
Journal of Moral and Civic Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.944 KB) | DOI: 10.24036/885141221201859

Abstract

The case of former Jakarta governor Basuki Tjahaya Purnama began when he spoke in Kepu-lauan Seribu on September 27, 2016, quoting a verse of the Holy Qur'an that was deemed to have no relevance to the purpose of his arrival which became the basis of the allegation on de-famation against religion as defined in Article 156a of the Criminal Code. As a follow-up of the case, the legal process for the report is conducted and immediately becomes the focus of community concentration. However, in the case of law enforcement process is considered to have some peculiarities and deviate from the principle or principle of criminal procedural law. This is what makes this case interesting to investigate further by using seve-ral instruments related legislation, such as Law No. 8 of 1981 About Criminal Procedure Law. The paper is discussed using the normative juridical approach that focuses on reviewing violations of the principle or principle of criminal procedural law in the law enforcement of religion defama-tion by Basuki Tjahaya Purnama. In the future it is hoped that the negligence of application of the principle or principle of criminal procedure does not happen again. Keywords: defamation of religion, criminal procedural law, law enforcement ABSTRAK Kasus Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama diawali saat ia berbicara di Kepulauan Seribu pada tanggal 27 September 2016 dan mengutip salah satu ayat Kitab Suci Al Qur’an yang dianggap tidak memiliki relevansi dengan tujuan kedatangannya, sehingga hal tersebut dijadikan dasar laporan atas dugaan tindak pidana penistaan terhadap agama sebagaimana yang dirumuskan dalam Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Sebagai bentuk tindak lanjut dari kasus tersebut, maka proses hukum untuk laporan tersebut dilakukan dan langsung menjadi fokus konsentrasi masyarakat. Namun dalam hal proses penegakan hukumnya dinilai memiliki beberapa ke-janggalan dan menyimpang dari asas atau prinsip hukum acara pidana. Hal inilah yang membuat kasus ini menarik untuk diteliti lebih lanjut dengan menggunakan beberapa instrumen peraturan perundang-undangan yang terkait, diantaranya adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana. Pembahasan dalam tulisan ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yang fokus menelaah pelanggaran terhadap asas atau prinsip hukum acara pidana di dalam penegakan hukum kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaya Purnama. Sehingga dikemudian hari diharapkan kelalaian penerapan asas atau prinsip hukum acara pidana tidak terulang lagi. Kata Kunci: penistaan agama; hukum acara pidana; penegakan hukum
Urgency of Civic Education in the Global Context (Human Rights) in South Africa and Hong Kong Fadilah, Febi
Journal of Moral and Civic Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.241 KB) | DOI: 10.24036/885141221201877

Abstract

Citizenship education exists because the problems that occur in society. The urgency of citizenship education is very important due to global issue of human rights that occur in South Africa and Hong Kong. The purpose of this article is to show how we can see the urgency of citizenship education in the context of global issues (Human Rights) in South Africa and Hong Kong both theoretically and factually. This research uses descriptive qualitative method by seeking some information from 15 national indexed journal, documentation and some other sources that support the research objectives and metaanalysing to get critical and valid research. The results of this study says that citizenship education has an important role viewed by historically and empirically in minimizing human rights issues, society have an erudation of their country and participate in understanding of universal citizenship to face global challenges. Keywords: citizenship education, urgency, humas rights issues, South Africa, Hong Kong ABSTRAK Pendidikan kewarganegaraan hadir karena permasalahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat disuatu negara. Pendidikan kewarganegaraa sangat penting untuk meminimalisir permasalahan isu global HAM yang terjadi di Afrika Selatan dan Hong Kong. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji lebih dalam urgensi pendidikan kewarganegaraan dalam konteks isu global (HAM) di Afrika Selatan dan Hong Kong baik secara teoritis maupun faktual. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan cara mencari beberapa informasi dari 15 jurnal terindeks nasional yang relevan dan beberapa sumber-sumber lain yang mendukung tercapainya tujuan penelitian. Kemudian dilakukan analisis data agar mendapatkan hasil penelitian yang kritis dan valid. Hasil penulisan menunjukkan bahwa Pendidikan kewarganegaraan memiliki peranan yang sangat penting jika ditinjau secara historis dan empiris dalam meminimalisir permasalahan HAM yang terjadi di Negara Afrika Selatan dan Hong Kong, dimana masyarakat paham terhadap hak dan kewajibannya sebagai warganegara, memiliki pemahaman kewarganegaraan yang universal dalam menjawab tantangan global, dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: pendidikan kewarganegaraan, urgensi, isu HAM, Afrika Selatan, Hong Kong
Online Discussion Application and Multimedia Use on Elearning in Curriculum Study of Junior and Senior High School in Civic Education Program Fatihah, Husnul
Journal of Moral and Civic Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1320.407 KB) | DOI: 10.24036/885141221201885

