cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
GAMBARAN JUMLAH TROMBOSIT TERHADAP PENDERITA TUBERKULOSIS SEBELUM DAN SESUDAH MENGKONSUMSI OBAT ANTI TUBERKOLOSIS PAKET (OAT) DI PUSKESMAS KECAMATAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN Riski Dwi Prameswari; Achmad Imam Wahyudi
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis (TB) is a contagious infectious disease caused by mycobacterium tuberculosis. Germs aerobic rods and acid-resistant, it can be a pathogenic organism or saprofit. There are several mycobacterial pathogens, but only bovine and human strains of the human potogenik. The tubercle bacillus measuring 0.3 x 2 to 4 mm, this size is smaller than a red blood cell (price & wilson, 2005) .Peneliti using descriptive method, the observed characteristics are decreased platelet count in patients with tuberculosis before and after anti-tuberculosis drugs package OAT.Samples taken as an object of study as many as 15 samples were suffering from tuberculosis at the district health center. Kwanyar - Bangkalan, the results obtained before treatment platelet count is normal, whereas after treatment the average platelet count decreases. Dikarnakan there are two factors: decrease in endurance, and the platelet destruction occurs due to the adverse reaction to anti-tuberculosis drugs consumed OAT package so that platelets undergo lysis and decreased platelet count. The conclusion of the research results obtained are the effect of treatment on platelet count.
POTENSI LARUTAN KAYU MANIS (Cinnamomum sp.) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP JENTIK Aedes aegypti Riski Dwi Prameswari; Emilda agasvia; Siti Rofiqoh
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia the use of cinnamon besides to cooking and as well as for health, such as for treatment and embalming mummies. The content of the main chemical compounds of cinnamon is cinnamic acid and cinnamaldehid. The cinnamaldehid is analogous cinnamic acid with a low molecular weight, these compounds have many activities, such as antipyretic, astringent, antibacterial, antifungal, antitumor. A wide variety of diseases that can be transmitted through mosquito bites, one of which is the dengue hemorrhagic fever, that is an acute febrile disease caused by the dengue virus, which enter the human bloodstream by mosquito bites of the genus Aedes sp., expecially Aedes aegypti or Aedes albopictus. This study aims to determine the potential of cinnamon solution as larvicides against Aedes aegypti. This type of study is experimental study that conducted in the laboratory by direct examination to see the effect of cinnamon solution against Aedes aegypti after direct contact for 24 hours. The results were analyzed using the analysis method of Anova one-way. The results of the statistically test obtained the significant values of larvae 24 hours was 0,000, thus H0 was rejected and H1 accepted, so that there was a significant difference in the potential of cinnamon solution mashed as larvicides against Aedes aegypti in concentration of 0.2%, 0.5%, 1% and 2%.
MEMBANGUN KEMAMPUAN BICARA OPTIMAL PADA ANAK MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN IBU Riski Dwi Prameswari; A. Maya Rupa Anjeli
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya sumber informasi dalam menstimulasi kemampuan bicara pada anak yang mengalami speech delay menyebabkan ibu tidak menerima informasi secara lengkap. Penanganan speech delay menggunakan pendidikan kesehatan dengan metode audio visual. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audio visual terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam menstimulasi kemampuan bicara dan bahasa pada anak yang mengalami speech delay. Metode penelitian menggunakan quasy eksperimental dengan pendekatan control group pretest-posttest. Pengambilan sampling dari populasi 94 orang menggunakan purposive sampling. Sampel sebanyak 16 responden pada tiap kelompok perlakuan dan kelompok kontrol di Poli Tumbuh Kembang Anak RS Grha Husada. Variabel independennya yaitu pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual, sedangkan variabel dependen yaitu pengetahuan dan sikap ibu. Instrument penelitiannya SAP, audio visual, kuesioner pengetahuan dan sikap. Analisa data penelitian menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan SPSS 16.0. Hasil Uji Wilcoxon Sign Rank Test pendidikan kesehatan dengan metode media audio visual terhadap pengetahuan ibu kelompok perlakuan menunjukkan nilai p=0,002 (p value < 0,05) dan sikap ibu menunjukan nilai p = 0,008 (p value < 0,05), yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam menstimulasi kemampuan bicara dan bahasa pada anak mengalami speech delay. Pendidikan kesehatan dengan metode audio visual berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam menstimulasi indera pendengaran dan penglihatan, sehingga menambah informasi dan pengetahuan ibu. Hasil penelitian dengan media audio visual ini dapat digunakan pihak Rumah Sakit dalam pelaksanaan kegiatan Pendidikan Kesehatan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN TERJADINYA LUKA KAKI PENDERITA DIABETES MELLITUS Rita Rahmawati; Khoiroh Umah; Adesi Rizki Indri Ani
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1067

