cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : 1829586X     EISSN : 25810170     DOI : -
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam with registered number ISSN 1829 586X (print) and ISSN 2581-0170 (online) is a scientific journal managed and published by Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang. Sainmatika Journal publishes research articles from laboratory or field experiment as well as theoretical and elaborative research in field of Basic Sciences; Mathematics, Chemistry, Physics and Biology. This journal accepts articles in Indonesian or English. This journal is published twice a year in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
PRODUKSI ANTIBODI POLIKLONAL PADA MENCIT (Mus musculus L.) DENGAN ANTIGEN BAKTERI Aeromonas hydrophila YANG DIBERIKAN MELALUI SUBKUTAN DAN ORAL Yonaeni Yonaeni
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 1 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v6i1.793

Abstract

Telah dilakukan penelitian produksi antibodi poliklonal pada mencit                  (Mus musculus L.) dengan antigen bakteri Aeromonas hydrophila yang diberikan melalui subkutan dan oral dari bulan Desember 2006 sampai April 2007 di Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Zoologi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Inderalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan produksi antibodi poliklonal pada mencit yang diinduksi menggunakan antigen bakteri Aeromonas hydrophila yang diberikan melalui subkutan dan oral. Data reaksi aglutinasi antibodi poliklonal dengan antigen Aeromonas hydrophila  dilakukan dengan uji tanda (sign test) dan data titer antibodi poliklonal yang diperoleh dari hasil pengamatan dilakukan uji t (dependent t test) pada taraf a 0,05. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa produksi antibodi poliklonal dengan antigen Aeromonas hydrophila yang diberikan melalui subkutan yaitu 21,333 lebih tinggi dibandingkan melalui oral yaitu 13,333.
STRUKTUR KOMUNITAS ZOOPLANKTON DI KOLAM RETENSI KAMBANG IWAK PALEMBANG Yulisa Yulisa; Dian Mutiara
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 2 (2016): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.958 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v13i2.1036

Abstract

Research of  zooplankton community structure in a retention pond Kambang Iwak Palembang was held in May 2016 until June 2016 in the retention pond Kambang Iwak Palembang, aims to determine the community structure of zooplankton.  Zooplankton samples were taken from five stations. Subsequently the samples were identified and analyzed include abundance, dominance and diversity index. Results showed that the composition of zooplankton in the retention pond Kambang Iwak Palembang City composed of 10 species are Astasia sp, Cyclops sp, Moina weismenni, Scopholeheris mucronala, Philodina sp, Retatoria, Alona sp, Branchionus falcatus, Daphnia pulex, Leptodora sp. Abundance highest total in five stations owned by Cyclops sp species, amounting to 9.38 ind / l. The highest dominance index has a value of 0.29, so it can be said there is no species that dominate the waters of the lake. Diversity of zooplankton in five stations categorized as Low to Medium with a diversity index of between 0.86 to 1.41Keywords : zooplankton, retention pondABSTRAK Penelitian tentang struktur komunitas zooplankton di kolam retensi Kambang Iwak Kota Palembang telah dilaksanakan pada bulan Mei  sampai Juni 2016 di kolam retensi Kambang Iwak Kota Palembang, untuk mengetahui struktur komunitas zooplankton yang terdapat di sana. Sampel zooplankton diambil dari lima stasiun , selanjutnya diidentifikasi dan dianalisis meliputi kelimpahan, dominansi, dan indeks keanekaragamannya. Hasil Penelitihan menunjukkan bahwa komposisi zooplankton di kolam retensi Kambang Iwak Kota Palembang terdiri dari 10 spesies, yaitu Astasia sp, Cyclops sp, Moina weismenni, Scopholeheris mucronala, Philodina sp, Retatoria, Alona sp, Branchionus falcatus, Daphnia pulex, Leptodora sp. Kelimpahan total di lima  stasiun tertinggi dimiliki oleh species Cyclops sp, sebesar 9,38 ind/l. Indeks dominansi tertinggi memiliki nilai 0,29, sehingga dapat dikatakan tidak ada species yang mendominasi perairan danau. Keanekaragaman zooplankton di lima stasiun dikategorikan Rendah sampai Sedang dengan indeks keanekaragaman antara 0,86 – 1,41Kata kunci : zooplankton, kolam retensi
PENGARUH EKSTRAK DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.) TERHADAP MORTALITAS KUTU BERAS (Sitophilus oryzae L.) Saleh Hidayat
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 10 No. 2 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v10i2.401

