cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 120 Documents
Search results for , issue "2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012" : 120 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS INSTRUCTIONAL GRAPHICS MATERI PEMBELAJARAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN BERDASARKAN TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME Fitrilia Silvianti; I Made Sukarna; Regina Tutik P.
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran dalam bidang pendidikan kimia. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menghasilkan media pembelajaran kimia berbasis instructional graphics materi pembelajaran sifat koligatif larutan berdasarkan teori belajar konstruktivisme yang berkualitas sesuai dengan kriteria kualitas media yang ditentukan dan (2) untuk mengetahui kualitas media tersebut melalui penilaian 5 orang guru kimia SMA/MA.Penelitian ini merupakan penelitian dengan model prosedural, yaitu model yang bersifat deskriptif, menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Penelitian dilakukan dengan 4 tahap, yaitu (1) tahap perencanaan yang meliputi penentuan materi pembelajaran dan pengumpulan referensi yang dibutuhkan; (2) tahap pengorganisasian yang meliputi penyusunan proposal, instrumen penilaian kualitas media, dan pelaksanaan bimbingan dengan dosen pembimbing; (3) tahap pelaksanaan yang meliputi penyusunan naskah media, kisi-kisi instrumen penilaian kualitas media, penjabaran instrumen penilaian kualitas media, dan pembuatan media; (4) tahap penilaian meliputi validasi oleh 2 dosen pembimbing, 2 ahli media, dan 3 peer reviewer, serta penilaian kualitas media oleh 5 guru kimia SMA/MA sebagai reviewer. Data penelitian yang diperoleh adalah data proses berupa saran untuk memperbaiki media yang disusun dan data kualitas dari reviewer untuk mengetahui kualitas media berdasarkan kriteria kualitas yang sudah ditentukan. Subjek penilaian pada penelitian pengembangan ini adalah 5 orang guru kimia SMA/MA di Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan instrumen penilaian berupa lembar check list.Hasil penelitian pengembangan ini berupa media pembelajaran yang dikemas dalam bentuk CD dan sebuah buku petunjuk penggunaan media. Media pembelajaran ini disusun dengan menggunakan program Macromedia Flash Professional 8 yang terdiri dari 8 sajian menu utama, yaitu: petunjuk penggunaan, standar kompetensi dan kompetensi dasar, pengantar materi, materi pembelajaran, evaluasi, glosarium, daftar pustaka, dan profil penyusun. Media pembelajaran ini memiliki kualitas sangat baik (SB) dengan jumlah skor rata-rata keseluruhan 204,2 yang berada di atas skor ideal 192 dengan persentase keidealan 85,08%.
PENGGUNAAN JURNAL MINGGUAN BERMUATAN CONTOH MISKONSEPSI DAN SOAL TERMODIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN DAYA MATEMATIK SISWA GA Mahayukti; I Made Suarsana; I Gst Agung Putu Wijaya
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHasil pencatatan dokumen di SMKN 2 Singaraja menunjukkan bahwa secara kuantitatif rata-rata prestasi belajar matematika siswa masih dibawah 6,0, guru kurang kreatif dalam menyiapkan alat bantu pembelajaran/jurnal, guru belum mengatasi rendahnya aktivitas belajar siswa dan miskonsepsi siswa, dan terabaikannya daya matematik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan pembelajaran realistik berbantuan jurnal mingguan bermuatan contoh miskonsepsi dan soal termodifikasi, 2) meningkatkan daya matematik siswa dan 3) meningkatkan prestasi belajar siswa.Data penelitian dikumpulkan dengan lembara observasi, jurnal dan tes. Data tersebut selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I berada pada kategori cukup dan pada siklus II dan III pada kategori yang sama yakni tinggi, Daya matematik pada siklus I dan II berada pada kategori yang sama yakni cukup, sedangkan pada siklus III ada peningkatan yakni pada kategori baik, prestasi belajar siswa naik dari siklus ke siklus. Dengan demikian, penerapan pembelajaran realistik berbantuan jurnal mingguan bermuatan contoh miskonsepsi dan soal termodifikasi dapat meningkatkan daya matematik siswa.
KARAKTERISTIK DIFRAKSI SINAR-X XEROGEI CaF2 Gede Agus Beni Widana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLogam fluorida telah banyak digunakan sebagai material pembuat Laser yang umum digunakan dalam analisis spektrofotometri, salah satunya adalah senyawa CaF2 yang didoping dengan logam tanah jarang seperti Europium (Eu) dan Ybtirium (Yb). Beberapa metode telah diterapkan dalam sintesis CaF2 antara lain ko-presipitasi dan hidrotermal. Dalam penelitian ini telah berhasil disintesis senyawa CaF2 dengan menerapkan metode sol gel dan karakteristik difraksi sinar X xerogel sesuai dengan database ICDD PDF No. 77-2245 dengan struktur fluorite.
SOFTWARE GEOMETRI DINAMIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Gede Suweken
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPembelajaran geometri telah mengalami kemajuan yang sangat mendasar dengan adanya komputer beserta perangkatnya. Pembelajaran geometri dengan pendekatan teorema – bukti – penggunaan, secara statik, tanpa memberikan kesempatan kepada siswa untuk “merasakan” apa “isi” dari teorema tersebut melalui eksplorasi, sudah tidak sesuai dengan paradigma baru dalam pendidikan matematika. Pendekatan dinamik yang sifatnya eksploratif dalam pembelajaran geometri, dirasa lebih sesuai dengan peradigma baru pendidikan matematika yang menuntut siswa lebih aktif, dan kreatif dalam membangun pengetahuan, ide, atau konsep matematika yang baru dengan berdasarkan pada pengalaman yang sudah dimiliki sebelumnya. Bagaimana pengalaman ini bisa diberikan lewat eksplorasi dengan bantuan komputer, inilah yang ingin dikaji dalam makalah ini.
TERAPI TESTOSTERON DAN LH (Luteinizing Hormone) MENINGKATKAN JUMLAH SEL LEYDIG MENCIT (Mus musculus) YANG MENURUN AKIBAT PAPARAN ASAP ROKOK I Gede Widhiantara; Wimpie I Pangkahila; Alex J Pangkahila
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asap rokok terhadap jumlah sel Leydig mencit dan terapi hormon testosteron serta LH dalam meningkatkan kembali jumlah sel Leydig yang menurun akibat paparan asap rokok.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan randomized pretest - posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah mencit jantan dewasa strain Balb-C umur 2 – 3 bulan dengan kisaran berat badan 20-25 gram, sebanyak 54 ekor mencit dibagi tiga kelompok yaitu 18 ekor mencit kelompok kontrol (asap rokok dan terapi aquadest steril), 18 ekor mencit kelompok perlakuan 1 (asap rokok dan terapi testosteron secara intramuscular) dan 18 ekor mencit kelompok perlakuan 2 (asap rokok dan terapi LH secara intramuscular). Sebelum perlakuan, 6 ekor diambil dari setiap kelompok untuk pre-test dengan pembuatan preparat mikroskopis testis dan pemeriksaan jumlah sel Leydig. Sisanya sebanyak 12 ekor dipergunakan untuk post-test 1 yang diberi perlakuan asap rokok selama 35 hari dan post-test 2 yang diberi terapi selama 30 hari.Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan jumlah sel Leydig secara bermakna (p<0,05) pada kelompok yang diberi asap rokok. Setelah diberi terapi hormon testosteron serta LH menunjukkan terjadi peningkatan jumlah sel Leydig secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol yang diterapi dengan aquadest steril (P<0,05). Peningkatan jumlah sel Leydig pada kelompok yang diterapi dengan LH lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang diterapi dengan testosterone (P<0.05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa paparan asap rokok dapat menurunkan jumlah sel Leydig ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asap rokok terhadap jumlah sel Leydig mencit dan terapi hormon testosteron serta LH dalam meningkatkan kembali jumlah sel Leydig yang menurun akibat paparan asap rokok.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan randomized pretest - posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah mencit jantan dewasa strain Balb-C umur 2 – 3 bulan dengan kisaran berat badan 20-25 gram, sebanyak 54 ekor mencit dibagi tiga kelompok yaitu 18 ekor mencit kelompok kontrol (asap rokok dan terapi aquadest steril), 18 ekor mencit kelompok perlakuan 1 (asap rokok dan terapi testosteron secara intramuscular) dan 18 ekor mencit kelompok perlakuan 2 (asap rokok dan terapi LH secara intramuscular). Sebelum perlakuan, 6 ekor diambil dari setiap kelompok untuk pre-test dengan pembuatan preparat mikroskopis testis dan pemeriksaan jumlah sel Leydig. Sisanya sebanyak 12 ekor dipergunakan untuk post-test 1 yang diberi perlakuan asap rokok selama 35 hari dan post-test 2 yang diberi terapi selama 30 hari.Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan jumlah sel Leydig secara bermakna (p<0,05) pada kelompok yang diberi asap rokok. Setelah diberi terapi hormon testosteron serta LH menunjukkan terjadi peningkatan jumlah sel Leydig secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol yang diterapi dengan aquadest steril (P<0,05). Peningkatan jumlah sel Leydig pada kelompok yang diterapi dengan LH lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang diterapi dengan testosterone (P<0.05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa paparan asap rokok dapat menurunkan jumlah sel Leydig ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asap rokok terhadap jumlah sel Leydig mencit dan terapi hormon testosteron serta LH dalam meningkatkan kembali jumlah sel Leydig yang menurun akibat paparan asap rokok.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan randomized pretest - posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah mencit jantan dewasa strain Balb-C umur 2 – 3 bulan dengan kisaran berat badan 20-25 gram, sebanyak 54 ekor mencit dibagi tiga kelompok yaitu 18 ekor mencit kelompok kontrol (asap rokok dan terapi aquadest steril), 18 ekor mencit kelompok perlakuan 1 (asap rokok dan terapi testosteron secara intramuscular) dan 18 ekor mencit kelompok perlakuan 2 (asap rokok dan terapi LH secara intramuscular). Sebelum perlakuan, 6 ekor diambil dari setiap kelompok untuk pre-test dengan pembuatan preparat mikroskopis testis dan pemeriksaan jumlah sel Leydig. Sisanya sebanyak 12 ekor dipergunakan untuk post-test 1 yang diberi perlakuan asap rokok selama 35 hari dan post-test 2 yang diberi terapi selama 30 hari.Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan jumlah sel Leydig secara bermakna (p<0,05) pada kelompok yang diberi asap rokok. Setelah diberi terapi hormon testosteron serta LH menunjukkan terjadi peningkatan jumlah sel Leydig secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol yang diterapi dengan aquadest steril (P<0,05). Peningkatan jumlah sel Leydig pada kelompok yang diterapi dengan LH lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang diterapi dengan testosterone (P<0.05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa paparan asap rokok dapat menurunkan jumlah sel Leydig mencit dan keadaan ini dapat dipulihkan dengan terapi hormon testosteron serta LH.
IDENTIFIKASI VARIABILITAS KLOROFIL-A DENGAN MENGGUNAKAN DATA SATELIT MODIS DI PERAIRAN TEJAKULA, BULELENG I Gede Yudi Wisnawa
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDalam usaha menjaga keberlangsungan perairan laut Tejakula yang kini menjadi salah satu rintisan DPL dan sebagai salah satu sentra perikanan tangkap oleh para nelayan tradisonal, penting untuk diketahui potensi perairan Tejakula ditinjau dari variabilitas konsentrasi klorofil-a beserta sebaran spasialnya. Klorofil-a merupakan salah satu dari parameter yang sangat menentukan tingkat kesuburan suatu perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabilitas konsentrasi klorofil-a sekaligus sebarannya secara spasial di perairan Tejakula dengan menggunakan data citra satelit aqua-MODIS. Algoritma yang digunakan untuk menduga konsentrasi klorofil-a dari citra Aqua-MODIS adalah OC3M (Ocean Chlorophyll 3-band algorithm MODIS).Sebaran kandungan klorofil-a di perairan Tejakula pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus (musim timur) relatif tinggi, berkisar antara 0 – 1 mg/m3. Sebaran spasial secara horisontal tampak jelas bahwa terjadi peningkatan kandungan klorofil-a yang cukup signifikan secara horizontal dari awal periode musim timur hingga akhir periode musim timur. Kandungan klorofil-a di perairan Tejakula nilainya semakin menurun menuju daratan. Keadaan ini berhubungan erat dengan suplai unsur hara yang minim dari aliran sungai-sungai periodik di daratan Tejakula yang cukup dekat dengan lokasi penelitian.
PENGEMBANGAN MODEL ASESMEN AUTENTIK PEMBELAJARAN IPA KONTEKSTUAL TERINTEGRASI DENGAN MODEL PENGAJARAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA SMP I Gusti Agung Nyoman Setiawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mewujudkan model asesmen pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kontekstual terintegrasi dengan model pengajaran berpikir tingkat tinggi sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi siswa SMP. Penelitian ini direncanakan bertahap selama tiga tahapan. Untuk tahap ketiga tahun ini, target yang ingin dicapai adalah: 1) Uji komparasi Rancangan model assesmen autentik pembelajaran IPA kontekstual terintegrasi dengan model pengajaran kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa; 2) Mendapatkan respon dari guru tentang Rancangan model assesmen autentik pembelajaran IPA kontekstual terintegrasi dengan model pengajaran berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan the post test only control group design. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara model assesmen autentik pembelajaran IPA kontekstual anatara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kontekstual dengan pembelajaran konvensional.Kata kunci: Asesmen IPA kontekstual, pengajaran berpikir, kompetensi siswa SMP
MEMBANGUN CITRA LABORATORIUM KIMIA RAMAH LINGKUNGAN I Ketut Lasia; Ni Made Wiratini; I Ketut Budiada
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLaboratorium kimia adalah salah satu pengguna bahan kimia. Bahan-bahan kimia yang digunakan sering menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Dampaknya adalah citra laboratorium kimia menjadi pencemar lingkungan. Untuk memulihkan citra laboratorium kimia yang ramah lingkungan diperlukan berbagai upaya. Upaya-upaya tersebut adalah penerapan sistem managemen lingkungan, penanganan B3 secara tepat, pemanfaatan bahan praktikum berbasis lingkungan, menggunakan bahan kimia secukupnya, memperkenalkan alat-alat kimia dengan skala mikro, dan melakukan praktikum secara bersiklus.Kata-kata kunci: laboratorium kimia, ramah lingkungan, citra
PENINGKATAN KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PMGB I Made Ardana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPPRI No. 19 tahun 2005 mengidentifikasikan bahwa pemerintah telah menaruh perhatian besar pada kualitas proses pembelajaran dalam usaha mencapai 4 pilar pendidikan menurut UNESCO, yakni learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together in peace and harmony. Dipihak lain, kualitas proses pembelajaran di tempat penelitian cenderung berparadigma lama. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar matematika siswa melalui model Pembelajaran Matematika berorientasi Gaya Kognitif dan Budaya (PMGB).Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan di Sekolah Dasar (SD) Laboratorium Undiksha Singaraja. Data penelitian berupa aktivitas dan hasil belajar matematika siswa dan masing-masing data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar matematika. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif dan selanjutnya dibandingkan dengan kriteria keefektivan yang telah ditetapkan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa: PMGB merupakan salah satu model pembelajaran matematika yang mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran matematika. Model PMGB mampu membuat aktivitas belajar siswa dalam kategori sangat aktif dan hasil belajar siswa berada dalam kategori baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA SD NEGERI TEMUKUS I Made Citra Wibawa
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian adalah menganalisis perbedaan antara: sikap ilmiah dan hasil belajar, sikap ilmiah, dan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran GI dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan The posttest only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 161 siswa dan sampel sebanyak 103 orang. Dua instrumen pokok penelitian yaitu tes sikap ilmiah dan tes hasil belajar IPA. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis MANOVA satu jalur. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. Pertama, ada perbedaan yang signifikan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA (F=156,55; p<0,05). Kedua, ada perbedaan yang signifikan sikap ilmiah (F=243,32; p<0,05). Ketiga, ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA (F=72,96; p<0,05). Jadi, model pembelajaran GI dapat direkomendasikan sebagai salah satu model untuk meningkatkan sikap ilmiah dan hasil belajar.

Page 8 of 12 | Total Record : 120