cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021" : 15 Documents clear
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Karyawan Terhadap Kepatuhan Dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Di Pt. Semen Batu Raja Unit Panjang Bandar Lampung Eka Trismiyana; Andoko Andoko; Agus Sutiadi
Malahayati Nursing Journal Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.799 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v3i2.3180

Abstract

ABSTRACT : EMPLOYEE KNOWLEDGE AND ATTITUDE RELATIONSHIP TOWARDS COMPLIANCE IN USING PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT (PPE) AT PT. SEMEN BATURAJA PANJANG UNIT BANDAR LAMPUNG Background : One company that needs attention to work accidents is PT.foCement BatuRaja Unit Panjang Bandar Lampung. This company is a global company engaged in cement marketing. Each part has the potential for hazards to occur at work accidents. The result of interviews with 14employees, 5 people said that they had experienced a work accident in the form of being pierced by nails and pinched by objects and 9 people said that they had been hit by iron and fell from a ladder. ThePurpose : of this reseach is to know the relationship between knowledge and attitudes of employees towards compliance in using personal protective equipment (PPE) at PT. Semen BatuRaja, Bandar Lampung Length Unit in 2020.Methods : This type of reseach is quantitative and the design in this study uses analytic using a cross sectional approach. The population in this study were all labor employess at PT. Semen BatuRaja Unit Panjang Bandar Lampung specifically for the factory section. From January to june 2020, there were 133 employees, so a sample of 50 respondents was obtained. In this study the sampling technique used was Simple Random Sampling. In processing data, researchers used Chi-Square data analysis.Result : It was found that 31 respondents had poor knowledge (62.0%), 26 respondents (52.0%) had negative attitudes and 26 respondents (52.0%) did not comply with PPE, obtained a p-value of 0.049. or p-value, < 0.05, there is a relationship between employee knowledge and compliance in using PPE with an OR value of 3.939 and a p-value of 0.005 or p-value <0.05, there is a relationship between employee attitudes and compliance in using PPE with an OR value of 6.529.Conclusion : Based on the results of statistical tests, it was found that there was a relationship between knowledge and attitudes of employees with compliance in using PPE. PT parties must conduct training and health seminars on the importance of using PPE, and it is hoped that PT supervision officers can improve performance by always providing supervision and monitoring of employee performance. Keywords      : Knowledge, Attitude and ComplianceINTISARI : HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KARYAWAN TERHADAP KEPATUHAN DALAM MENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI PT. SEMEN BATU RAJA UNIT PANJANG BANDAR LAMPUNG  Pendahuluan :Salah satu perusahaan yang perlu mendapat perhatian terhadap kecelakaan kerja adalah PT. Semen Batu Raja Unit Panjang Bandar Lampung. Perusahaan ini merupakan perusahaan global yang bergerak dalam bidang marketing semen. Masing-masing bagian mempunyai potensi terhadap bahaya untuk terjadinya kecelakaan kerja. Dari survey awal yang dilakukan oleh peneliti di PT Semen Batu Raja Panjang Bandar Lampung. Pada saat dilakukan observasi peneliti menemukan 14 orang karyawan tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) dengan lengkap. Hasil wawancara dengan 14 orang karyawan tersebut 5 orang mengatakan bahwa pernah mengalami kecelakaan kerja berupa tertusuk paku dan terjepit benda dan 9 orang mengatakan bahwa pernah tertimpa besi dan jatuh dari tangga.Tujuan: Untuk Mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Karyawan Terhadap Kepatuhan Dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Di PT. Semen Batu Raja Unit Panjang Bandar Lampung Tahun 2020Metode : Jenis penelitian kuantitatif dan rancangan dalam penelitian ini menggunakan analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan buruh  Di PT. Semen Batu Raja Unit Panjang Bandar Lampung khusus bagian pabrik Terhitung sejak Januari-Juni 2020 berjumlah 133 karyawan, sehingga di dapatkan sampel sejumlah 50 responden. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah SimpleRandom SamplingKesimpulan : Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan ada hubungan pengetahuan dan sikap karyawan dengan kepatuhan dalam menggunakan APD Di PT.Semen Batu Raja Unit Panjang Bandar Lampung Tahun 2020 dengan nilai p-value pengetahuan;0,049 dan sikap:0,005.Saran :Pihak PT harus melakukan pelatihan serta seminar kesehatan tentang pentingnya penggunaan APD, serta diharapkan agar petugas supervisi PT agar dapat meningkatkan kinerja dengan cara selalu memberikan pengawasan serta pemantauan terhadap kinerja Karyawan disetiap ruangan dan melakukan penilaian terhadap masing-masing Karyawan dan memberikan teguran bahkan sanksi tegas jika mengetahui ada sebagian Karyawan yang tidak menggunakan APD yang telah disesuaikan oleh pihak PT. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap Dan Kepatuhan
Hubungan Dukungn Keluarga Dan Sikap dengan Kunjungan Pemeriksaan Dahak Sejak Dini Pada Penderita Suspek TBC Di Wilayah Kerja Puskesmas Candra Mukti Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat Sepriyana Sepriyana
Malahayati Nursing Journal Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.651 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v3i2.3086

