cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 51 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2012)" : 51 Documents clear
TERAPI OKUPASI : TRAINING KETRAMPILAN PENGARUHI TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA Umah, Khoiroh
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.37

Abstract

ABSTRAKKondisi lanjut usia mengalami beberapa penurunan atau kemunduran, baik fungsibiologis maupun psikis yang nantinya dapat mempengaruhi mobilitas dan kontak sosial.Kesepian, rendah diri, kehilangan, kesedihan yang mendalam sampai depresi akan sangatdirasakan lansia yang hidup sendirian. Terapi okupasi dapat meningkatkan keterampilanlansia, mengekspresikan emosi, membuat lansia semakin produktif dan meningkatkanmmotivasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh terapi okupasi : trainingketerampilan terhadap tingkat depresi pada lansia. Penelitian ini adalah penelitian preeksperimentaldengan desain pre test-post test. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruhlansia di Panti Wreda Tresna Lamongan pada bulan Desember 2008 sebanyak 41responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 18 responden, diambil denganmenggunakan teknik Purposive Sampling. Variabel independen adalah terapi okupasi :training keterampilan dan variabel dependen adalah tingkat depresi. Pengumpulan datamenggunakan lembar observasi dan wawancara terstruktur kemudian data dianalisismenggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi P <0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi okupasi : training keterampilan memilikipengaruh yang signifikan terhadap tingkat depresi pada lansia (P = 0,000).Terapi okupasi : training keterampilan merupakan kegiatan positif untuk menurunkantingkat depresi pada lansia sehingga dapat menyalurkan dorongan emosi secara wajar danproduktif serta dapat menghidupkan kemampuan dan motivasi lansia.Kata kunci : Terapi Okupasi, Tingkat Depresi, Lansia.ABSTRACTElderly condition to experience decrease or decline, biologic function either physics,later to bring about mobility and social contact. Loneliness, esteem, lost, deep sadness,until conditioned depression. Occupation therapy can be developed elderly capacity withthe others, to express of emotion drive normally, productive, and increase motivation. Thisresearch aimed to explain effect of occupation therapy training skill to depression withelderly.This research was pre-experimental with one group pre test-post test design. Thepopulation wants elderly at Panti Tresna Wreda Lamongan in December 2008. Samplewere 18 respondents, recruited by using purposive sampling. Independent variable wasoccupation therapy and dependent variable was depression level. Data were collectedusing observation and structured interview and then data were analyzedby wilcoxon signed rank test, with significance level P<0,05.Resulted of the research show that occupation therapy had significance effect todepression level in elderly (P=0,000).Occupation therapy was a positive activity to decrease depression level in elderly so itcan make harmony and productive of elderly.Keywords : Occupation Therapy, Level Depression, Elderly.
PENGGUNAAN OBAT TETES MATA DENGAN KEJADIAN GLAUKOMA Rahayuningrum, Lina Madyastuti; Intan, Dwi Ayu
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.39

