cover
Contact Name
Arie Widodo
Contact Email
arie.widodo@kemdikbud.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
arie.widodo@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Jl. Mangkurejo, Ds. Kwangsan, Sedati - Sidoarjo
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan
ISSN : 23389184     EISSN : 26224283     DOI : 10.31800
Core Subject : Education,
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on 5 areas of educational technology as well as related topics. All articles are peer-reviewed by at least one peer-reviewers. Jurnal Kwangsan is published online and printed twice in a year. July and December. The scope of Jurnal is innovative works on Learning System Design, the development, implementation, assessment, management, research papers, and case studies of educational technology, which are effective in giving positive contributions to schools and educational institutions
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014): Kwangsan" : 5 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN BERDASARKAN TOPIK TERTENTU MELALUI MEDIA PRESENTASI PADA SISWA KELAS XII SMALB TUNARUNGU KARYA MULIA SURABAYA Totok Warsito
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n2.p108--121

Abstract

Writing skills based on the topic of the presentation by some used in the lesson for students of class XII SMALB Tunarungu Karya Mulia Surabaya is to help the students. Teachers can explained a knowledge of the images through life (video), picture dead, even a teacher can make variety of information are connected through the internet at the time. Media is developed for writing on a specific topic in learning encounters many obstacles, based on a particular topic proven low-self municipality study result of the students far below KKM. For that writer do a class action research (PTK) includes 3 cycle and each cycle consists of two times. The research starts from the pre action activities as spearhead of research action class, and then continued with a cycle 1, 2, to cycle the cycle 3. The results indicate an increase in the class learned the student of class XII SMALB Karya Mulia Surabaya based on a speci c topic during a presentation by the media. AbstrakKeterampilan menulis karangan berdasarkan topik tertentu melalui media presentasi yang digunakan pembelajaran bagi siswa kelas XII SMALB Tunarungu Karya mulia Surabaya sangat membantu mempermudah pemahaman siswa. Guru dapat menjelaskan berbagai pengetahuan, baik melalui tulisan, gambar hidup (video), maupun gambar mati. Bahkan guru dapat memilih berbagai informasi melalui internet yang disambungkan pada media presentasi. Media ini dikembangkan karena pelajaran menulis berdasarkan topik tertentu menemui kendala, yang terbukti dari masih rendahnya nilai hasil belajar siswa, jauh di bawah KKM. Oleh karena itu, penulis tergugah untuk melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) yang mencakup 3 siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Penelitian dimulai dari kegiatan pra tindakan, dilanjutkan dengan siklus-1, siklus-2, sampai dengan siklus-3. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas XII SMALB Karya Mulia Surabaya dalam menulis berdasarkan topik tertentu melalui media presentasi.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SHORT FUNCTIONAL TEXT MELALUI PEMANFAATAN HANDPHONE DI SMP NEGERI 1 GEDANGAN SIDOARJO Muhammad Sholeh
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n2.p122--133

Abstract

The background issue of this study is the lack of understanding in procedure form writing grade IX E SMP Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Teachers are less accurate in choosing the learning strategies, consequently the ability of students to understand the material can’t be optimally achieved. The purpose of this study to enhance the ability of students in procedure form writing using handphone. The study was conducted in two cycles, with each cycle begins with planning, action, observation, and reflection. Research subjects are 32 students of grade VII H SMP Negeri 1 Gedangan Sidoarjo od semester year 2013-2014. Data in this study be obtained from the evaluation process of students in activities and evaluation at the end of the cycle. The data is then analyzed to gain insight into the applicability of learning that has been successfully done.The results showed that there is an increase in the ability of students to understand procedure form writing grade VII H SMP Negeri 1 Gedangan Sidoarjo, used handphone in first cycle, and handphone interactive in second cycle. AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman peserta didik dalam materi menulis teks fungsional pendek di kelas IX E SMP Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Hal ini disebabkan guru kurang tepat dalam memilih media pembelajaran yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta didik menulis teks fungsional pendek menggunakan handphone. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus, di mana setiap siklus diawali dengan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas IX E SMP Negeri 1 Gedangan Sidoarjo tahun pelajaran 2013-2014 semester ganjil dengan jumlah peserta didik 32 orang. Data dalam penelitian ini berupa penilaian proses yang diperoleh dari peserta didik dalam beraktivitas dan penilaian pada akhir siklus. Kemudian, data dianalisis untuk memperoleh gambaran tentang berhasil tidaknya pembelajaran yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan peserta didik menulis teks fungsional pendek setelah belajar menggunakan handphone tanpa hyperlink pada siklus pertama dan handphone dengan hyperlink pada siklus kedua. Indikasi peningkatan prestasi didasarkan pada perolehan nilai pada siklus pertama dan siklus kedua.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR POLA BILANGAN DENGAN APLIKASI iSpring Raden Roro Martiningsih
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n2.p134--145