Abstract

Diabetes disebut penyakit mematikan karena hampir sepertiga orang dengan diabetes tidak mengetahui mereka menderita diabetes mellitus, sampai penyakit tersebut berkembang menjadi serius yang berdampak pada organ atau sistem tubuh lainnya dan mengakibatkan komplikasi DM. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan terjadinya luka kaki  penderita diabetes mellitus.Desain penelitian ini menggunakan one group pre test - post test desain, dengan populasi penelitian sebanyak 24 responden dengan tehnik total sampling dan sampel yang diambil 24 responden. Penelitian dilaksanakan di Dusun Karangpoh Kecamatan Bungah bulan Desember 2018 – Januari 2019. Variabel independennya adalah pendidikan kesehatan dengan metode ceramah, dan variabel dependennya adalah perilaku pencegahan terjadinya luka kaki DM. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan observasi.Hasil penelitian yang diperoleh pengetahuan, sikap dan tindakan menunjukkan dari analisa dengan uji statistik Wilcoxon Ranks Test didapatkan nilai signifikan =0.000 artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode ceramah terhadap perilaku pencegahan terjadinya luka kaki Diabetes Mellitus pada penderita diabetes mellitus.Pendidikan kesehatan menjadi hal yang penting karena selain sebagai salah satu pilar pengendalian dan juga upaya untuk pencegahan terjadinya luka kaki DM juga menambah wawasan untuk merawat kaki penderita, sehingga memperbaiki kendali glukosa darah.Kata kunci: Diabetes Mellitus, Pencegahan Luka Kaki, Pendidikan Kesehatan.DOI: 10.5281/zenodo.4739901
FAKTOR-FAKTOR KEPATUHAN SENAM DIABATES MELITUS PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Muhammad GA Putra
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1082

Abstract

Salah satu pilar pengendalian diabetes yaitu latihan jasmani, di Indonesia salah satu bentuk latihan jasmani bagi pasien DM yang dianjurkan yaitu senam diabetes. Kepatuhan pasien DM terhadap olahraga tergolong cukup rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor kepatuhan senam pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional study. Sampel sebanyak 61. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner karakteristik demografi kepatuhan senam diabetes mellitus. Analisis data menggunakan chi square.dan menggunakan analisis regresi logistik untuk mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh. Sebagian besar responden adalah lansia akhir, tingkat pendidikan SMA, tidak bekerja, jenis kelamin perempuan, dan mendapatkan edukasi kesehatan. Kepatuhan senam DM dipengaruhi oleh riwayat penyakit, dukungan keluarga, riwayat edukasi kesehatan, lama melakukan senam, dan olahraga lainnya. Dukungan keluarga menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam kepatuhan senam DM karena dukungan keluarga meningkatkan motivasi pasien untuk melakukan senam. Faktor faktor yang mempengaruhi senam diabetes diantaranya riwayat penyakit, dukungan keluarga, riwayat edukasi kesehatan, lama melakukan senam, dan olahraga lainnya. Kata kunci: Determinan, Kepatuhan, Senam Diabetes DOI: 10.5281/zenodo.4766534
HUBUNGAN BEBAN KERJA MENTAL PERAWAT DENGAN KEPATUHAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN Zahid Fikri
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1089

Abstract

Dokumentasi perawat menjadi acuan dalam proses asuhan keperawatan. Kelengkapan dokumentasi keperawatan menunjang tingkat pelayanan perawat terhadap pasien. Kelengkapan dokumentasi juga menjadi beban kerja perawat baik secara fisik maupun mental. Beban kerja mental yang dimaksud adalah tuntutan mental pada perawat dalam menyelesaikan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja mental perawat dengan kepatuhan perawat dalam melakukan dokumentasi keperawatan. Metode penelitian menggunakan cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan NASA TLX untuk mengukur beban kerja mental perawat dan lembar observasi dokumentasi keperawatan. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di RSU UMM Malang dengan jumlah 104 perawat dengan kriteria inklusi adalaha perawat yang bekerja di ruang rawat inap non intensif. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Jumlah Responden merupakan perawat di rumah sakit dengan jumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara beban kerja mental perawat dengan kepatuhan dokumentasi keperawatan, dibuktikan dengan uji pearson correlation dengan nilai signifikansi p< 0.05. Hasil uji pearson correlation didapatkan nilai -0.144 dan hasil p-value 0.448 yang berarti tidak ada hubungan beban kerja mental perawat dengan kepatuhan dokumentasi keperawatan. Kesimpulan dari penelitian ini menyebutkan bahwa meskipun beban kerja mental meningkat kelengkapan dokumentasi tetap terpenuhi. Hal tersebut terjadi karena rata – rata responden berada di usia dewasa dan dokumentasi juga merupakan tanggung jawab utama perawat yang harus diselesaikan. Kata kunci: Beban Kerja Mental, Dokumentasi, Perawat DOI: 10.5281/zenodo.4774788
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN SELEDRI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA MENOPAUSE PENEDERITA HIPERTENSI Henny Vidia Effendy; Surya Mustika Sari
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1102

Abstract

Hipertensi biasanya tidak mempunyai gejala. Itulah sebabnya mengapa tekanan darah tinggi disebut pembunuh diam-diam atau silent killer. Hipertensi yang dialami oleh masyarakat semakin meningkat disebabkan salah satunya oleh putusnya pengobatan akibat mahalnya biaya pengobatan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut secara non farmakologi dengan terapi pemberian air rebusan seledri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan seledri terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian ini adalah Quasy Experiment Pre Test – Post Test Control Group Design. Populasi penderita hipertensi di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Mojokerto sebanyak 30 orang, besar sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kontrol, dengan teknik total sampling. Data yang didapat melalui lembar observasi tekanan darah kemudian dianalisis deskriptif untuk mengetahui perbedaan perubahan rerata tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rerata perubahan tekanan darah Pre-Post Test. Kelompok perlakuan nilai rerata perubahan TDS  -20,00 mmHg, TDD -15,33 mmHg dan MAP -19,56 mmHg. Sedangkan pada kelompok kontrol TDS 4,66 mmHg, TDD 9,33 mmHg dan MAP 4,24 mmHg Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh terapi pemberian air rebusan seledri terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi air rebusan seledri dapat dijadikan sebagai terapi alternative untuk penderita hipertensi. Kata kunci: Air Rebusan Seledri, Penderita Hipertensi, Tekanan Darah DOI: 10.5281/zenodo.4766682
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN TEKANAN DARAH Anik Supriani; Deny Riyan Irawan; Nuris Kushayati; Nanik Nur Rosyidah; Kiftiyah Kiftiyah
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1103

Abstract

Tekanan darah merupakan salah satu indikator untuk mengetahui kondisi organ vital dalam tubuh manusia. Di era modern ini, remaja sulit dilepaskan dari penggunaan perangkat elektronik tak terkecuali gadget. Penggunaan gadget hampir dimanapun pada kalangan remaja. Remaja yang selalu mengaktifkan telepon genggamnya karena menunggu panggilan atau pemberitahuan dan tidak ingin kehilangan waktu untuk berkomunikasi akan tetap fokus serta merasa cemas dan gelisah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget dengan tekanan darah pada mahasiswa Ilmu Keperawatan Tingkat 1 STIKES Dian Husada Mojokerto. Desain penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Metode sampling yang digunakan adalah Total Sampling dengan jumlah 43 mahasiswa tingkat 1 Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto pada bulan Juni 2020. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Setelah ditabulasi data yang ada dianalisis dengan menggunakan uji Rank Spearmen Correlation dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat penggunaan gadget pada mahasiswa yang banyak adalah pada tingkat penggunaan sedang yaitu sebanyak 36 mahasiswa (83,7). Tingkat tekanan darah pada mahasiswa yang paling banyak adalah pada tingkatan normal sebanya 30 mahasiswa (69,8 %). Sedangkan dari hasil pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan penggunaan gadget dan tekanan darah dengan nilai koefisien sebesar 0,354 dengan tingkat signifikansi 0,020 (p <0,05). Melihat hasil penelitian ini maka perlu adanya usaha penurunan penggunaan gadget dengan cara meningkatkan kegiatan sosial kemahasiswaan yang positif sehingga mampu melupakan dan mengurangi keinginan untuk menggunakan gadget agar dapat meminimalkan risiko peningkatan tekanan darah. Kata kunci : Penggunaan Gadget, Tekanan darah, Remaja, Mahasiswa. DOI: 10.5281/zenodo.4771764
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DAN PERILAKU ASERTIF PADA REMAJA Yufi Aris Lestari; Yulianto Yulianto; Rifka Alviannita D
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1104

Abstract

Dibutuhkan perilaku asertif pada remaja untuk bersikap tegas, jujur dan tegas serta meghargai hak orang lain tanpa melanggar aturan (Dalameter,1986, dalam Fabiba dan Maryam, 2010). Sehingga Perilaku hidup bersih dan sehat pada remaja menjadi tahu, mau, dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta turut serta dengan aktif dalam gerakan hidup bersih dan sehat dikalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku asertif dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada remaja kelas X SMA Taman Siswa Kota Mojokerto. Desain yang digunakan dalam penelitian ini, adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas X SMA Taman Siswa Kota Mojokerto yang sejumlah 184 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 120 responden. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah remaja yang bersedia menjadi responden. Metode sampling yang digunakan simple random sampling. Data ini diambil menggunakan instrument penelitian berupa lembar kuesioner terdiri dari 14 poin soal untuk mengetahui perilaku asertif. Setelah dianalisis menggunakan uji spearmen’s Rho dengan signifikansi 0,05. Hasil penelitian didapatkan perilaku asertif responden kelas X SMA Taman Siswa Kota Mojokerto dalam kategori asertif, Responden kelas X SMA Taman Siswa Kota Mojokerto sebagian besar PHBS nya cukup. Dari hasil pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan perilaku asertif dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada remaja kelas X SMA Taman Siswa Kota Mojokerto diperoleh nilai dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar -0,187 dengan tingkat signifikan 0,000 (p value <0,05). Melihat hasil penelitian ini maka upaya yang dilakukan di lingkungan sekitar khususnya di sekolah yaitu lingkungan sekolah (guru) diharapkan memberi dukungan berupa nasehat kepada siswa sehingga mampu meningkatkan perilaku asertif, agar siswa dapat lebih disiplin untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kata Kunci: Perilaku Asertif, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Remaja DOI: 10.5281/zenodo.4766688
STUDI KORELASI GAMBARAN DIRI DENGAN KECEMASAN WANITA PRA MENOPAUSE DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE Bety Maya Sari; Dian Fitra Arismawati
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1107

Abstract

Menopause merupakan hal alami yang terjadi pada setiap wanita, Sebagian orang beranggapan bahwa menopause adalah hal yang menyenangkan dan sebagian lagi menganggap hahwa menopause adalah kesedihan karena kehilangan masa produktif, seringkali wanita menghadapi menopause dengan rasa cemas dan was-was karena menopause identik dengan ketuaan, kebanyakan wanita memasuki periode pramenopause tiga sampai lima tahun lebih awal dari menopause sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi Gambaran Diri dengan Kecemasan wanita dalam menghadapi menopause. Desain penelitian yang digunakan observational analitik dengan pendekatan study cross sectional, Variabel Independen dalam penelitian ini adalah Gambaran Diri dan Variabel Dependent adalah Kecemasan, dengan Populasi sebanyak 70 orang sehingga didapatkan sampelnya 60 responden menggunakan Probability Sampling teknik Simple Random Sampling menggunakan kuesioner. Untuk memperoleh tingkat signifikansi hubungan tersebut, dilakukan uji statistik Chi Square(x²) dengan p= 0,05.  Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden mempunyai gambaran diri positif dan mengalami kecemasan ringan, setelah dilakukan pengujian statistic dengan chi square diperoleh hasil df 2 dengan person correlation 32.879 dengan taraf signifikan 0,000 < 0.05 yang menunjukkan ada hubungan gambaran diri dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause. Hasil penelitian  membuktikan bahwa seorang wanita yang  mempunyai gambaran diri yang positif maka kecemasan dalam menghadapi menopause akan berkurang. Kata Kunci : Gambaran Diri, Kecemasan, Menopause. DOI: 10.5281/zenodo.4774651

Page 45 of 144 | Total Record : 1434


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue