cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018" : 7 Documents clear
PEMBELAJARAN ICARE BERBANTUAN PERMASALAHAN MATEMATIKA REALISTIK Ni Made Dwijayani
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.631 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.12714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika dengan menggunakan model ICARE berbantuan permasalahan matematika realistik yang valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa lembar aktivitas siswa (LAS). Jenis penelitian ini adalah design research yang dilakukan melalui tahap preliminary research, prototyping stage, dan assessment phase. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengamatan keterlaksanaan, angket respons siswa, angket respons guru, dan tes pemecahan masalah. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat valid, telah memenuhi aspek kepraktisan dan telah memenuhi aspek keefektifan. Selain hal tersebut di atas, LAS yang dikembangkan memiliki beberapa karakteristik yaitu: (1) mampu membantu siswa untuk mengkonstruksi sebuah konsep; (2) permasalahan yang diberikan sesuai dengan kehidupan/lingkungan siswa; dan (3) memberikan variasi dalam pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBANTUAN MASALAH AUTENTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Ni Wayan Ina Suksma Dewi; I Made Suarsana; I Putu Pasek Suryawan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.739 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.13828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Singaraja yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kolaboratif berbantuan masalah autentik lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Singaraja sebanyak 555 siswa. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik random sampling. Populasi kelas unggulan keduanya digunakan sebagai sampel, yaitu kelas VIII.14 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.15 sebagai kelas kontrol, sedangkan dari 13 kelas non unggulan dipilih secara acak dua kelas sampel, yaitu kelas VIII.4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.5 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian “Posttest Only Control Group Design”. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes uraian yang telah valid dan reliabel serta diuji dengan Uji-t untuk Sampel Independen. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa thitung = 3,147 > ttabel = 1,6554 sehingga H0 ditolak, artinya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Singaraja yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kolaboratif berbantuan masalah autentik lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.
Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Berkarakter Peduli Lingkungan Tema “Konservasi” Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA Putu prima Juniartina
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.249 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.13841

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memperoleh bahan ajar IPA Terpadu berkarakter peduli lingkungan tema “konservasi” berbasis kearifan lokal untuk mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA yang valid, Praktis, dan efektif. Pengembangan bahan ajar ini mengikuti prosedur pengembangan produk pembelajaran dari Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: 1) investigasi awal, 2) Desain, 3) realisasi/konstruksi, 4) tes, evaluasi dan revisi, dan 5) implementasi. Namun pengembangan bahan ajar ini tidaklah sampai pada tahap implementasi melainkan hanya sampai pada uji coba terbatas, yaitu suatu upaya untuk melakukan evaluasi dan revisi hingga mendapatkan bahan ajar yang berupa prototipe final yang siap diimplementasikan. Validitas isi dilihat dari kesesuaian bahan ajar dengan teori pengembangan yang dijadikan pedoman. Validitas konstruk dilihat dari adanya keterkaitan yang konsisten dari setiap komponen bahan ajar yang dikembangkan yang diperoleh melalui penilaian validator. Validasi konstruk bahan ajar yang telah dikembangkan termasuk katagori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Pengembangan bahan ajar IPA terpadu Bahan Ajar IPA Terpadu Berkarakter Peduli Lingkungan Tema “Konservasi” Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA dilakukan melalui tahap yang sistematis sesuai dengan teori pengembangan. 2) Kualitas isi serta tampilan bahan ajar IPA berdasarkan penilaian validasi ahli memperoleh skor rata-rata 3,80 dalam kategori sangat valid dan validasi instrument dalam penelitian dinyatakan layak pakai Kata kunci: Bahan Ajar IPA Terpadu berkarakter peduli lingkungan, kearifan lokal
Klasifikasi Curah Hujan di Provinsi Bali Berdasarkan Metode Naïve Bayesian i gede aris gunadi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.582 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.13843

Abstract

    Wilayah Indonesia merupakan bagian wilayah tropis dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Pada beberapa wilayah di Indonesia khususnya wilayah Bali sering muncul suatu fenomena alam yaitu bila saat musim hujan tiba terjadi limpahan air yang cukup banyak, berdasarkan data tahunan dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) data curah hujan yang digunakan perlu dilakukan klasifikasi agar dapat memberikan informasi tentang pola curah hujan disuatu wilayah yang diperlukan oleh masyarakat dan lembaga-lembaga yang terkait dengan informasi tersebut. Variasi curah hujan yang tinggi belum ditunjang oleh sarana observasi yang memadai. Pada penelitian mencoba mengklasifikasi curah hujan kedalam tiga katagori yaitu : ringan, normal, dan deras.  Pendekatan yang digunakan didasarkan pada metode pengklasifikasi naive bayesian.   Penentuan klasifikasi didasarkan pada lima feature yaitu suhu minimum, suhu maksimum, kelembaban rata-rata, lama penyinaran, dan kecepatan angin.  Data curah hujan yang digunakan sudah diketahui terlebih dahulu diamati kemudian diidentifikasi untuk membentuk dataset training. Selanjutnya dataset tersebut tersebut dijadikan dasar untuk melakukan penilaian untuk menentukan kelompok curah hujan. Berdasarkan hasil penelitian  didapatkan tingkat akurasi klasifikasi curah hujan untuk katagori ringan,normal, dan deras berturut turut sebesar  79.5%, 40.9%, dan 86.4%.
JUMLAH KOLONI BAKTERI PADA IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis L.) DI PASAR TRADISIONAL KOTA SINGARAJA, BALI Ida Ayu Putu Suryanti
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.476 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.13844

Abstract

Ikan yang dijual di pasar tradisional mengalami kendala dalam mempertahankan kesegarannya. Hal tersebut disebabkan oleh mikroorganisme khususnya bakteri yang hidup pada ikan tersebut. Cakalang (Katsuwonus pelamis L.) merupakan ikan yang berasal dari laut timur Indonesia dan dikenal  sebagai salah satu ikan yang banyak diminati masyarakat khususnya di Singaraja, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah koloni bakteri yang tumbuh pada insang ikan cakalang yang berasal dari pedagang ikan di tiga pasar tradisional di kota Singaraja, Bali. Adapun sampel dari penelitian ini antara lain ikan cakalang yang berasal dari pasar anyar, pasar banyuasri dan pasar banyuning. Perhitungan jumlah bakteri menggunakan metode Standard Plate Count. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata jumlah koloni bakteri yang ditemukan pada insang ikan cakalang di ketiga pasar cukup bevariasi. Bakteri terbanyak berjumlah 4,20 x 107 CFU/ml ditemukan pada pasar banyuasri dan tersedikit ditemukan pada pasar anyar yaitu 2,10 x 107 CFU/ml (rata-rata dari pengenceran 10-6). Bakteri gram negatif mendominasi pada setiap ikan cakalang yang dijual di pasar tradisional kota Singaraja.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI TANAH PADA TEMPAT PEMROSESAN AKHIR DI DESA BENGKALA KABUPATEN BULELENG I Made Yogi Indrawan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.774 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.13847

Abstract

ABSTRAKTempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bengkala yang terletak di desa Bengkala Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng merupakan TPA terbesar di Kabupaten Buleleng dengan sistem pengelolaan sampah menggunakan sistem Sanitary Landfill karena sesuai UU RI No. 18 Tahun 2008 bahwa TPA harus menetapkan sistem Sanitary Landfill atau minimal dengan sistem Control Landfill. Sistem Sanitary Landfill menggunakan tanah untu menimbun sampah sehingga diharapkan terjadinya penguraian terhadap sampah tersebut. Penggunaan media tanah dalam menguraikan sampah dapat terjadi diakibatkan oleh mikroorganisme yang berada di dalam tanah. Mikroorganisme terbesar yang dapat ditemukan dalam tanah adalah bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan karakterisasi bakteri tanah yang berada di TPA Bengkala yang berpotensi memiliki kemampuan biodegradasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu genus bakteri tanah yang berhasil teridentifikasi dan terkarakterisasi ada 10 genus antara lain: Acetobacter, Zooglea, Alcaligenes, Paracoccus, Bacillus, Agrobacterium, Lactobacillus, Acinetobacter, Microbacterium dan Carnobacterium. Kata-kata kunci : TPA Bengkala, Identifikasi Bakteri, Genus Bakteri Tanah. ABCTRACTBengkala Final Disposal Site (TPA) located in Bengkala village, Kubutambahan sub-district, Buleleng Regency is the largest TPA in Buleleng Regency with waste management system using Sanitary Landfill system as according to RI Law no. 18 of 2008 that the TPA should establish a system of Sanitary Landfill or at least with the Control Landfill system. Sanitary Landfill System uses soil to accumulate garbage so it is expected to decompose the waste. The use of soil media in decomposing waste can occur due to microorganisms that are in the soil. The largest microorganisms found in the soil are bacteria. This study aims for identify and characterize soil bacteria located in Bengkala landfill that potentially have biodegradation capability. The type of this research is descriptive research. The results obtained in this study is soil bacterial genes that have been identified and characterized are 10 genus, among others: Acetobacter, Zooglea, Alcaligenes, Paracoccus, Bacillus, Agrobacterium, Lactobacillus, Acinetobacter, Microbacterium and Carnobacterium.Key words : TPA Bengkala, Identification Bacteria, Genus of Soil Bacteria
PENENTUAN KADAR TOTAL FENOL, KADAR TOTAL FLAVONOID DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN GAHARU (Gyrinops versteegii) komang ayu septiani
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.234 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.13868

Abstract

ABSTRAKDaun gaharu (Gyrinops versteegii) memiliki beberapa aktivitas farmakologi karena kandungan metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar total fenol dan flavonoid dalam ekstrak etanol daun gaharu (Gyrinops versteegii). Serbuk daun gaharu diekstraksi dengan etanol lalu dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Ekstraksi 1000 gram serbuk daun gaharu menghasilkan ekstrak kental etanol yang berwarna coklat sebanyak 95,90 gram. Uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol  daun gaharu positif mengandung senyawa fenol dan flavonoid. Kadar total fenol ekstrak etanol daun gaharu sebesar 14,81% GAE sedangkan kadar total flavonoid sebesar 8,34% QE. Kata-kata Kunci : Gyrinops versteegii, fenol, flavonoid ABSTRACTGaharu leaves (Gyrinops versteegii) have several pharmacological activities because of secondary metabolite content. This study aimed to determine the total content of phenol and flavonoids in ethanol extract of gaharu leaf (Gyrinops versteegii). Gaharu leaf powder was extracted with ethanol and concentrated by rotary evaporator. The extraction of 1000 gram of gaharu leaf powder produced 95,90 grams concentrate brown ethanol extract. Phytochemical test indicated that ethanol extract contained phenol dan flavonoids compounds. Total phenol content of ethanol extract of gaharu leaf was 14.81% GAE while the total flavonoid content was 8.34% QE.Keywords : Gyrinops versteegii, phenol, flavonoid

Page 1 of 1 | Total Record : 7