Abstract

Rice louse (Sitophilus oryzae L.) is kind of insect wich damage agricultural crop. The rice damage can prevent with nature pesticide of marble leaf extract (Cosmos caudatus Kunth.). This research used experiment method with Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 5 replications. The result of this research proof that: 1) Giving marble leaf extract in such concentrations (20 gram marble leaf extract/100gram rice, 40 gram marble leaf extract/100 gram rice, 60 gram marble leaf extract/100 gram rice, and 80 gram marble leaf extract/100 gram rice) show real influence than rice louse mortality (Sitophilus oryzae L.) which show significant result is 0,000 < 0,005. 2) The result of this research is P4 extract doses (80 gram marble leaf extract/100 gram rice) show increasing higher to the rice louse mortality, So giving marble leave extract show real influence to rice louse mortality. Key words: marble leaf extract concentrations, mortality level, rice louse
Dinamika Tutupan Lahan Kawasan Hutan Lindung Air Telang Menggunakan Teknik Overlay Multitemporal Syaiful Eddy; Dian Mutiara
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 15 No. 2 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.99 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v15i2.2179

Abstract

Identification of various types of land cover in the Air Telang Protected Forest has been carried out during the period 1989-2013. The method used in identifying the dynamics of land cover in this area is the survey method of land cover changes based on time series remote sensing data in 1989, 2001 and 2013. Analysis of data in this study was in the form of analysis of land cover changes in Air Telang Protected Forest using GIS with a two-period overlay of time series technique namely the period 1989-2001 and 2001-2013. The results showed that there were around 55.11% (6,978.00 ha) of primary forest that still survived during period 1 (1989-2001) and around 44.8% (5,671.53 ha) in period 2 (2001-2013). The area of primary forest increases because of the succession of several types of land cover, such as secondary forests, coconut plantations, swamp shrubs, ponds and water bodies into primary forests. The reduction in primary forest area is caused by the conversion of forests by communities into coconut plantations, oil palm plantations and ponds, and illegal logging. The Air Telang Protected Forest area needs to be restored in an effort to maintain its function as a protected forest. Keywords: overlay of time series, Air Telang Protected Forest, dynamics of land cover ABSTRAK Identifikasi berbagai tipe tutupan lahan di Hutan Lindung Air Telang (HLAT) telah dilakukan selama periode tahun 1989-2013. Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi dinamika tutupan lahan di wilayah ini adalah metode survey terhadap perubahan tutupan lahan berdasarkan data penginderaan jauh multitemporal tahun 1989, 2001 dan 2013. Analisis data dalam penelitian ini berupa analisis perubahan tutupan lahan di HLAT menggunakan GIS dengan teknik overlay multitemporal dua periode yaitu periode tahun 1989-2001 dan 2001-2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada sekitar 55,11% (6.978,00 ha) hutan primer yang masih bertahan selama periode 1 (1989-2001) dan sekitar 44,8% (5.671,53 ha) pada periode 2 (2001-2013). Luas hutan primer bertambah karena adanya suksesi beberapa tipe tutupan lahan, seperti hutan sekunder, kebun kelapa, belukar rawa, tambak dan badan air menjadi hutan primer. Sedangkan berkurangnya luas hutan primer disebabkan karena adanya konversi hutan oleh masyarakat menjadi perkebunan kelapa, perkebunan kelapa sawit dan tambak, serta penebangan hutan secara liar. Kawasan HLAT perlu direstorasi dalam upaya untuk mempertahankan fungsinya sebagai hutan lindung. Kata Kunci: overlay multitemporal, Hutan Lindung Air Telang, dinamika tutupan lahan
ANALISIS VEGETASI GULMA PADA KEBUN SEMANGKA (Citrullus lanatus) DI DESA TIMBANGAN KECAMATAN INDERALAYA KABUPATEN OGAN ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN Inka Dahlianah
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 2 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v11i2.427

Abstract

Research on weed vegetation analysis at watermelon plantation was carried out from September to November 2014 in the village of Scales watermelon plantation Inderalaya District of Ogan Ilir South Sumatra Province. This study aims to determine the composition and structure of weed in watermelon plantations. This research is a survey directly to the field with vegetation analysis using squares method. The parameters observed see density (K), relative density (KR), Frequency (F), Relative frequencies are (FR), Importance Value Index (IVI) and the Diversity Index. Results of this study, the 9 types of weeds are Echinochloa colonum, Cynodon dactylon, Axonopus compressus, Eleusine indica, Cyperus rotundus, Asystasia coromandeliana, Cleome rutidosperma, Emilia sonchifolia and Ageratum conyzoides. The species is dominated Cyperus rotundus IVI 37.546%. Diversity of species classified as being at H’ value of 2.1. Key words : Analysis of vegetation, weeds, watermelon
PREDIKSI PERUBAHAN KAWASAN MANGROVE BERDASARKAN INTERPRETASI ANALISIS SPASIAL DATA CITRA LANDSAT DI TAMAN NASIONAL SEMBILANG, BANYUASIN SUMATERA SELATAN Yetty Hastiana; Fachrurrozie Sjarkowi; Dinar Dwi Anugrah Putranto; Rasjid Ridho
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 1 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v7i1.782

Abstract

Mengingat pentingnya peran ekosistem mangrove terhadap stabilitasekosistem pesisir, diperlukan studi dan penelitian tentang ekosistem mangrove.Beberapa bentuk studi dapat dilakukan antara lain dengan melihat dan memprediksipenurunan dan perubahan luasan kawasan konservasi mangrove selama kurun waktutertentu. Hasil prediksi dan analisis ini dapat dijadikan dasar bagi pihak terkait untukmenentukan prioritas perlindungan kawasan. Sebagai langkah awal dalam melakukananalisis kelola ekosistem mangrove di kawasan Pasut, TN. Sembilang Pantai TimurSumatera, Banyuasin, Sumatera Selatan, akan dilakukan interpretasi dan identifikasiperubahan kawasan mangrove di TN. Sembilang selama enam tahun terakhir, sejakditetapkannya sebagai kawasan taman nasional tahun 2003. Beberapa teknik dapatdilakukan untuk menganalisis perubahan ekosistem, salah satunya dengan analisisspasial dengan menerapkan teknik penginderaan jauh. Pada penelitian ini pendekatanpenginderaan jauh menggunakan pengolahan data citra landsat tahun 2003 dan 2009.Penggunaan data citra landsat secara berkala bertujuan menginterpretasi danmengidentifikasi perubahan kawasan mangrove dari tahun 2003 sampai 2009. Hasilpenelitian menunjukan bahwa selama enam tahun telah terjadi penurunan danperubahan luasan kawasan dari ekosistem mangrove menjadi non mangrove sebesar14,57 %. Hasil analisis ini diharapkan menjadi acuan untuk menerapkan kebijakandan strategi pengelolaan kawasan. Pendekatan analisis dan strategi pengelolaankawasan menjadi bagian dari optimasi kawasan untuk mengurangi tekananlingkungan, diantaranya perlindungan keanekeragaman hayati, perlindungan kawasanpesisir pantai dan pulau-pulau kecil dari efek perubahan iklim global.
PENGARUH INSEKTISIDA PIRETHROID SINTETIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KOKON CACING TANAH Pontoscolex corethrurus Fr. Mull Erwin Nofyan
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v7i2.15

Abstract

ABSTRAKPenelitian mengenai pengaruh Insektisida Pirethroid Sintetik terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing tanah Pontoscolex corethrurus dilaksanakan dari bulan Juli-Desember 2009 di laboratorium Fisiologi Hewan Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya, Inderalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh insektisida pirethroid sintetik terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing tanah Pontoscolex corethrurus Fr. Mull.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan berupa insektisida pirethroid sintetik dengan konsentrasi 0,1%; 0,2%, 0,3%;0,4% dan 0% sebagai kontrol. Data dianalisis dengan Analisis Varian, jika terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan uji Duncon pada tingkat kepercayaan 95%. Hasilnya menunjukkan bahwa perlakuan insektisida pirethroid sintetik (konsentrasi 0,1%;0,2%; 0,3% dan 0,4%) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan (rata-rata pertumbuhan berat) cacing tanah P. corethrurus. Produksi kokon cacing tanah P. corethrurus berpengaruh nyata. Kata kunci: Insektisida pirethroid sintetik, pertumbuhan, produksi kokon, pontoscolex corethrurus Fr. Mull.
Pemanfaatan Tanaman Hias Pekarangan Berkhasiat Obat di Kecamatan Tanjung Batu Trimin Kartika
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 15 No. 1 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.151 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v15i1.1782

Abstract

Research on the utilization of ornamental plants of medicinal yard in Tanjung Batu Subdistrict has been conducted in March until May 2018 in Tanjung Batu, Tanjung Baru Petai, and Pajar Bulan Villages, Tanjung Batu Subdistrict, Ogan Ilir Regency, South Sumatera Province. The objective of the study was to find out the types of ornamental plants used, the part of the plant used as medicine, and the types of diseases that can be treated by ornamental plants. This research used direct orientation method. The results showed that medicinal plants consisted of 27 species, 29 genera, and 29 species. Part of medicinal plants used as raw materials that have medicinal properties in the form of leaves, roots, stems, skin, flowers, seeds, sap. Types of ornamental plants that are utilized as the most widely preserved drug in the village of Tanjung Batu was 68.96%, in Tanjung Baru Petai Village 62.06%, while the ornamental plant species used as medicine by the community of Pajar Bulan Village was 48.27 %. The percentage of ornamental plant used as medicines by Tanjung Batu sub-district was highest on the leaves (78.57%), while the lowest percentage of the sap was (6.10%). ABSTRAK Penelitian tentang Pemanfaatan Tanaman Hias Pekarangan berkhasiat obat di Kecamatan Tanjung Batu telah dilakukan pada bulan  Maret sampai bulan Mei 2018  di Desa Tanjung Batu, Desa Tanjung Baru Petai, dan Desa Pajar Bulan  Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis – jenis tanaman hias perkarangan yang dimanfaatkan, bagian yang dimanfaatkan sebagai obat, dan jenis-jenis penyakit yang dapat diobati oleh tanaman hias. Penelitian  menggunakan metode orientasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis tumbuhan hias berkhasiat obat terdiri dari 27 familia, 29 genus, dan 29 spesies.  Bagian tumbuhan obat yang digunakan sebagai bahan baku yang memiliki khasiat obat berupa daun, akar/rimpang, batang, kulit,  bunga, biji, gel dan getah. Jenis tanaman hias yang di manfaatkan sebagai obat yang paling banyak dipelihara di  Desa Tanjung Batu sebesar 68,96%, di Desa Tanjung Baru Petai sebesar 62,06%, sedangkan jenis tanaman hias yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat Desa Pajar Bulan  sebesar 48,27%. Persentasi bagian tanaman hias yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat kecamatan Tanjung Batu paling tinggi pada bagian daun sebesar (78,57% ), sedangkan persentase terendah pada bagian getah yaitu (6.10%). Kata Kunci: tanaman hias, berkhasiat obat, pekarangan, Desa Tanjung Batu, Tanjung Baru Petai, Pajar Bulan
TAKSONOMI TUMBUHAN OBAT DI DESA RIANG BANDUNG KECAMATAN MADANG SUKU DUA OKU TIMUR Dewi Rosanti
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 1 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v11i1.416

Abstract

Research of taxonomy of fitopharmaca species was conducted at Riang Bandung  village in Madang Suku Dua Recency, Sumatera Selatan Province  on June till July 2013. The objective of this research was Plant had fitopharmaca potency. This research utilited the direct  observation with    around research location  during two weeks.  The result of the research gated 1 division, 2 class,  10  order,  10 family, 13 genera and 14 species as Imperata cylindrica , Curcuma domestica, Zingiber officinale, Alpinia galanga, Carica papaya, Citrus aurandifolia, Cinnamonum zeylanicum, Annona muricata, Piper betle, Piper nigrum, Jatropa curcas L. , Manihot utilisma,  Psidium guajava L., dan  Justicia gandarussa. Key words: taxonomy, fitopharmaca
Preferensi Konsumsi Kumbang Beras (Sitophilus Oryzae L) Pada Beberapa Varietas Beras Syamsul Rizal; Dian Mutiara; Dina Agustina
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 16 No. 2 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.961 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i2.3287

Abstract

Research on the Consumption Preference for Rice Beetles (Sitophilus oryzae L) in Several Rice Varieties was carried out from March to Mei 2019 at Laboratory Science Center of PGRI University. The study aims to determine the consumption preferences of several rice varieties caused by rice beetles. The study used the Experimental method in a completely randomized design (CRD) with five treatments and five replications, namely white, red, black, white sticky rice and black sticky rice varieties. Based on the analysis of fingerprints, the treatment of white sticky rice varieties significantly affected the amount of lose weight rice and rice beetle consumption preference, then continued with the BNT Test. The treatment of varieties D (white sticky rice) was not significantly different from the treatment of varieties E (black sticky rice), treatment E (black sticky rice) significantly different from the treatment of variety C (black rice), the treatment of variety C (black rice) was not significantly different from the treatment of variety B (brown rice), treatment of variety B (brown rice) was significantly different from the treatment of variety A (white rice). Based on the BNT Test, rice beetle consumption preferences seen from the weight reduction of rice in D rice varieties had the greatest weight reduction of 6.6 grams and the lowest weight reduction was white rice varieties of 0.9 grams, while for red, black and Black sticky rice has an average weight loss of rice each of 4.1 grams, 4.2 grams and 5.7 grams. Based on the percentage of preference (preference) for rice beetle consumption, it was found that the highest percentage was found in white sticky rice varieties at 6.6% and the lowest in white rice varieties at 1.5%, while for brown rice varieties at 4%, black rice 4.2% and black sticky rice 5.6%.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 1 (2025): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 21 No. 2 (2024): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 21 No. 1 (2024): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 20 No. 2 (2023): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 20 No. 1 (2023): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 19 No. 2 (2022): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 19 No. 1 (2022): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 18 No. 2 (2021): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 18 No. 1 (2021): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 17 No. 2 (2020): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 17 No. 1 (2020): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 16 No. 2 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 2 (2019) Vol. 16 No. 1 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 1 (2019): SAINMATIKA Vol. 15 No. 2 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018 Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No. 1 Juni 2018 Sainmatika Volume 14 No. 2 Desember 2017 Vol. 14 No. 2 (2017): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 14 No. 1 Juni 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 13 No. 2 Desember 2016 Vol. 13 No. 2 (2016): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 13 No. 2 Desember 2016 Sainmatika Volume 13 No. 1 Juni 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No. 2 Desember 2015 Vol. 12 No. 2 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 1 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No.1 Juni 2015 Sainmatika Volume 12 No.1 Juni 2015 Sainmatika Volume 11 No. 2 Desember 2014 Vol. 11 No. 2 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No.1 Juni 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 10 No. 2 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 10 No. 2 Desember 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 10 No. 1 Juni 2013 Sainmatika Volume 9 No. 2 Desember 2012 Sainmatika Volume 9 No. 1 Juni 2012 Sainmatika Volume 8 No. 2 Desember 2011 Sainmatika Volume 8 No. 2 Desember 2011 Vol. 8 No. 2 (2011): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 8 No. 1, Juni 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 7 No. 2 Desember 2010 Sainmatika Volume 7 No. 1 Juni 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 2 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 6 No. 2 Desember 2009 Sainmatika Volume 6 No. 1 Juni 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam More Issue