Abstract

ABSTRAKMeningkatnya penjualan obat tetes mata yang dijual di pasar bebas membuatmasyarakat menjadi sangat mudah dalam mendapatkan obat tetes mata tanpa tahu efeksamping dan kandungannya apabila digunakan secara berlebihan. Obat ini hanya bolehdigunakan untuk penderita mata kering dengan masa pemakaian tidak lebih dari satu bulandan tidak boleh digunakan secara berlebihan serta terus-menerus dalam jangka waktu yanglama karena dengan penggunaan obat tetes mata yang berlebihan dapat menyebabkanglaukoma.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menderita penyakit mata diRSUD Ibnu Sina Gresik. Metode pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling.Sampel yang diambil sebanyak 16 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.Data penelitian diambil menggunakan lembar kuesioner yang menekankan padapengukuran waktu pengamatan. Setelah dilakukan tabulasi, data dianalisis denganmenggunakan uji statistik korelasi spearman dengan tingkat kemaknaan < 0,05.Dari hasil uji korelasi spearman rank, didapatkan hasil perhitungan 0,000 <0,05,sedangkan hasil perhitungan koefisien korelasi sebesar 0,769 yang berarti ada hubunganyang sangat rendah antara penggunaan obat tetes mata dengan terjadinya glaukoma. Darihasil uji korelasi spearman rank terjadinya glaukoma berdasarkan penggunaan obat tetesmata didapatkan hasil perhitungan dengan nilai 0,000 <0,05. Sehingga ada hubungan yangsignifikan antara variabel bebas variabel terikat, sementara hasil koefisien korelasi sebesar0,909 yang berarti ada hubungan yang sangat kuat antara frekuensi penggunaan obat tetesmata dengan terjadinya glaukoma. Dari hasil uji korelasi spearman rank tentang hubunganpenggunaan obat tetes mata dengan terjadinya glaukoma didapatkan hasil 0,001 <0,05.Sedangkan hasil perhitungan koefisien korelasi sebesar 0,339 artinya ada hubungan antarapenggunaan obat tetes mata dengan terjadinya glaukoma.Petugas kesehatan diharapkan lebih intensif lagi dalam melakukan konseling tentangdampak pemakaian obat tetes mata secara berlebihan yang dijual di pasar bebas tanpamenggunakan resep dokter sehingga masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakanobat tetes mata.Kata Kunci : Obat Tetes Mata, Petunjuk Pemakaian, Glaukoma.ABSTRACTThe increasing of sale of drug drops sold by eye is free market make society becomevery easy in getting drug drops this eye without effect soybean cake and content of usage ofoat drops eye redundantly. Though medicines this will only be used for the men who sufferdry eye and useful life may not be used more than one months more than anything elsewhen used redundantly and continuously within old ones because with usage of drug dropsabundant eye can cause of glaucoma.Population in this research is patient which suffering glaucoma with history usage ofdrug drops incoming eye of eye path of RSUD Ibnu Sina Gresik. Method sampling the usedis Purposive Sampling. Taken sample counted 16 participation that is at patient whichsuffering glaucoma as wanted by researching in RSUD Ibnu Sina Gresik in April up toMay month at 2009. This research data is taken by using research type and questioner emphasizing at time measurement of observation. After is tabulation, of existing dataanalyzed by using pertained statistical test of Spearman's Correlation with meaning storey,level 0.05.From result was correlation spearman rank test and usage was drug drops eye, got byresulting calculation (hitting a) its value 0.000 < 0.05, while correlation coefficientresulted of calculation equal to 0.769 meaning there are very low relation between orderrelation usage was drug drops eye with occurrence of glaucoma. From resulted ofcorrelation spearman rank test was occurrence of glaucoma pursuant to frequency usagewas drug drops eye got by resulting calculation (a calculate) its value much more smallfrom number of significant maximum which determined by that is 0.000 < 0.05. So thatthere are relations which, is significant between dependent independent variable and whilecorrelation coefficient result of calculation equal to 0.909 meaning there are relations verystrong between frequency relation usage of drug drops eye with happened in glaucoma.From resulted was correlation spearman rank test old of usage was drug drops eye withoccurrence of glaucoma got by resulting calculation 0.001 < 0.05. While correlationcoefficient resulted of calculation equal to 0.339 meaning there relations were betweenusage of drug drops eye with occurrence of glaucoma.Is there for expected as officer of health more intensive again in conductingcounseling about impacting was usage of drug drops abundant eye which sold buying freemarket without using recipe was doctor so that society more attentive in using drug eyedrops.Keyword : Order Usage, Old Of Usage, Occurance Of Glaucoma.
EFEK ANTI DIABETES REBUSAN KAYU BIDARA LAUT (STRYCHONAS LIGUSTRINA Bl) PADA TIKUS PUTIH YANG DI INDUKSI ALOKSAN Kurniadi, Kurniadi
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.41

Abstract

ABSTRAKKayu bidara laut (Strychonas ligustrina Bl) merupakan salah satu tanaman tradisionalyang digunakan sebagai alternatif pengobatan bagi penderita diabetes. Namun, belumterbukti secara eksperimental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebusankayu bidara laut (Strychonas ligustrina Bl) pada pengurangan kadar glukosa darah yangdiberikan pada tikus untuk menjadi anti diabetes dengan induksi aloksan.Penelitian ini dilakukan selama 3 hari dari tanggal 11 sampai dengan 13 Mei 2009, diLaboratorium Biokimia Ilmu Kedokteran, Universitas Airlangga Surabaya. Penelitian inimerupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengidentifikasi kemungkinansebab akibat dengan memberikan perlakuan terhadap kelompok eksperimental dandibandingkan dengan kelompok kontrol. Desain penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah desain kelompok kontrol pretest dan post test.Penelitian ini melibatkan 35 ekor tikus putih (Ratus Norvegicus) jantan dewasa yangdipilih secara acak, berusia 3-4 bulan, dengan berat badan 150-200 gram. Semua tikusdiberikan diabetes dengan menyediakan 250 mg / kgBB aloksan intraperitoneal. Hewanhewanpercobaan dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing terdiri dari 7 ekor tikus.Kelompok 1 adalah kelompok kontrol negatif, hanya menerima 2 ml aquades. Kelompok 2menerima 10% rebusan kayu bidara laut. Kelompok 3 menerima 15% rebusan kayu bidaralaut, kelompok 4 mendapat 20%, dan kelompok 5 menerima 9 mg / kgBB metformin oral.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kadar glukosa darah dalam 3 jamsetelah diberikan rebusan kayu bidara laut 10% memiliki p <0,05, 15% memiliki p> 0,05,dan 20% memiliki p <0,05. Hasil uji Anova dan uji LSD menunjukkan bahwa kayu bidaralaut pada konsentrasi 10% sudah efektif untuk mengurangi kadar gula darah secarasignifikan. Pada kelompok kontrol positif, efek metformin dalam mengurangi kadarglukosa darah terjadi hanya 2 jam setelah perawatan. Berdasarkan uji regresi linear,peningkatan dosis kayu bidara laut tidak memiliki korelasi linear dengan efeknya dalammengurangi kadar glukosa darah. Umumnya peningkatan dosis harus berakibat padameningkatnya efek kayu bidara laut, tetapi pada kenyataannya semakin tinggi dosis,semakin rendah efek dari kayu bidara laut.Kata kunci : Kayu Bidara Laut (Strychonas ligustrina Bl), Aloksan, Glukosa Darah.ABSTRACTSea jujube (Strychonas ligustrina Bl) is one of the traditional plants known to beusable for alternative anti diabetics. However, it has not been proven experimentally. Thisstudy was aimed to find the effect of boiled sea jujube (Strychonas ligustrina Bl) on thereduction of blood glucose level in rats rendered to be diabetic by the inductionwith alloxan.The study was conducted during for 3 days from 11 up to May 13st, 2009, atBiochemistry Laboratory of Medical Science, Airlangga University of Surabaya. This wasan experimental study aimed to identify the possible causal relationship by providingtreatment to experiment group and compared the latter with control group. Design used inthis study was pretest and post test control group design. This study involved 35 randomly-selected male Rattus norvegicus rats, aged 2-3months, with body weight of 150-200 grams. All rats were rendered diabetic by providing250 mg/kgBW alloxan intraperitoneally. The experimental animals were divided into 5groups, each comprising 7 rats. Group 1 was negative control group, receiving only 2ml/oral distilled water. Group 2 comprised those receiving 10% boiled sea jujube.Group 3 received 15% boiled sea jujube, group 4 received 20%, and group 5 received 9mg/kgBW oral metformin.Resulted showed that the change of blood glucose level in 3 hour after 10% sea jujubeadministration had p < 0.05, 15% had p > 0.05, and 20% had p < 0.05. The resultedof anova and LSD test revealed that sea jujube in concentration of 10% had been effectiveto reduce blood glucose level significantly. In positive control group, the effectof metformin in reducing blood glucose level occurred only to 2 hours after treatment.Based on linear regression test, the increase of sea jujube doses has no linear correlationwith its effect in reducing blood glucose level. Increasing doses should have increased theeffect. The fact of, however, the higher the dose, the lower the effect of the sea jujube.Keywords : Sea Jujube (Strychonas ligustrina Bl), Alloxan, Blood Glucose.
PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING DENGAN PERAWATAN LANJUT USIA (Family’s Knowledge and Attitude with Practice on Elderly Care of Activity Daily Living) Kholiq, Abdul
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.598