Abstract

ABSTRACT : THE CORRELATION BETWEEN FAMILY SUPPORT AND ATTITUDE TOWARDS THE VISIT OFEARLY SPUTUM CHECK ON SUSPECT TBC  Introduction: tuberculosis prevention refers to the effort to maintain health in order to reduce mortality rate caused by tuberculosis by doing early sputum check visit. The tuberculosis prevention may be done through sputum check or sputum observation to see the existing of TBC, providing nutritious foods, making adequate sanitation, minimizing crowded housing, breathing fresh air. Objective: The objective of this study was to identify the correlation between family support and attitude towards the visit of early sputum check on suspect TBC at working area of CandraMukti Health Center of TulangBawang Tengah Sub-District in TulangBawang Barat Regency in 2020.Method: This study was quantitative with analytical design and cross sectional approach. The population of the study involved 140 people registered at working area of CandraMukti Health Center which is known as the most prominent area with suspect TB people. the purposive sampling got 52 respondents.Result: 29 respondents (55.8%) did not give support to their family. 29 respondents (55.8%) exhibited negative attitude. 30 respondents (57.7%) did not do visit of early sputum check. The p value of the family support was (0.033) and (0.007) for attitude.Conclusion: Based on the statistical test, the p value < α score (0.05) which indicates the correlation between family support and attitude (0.007) towards early sputum check o the suspect TB with OR 4.083 and 5.893. This study can be used as a reference for the health center to motivate their suspect TB to regularly do early sputum check. The media such as poster, leaflet and banner can be used to promote the importance of early sputum check. Keywords  : family support, attitude & early sputum check  INTISARI : HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP DENGAN KUNJUNGAN PEMERIKSAAN DAHAK SEJAK DINI PADA PENDERITA SUSPEK Pendahuluan : Upaya pencegahan penyakit tuberculosis merupakan salah satu perilaku kesehatan yang  dilakukan dengan tujuan menurunkan angka kematiaan yang disebabkan oleh penyakit tuberculosis dengan cara melakukan kunjungan dalam memeriksakan dahak sejak dini. Upaya pencegahan tersebut terdiri dari pemeriksaan dahak, dimana untuk melihat atau mengobservasi ada atau tidaknya risiko mengalami TBC, dilain sisi upaya yang harus dilakukan adalah menyediakan nutrisi yang baik, sanitasi yang adekuat, perumahan yang tidak terlalu padat dan udara yang segar merupakan tindakan yang efektif dalam pencegahan TB.Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahui hubungan dukungan keluarga dan sikap dengan kunjungan pemeriksaan dahak sejak dini pada penderita suspek TBC Di Wilayah Kerja Puskesmas Candra Mukti Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2020.Metode : Jenis penelitian kuantitatif, rancangan analitik, pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dengan suspek TBC terbanyak yang ada Di Wilayah Kerja Puskesmas Candra Mukti yang berjumlah 140 responden, sampel sejumlah 52 responden, sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling.Hasil : Sebagian besar responden tidak memberikan dukungan keluarga yang berjumlah 29 responden (55,8%), sebagian besar responden mempunyai sikap yang negatif berjumlah 29 responden (55,8%) dan sebagian besar responden tidak melakukan kunjungan pemeriksaan dahak sejak dini berjumlah 30 responden (57,7%) dengan nilai p-value dukungan keluarga (0,033) dan sikap (0,007).Kesimpulan : Berdasarkan hasil uji statistik, p-value < nilai α (0,05) terdapat hubungan dukungan keluarga (0,033) dan sikap (0,007) terhadap kunjungan pemeriksaan dahak sejak dini pada penderita suspek TBC dengan nilai OR 4,083 dan 5,893. Diharapkan agar menjadi masukan untuk Puskesmas agar dapat memberikan motivasi kepada responden agar selalu melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin serta menyediakan poster, leaflet dan banner tentang pencegahan TBC yang salah satunya adalah dengan cara melakukan pemeriksaan dahak sejak dini Kata Kunci         : Dukungan Keluarga, Sikap & Pemeriksaan Dahak Sejak Dini
Hubungan Derajat Aktivitas Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik Berdasarkan Skor Mex-Sledai Dengan Kejadian Anemia Pada Penderita Lupus Eritematosus Sistemik Di Komunitas Odapus Lampung Rina Kirwiastiny; Ringgo Alfarisi; Hidayat Hidayat; Ageel Al-Aziz Marjaen
Malahayati Nursing Journal Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.974 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v3i2.3596

Abstract

ABSTRACT : RELATIONSHIP OF SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS ACTIVITIES BASED ON MEX-SLEDAI SCORE WITH INCIDENCE OF ANEMIA IN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOUS PATIENTS IN THE ODAPUS LAMPUNG COMMUNITY, 2020Background : Systemic Lupus Erytematosus (SLE) is a complex autoimmune disease characterized by the presence of autoantibodies against the cell nucleus and involving many organ systems in the body. Anemia in LES patients varies between chronic disease anemia, hemolytic anemia, blood loss, renal insufficiency, infection, myelodysplasia, and aplastic anemia. What often occurs in LES anemia is due to erythropoesis suppression due to chronic inflammation. Anemia in LES patients is an immune or non-immune disease. Anemia is a non-immune disease is anemia in chronic disease, iron deficiency anemia, sideroblastic anemia, anemia in kidney disease, anemia indicated by drugs, and anemia secondary to other diseases (eg sickle cell anemia).Research purposes : This study was to determine the degree of activity of systemic lupus erythematosus based on max-sledai and hemoglobin levels in systemic lupus erythematous patients in the ODAPUS Lampung community in 2020.Methode :The analytical observational method was used using a cross sectional approach. The research subjects were 30 respondents who used the total sampling technique from members of the ODAPUS Lampung community by conducting MEX-SLEDAI interviews and blood sampling conducted from November 2019 to February 2020. Statistical test used Fisher exact test.Results: From 30 study subjects, disease activity based on MEX-SLEDAI was above the average of 21 patients (70%). And the results of blood tests were 18 patients (60%) who were not anemia and 12 patients (40%) had anemia.Conclusion     : There was a significant relationship between the degree of activity of Systemic Lupus Erythematosus based on the MEX-SLEDAI score and the incidence of anemia with p value = 0.024 meaning the p value ≤ 0.05. Keywords      : LES; Incidence of Anemia; MEX-SLEDAI    INTISARI : HUBUNGAN DERAJAT AKTIVITAS PENYAKIT LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK BERDASARKAN SKOR  MEXSLEDAI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA PENDERITA LUPUS ERITEMATOUS SISTEMIK DI KOMUNITAS ODAPUS LAMPUNG  Latar belakang : Systemic Lupus Erytematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun yang kompleks ditandai oleh adanya autoantibodi terhadap inti sel dan melibatkan banyak sistem organ dalam tubuh. Anemia pada pasien LES bervariasi antara anemia penyakit kronis, anemia hemolitik, kehilangan darah, insufisiensi ginjal, infeksi, mielodisplasia, dan anemia aplastik. Yang sering terjadi anemia pada LES disebabkan supresi eritropoesis karena inflamasi yang kronis.  Anemia pada pasien LES merupakan penyakit imun atau non-imun. Anemia merupakan penyakit non-imun adalah anemia pada penyakit kronik ,anemia defisiensi besi, anemia sideroblastik, anemia pada penyakit ginjal, anemia indikasi obat, dan anemia sekunder terhadap penyakit lain ( misalnya anemia sel sabit ).Tujuan Penelitian : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan drajat aktivitas penyakit lupus eritematosus sistemik berdasarkan max-sledai dengan kadar hemoglobin pada penderita lupus eritematous sistemik di komunitas ODAPUS lampung tahun 2020.Metode : Digunakan metode observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian sebanyak 30 responden yang menggunakan teknik total sampling dari anggota komunitas ODAPUS Lampung dengan melakukan wawancara MEX-SLEDAI dan pengambilan sampel darah yang dilakukan pada bulan November 2019 s/d Februari 2020. Uji statistic menggunakan Fisher exact test.Hasil : Dari 30 subjek penelitian didapatkan aktifitas penyakit berdasarkan MEX-SLEDAI di atas rata – rata sebanyak 21 pasien (70%). Dan hasil peneriksaan darah yaitu 18 pasien (60%) yang Tidak anemia dan yang mengalami Anemia ada 12 pasien (40%).Kesimpulan   : Terdapat hubungan bermakna antara derajat aktivitas penyakit Lupus Eritematosus Sistemik berdasarkan skor MEX-SLEDAI dengan Kejadian Anemia dengan p value =0.024 berarti nilai p value ≤ 0.05. Kata Kunci     : LES; Kejadian Anemia; MEX-SLEDAI
Hubungan Tingkat Stress Dengan Siklus Menstruasi Pada Wanita Pre menopouse Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kusumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah Novi Ambarwati
Malahayati Nursing Journal Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.412 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v3i2.3162

Abstract

ABSTRACT : The Correlation Between Stress Level And Menstrual Cycle On Premenopausal Women Registered At Kusumadadi Health Center Of Bekri Subdistrict Of Lampung Tengah Regency Introduction :The length of menstrual cycle is influenced by age, weight, physical activity, stress level, gene, and nutrition. The average premenopausal age is 45 to 55 years. The causes of menstrual abnormality may be caused by either biologic (organic or dysfunction) or psychological problems such as stressful condition.  The objective of this study was to identify the correlation between stress level and menstrual cycle on premenopausal women registered at Kusumadadi Health Center of Bekri Subdistrict of Lampung Tengah Regency in 2020. Method: This is a quantitative study which design is analytical survey and cross sectional approach. The population of this study comprises the whole premenopausal women aged 45 to 55 years registered at Kusumadadi Health Center of Bekri Subdistrict of Lampung Tengah Regency amounting to 1,266 people. The proportional random sampling technique resulted 304 respondents.Results : The data from Kusumadadi Health Center of Bekri Subdistrict of Lampung Tengah Regency revealed that there were 157 respondents (51.6%) suffering stress and 158 respondents (52.0%) having abnormal menstrual cycle. Conclusions: Based on the statistical analysis, the p value was 0.000 implying that the p value was < α value. It can be meant that there was a correlation between stress level and menstrual cycle on premenopausal women. This study can be used as a reference for the healt center to conduct a health seminar or training concerning stress level and menstrual cycle on premenopausal women.Keywords      : Stress Level, Menstrual Cycle   INTISARI : Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Wanita Premenopouse Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kusumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah Pendahuluan :Panjangnya siklus menstruasi ini dipengaruhi oleh usia, berat badan, aktivitas fisik, tingkat stres, genetik dan gizi dan rata-rata dikatakan usia premenopause berkisar antara 45-55 tahun Penyebab gangguan menstruasi dapat karena kelainan biologik (organik atau disfungsional) atau dapat pula karena psikologik seperti keadaaan-keadaan stress. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Wanita Premenopouse Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kusumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020.Metode : Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan dalam penelitian ini menggunakan survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita premenopouse yang berusia 45-55 tahun yang ada di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kusumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah yang berjumlah 1.266 orang, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 304 responden. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah Proportional random samplingHasil : Diketahui bahwa Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kusumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah, sebagian besar responden mengalami stress yang berjumlah 157 responden (51,6%) dan sebagian besar responden mengalami siklus menstruasi yang tidak normal berjumlah 158 responden (52,0%)Kesimpulan : Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,000 atau p-value < nilai α (0,05) yang artinya terdapat hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada wanita premenopouse. Hasil penelitian ini diharapkan agar dapat digunakan sebagai masukan untuk Puskesmas agar dapat mengadakan seminar atau pelatihan kesehatan tentang hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada wanita premenopouseKata Kunci    : Tingkat Stres, Siklus Menstruasi
Hubungan Obesitas, Stres Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa Muda Di Wilayahpuskesmas Sumbersari Kota Metro Dian Utama Pratiwi Putri; M. Inggil Prasetyo; Achmad Djamil
Malahayati Nursing Journal Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.462 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v3i2.3778

Abstract

ABSTRACT :CORRELATION OF OBESITY, STRESS WITH HYPERTENSION IN YOUNG ADULTS AT SUMBERSARI’S PUBLIC HEALTH CENTER DISTRICT METRO CITY 2020 Background: Hypertension is a condition of a person suffering from an increase in blood pressure above normal, namely systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and or diastolic blood pressure ≥ 90 mmHg. Based on data from the Sumbersari Metro City Health Center 2019, the number of hypertension cases increased from 833 people in 2018 to 1134 people. Most people with hypertension who visited Sumbersari Health Center were according to age groups, namely at the age of 20-44 years as many as 488 people.purpose: To determine the relationship between obesity and stress and the incidence of hypertension in young adults in the area of Puskesmas Sumbersari, Metro City in 2020.Methods: This was a quantitative study, cross sectional design. Independent variables (obesity, stress) and bound variables (hypertension). The population of this study were all 1427 patients who visited the public examination center at Sumbersari’s Public Health center Metro City, 94 samples taken by accidental sampling. Direct data collection from respondents. Data analysis was univariate and bivariate (chi square) with an alpha of 0.05.Results: The results showed that from 94 respondents, 55 (58.5%) of respondents had hypertension, 36 (38.3%) of respondents were obese and as many as 54 (57.4%) of respondents were in the stress category.Conclusion: From the two independent variables studied, there was a relationship with hypertension, namely obesity (p-value 0.003: 95% CI) with an OR value of 6.6 and stress (p-value 0.000: 95% CI) with an OR value of 5.8. . It is recommended that health workers educate respondents to reduce stress such as listening to music, relaxation with aromatherapy or other coping mechanisms. Encouraging hypertensive patients to be able to lose weight, by adjusting the diet, exercising regularly every day and weighing each month. Keywords: Obesity, Stress, Hypertension  INTISARI : HUBUNGAN OBESITAS, STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA DEWASA MUDA DI WILAYAH PUSKESMAS SUMBERSARI KOTA METRO TAHUN 2020 Pendahuluan: Hipertensi merupakan suatu keadaan seseorang yang menderita peningkatan tekanan darah di atas normal, yaitu tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Berdasarkan  data Puskesmas Sumbersari Kota Metro 2019 angka kasus hipertensi meningkat dari tahun 2018 sebanyak 833 orang menjadi 1134 orang. Penderita hipertensi yang berkunjung ke Puskesmas Sumbersari terbanyak menurut kelompok umur yaitu pada umur  20-44 tahun sebesar 488 orang.Tujuan:Diketahui hubungan obesitas dan stres dengan kejadian  hipertensi pada usia dewasa muda  di wilayah Puskesmas Sumbersari Kota Metro Tahun 2020.Metode: Jenispenelitiankuantitatif, desin / rancangancross sectional. Variabel  bebas (obesitas, stres) dan Variabel Terikat (hipertensi). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke balai pemeriksaan umum Puskesmas Sumbersari Kota Metro sebanyak  1427 orang, sampel sebanyak 94 diambil secara accidental sampling. Pengumpulan data langsungkepadaresponden.Analisis data secaraunivariatdanbivariat (chi square) dengan alfa 0,05.Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 94 responden, sebanyak 55 (58,5%) responden mengalami hipertensi, sebanyak 36 (38,3%) responden obesitas dan sebanyak 54 (57,4%) responden dengan kategori stres. Kesimpulan: Dari dua variabel bebas yang diteliti terdapat hubungan dengan kejaidan hipertensi yaitu variabel obesitas (p-value 0,003 :CI 95%) dengan nilai OR 6,6 dan Stres (p-value 0,000 :CI 95%) dengan nilai OR 5,8.Disarankan petugas kesehatan mengedukasi responden untuk mengurangi stres seperti mendengarkan musik, relaksasi dengan aroma terapi atau mekanisme koping lainnya. Menganjurkan pasien hipertensi untuk dapat mengurangi berat badan, dengan mengatur menu makan, berolahraga rutin setiap hari dan melakukan penimbangan berat badan setiap bulan. Kata Kunci : Obesitas, Stres, Hipertensi

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue