cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Search results for , issue "2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014" : 108 Documents clear
KAJIAN TENTANG POTENSI TERKINI SENYAWA KOMPLEKS SEBAGAI ANTIKANKER Gede Agus Beni Widana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem fisiologis manusia dapat mengalami perubahan fungsi karena keadaan patologis tertentu.salah satunya adalah keadaan kanker. Kanker terbentuk karena adanya mutasi pada biosintesis sel, yaitu kekeliruan urutan DNA karena terpotong, tersubtitusi atau ada pengaturan kembali, adanya adisi dan integrasi bahan genetik virus baru ke dalam gen sel dan adanya perubahan ekspresi gen. Kebutuhan agen atau obat antikanker yang selektif terhadap sel kanker sangat dibutuhkan dengan semakin meningkatnya kejadian-kejadian penyakit kanker. Selama ini, terapi kanker lebih banyak menggunakan senyawa-senyawa organik sintetis maupun bahan alam, seperti senyawa pengalkilasi, antimetabolit, antikanker produk alam serta hormon. Memang ada pemakaian senyawa anorganik , khususnya senyawa kompleks sebagai agen antikanker tapi masih terbatas pada sisplatin dan karboplatin. Pengembangan struktur dan sintesis senyawa kompleks sebagai antikanker memiliki peluang yang sangat besar sebagai bagian alternatif terapi penyakit kanker. Sampai saat ini, telah banyak dikembangkan senyawa kompleks sebagai antikanker (dengan mempengaruhi struktur DNA) dengan logam pusat adalah sebagian besar adalah logam transisi seperti Co, Fe, Cu, Ni, Zn, Ru, Pt, La, Au serta Os dengan ligan yang umum digunakan antara lain derivat piridine, bipiridin, phenantrolin, derivat azol serta N-heterocyclic carbene. Potensi senyawa kompleks sebagai antikanker semakin nyata dan berpeluang besar dapat dikembangkan lebih lanjut.Kata-kata kunci: senyawa kompleks, logam transisi, antikanker
PENENTUAN GLISERIDA SECARA ENZIMATIS DENGAN SISTEM DISPOSABLE BIOSENSOR I Nyoman Tika; I Gusti Ayu Triagusiana; I D Raka Rasana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan gliserida secara enzimatis menggunakan disposable biosensor telah dilakukan. Gabungan enzim (enzim lipase, gliserol kinase dan gliserol-3-fosfat oksidase) diamobilisasi pada matrik pendukung PVC (polyvinyl Chloride) dan silikon berpori. Enzim amobil dirangkaikan pada elektroda dari sistem disposable biosensor. Dalam penelitian ini, substrat yang mengandung gliserida dikatalisis secara bertingkat dengan enzim berturut-turut yaitu enzim lipase termostabil yang dihasilkan bakteri termofilik isolate Banyuwedang (Baccillus BYW2), gliserol kinase dan gliserol-3-fosfat oksidase) menghasilkan hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida selanjutnya bereaksi dengan O2 membentuk H2O. Pengurangan kadar oksigen dalam sistem diukur menggunakan alat DO meter. Arus akibat reaksi oksidasi digunakan untuk mengukur konsentrasi gliserida. Konsentrasi enzim optimum dan kejenuhan permukaan PVC dan silikon berpori yang stabil digunakan sebagai parameter keberhasilan respon sensor. Konsentrasi gliserida dengan dua matrik PVC dan silikon pada rentang antara 0-25 µM dalam buffer posfat menunjukkan garis lurus. Hal ini menunjukkan matrik PVC dan silikon dapat digunakan untuk mengukur gliserida system disposable biosensorKata-kata kunci : biosensor, digliserida, lipase, PVC, silikon berpori.Abstract: Determination of glycerol enzymatically using a disposable biosensor has been done. Combined enzyme (lipase, glycerol kinase and glycerol-3-phosphate oxidase) immobilized on a supporting matrix of PVC (polyvinyl chloride) and porous silicon. Immobilized enzyme coupled to the electrodes of a disposable biosensor system. In this study, the substrate containing glycerides multilevel catalyzed by the enzyme consecutive thermostable lipase produced by thermophilic bacteria isolates Bishopscourt (Baccillus BYW2), glycerol kinase and glycerol-3-phosphate oxidase) produces hydrogen peroxide. Hydrogen peroxide then reacts with O2 to form H2O. Reduction of the oxygen content in the system was measured using a DO meter. Flow due to the oxidation reaction is used to measure the concentration of glycerides. The optimum enzyme concentration and saturation PVC surface and a stable porous silicon is used as a parameter of success of the sensor response. Concentrations of glycerides with two matrices PVC and silicon in the range between 0-25 mM in phosphate buffer showed a straight line. This shows the matrix of PVC and silicon can be used to measure the disposable biosensor system glycerides.Key words: biosensors, diglycerides, lipase PVC, porous silicon