Abstract

This study aims to develop elearning learning based on supplemental elearning mapping in the curriculum course of SMP and SMA in PPKn III semester study program on MoDELss website (Moodel Elearning for Sriwijaya Student). This research uses development method by Rowntree. There are three phases in this study: the planning stage, the development stage, and the evaluation stage Material validity test, multimedia is done by Sriwijaya University Quality Assurance Unit which the result is declared good with number 84. The development is done by displaying multimedia in the form of best video made by student of semester III of previous academic year and conducted online discussion from multimedia display. The results showed an increase in student learning motivation, shown by students who actively discuss online and actively make learning videos based on the results of group discussions as well as actively viewing or downloading learning videos. Keywords: character education, student coaching, SMA Adabiah high school Padang ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran elearning berdasarkan mapping suplemental elearning dalam mata kuliah Telaah Kurikulum SMP dan SMA Program Studi PPKn semester III pada website MoDELss (Moodel Elearning for Sriwijaya Student). Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Rowntree. Ada tiga fase dalam penelitian ini: tahap perencanaan, tahap pengembangan, dan tahap evaluasi. Uji validitas materi, multimedia dilakukan oleh Unit Penjamin Mutu Universitas Sriwijaya yang hasilnya dinyatakan baik dengan angka 84. Pengembangan dilakukan dengan menampilkan multimedia berupa video terbaik yang dibuat oleh mahasiswa semester III tahun ajaran sebelumnya dan dilaksanakan diskusi online dari tampilan multimedia tersebut. Hasil pengamatan menunjukkan peningkatan dalam motivasi belajar siswa, ditunjukkan oleh mahasiswa yang aktif berdiskusi online dan aktif membuat video pembelajaran berdasarkan hasil diskusi kelompoknya serta aktif melihat atau mendownload video pembelajaran. Kata kunci: pendidikan karakter, pembinaan kesiswaan, SMA Adabiah Padang
Classical and Modern Citizenship Concept in Islamic Perspective Irfan, Try Wiganda
Journal of Moral and Civic Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.282 KB) | DOI: 10.24036/885141221201889

Abstract

There are two concepts of Islamic citizenships, the Muslims and dhimmi. The concept of dhimmi citizenship is a non-Muslim citizen in the practice of country life received unequal preferential treatment, and different treatment is based on religious differences. In contrast to the concept of modern Islamic citizenship that gives equal treatment to all citizens regardless of religion. The concept of citizenship by the Messenger of Allah (peace and blessings of Allaah be upon him) in the city of Madinah al munawarah is the best citizenship concept of all time. Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam gives examples of the concept of the best citizenship that there are values of divinity, humanity, democracy and justice. The doctrine of the concept of citizenship of the Messenger of Allah sallallaahu 'alaihi wasallam is the concept of citizenship kosmpolitan. Keywords: citizenship, dhimmi, rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam, cosmopolitan ABSTRAK Konsep kewarganegaraan Islam terdapat dua, yaitu muslim dan dhimmi. Konsep kewarganegaraan dhimmi adalah warga negara non muslim dalam praktik kehidupan negara mendapat perlakuan istimewa yang tidak sama, dan perlakuan berbeda didasarkan karena perbedaan agama. Berbeda dengan konsep kewarganegaraan Islam modern yang memberikan perlakuan yang sama kepada semua warga tanpa membedakan agama. Konsep kewarga-negaraan yang diterapkan oleh Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam di kota Madinah al munawarah merupakan konsep kewarganegaraan yang terbaik sepanjang masa. Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam memberikan contoh konsep kewarganegaraan terbaik yang terdapat nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kerakyatan serta keadilan. Ajaran konsep kewarganegaraan Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam merupakan konsep kewargane-garaan kosmpolitan. Kata kunci: kewarganegaraan, dhimmi, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam, kosmopolitan
Developing Civic Education Learning through Cosmopolitan Value Perspective Halimah, Lili
Journal of Moral and Civic Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.553 KB) | DOI: 10.24036/885141221201893