Abstract

This research is motivated by the lack of understanding of learners in the matter patterns of numbers in class VII B SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. This is due to lack of proper teachers in choosing instructional media used. The purpose of this research is to improve the ability to understand the pattern of numbers using iSpring applications. This study was conducted with two cycles, where each cycle begins with planning, action, observation, and reflection. Subjects were students of class VII B SMP Muhammadiyah 1 Surabaya odd semester school year 2014 2015 the number of learners 38 people. The data in this study are obtained from the assessment process of students in activities and assessments at the end of the cycle. Then, the data were analyzed to obtain a picture of the success or failure of the learning that has been done. The results showed that there was an increase in the study of students in understanding the patterns of numbers after learning use the application iSpring without hyperlinks in the first cycle and application iSpring with hyperlink on the second cycle. Indications increase learning outcomes based on the acquisition value of the first cycle and second cycle. AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman peserta didik dalam materi pola bilangan di kelas VII B SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. Hal ini disebabkan guru kurang tepat dalam memilih media pembelajaran yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan memahami pola bilangan menggunakan aplikasi iSpring. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus, di mana setiap siklus diawali dengan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VII B SMP Muhammadiyah 1 Surabaya tahun pelajaran 2014-2015 semester ganjil dengan jumlah peserta didik 38 orang. Data dalam penelitian ini berupa penilaian proses yang diperoleh dari peserta didik dalam beraktivitas dan penilaian pada akhir siklus. Kemudian, data dianalisis untuk memperoleh gambaran tentang berhasil tidaknya pembelajaran yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar peserta didik dalam memahami pola bilangan setelah belajar menggunakan aplikasi iSpring tanpa hyperlink pada siklus pertama dan aplikasi iSpring dengan hyperlink pada siklus kedua. Indikasi peningkatan hasil belajar didasarkan pada perolehan nilai pada siklus pertama dan siklus kedua.
KONTRIBUSI TEORI DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM TEKNOLOGI PEMBELAJARAN Bambang Warsita
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n2.p71--91

Abstract

Every technology is built on the basis of certain theory, instructional technology is built on the basis of principles that is drawn from communication theory and results of research in the utilization of communication technology. This study aims to gain an overview of the contribution of communication theory and technology in instructional technology. Instructional technology is built based on the principles that is drawn from various theories, one of them is a theory of communication. Instructional technology is utilizing communication media based on communication technology (broadcasting technology) which is a radio and television. The results of this study indicates that contribution or support theory and communication technology in the presence of various Instructional technologies as an alternative learning model in which innovative based communications technology to solve problems of learning and teaching. For instance, the use of books, films, radio broadcasts, television broadcasts, etc. in efforts to use communication technologies to support the quality improvement of learning process. AbstrakSetiap teknologi dibangun atas dasar suatu teori tertentu, teknologi pembelajaran dibangun atas dasar prinsip-prinsip yang ditarik dari teori komunikasi dan hasil hasil penelitian dalam pemanfaatan teknologi komunikasi. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kontribusi teori dan teknologi komunikasi dalam teknologi pembelajaran. Teknologi pembelajan dibangun berdasarkan pada prinsip-prinsip yang ditarik dari berbagai teori, salah satunya adalah teori komunikasi. Teknologi pembelajaran memanfaatkan media komunikasi yang berbasis teknologi komunikasi (teknologi broadcasting) yaitu radio dan televisi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa kontribusi atau dukungan teori dan teknologi komunikasi dalam teknologi pembelajan yaitu adanya berbagai model pembelajaran alternatif yang inovatif berbasis teknologi komunikasi untuk memecahkan masalah belajar dan pembelajaran. Misalnya penggunaan buku, film, siaran radio, siaran TV, dan lain-lain dalam upaya pemanfaatan teknologi komunikasi untuk menunjang peningkatan kualitas proses pembelajaran.
PERAN MEDIA AUDIO DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 MELALUI PEMBELAJARAN TEMA TERPADU DI SEKOLAH DASAR Faiza Indriastuti
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n2.p92--107

Abstract

The changes in curriculum KTSP 2006 to the curriculum 2013, had a signifficant impact in the field of education in Indonesia. The signifficant of difference is on its implementation. Implementation of curriculum 2013 for elementary school trough an intregrated learning. The implications for implementation of several components, including teacher, student, materials and learning resources, facilities and infrastructure as well as the selection of instructional methods. The purpose of this writing is to see how the role of instructional audio media in implementation of curriculum 2013 through an integrated thematic learning. Results of review the role of audio instructional media in the implementation of the curriculum 2013 trough an integrated thematic learning are: (1) the use of audio instructional in integrated thematic learning can make the learning process become more ideal, (2) an audio instructional media, can become tools or instructional materials for teacher, to explain the difficult materials, giving concentrate and build a classroom atmosphere, and (3) an audio instructional media in an integrated theme for students of being learning materials to access or repeat information submitted in learning so that it is possible to catch up on some subject matter.Abstrak:Perubahan kurikulum KTSP tahun 2006 menjadi kurikulum 2013, memberikan dampak yang signi kan di bidang pendidikan di Indonesia. Perbedaan yang siginifikan adalah pada implementasinya. Implementasi kurikulum 2013 untuk Sekolah Dasar melalui pembelajaran tematik terpadu. Implementasi tersebut berimplikasi pada beberapa komponen, diantaranya pendidik, peserta didik, materi dan sumber belajar, sarana dan prasarana serta pemilihan metode pembelajaran. Tujuan penulisan ini adalah mengkaji peran media audio pembelajaran dalam implementasi kurikulum 2013 melalui pembelajaran tema terpadu. Hasil kajian peran media audio dalam implementasi kurikulum 2013 melalui pembelajaran tema terpadu diantaranya adalah: (1) penggunaan media audio dalam pembelajaran tema terpadu dapat menjadikan proses pembelajaran lebih ideal, (2) media audio pembelajaran, bagi pendidik dapat menjadi alat bantu atau bahan ajar untuk menjelaskan materi-materi sulit, memberikan contoh konkrit serta membangun suasana kelas, dan (3) media audio pembelajaran dalam tema terpadu bagi peserta didik menjadi bahan belajar untuk mengakses atau mengulang kembali informasi yang disampaikan dalam pembelajaran sehingga dimungkinkan dapat mengejar ketertinggalan pada materi pelajaran tertentu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5