CEDERA PADA PEMAIN SEPAKBOLA I Wayan Artanayasa; Adnyana Putra
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera olah raga merupakan aspek penting yang diperhatikan dalam olahraga kompetitif. Penanganan yang kurang baik dapat menghambat performa pemain di lapangan dan mengakibatkan gangguan atau keterbatasan fisik. Berbagai jenis cedera pada pemain sepakbola antara lain: sprain, strain, knee injuries, compartment syndrome, shin splints, achilles tendon injuries, dan fractures. Beberapa penyebab cedera antara lain: latihan yang berlebihan, ketidakseimbangan, kurangnya pemanasan, metode latihan yang salah, kelainan struktural, kelemahan otot, tendon, dan ligament. Beberapa penanganan cedera antara lain dengan terapi kompres es, kompresi daerah yang cedera, posisikan daerah cedera lebih tinggi dari jantung, dan mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera. Beberapa pencegahan antara lain: menggunakan pelindung tubuh, memilih kelengkapan olahraga yang sesuai, memperkuat otot di daerah yang rentan cedera, dan latihan peregangan.
TEKNOLOGI REEF BALL MELALUI PEMBERDAYAAN SEKEHE TERUNA-TERUNI (STT) DALAM UPAYA KONSERVASI TERUMBU KARANG DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN (KKP) NUSA PENIDA I Wayan Karta
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan terumbu karang di Kecamatan Nusa Penida merupakan kawasan segitiga terumbu karang dunia. Kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati laut yang bervariasi serta jumlahnya yang sangat tinggi dengan ekosistem pesisir yang lengkap seperti terumbu karang, hutan bakau dan padang lamun. Luas terumbu karang yang dimiliki sekitar 1.419 hektar. Namun, potensi ini mengalami ancaman dari aktivitas manusia dan juga pengaruh perubahan iklim, sehingga perlu adanya upaya konservasi. Konservasi dilakukan dengan pembuatan teknologi terumbu buatan reef ball melalui pemberdayaan kelompok pemuda yang tergabung dalam sekehe teruna-teruni (STT). Kegiatan ini dilakukan di salah satu kawasan terumbu karang yang mengalami kerusakan yaitu Desa Ped dengan kegiatan penyuluhan, pendampingan, penempatan reef ball, transplantasi terumbu karang, serta observasi hasil kegiatan.Kegiatan ini telah memberikan dampak terhadap pemberdayaan STT dalam konservasi terumbu karang dengan teknik reef ball. Hasil pemberdayaan ini para pemuda memahami cara konservasi dan transplantasi terumbu karang, penempatan reef ball, serta konsep yang dapat dikembangkan dalam konservasi ini. Para pemuda mengembangkan paket wisata tranplantasi terumbu karang yang nantinya memberikan manfaat terhadap kesejahteraan masyarakat dan pelestarian kawasan perairan Nusa Penida. Teknologi reef ball dapat dikembangkan di KKP Nusa Penida sebagai upaya konservasi terumbu karang yang mengalami kerusakan. Teknologi ini baik digunakan di kawasan perairan Nusa Penida yang arus dan gelombangnya kuat. Hal ini karena dengan adanya rongga dalam reef ball dapat membelokkan arus yang melewatinya, sehingga posisinya tidak terguling atau berpindah dan sebagai media tumbuh yang baik bagi terumbu karang.Kata-kata kunci : reef ball, terumbu karang, Nusa PenidaAbstract: Coral reef area in the district of Nusa Penida is the world's coral reef triangle. The area has a varied marine biodiversity as well as a very high amount with a complete coastal ecosystems such as coral reefs, mangroves and seagrass beds. Coral reefs around 1,419 acres owned. However, this potential is under threat from human activity and also the effect of climate change, so the need for conservation efforts. Conservation is done by making a reef ball by empowering youth groups joined in the sekehe teruna-teruni (STT). This activity is carried out in one of the coral reef area that is damaged Ped village with extension activities, mentoring, placement reef ball, coral transplantation and observation of programme .This activity has an impact on the empowerment of STT in the conservation of coral reefs with reef ball. The result of this empowerment of the youth to understand how conservation and transplantation of coral reefs, reef ball placement, as well as concepts that can be developed in this conservation. The youths develop tour packages transplant coral reefs that will provide benefits to the public welfare and the preservation of the waters of Nusa Penida. Reef ball is well applied in the marine of Nusa Penida that have strong currents and waves. This is due to the presence of cavities in the reef ball can deflect the flow through, so the position is not overturned or changed, and as a good growing medium for coral reefs. Keywords: reef ball, coral reef, Nusa Penida
VIABILITAS DAN STABILITAS BAKTERI PROBIOTIK L. acidophillus FNCC 0051 PADA SUSU KEDELAI FERMENTASI SELAMA DI SALURAN CERNA IN VITRO DAN PENYIMPANAN Ida Bagus Agung Yogeswara; I Gusti AYu Wita Kusumawati; Ni Wayan Nursini
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri asam laktat merupakan mikroorganisme yang berperan penting dalam fermentasi pangan dan memberikan efek kesehatan terhadap yang mengkonsumsi. Untuk menjadi organisme probiotik, bakteri asam laktat harus bertahan selama di saluran cerna dan memiliki stabilitas dan viabilitas yang baik selama penyimpanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari viabilitas dan stabilitas L. acidophillus FNCC 0051 pada susu kedelai fermentasi selama di saluran cerna in vitro dan penyimpanan. Strain L. acidophillus FNCC 0051 memiliki viabilitas dan stabilitas yang baik selama 10 hari penyimpanan pada suhu 50 C dan 250 C. Strain L. acidophillus FNCC 0051 mengalami penurunan 1,9 log cycle pada simulated gastric juice selama 10 hari penyimpanan dan di fase simulated intestinal juice. Nilai total asam dan pH susu kedelai fermentasi menunjukkan peningkatan yang signifikan selama 10 hari penyimpanan yaitu 2.5% dan 3,4 berturut turut. Penelitian ini menunjukkan bahwa strain L. acidophillus FNCC 0051 memiliki viabilitas dan stabilitas yang baik selama di saluran cerna dan penyimpanan.Kata-kata kunci: probiotik, susu kedelai fermentasi, penyimpanan, simulasi saluran cerna in vitroAbstract: Lactic acid bacteria as probiotic organism play an important role in food fermentation and gives beneficial effect to the host. In order to be a probiotic organism, lactic acid bacteria must survive through the digestive tract and has a good stability and viability during storage and under simulated gastrointestinal conditions. The aim of this research is to investigate viability and stability of L. acidophillus FNCC 0051 in fermented soymilk during storage. L. acidophillus FNCC 0051 in fermented soymilk has a good viability and stability during 10 days of storage at 50 C and 250 C. L. acidophillus FNCC 0051 decreased 1,9 log cycle in simulated gastric juice during 10 days of storage as well as in simulated intestinal juice. The acidity and pH of fermented soymilk exhibited a significant increase during 10 days of storage i.e. 2.5% and 3.4 respectively. This research has shown that L. acidophillus FNCC 0051 has a good viability and stability in fermented soymilk during storage and under simulated gastrointestinal conditions.Keyword: probiotic, fermented soymilk, storage, simulated gastrointestinal juice
STUDI TENTANG PERANAN PELATIHAN DAN PEMBUATAN DEMPLOT DALAM MENENTUKAN KEBERHASILAN BUDIDAYA ABALON (HALIOTHIS SQUAMATA) DI DESA PENYABANGAN, KECAMATAN GEROKGAK, BULELENG, BALI Ida Bagus Jelantik Swasta
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abalon (Haliothis squamata) merupakan salah satu komoditas perikanan yang perlu dikembangkan lebih lanjut mengingat permintaan pasar semakin meningkat dan harganya cukup tinggi. Untuk mengembangkan komoditas perikanan ini, perlu adanya tenaga-tenaga terampil yang dapat menjamin keberhasilan proses budidayanya. Terkait dengan itu, maka cukup menarik untuk dikaji apakah pemberian pelatihan dan pembuatan demplot dibidang budidaya abalone (Haliothis squamata) benar-benar dapat menghasilkan tenaga-tenaga terampil sehingga dapat menentukan keberhasilan budidaya abalone (Haliothis squamata) itu? Untuk menjawab pertanyaan itu, dilakukanlah penelitian eksperimental lapangan dengan pola quasi eksperimen. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian pelatihan dan pembuatan demplot budidaya abalone benar­benar efektif menghasilkan tenaga-tenaga terampil dalam bidang budidaya abalone (Haliothis squamata). Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah terbentuknya tenaga-tenaga terampil dibidang budidaya abalone (Haliothis squamata) sehingga dapat menjamin keberhasilan budidaya abalone (Haliothis squamata) itu sendiri. Dalam penelitian ini yang dijadikan subjek adalah para teknisi budidaya perikanan dari CV. Dewata Laut yang ada di Desa Penyabangan, dengan jumlah sampel sebanyak 13 orang teknisi.Prosedur penelitian yang dilakukan adalah ; 1) memberikan pelatihan budidaya abalone kepada 13 orang teknisi sebanyak 6 kali pertemuan dengan durasi 120 menit untuk setiap pertemuan ; 2) menyediakan demplot budidaya abalone dan memberikan kesempatan kepada para teknisi yang sudah dilatih untuk melakukan praktik membudidayakan abalone selama 3 bulan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan melakukan test, sedangkan bentuk data yang dikumpulkan berupa ; a) data peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam bidang budidaya abalone ; b) data pertumbuhan dan hasil panen abalone selama 3 bulan pemeliharaan.Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ; 1) adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan para teknisi dalam hal teknik budidaya abalon, rata-rata sebanyak 72,5 % ; 2) tingkat keberhasilan budidaya abalone oleh para teknisi cukup tinggi dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 2,5 gram dan sintasan mencapai 30 % selama 3 bulan pemeliharaan.Kata-kata kunci: Pelatihan, Demplot, Budidaya, AbalonAbstract: Abalon (Haliothis squamata) is one fisheries commodity which very important to develop because market demand and prize for this commodity is very high. To develop this fisheries commodity, is needed high skill man power which can assure succesfullness of their culture. Related to it, thus very interesting to study about efectivity of workshop and demplot building to produced high skill man power, and then can determine succesfullness of their culture. To know this efectivity, have been done field experimental research with quasi experimental pattern. The purpose of this research is to know efectivity of workshop and demplot building in produce a high skill man power. While, the significancies of this research is resulted a high skill man power which can assure succesfullness of abalone culture process. In this research, which take role as subject is fisheries culture technicians of CV. Dewata Laut at Penyabangan Village, with sample number is 13 person.The procedure of this research is that ; 1) giving workshop about abalone culture technique to 13 fisheries culture technicians ; 2) preparing the abalone culture demplot as direct practice facilities for 13 technicians along three months. The data collecting have been done by observation, interview and testing method, while the data kinds which collected are ; a) improvement of technicians skill in abalone culture technique ; b) growth rate and harvest number of abalone along three months culture process. The data analyzed by quantitative and qualitative descriptive approach. The results of this research are ; 1) there are improvement of technicians knowledge and skill in abalone culture technique with valueaverage 72,5 % ; 2) succesfullness level of abalone culture by technicians is moderate high with average growth rate since 2.5 gram and survival rate around 30 % along three months culture.Keywords: Workshop, Demplot, Culture, Abalone
PENTINGNYA OLAHRAGA DAN KESEHATAN GIZI BAGI KELUARGA DAN OLAHRAGAWAN Kadek Yogi Parta Lesmana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan sesuatu yang sangat berharga yang harus dijaga agar kita dapat terus bertahan hidup di dunia ini. Kesehatan sangatlah penting, karena kesehatan itu tidak dapat dibeli dengan seberapa besar dan kecil sebuah materi atau uang. Kita sendirilah yang harus bertanggung jawab terhadap kesehatan kita. Oleh karena itu kita diharuskan dan dianjurkan untuk selalu menjaga kesehatan. Salah satu cara menjaga kesehatan kita denga salah satu cara adalah berolahraga secara teratur dan intensif.Olahraga merupakan bagian kegiatan yang dilakukan sedemikian rupa sehingga jantung cukup terbebani. Ada banyak dan jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan kita yang maksimal, kita dapat memilihnya sesuai dengan selera atau kebutuhan kita. Karena setiap jenis olahraga mempunyai manfaat yang berbeda-beda bagi kesehatan. Kita tidak diharuskan selalu melakukan kegiatan yang berat, cukup hanya dengan aktif beraktifitas dalam kehidupan sehari-hari itu sudah cukup untuk menjaga kesehatan.Penggunaan zat gizi pada metabolisme anaerobik energi didapat terutama dari karbohidrat, sedangkan pada metabolisme aerobik energi didapat terutama dari karbohidrat dan lemak. Kebutuhan akan zat gizi yang diperlukan harus mengandung lemak, karbohidrat, protein, vitamin, mineral dan air. Tahapan pemberian zat gizi disesuaikan dengan pemberian zat gizi pada masa waktu disaat menjaga kesehatan tubuh. Bagi olahragawan berolahraga harus terprogram dengan baik dengan memperhatikan penggunaan dan tahapan pemberian zat gizi karena energi dan gizi yang tidak cukup maka dapat menyebabkan kelelahan dan akibatnya dapat mempengaruhi kesehatan dan daya tahan tubuh.Kata-kata Kunci: Kesehatan, Olahraga dan GiziAbstract: Healthy is one valuable thing which must be cared in other to we are able to stay alive in this world. Healthy is very important because healthy cannot be bought by either expensive or cheap of money. The only our selves who are able to take responsibility of that healthy. So that it is a must and recommended to always take care our healthy. One way to take care our healthy is by doing exercise or sport regularly and intensively.Sports are part of activity which makes our heart work hard. There are many kind of sports it can be safe our health. We can choose according what we need. Because every kind of sport has different benefit for health. We not have to always do hard things, only with activities in daily life it is enough for safe our health.The used of nutrient on anaerobic metabolism is got from carbohydrate. Need of nutrient that is needed must contain fat, carbohydrate, protein, vitamin, mineral and water. Step of giving nutrient is adapted by giving nutrient on the time when we keep our body health. For athlete, doing sport has to be planned nicely by looking the used and step of giving nutrient because energy and nutrient that is not enough can cause tired and it affects body health and immune. Keyword: Healthy, Sports and Nutrition
PERAN KEBUGARAN JASMANI BAGI TUBUH I Ketut Sudiana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari Kebugaran Jasmani dapat menggambarkan pada kehidupan seseorang secara harmonis, bersemangat dan kreatif. Dengan kata lain, orang yang bugar adalah orang yang mampu meningkatkan karyanya, berpandangan sehat, cerah terhadap kehidupannya baik untuk saat ini maupun untuk masa depan. Jadi kebugaran jasmani sebagai ciri awal, pendorong dan sumber kekuatan bagi menggerakkan perkembangan dan pertumbuhan jasmani ke arah yang lebih baik, sehingga aspek lain dapat dicapai dengan penuh harapan.Kebugaran Jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari-hari dengan giat, tanpa mengalami kelelahan yang berarti serta dengan memiliki cadangan energi yang tersisa ia masih mampu menikmati waktu luang dan menghadapi hal-hal darurat yang tidak terduga sebelumnya. Melalui berbagai kegiatan fisik baik kerja berat maupun ringan yang dilakukan secara teratur dan sistematis, dapat diindikasikan bahwa jantung secara progresif memiliki daya (kekuatan) kerja lebih banyak dari biasa, sebelum terbiasa latihan jasmani secara teratur, hal ini ditandai oleh adanya kekuatan irama gerak yang lebih lama dari sejumlah otot yang terlatih untuk mempertahankan keseimbangan system peredaran darah, dan system pernafasan. Karakteristik ini merupakan bagian atau aspek yang sangat penting bagi tercapainya kebugaran jasmani, terutama dari segi kesehatan dan kualitas hidup.VO2 max yang baik merupakan indikasi kebugaran fisik seseorang itu baik. Unsur yang paling penting dalam kebugaran jasmani adalah daya tahan cardiorespirasi atau cardiovasculer. Daya tahan cardiorespirasi ini dipengaruhi oleh berapa faktor fisiologis antara lain: 1).Keturunan, diketahui bahwa 93,4% VO2 max diitentukan oleh faktor genetik; 2).Usia, daya tahan cardiorespirasi meningkat pada usia anak-anak dan kemudian mencapai puncaknya pada usia 18-20 tahun. Anak-anak yang masih tumbuh dan berkembang (13 tahun) bila berlatih akan meningkatkan VO2 max 10-20% lebih besar dari yang tidak terlatih; 3).Jenis kelamin selama akil baliq tidak ada perbedaan antara VO2 max antara anak laki-laki dan perempuan. Setelah usia ini VO2 max perempuan hanya kira-kira 70-75% laki-laki; 4).Aktivitas fisik, laju pemakian oksigen (O2) meningkat sejalan dengan meningkatnya intensitas kerja tergantung sampai tingkat maksimal. Pemakian oksigen (O2) maksimal atau kerja, aerobik maksimal sangat bervariasi bagi masing-masing individu dan meningkat dengan pelatihan yang sesuaiKata-kata kunci: Kebugaran Jasmani, Respirasi, cardiovaskulerAbstract: In everyday life, physical fitness can describe the person's life in harmony, vibrant and creative. In other words, the fit is the one that is able to improve his work, holds a healthy, bright against a good life for today and for the future. So physical fitness as a feature of early, driving and source of strength to drive the development and growth of the body into a better direction, so that other aspects can be achieved with the full expectation.Physical fitness is the body's ability to perform tasks and daily work diligently, without experiencing significant fatigue as well as the remaining energy reserves he was still able to enjoy leisure time and face things unforeseen emergency. Through a variety of physical activities both light and heavy work is done regularly and systematically, it can be indicated that the heart is progressively have power (strength) more work than usual, before accustomed to regular physical exercise, it is characterized by the presence of the power of motion rhythm more longer than the number of trained muscles to maintain balance of the circulatory system, and respiratory system. These characteristics are part or aspect which is very important for the achievement of physical fitness, especially in terms of health and quality of life.VO2 max is a good indication of a person's physical fitness was good. The most important element of physical fitness are cardiovascular endurance or cardiorespiratory. Cardiorespiratory durability is influenced by how many physiological factors, among others: 1) .Descent, note that 93.4% of VO2 max determined by genetic factors; 2) .Age, increased durability cardiorespiratory age children and then peaks at age 18-20 years. Children who are still growing and developing (13 years) when the practice will increase 10-20% VO2 max greater than the untrained; 3) This type of sex during puberty there was no difference between the VO2 max between boys and girls. After this age of women's VO2 max is only about 70-75% of men; 4) physical activity, the rate of consumption of oxygen (O2) increases with increasing intensity of work depends to a maximum level. The use of oxygen (O2) or a maximum work, maximum aerobic varies for each individual and increase the corresponding training.Keywords: Physical Fitness, Respiratory, cardiovascular
ANALISIS POTENSI SEDIMEN HUTAN BAKAU SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SEDIMENT MICROBIAL FUEL CELL (SMFC) Bagus Ngurah Alit Putra Wiryawan; I Nengah Adi Mahendra; Nyoman Alit Kuntayoni; Ajeng Istyorini Asmoning Dewanti
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan bakteri untuk menghasilkan energi listrik merupakan upaya dalam mengembangkan sumber energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Sediment Microbial Fuel Cell bekerja dengan memanfaatkan mikroorgnisme yang terdapat pada sedimen untuk mendegradasi bahan organik dan menghasilkan elektron yang ditransfer ke anoda kemudian dialirkan ke katoda. Penelitian ini adalah ekperimental yang bertujuan untuk membandingkan produksi kuat arus listrik yang dihasilkan oleh sedimen hutan bakau, dan menentukan efektivitas listrik yang dihasilkan oleh sedimen hutan bakau dan pengaruh dari pH, konduktivitas, dan salinitas air terhadap produksi kuat arus listrik, serta mengidentifikasi bakteri yang terdapat pada SMFC. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama 5 bulan dari bulan Maret s.d. Juli 2013. Pengambilan sampel dilakukan di Pamelisan Sesetan, Denpasar Selatan dan di Karang Sewu dan Teluk Terima, Taman Nasional Bali Barat. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ekologi dan Laboratorium Mikrobiologi, Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu: (1) terdapat perbedaan rapat arus yang signifikan dari sampel sedimen, namun perbedaan tersebut disebabkan oleh sampel 2, untuk sampel 1, 3 dan 4 tidak memiliki perbedaan yang signifikan, (2) berdasarkan pendekatan teori, salinitas, suhu, pH, dan konduktivitas sebanding dengan rapat arus, dan (3) Hasil identifikasi bakteri diperoleh 5 isolat dengan hasil isolat A yaitu Aeromonas salmonicida, isolat B yaitu Pseudomonas sp., isolat yaitu C Vibrio gazogenes, isolat D yaitu Photobacterium lipolyticum, dan isolat E yaitu Salinivibrio siamensis.Kata-kata kunci : Sediment Microbial Fuel Cell (SMFC), hutan bakau, listrikAbstract: Exploiting bacteria to generate electrical energy in an effort to develop a more efficient energy sources and green energy. Sediment Microbial Fuel Cell works by utilizing microorganism contained in the sediments to degrade organic matter and produce electrons transferred to the anode then flowed to the cathode. This study was aimed to compare the experimental production of a strong electric current by mangrove sediments, and determine the effectiveness of the power produced by the mangrove sediments and the influence of pH, conductivity, and salinity of the water against the strong production of electric current, and identify the bacteria contained the SMFC. Implementation of these activities carried out for 5 months from March till July 2013. Sampling was conducted in Pamelisan Sesetan, South Denpasar and in Karang Sewu and Teluk Terima, West Bali National Park. Research activities carried out at the Ecology Laboratory and Microbiology Laboratory, Biology Education Department, Ganesha University of Education, Singaraja. Based on the results of this study concluded that : (1) there is a significant difference in the current density of the sediment samples, but these differences were caused by 2 samples, for samples 1, 3 and 4 do not have significant differences, (2) based on theoretical approaches, salinity, temperature, pH, and conductivity is proportional to current density, and (3) the identification of bacterial isolates obtained 5 with the result that isolates A is Aeromonas salmonicida, isolates B is Pseudomonas sp., isolates C is Vibrio gazogenes, isolates D is Photobacterium lipolyticum and isolates E is Salinivibrio siamensis .Keywords: Sediment Microbial Fuel Cell ( SMFC ), mangrove forests, electricity
MODEL MULTIPLE DECREMENT DAN APLIKASINYA I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Cepatnya perkembangan asuransi ditandai dengan bermunculannya inovasi-inovasi produk yang ditawarkan. Model multiple decrement merupakan salah satu model aktuaria yang digunakan sebagai acuan dalam merancang suatu produk asuransi. Dalam model ini klaim tidak hanya terjadi karena orang tersebut meninggal tetapi klaim juga terjadi karena cacat atau sebab (decrement) lainya sehingga penentuan premi dengan menggunakan model ini tentunya akan berbeda dari produk asuransi pada umumnya. Makalah ini membahas mengenai model multiple decrement , bagaimana membentuk tabel multiple decrement dan aplikasi dari model tersebut dalam hal menentukan premi dari suatu produk asuransi yang bersesuaianKata-kata kunci: model multiple decrement, premi

Page 10 of 11 | Total Record : 108