Abstract

This study aims to provide insight to PPKn teachers because it is part of the research on citizenship development studied through the perspective of cosmopolitan values. In this era of globalisation, the Indonesian people are faced with global forces that go hand in hand with cosmopolitanism. The main problem is how much Civic Education (Civics Education) is influenced by cosmopolitan values? The research locations are spread in Cimahi Tengah, Utara, and Selatan totaling 45 schools. The study population totaled 20,702 with a sample of 400 students. The study used the Cross-Sectional Survey method. Retrieval of data through a questionnaire. Data analysts were carried out with Structural Equation Modeling competency tests. The results showed that the impact of cosmopolitan values ​​on Civics learning was significant (with R2 = 0.6971 or 69.71%), indicating the process of harmonizing cosmopolitan values ​​in secondary school students in civics learning. Cosmopolitan values ​​have a higher effect (31.44%) than Civics learning, which shows that the cosmopolitan values ​​studied in Civics affect middle school students in Cimahi even though only 13.42%. Cosmopolitan values ​​are an important factor in developing Civics learning amid the swift currents of globalisation. This has implications for the government to review the Civics curriculum by paying attention to the phenomena that exist in society, namely the strengthening of globalisation and cosmopolitan values ​​that are increasingly widespread in all aspects so that it is feared to have an impact on student behavior into global culture so that there is a shift in the mindset and lifestyle of students in Cimahi City. Thus, through this research, at least PPKn teachers or relevant researchers can minimize the phenomena and the negative impacts arising from globalisation. Keywords: learning, civic education, and cosmopolitan values ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para guru PPKn karena merupakan bagian dari penelitian pengembangan kewarganegaraan dikaji melalui perspektif nilai kosmopolitan. Di era globalisasi ini, masyarakat Indonesia dihadapkan pada kekuatan globalisasi yang beriringan dengan kosmopolitan. Masalah utama yaitu seberapa besar pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dipengaruhi oleh nilai kosmopolitan? Lokasi penelitian tersebar di Cimahi Tengah, Utara, dan Selatan berjumlah 45 sekolah. Populasi penelitian berjumlah 20.702 dengan sampel 400 siswa. Penelitian menggunakan metode Cross-Sectional Survey. Pengambilan data melalui kuesioner. Analis data dilakukan dengan uji kompetensi Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak nilai kosmopolitan terhadap pembelajaran PKn sudah signifikan (dengan R2 = 0,6971 atau 69,71%), menunjukkan adanya proses harmonisasi nilai kosmopolitan pada siswa sekolah menengah dalam pembelajaran civics. Nilai kosmopolitan memiliki pengaruh yang lebih tinggi (31,44%) dari pembelajaran PKn, yakni menunjukkan bahwa nilai kosmopolitan yang dipelajari dalam PKn berpengaruh pada siswa sekolah menengah di Cimahi walaupun hanya 13,42%. Nilai kosmopolitan menjadi faktor penting dalam mengembangkan pembelajaran PKn ditengah derasnya arus globalisasi. Hal ini berimplikasi bagi pemerintah untuk mengkaji kembali kurikulum PKn dengan memperhatikan fenomena yang ada di masyarakat yakni menguatnya globalisasi dan nilai kosmopolitan yang semakin meluas ke seluruh aspek sehingga dikhawatirkan berdampak bagi perilaku siswa ke dalam budaya global sehingga terjadi pergeseran pada pola pikir, dan gaya hidup siswa di Kota Cimahi. Dengan demikian melalui penelitian ini setidaknya para guru PPKn atau peneliti yang relevan dapat meminimalisir fenomena dan dampak negatif yang ditimbulkan dari globalisasi. Kata kunci: pembelajaran, pendidikan kewarganegaraan, nilai kosmopolitan

Page 1 of 1 | Total Record : 5