Abstract

ABSTRAK Lansia secara bertahap akan mengalami penurunan fungsi tubuh sehingga membutuhkan bantuan keluarga dalam melakukan kegiatan dasar kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara sikap keluarga tentang pemenuhan Activity Daily Living lansia dengan perawatan lansia di Guyangangan Kemelagigede Desa Turi Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua keluarga yang memiliki orang tua di desa Turi Kemelagigede Kabupaten Lamongan sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 28 responden, diambil berdasarkan kriteria inklusi. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah sikap keluarga tentang pemenuhan Activity Daily Living lansia, sedangkan variabel dependen adalah perawatan lansia. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rho dengan tingkat signifikan <0,05 menunjukkan bahwa sikap keluarga tentang pemenuhan Activity Daily Living lansia menunjukkan terdapat korelasi dengan perawatan lansia (p = 0.018). Dengan hasil tersebut disimpulkan bahwa ada hubungan antara sikap keluarga tentang pemenuhan Activity Daily Living lansia dengan perawatan lansia. Keluarga yang memiliki pengetahuan baik tentang perawatan lansia akan sadar untuk melaksanakan rutinitas pemenuhan Activity Daily Living lansia dengan baik Kata kunci : Pengetahuan Keluarga, Sikap Dan Praktek, Activity Daily Living, Perawatan Lansia. ABSTRACT Elderly will gradually experience body function decrease so needing family's help in doing basic activity daily living. The purpose of this research was to explain the correlation between family's knowledge and attitude with practice on elderly care of activity daily living in the Guyangan Kemelagigede, Turi village in Lamongan regency. This research used a cross sectional design. Population in this research our family's which have elderly in the Kemelagigede, Turi village in Lamongan regency. Using a purposive sampling, 30 respondent's taken based on inclusion criteria. The independent variables family's knowledge and attitude about elderly care activity, while the dependent variable was the practice on elderly care on activity deficit activity daily living. Data were collected using questionnaire and through observation. A Spearman Rho statistical analyzed used with significant level < 0.05 shows that family's knowledge in elderly care on activity daily living showing a correlation with their practice (p = 0.018), the family attitude in elderly care on activity daily living shows a correlation with the family practice (p = 0.001). With the practice it can be concluded that there was correlation between family knowledge and attitude about elderly care on activity daily living. The family who is good knowledge about elderly care on activity daily living will put into practice and aware to implement routine and well.Keywords : Family Knowledge, Attitude And Practice, Deficit Activity Daily Living, Elderly Care
KEPERCAYAAN DAN KOMITMEN PASIEN DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN LOYALITAS Rahmawati, Rita; Sabhariyah, Riesmiati
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.1

Abstract

ABSTRAKLoyalitas adalah penggunaan berulang dari layanan secara konsisten oleh pasien. Peran utama perawat yang melakukan interaksi 24 jam kepada pasien adalah kepercayaan pasien dan komitmen pasien terhadap pelayanan keperawatan. Aspek yang berpengaruh dalam hal ini adalah kemampuan, kebaikan hati, integritas, hubungan tetap stabil dan kemampuan untuk mempertahankan hubungan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan hubungan kepercayaan dan komitmen pasien dalam pelayanan keperawatan dengan loyalitas pasien.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi adalah pasien rawat inap Rumah Sakit Semen Gresik. Total sampel adalah 28 responden, diambil sesuai dengan kriteria inklusi. Independen variabel adalah kepercayaan dan komitmen pasien, dan variabel dependen adalah loyalitas pasien. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara terstruktur, kemudian data dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rho.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan dan loyalitas pasien (p = 0,000), dari aspek kemampuan (p = 0,009), aspek kebaikan hati (p = 0,001), aspek integritas (p = 0,000) dan dari komitmen hubungan dengan loyalitas (p = 0,000) dari aspek hubungan tetap stabil (p = 0,001), aspek kemampuan untuk mempertahankan hubungan (p = 0,000).Kepercayaan dan komitmen pasien dalam asuhan keperawatan di instalasi rawat inap ada hubungan yang bermakna dengan loyalitas. Aspek yang perlu ditingkatkan perawat dalam memberikan pelayanan adalah kemampuan dan kebajikan.ABSTRACT Loyalty was a repeat purchase of a services consistently by the patient. The key role was patient trust and commitment. Influential aspect in this regard was the ability, benevolence, integrity, the relationship remains stable and the ability to maintain relationship. This study aims was to explain relation between trust and commitment patients in nursing care with patients loyalty. Design used in this study was cross sectional design. The population was patient inpatients Semen Gresik Hospital. Total sample was 28 respondents, taken according to inclusion criteria. The independents variables were trust and commitment of patients, and the dependen variables was loyalty of patients. Data were collected using structured questionnaire, with Spearman Rho correlation analize.The result showed that there was significant correlation between trust and the loyalty of patients (p=0.000), from the aspects ability (p=0.009), aspects benevolence (p=0.001), aspects integritas (p=0.000) and than relationship commitment with loyalty (p=0.000) from the aspects relationship remains stable (p=0.001), aspects the ability to maintain relationships (p=0.000).The trust and commitment to patients in nursing care in inpatient installation there is a meaningful relationship. Aspects that need to be improved ability and benevolence.Keywords : Trust, Commitment, Loyalty.
KEMAMPUAN KERJA PERAWAT DALAM ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN Syaiful, Yuanita; Nisak, Zahrotul
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.2

Abstract

ABSTRAK Kepuasan merupakan perasaan seseorang setelah membandingkan penampilan dengan harapan. Kepuasan tergantung dari faktor internal dan eksternal, seperti: pendidikan, usia dan status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan kerja perawat dalam asuhan keperawatan dengan tingkat kepuasan dengan tingkat kepuasan pasien.Penelitian ini merupakan deskriptif analitik dengan cross sectional. Populasi dan sampel adalah 12 perawat ruang bedah dan anak, dan 10 perawat di ruang penyakit dalam I. Sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling sebanyak pasien dari 20 orang di ruangan bedah dan anak, dan 16 orang di ruang penyakit dalam I Rumah Sakit Semen Gresik. Data kemampuan kerja dan kepuasan dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan Spearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja perawat di ruang bedah dan Anak, dan ruangan penyakit dalam I baik (100%), sehingga tingkat kepuasan  adalah 92% puas dalam asuhan keperawatan yang telah diberikan. Analisis statistik diperoleh p = 0,003 dan r = 0,444. Ada hubungan antara kemampuan kerja perawat dalam asuhan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien.Para perawat perlu meningkatkan kualitas asuhan keperawatan kepada pasien sehingga pasien selalu merasa puas dan loyal kepada Rumah Sakit Semen Gresik. Kata Kunci: Kemampuan kerja perawat, Tingkat kepuasan. ABSTRACT Satisfaction was feeling of degree some one after compare perform with hopes. Satisfaction depend on internal and external factors such education, age and health status. This research aims was to know relation work ability of nurses in nursing care with satisfaction level with patients satisfaction level.This reseach was used descriptif analytic with cross sectional. Populasi and sample was 12 nurse in Surgical and child room and 10 nurse in internist I room. Sample was taken using purposive sampling as many as the patient of 20 person in Surgical and child room and 16 person in Internis I room Semen Gresik Hospital. Data of ability was collected by using kuesioner and than data analyzed using Spearman rhank.Result showed that work ability of nurses in Surgical and Child Room and the Internis I Room was good (100%), so satisfactory of degree was 92% with satifact in caring. Analysis statistic obtained p = 0,003 and r = 0,444. There was a relation between work ability of nurses in nursing care with patients satisfaction level.The nurses need to increase quality of nursing care to the patient so that the patient always feel satisfied and loyalty to Semen Gresik Hospital. Keywords : Work Ability of nurses, Satisfaction level
PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TENTANG HIPOTERMI DENGAN INTERVENSI KEPERAWATAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH Harianto, Harianto; Purwanti, Tutik
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.3

Abstract

ABSTRAKAsuhan keperawatan pada bayi berat lahir rendah yang beresiko tinggi mengalamihipotermi membutuhkan kualifikasi pengetahuan, sikap dan keterampilan untukmemberikan perawatan yang tepat dan segera. Persyaratan tersebut juga diperlukan dalammemberikan intervensi keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukanhubungan pengetahuan dan sikap perawat tentang hipotermi dengan intervensikeperawatan pada bayi berat lahir rendah.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif analitik. Sampeldalam penelitian ini sebanyak 24 responden yang terdaftar di ruang neonatologi danbersalin RSUD Kabupaten Gresik. Penentuan besar sampel menggunakan menggunakanmetode purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dandianalisis menggunakan Spearman Rank Correlation dengan α 0,05.Hasil distribusi frekuensi menunjukkan bahwa sebagian besar perawat, yang terdiridari 14 orang (58,3%), memiliki pengetahuan yang memuaskan tentang hipotermi bayiberat lahir rendah. Sebagian besar perawat, yang terdiri dari 16 orang (66,7%) jugamemiliki sikap positif dan telah memberikan intervensi keperawatan yang sesuai.Hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat tentang hipotermi dengan intervensikeperawatan bayi berat lahir rendah menunjukkan hasil uji korelasi spearman rho 0161dengan tingkat signifikansi 0,045, yang berarti terdapat hubungan yang tinggi.Penting bagi perawat untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dansikap dalam memberikan intervensi keperawatan untuk kasus hipotermi pada bayi beratlahir rendah.Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Intervensi, Keperawatan, Bayi Berat LahirRendah, Hipotermi.ABSTRACTNursing care in hypothermia high risk infants require qualified knowledge, attitudeand skill in order to provide appropriate and immediate care. These requirements are alsoneeded in nursing intervention. The objective of this study was to examine correlationbetween nurse's knowledge and attitude in hypothermia high risk infants.Design used this study was descriptive analytic design. Samples were 24 respondentsin neonatal and obstetric-gynaecology wards, General Hospital Gresik, were enrolledusing purposive sampling method. Data were collected by means of questionnaire andanalyzed using Spearman Rank Correlation has test with α 0.05.Resulted of frequency distribution showed that most of the nurses, consisting of 14individuals (58,3%), had satisfactory knowledge on hypothermia high risk infants. Themajority of nurses, consisting of 16 (66,7%) respectively also had positive attitude towardthose infants and had provided appropriate nursing intervention. Correlation betweenknowledge and attitude in nursing intervention for hypothermia high risk infants wasindicated by the result of spearman rho correlation test, which was 0,161 with significancelevel of 0.045, demonstrating a high correlation.It was important for nurses to maintain and improve their knowledge and attitude inproviding nursing intervention for hypothermia high risk infants.Keywords : Knowledge, Attitude, Intervention, Nursing, Infants, High risk,Hypothermia.
PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN DENGAN KEPATUHAN JADWAL HEMODIALISIS REGULER PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS Gustomi, Mono Pratiko; Yatmiati, Yatmiati
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.4

Abstract

ABSTRAKSeiring meningkatnya kasus penyakit ginjal kronis stadium V di Indonesia khususnyadi Gresik menyebabkan banyak pasien yang menjalani hemodialisis. Peningkatan kreatininserum merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit ginjal kronis stadium V.Biaya terbatas dan jarak rumah dengan fasilitas pelayanan kesehatan unit haemodialisamenyebabkan pasien cenderung tidak taat dalam menjalani hemodialisis reguler. Sehinggaperlu dilakukan penilitian untuk menentukan hubungan pengetahuan dan sikap terhadapkepatuhan jadwal hemodialisis rutin di unit haemodialisa Rumah Sakit Umum Gresik.Penelitian ini menggunakan desain kohort, yang terdiri dari 67 sampel berdasarkanteknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan lembarobservasi. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan tabulasi silang Spearman RhoCorrelation dengan tingkat kesalahan α ≤ 0,05.Hasil penilitian menunjukkan pengetahuan ρ = 0,003, sikap ρ = 0.0000. Hal inimenunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan kepatuhan terhadapjadwal rutin hemodialisis.Untuk meningkatkan kepatuhan pada jadwal rutin hemodialisis, diperlukan dukungankepada pasien penderita panyakit ginjal kronis dan hemodialisis sehingga pengetahuanpasien akan semakin baik, motivasi meningkat dan pasien dapat mematuhi jadwal yangyang telah ditentukan.Kata kunci : Kepatuhan Jadwal Hemodialisa Reguler, Pengetahuan Dan Sikap.ABSTRACTAlong the increasing of kidney ailment patient chronic stadium V in Indonesiaspecially in Gresik cause many patients experiencing haemodialysis. Increasing of serumrate creatinin is one because of the happening of kidney ailment chronic stadium V.Limitation of expense and apart house with the health service facility ofthe haemodialysa unit cause patient tending to not be obedient inexperiencing haemodialysis in regular. For that require to be conducted by researching ofrelation of knowledge and attitude to compliance of schedule of haemodialysis regular inunit haemodialysis regular in unit of haemodialysa General Hospital Gresik.This study used Cohort design, involving 67 samples were taken using purposivesampling. Data were collected using questionnaire and observation. Data were processedand analyzed by means of cross tabulation with spearman rho correlation. Coefficient withlevel of error of α ≤ 0.05.Resulted reverted that knowledge had ρ = 0.003, attitude ρ = 0.0000. This indicatedsignificant correlation between knowledge, attitude and compliance the haemodialysisregular schedule.To increase compliance of at schedule of haemodialysis regular really gift of reform tothe patient pandemic the chronic kidney and haemodialysis so that knowledge of patientwill progressively both for in the end will improve motivation and behavior of patient toobey schedule were which have been programmed.Keywords : Compliance Of Schedule Of Haemodialysis Regular, Knowledge AndAttitude.
PENYULUHAN PENATALAKSANAAN TUBERKULOSIS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEGAGALAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS Mulyono, Mulyono; Gustomi, Mono Pratiko
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.5

Abstract

ABSTRAKPenyakit Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang mudah menular dan dalam tahuntahunterakhir ini mengalami peningkatan pada jumlah kasus baru dan angka kematiansehingga perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh konselingmengenai terapi TB paru sebagai upaya pencegahan kegagalan pengobatan pada penderitatuberkulosis paru.Desain penelitian yang digunakan adalah desain pra eksperimen pre-post test. Denganjumlah sampel 57 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposivesampling. Variabel independen penelitian ini adalah penyuluhan kesehatan Tuberkulosis,variabel dependen adalah upaya pencegahan kegagalan pengobatan Tuberkulosis.Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji statistik korelasi wilcoxondidapatkan kemaknaan ρ = 0,00 dimana lebih kecil dari 0,05 yang berarti H1 diterima danH0 ditolak, berarti ada pengaruh penyuluhan terhadap upaya pencegahan kegagalanpengobatan Tuberkulosis.Diharapkan perawat selalu memberikan konseling mengenai tuberkulosis paruterutama untuk mencegah kegagalan pengobatan pada penderita tuberkulosis paru.Kata kunci : Penyuluhan Terapi Tuberkulosis Paru, Kegagalan PencegahanPengobatan Pasien Tuberkulosis.ABSTRACTTuberculosis disease (Tuberculosis) is easy to disease catching where in last yrs.Show improvement in number new case and this purpose of research is explain counsellinginfluence concerning therapy lung tuberculosis to effort prevention of failure of medicationat lung tuberculosis patient.The research designs was pre experiment pre post-test design. With amount of samplesof 57 responders and apply technique in sampling that is non probability sampling by theway, of purposive sampling that is lying open causality by the way, of entangling onegroup of subjects. Variable this research was counselling of health of Tuberculosis,variable the dependant was action effort prevention of failure of medication ofTuberculosis.Resulted of research of analysis statistic by using test statisticcorrelation wilcoxon got by meaning ρ = 0,00 where smaller than 0,05 meaning H1 wasreceived and H0 is refused, mean Counselling of health concerting pointlessnessTuberculosis have and effect on to effort prevented one failure of medication ofTuberculosisExpected by nurse always give counselling concerning tuberculosis lung especially forhumanity relapsing risk at patient tuberculosis lung.Keywords : Counselling Of Therapy Tuberculosis Lung, Preventive Failure OfMedication Of Patient Tuberculosis.
KINERJA PERAWAT DALAM PEMASANGAN AV FISTULA DENGAN KEPUASAN KLIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS Zahroh, Roihatul; Muhibbuddin, Muhibbuddin
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.6

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan meningkatnya permintaan pelayanan kesehatan yang berkualitas dankepuasan klien terhadap kinerja perawat yang bertujuan agar perawat mampu bertindakprofesional dengan didukung oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap membuatkepuasan klien lebih maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungankinerja perawat dalam penyisipan AV fistula dengan kepuasan klien yang menjalanihemodialisis di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Gresik.Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional untuk mengetahui hubunganantara variabel independen dan dependen, populasi responden adalah klien di UnitHemodialis yang sesuai kriteria inklusi sebanyak 70 responden diperoleh dengan teknikPurposive Sampling, variabel dalam penelitian ini adalah kinerja perawat dalampemasangan AV fistula sebagai variabel independen dan kepuasan klien menjalanihemodialisis sebagai variabel dependen, pengumpulan data menggunakan kuesioner yangdibagikan kepada responden, hasil dari pengumpulan data dianalisis dengan Uji SpearmanRho dengan tingkat kemaknaan ρ (0.05).Dari analisis uji Spearman Rho didapatkan ρ = 0,004 dengan koefisien korelasi 0,343.Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kinerja perawatdalam penyisipan AV fistula dengan kepuasan klien mengalami hemodialisis.Berdasarkan data di atas bahwa kinerja yang baik akan mampu memberikan pelayananparipurna, dengan harapan kinerja perawat lebih ditingkatkan demi psikologi kepuasan danfisik klien.Kata kunci : Kinerja Perawat, Kepuasan, AV FistulaABSTRACTAlong with the increasing of demand of service of health which with quality andsatisfaction of client cause nurse performance is more optimal, for the purpose nurse isclaimed to act professional with supported by is knowledge, skill and attitude makingsatisfaction of client is more maximal. These research aim to know the relation of nurseperformance in insertion of AV fistula with satisfaction of clien experiencinghaemodialysis in Unit Hemodialisa Gresik Hospital.This research used cross sectional design for knowing relation between variableindependent and dependent, responder population was client in Unit Hemodialisamatching criteria inclusion was 70 respondents which obtained by the way of purposivesample, variable which checked was nurse performance in insertion of AV fistula asindependent variable and satisfaction of client experiencing haemodialysis as variabledependent, data collecting apply questionnaire to respondents, result from the datacollecting here in after analyzed with Test Sperarmans rho with level of meaning ρ (0.05).From test analysis Spearmans Rho in getting meaning ρ=0.004 with correlationcoefficient of 0.343. So concluded that was lower relationship which significant betweennurses performance in insertion of AV fistula with satisfaction of clients experiencinghaemodialysis.Based on data above that good performance will be able to give plenary service, onthe chance of nurse performance was more improved for the shake of satisfaction clientpsychology and also physical.Keywords : Nurse Performance, Satisfaction, AV Fistula

Filter by Year

2012 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue