cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 118 Documents
Search results for , issue "2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013" : 118 Documents clear
PENGENALAN METODE INQUIRI DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SDN 6 UBUNG DENPASAR Wendri, Nyoman; Susilawati, Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract   Technological developments will not be separated from the development in the field of Natural Sciences (IPA). Development of the field of science is not likely to occur if not accompanied by an increase in the quality of science education, has been teaching science while considered a difficult subject. Inquiri is a learning process based on the search and discovery through systematic thinking process. This activity is done in SDN 6 Ubung Denpasar on fourth grade students. This activity aims to increase the understanding of materials science in the fourth grade students of SDN 6 Ubung Denpasar and increase student interaction in the classroom in the following learning science. IPA materials covered are the parts of the plant. Analysis results obtained mean = 71.79 which indicates that the average student evaluation results for the discussion of the parts of the plants is 71.79, this value is greater than the average value of the specified class, which is 65. T-test results also showed t = 4.40 with p = 0.000 smaller 0.05. This means learning implemented effectively enhance students' understanding and knowledge of the science subjects
INFEKSI HIV (HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS) PADA PENDERITA TUBERKULOSIS Kusuma Wijaya, I Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang sudah sejak lama endemis di Indonesia dan saat ini Indonesia berada pada ranking kelima negara dengan beban tuberkulosis tertinggi di dunia. Estimasi prevalensi tuberkulosis semua kasus adalah sebesar 660,000 dan insidensi berjumlah 430,000 kasus baru per tahun dengan jumlah kematian diperkirakan 61,000 kematian per tahunnya. HIV/AIDS adalah masalah besar yang mengancam Indonesia dan banyak negara di seluruh dunia. Indonesia merupakan negara dengan percepatan peningkatan epidemi HIV yang tertinggi di Asia. Secara nasional, angka estimasi prevalensi HIV pada populasi dewasa adalah 0,2% dengan estimasi jumlah orang dengan HIV/AIDS di Indonesia sekitar 190.000-400.000. Koinfeksi HIV dan tuberkulosis menimbulkan berbagai permasalahan baru. Infeksi HIV merupakan faktor resiko untuk berkembangnya tuberkulosis melalui mekanisme berupa reaktivasi infeksi laten, progresivitas yang cepat pada infeksi primer atau reinfeksi dengan mycobacterium tuberculosis. Dengan infeksi HIV maka angka penyakit tuberkulosis mengalami peningkatan. Pasien HIV memiliki kemungkinan 20-37 kali lipat akan memiliki tuberkulosis dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki infeksi HIV. Estimasi nasional prevalensi HIV pada pasien tuberkulosis baru adalah 2.8%. Dalam hal penanganan penyakit juga mengalami berbagai permasalahan, antara lain diagnosis yang salah karena sulit menegakkan diagnose, angka kesakitan/kematian yang tinggi selama pengobatan, resistensi obat dan berbagai permasalahan sosial, kultural & ekonomi yang perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius.
STRATEGI BELAJAR BERBASIS PENGEMBANGAN KOMPETENSI GENERIK DALAM PENDIDIKAN SAINS Yasa, Putu
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dan luas dari dari negara-negara maju bedampak pada seluruh aspek kehidupan sosial masyarakat, termasuk aspek pendidikan. Tujuan pendidikan adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dan berkontribusi dalam perkembangan global kehidupan masyarakat di masa depan. Oleh karena itu, sistem pendidikan haruslah visioner yaitu  mampu membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi yang memadai dan fleksibel untuk diadaptasikan dalam kehidupan masa depan mereka. Kondisi ini mengarahkan pada paradigma berpikir dalam mengembangkan instruksional pendidikan yang tidak lagi hanya berbasis konten bidang spesifikasi bidang keilmuannya tetapi juga menekankan pada berbagai aspek bidang kompetensi. Penyempurnaan pendidikan diarahkan pada pengembangan tiga unsur utama kompetensi yaitu; 1) ketrampilan kognitif 2) keterampilan personal, dan 3) keterampilan intrapersonal. Pendidikan sains selain menekankan pada aspek kompetensi bidang sains itu sendiri juga harus menekankan pada aspek kompetensi generik sebagai outcomes dari seluruh proses yang dilakukan peserta didik. Kompetensi dimaksud meliputi; keterampilan berpikir kritis dan pemecahan  masalah, keterampilan dalam teknologi dan komunikasi, kolaborasi, dan keterampilan mengarahkan pembelajaran secara mandiri.  Penyempurnaan kurikulum sains diarahkan pada upaya mereformasi strategi pembelajaran yang difokuskan pada perlunya melibatkan siswa dalam membuat keputusan tentang bagaimana sains berdampak pada kehidupan mereka dan bagaimana menggunakan pengetahuan sains untuk menyelesaikan masalah, yaitu melalui strategi pembelajaran aktif berpusat pada siswa, yang melibatkan siswa pada proses-proses; predicting, inferring, connecting, summarizing, visualizing, and questioning dalam memahami dan memecahkan masalah dunia nyata mereka.
PENDIDIKAN SEKS BERBASIS KARAKTER SEBAGAI UPAYA MENEKAN KASUS ABORSI DI KALANGAN PELAJAR Widiastuti Giri, Made Kurnia
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Kasus beredarnya video pornografi yang diperankan oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada bulan Oktober tahun 2013 seyogyanya menjadi bahan refleksi bagi guru, orang tua, siswa, pemerintah dan kalangan akademis. Perilaku seks bebas merupakan awal dari padatnya masalah kesehatan reproduksi di kalangan remaja, salah satunya adalah maraknya kasus aborsi yang tidak terlaporkan dan tercatat karena tidak memiliki legalitas. Kebijakan pemerintah melarang siswa yang sudah menikah untuk melanjutkan sekolah dan kekukuhan orang tua menilai pendidikan seks adalah hal yang tabu untuk diketahui menjadikan aborsi ilegal merebak sebagai kasus fenomena gunung es di Indonesia.  Mencermati kurikulum 2013 yang ditujukan kepada siswa SMP dan Sekolah Menengah Atas (SMA), pendidikan karakter perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) termasuk pendidikan tentang bahaya seks bebas telah dimuat dalam mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (penjasorkes). Urgensi upaya menekan angka aborsi terselubung di kalangan remaja dilaksanakan salah satunya dengan pendidikan seks berbasis karakter PHBS di sekolah yang semestinya terangkum dalam rangkaian pendidikan moral yang dimuat dalam agama, pengetahuan kesehatan reproduksi dari ilmu pengetahuan alam, kemampuan berkomunikasi dengan teman sebaya dari bahasa serta pengetahuan PHBS dari penjasorkes misalnya. Pendidikan seks secara holistik dan terpadu tersebut menjadikan pengetahuan seks yang diperoleh siswa dapat tersusun dari berbagai visi keilmuan akan menghantarkan siswa menghindari tindakan aborsi sebagai salah satu resiko dari perilaku seks bebas.
Variabilitas Dissolved Organic Carbon (DOC) dan Total Dissolved Nitrogen (TDN) di Teluk Meksiko Suryaputra, I Gusti Ngurah Agung
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pasang surut terhadap konsentrasi dan pencampuran Dissolved Organic Carbon (DOC) dan total dissolved nitrogen (TDN) di West Pass, Gulf of Mexico. Sampel air diambil setiap satu jam sekali selama 24 jam, baik dari permukaan mapun dasar perairan. Konsentrasi DOC diukur dengan menggunakan DOC Analyzer. Hasil analisis konsentrasi DOC menunjukkan adanya dua endmembers, yaitu air laut dari Gulf of Mexico dan air tawar dari Apalachicola River, yang bercampur secara konservatif. Akan tetapi, analisis terhadap konsentrasi TDN menunjukkan hal yang berbeda. Pada permukaan perairan, konsentrasi TDN didominasi oleh pencampuran dua endmember dari air laut dan air tawar. Sedangkan konsentrasi TDN di dasar perairan dipengaruhi oleh proses-proses lain di sana.
PEMBERDAYAAN ANALISIS KONSEPSI DALAM PEMBUATAN RPP UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KONSEPSI DAN KEPERCAYAAN DIRI PRAKTEK MENGAJAR Sudria, Ida Bagus Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas konsepsi dalam praktek pengajaran mikro dan kepercayaan diri mahasiswa untuk mampu terus memperbaiki kualitas konsepsinya. Subyek penelitian adalah satu kelas Microteaching mahasiswa Pendidikan Kimia pada tahun 2013. Perlakuan penelitian berupa pemberdayaan analisis konsespsi dengan menggunakan format Herropn (1977) dengan pendekatan struktur materi kimia (keterkaitan aspek makroskopik, mikroskopik, dan simbolik) yang dilakukan dengan fasilitas bimbingan konsultasi kebenaran konsepsi pada perlakuan tahap I dan tanpa fasilitas bimbingan tersebut pada perlakuan tahap II. Objek penelitian berupa kualitas konsepsi dan tanggapan mahasiswa terhadap pembelajaran dengan perlakuan PTK ini. Konsepsi mahasiswa direkam melalui self assessment dengan menggunakan rubrik penilaian konsepsi kimia. Sementara tanggapan mahasiswa dikumpulkan melalui angket. Semua data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan penelitian mampu meningkatkan kualitas konsepsi mahasiswa dalam paktek pengajaran mikro dan kepercayaan diri mereka untuk terus mampu meningkatkan kualitas konsepsinya
REKAYASA ALAT PENGOLAHAN LIMBAH LABORATORIUM KIMIA SECARA ADSORBSI MEMANFAATKAN KOMBINASI BAHAN SISA KERAJINAN BATU VULKANIK Subamia, I Dewa Putu
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah permasalahan limbah laboratorium kimia FMIPA Undiksha.Tujuan penelitian ini adalah merekayasa peralatan pengolahan limbah laboratorium kimia secara adsorbsi bersiklus memanfaatkan kombinasi bahan batu vulkanik, ijuk, sabut kelapa dan tempurung kelapa. Data karakterisasi limbah cair laboratorium kimia dianalisis secara eksperimen menggunakan alat ukur pH meter, COD meter, uji residu tersuspensi, dan instrumen AAS, berturut-turut untuk menentukan pH, COD, uji residu, dan untuk uji kadar Fe dan Pb. Hasil karakterisasi menunjukkan: warna limbah coklat keruh; pH = 0,49, COD = 129; kadar Fe = 9,2; kadar Pb = 1,32 dan residu tersuspensi = 358 mg/L. Standar baku mutu limbah cair sesuai SK Menteri Lingkungan Hidup tahun 1995 adalah pH = 6,9; COD = 90-100; Fe = 5; Pb = 0,1-1; dan residu tersuspensi = 200 mg/L. Karakteristik limbah setelah diolah adalah warna bening; pH=5,9; COD=90; residu tersuspensi=20 mg/L;kadar Fe=1,5 (ppm); kadar Pb=0,1 (ppm). Perbandingan karakteristik limbah sebelum dan sesudah diolah menunjukkan bahwa proses pengolahan limbah laboratorium kimia dengan alat yang direkayasa memberi perbedaan yang cukup signifikan. Simpulan, jika dibandingkan dengan baku mutu sesuai SK Menteri Lingkungan Hidup tahun 1995, pengolahan limbah laboratorium kimia secara adsorbsi bersiklus memanfaatkan bahan kombinasi batu vulkanik, ijuk, sabut kelapa dan tempurung kelapa layak dipakai untuk mengurangi potensi pencemaran lingkungan yang potensial ditimbulkan oleh pembuangan limbah laboratorium kimia.
VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI (Oryza sativa, L) VARIETAS IR 64 BERDASARKAN VARIASI TEMPAT DAN LAMA PENYIMPANAN Dewi, Ika Nurani; M, Sumarjan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas dan vigor benih padi (Oryza sativa, L) berdasarkan variasi tempat dan lama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan metode observasi antara metode penyimpanan benih padi secara tradisional dengan penyimpanan modern. Variabel manipulasi penelitian ini adalah tempat dan lama penyimpanan. Tempat penyimpanan yaitu benih disimpan dalam kantong bagor dan kantong plastik polietilen, sedangkan lama penyimpanan yaitu 0 bulan, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 5 bulan dan 6 bulan. Variabel respon penelitian ini adalah viabilitas dan vigor benih. Viabilitas benih diukur dari persentase berkecambah, kecepatan berkecambah, laju respirasi kecambah dan kadar gula reduksi kecambah. Vigor benih diukur dari jumlah kecambah vigor dan panjang kecambah. Pada penyimpanan benih di dalam kantong bagor proses pengeringan dilakukan dalam 3 tahap, yaitu pada awal penyimpanan hingga lama simpan 3 bulan. Berbeda dengan benih yang disimpan dalam plastik polietilen, pengeringan hanya dilakukan satu kali setelah pasca panen. Untuk mengetahui ada tidaknya efek interaksi antara faktor tempat dan lama penyimpanan terhadap viabilitas dan vigor benih digunakan analisis varian dua arah, dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih yang disimpan di dalam kantong bagor viabilitas dan vigornya telah menurun pada lama penyimpanan 3 bulan. Pada benih yang disimpan dalam kantong plastic polietilen viabilitas dan vigornya mampu dipertahankan sampai lama penyimpanan 6 bulan. Hasil terbaik ditunjukkan oleh benih yang disimpan dalam kantong plastik polietilen dengan lama penyimpanan 3 bulan dilihat dari persentase berkecambahnya sebesar 97,34%.
PERANAN KESEHATAN LINGKUNGAN TERHADAP KEBUGARAN DAN KESEHATAN JASMANI Parta Lesmana, Kadek Yogi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Lingkungan yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya, karena itu fakta yang menunjukkan bahwa tingkat kerusakan lingkungan sudah sangat tinggi dan cenderung makin meninggi, relatif mudah untuk ditemukan. Berita tentang terjadinya pencemaran lingkungan, baik pencemaran udara, air maupun tanah dengan segala aspek dapat dikatakan bahwa kerusakan lingkungan sudah merupakan bagian yang tidak dapat dihindarkan dari kegiatan pembangunan. Lingkungan yang tercemar akibat kegiatan manusia maupun proses alam akan berdampak negatif pada kebugaran dan kesehatan, kenikmatan hidup, kemudahan, efisiensi, keindahan, serta keseimbangan ekosistem dan sumber daya alam. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa pengelolaan lingkungan hidup merupakan penanggulangan dampak negatif kegiatan manusia yang bertujuan untuk meningkatkan mutu lingkungan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER (CHARACTER BUILDING) DALAM SIKAP ILMIAH MATA PELAJARAN SAINS SISWA KELAS VII SLUB SARASWATI 1 DENPASAR Ari Arjaya, Ida Bagus
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana pandangan Siswa Kelas VII SLUB Saraswati 1 Denpasar mengenai tentang karakter siswa yang ideal. 2) Untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan karakter dalam sikap ilmiah mata pelajaran Sains Siswa Kelas VII di SLUB Saraswati 1 Denpasar. Karakter siswa yang diteliti di dalam penelitian ini mengacu kepada Six Core Ethical Value dari Holistic Education Network of Tasmania. Subyek penelitian ini adalah Siswa Kelas VII Bilingual SLUB Saraswati 1 Denpasar. Penelitian menggunakan metode purposive sampling dan menggunakan rancangan mixed methods yakni dengan menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan analisis reduksi data dan deskriptif kuantitatif dengan bantuan SPSS 17 for Windows. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara terstruktur, observasi, dan pemberian kuisioner kepada siswa. Terdapat tiga jenis instrumen dalam penelitian ini yaitu 1) Instrumen wawancara pandangan karakter ideal, 2) Instrumen wawancara nilai-nilai pendidikan karakter dalam sikap ilmiah dan, 3) Kuisioner nilai-nilai pendidikan karakter dalam sikap ilmiah. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Pandangan karakter ideal siswa telah memuat seluruh komponen Six Core Ethical Values, yaitu dapat dipercaya (trusthworthiness), Saling menghormati (respect), tanggung jawab (responsibility), keadilan (fairness), peduli (caring), dan kewarganegaraan (citizenship), 2) terdapat beberapa jenis karakter yang harus diperbaiki atau dikembangkan lebih lanjut lagi karena berada dalam kategori cukup bagi siswa yaitu, 1) accountability (kuisioner = 2,35, dan wawancara = 35% siswa), impartiality ( kuisioner = 1,85 dan wawancara = 45% siswa), dan caring (kuisioner  = 2,25 dan wawancara = 50% siswa).

Page 1 of 12 | Total Record : 118