cover
Contact Name
Dina Angela
Contact Email
dina_angela@ithb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltelematika@ithb.ac.id
Editorial Address
Jl. Dipati Ukur no. 80-84, Kel. Coblong, Kec. Lebak Gede, Bandung, 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Telematika
ISSN : 18582516     EISSN : 25793772     DOI : https://doi.org/10.61769/telematika
Jurnal Telematika is a scientific periodical written in Indonesian language published by Institut Teknologi Harapan Bangsa twice per year. Jurnal Telematika publishes scientific papers from researchers, academics, activist, and practicioners, which are results from scientific study and research in the field of telematics and information technology.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2011)" : 12 Documents clear
METODE PENJAMINAN KUALITAS PADA TEKNOLOGI CLOUD COMPUTING Suakanto, Sinung
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.47

Abstract

Saat ini cloud computing dikenal sebagai teknologi baru yang mengembangkan teknologi grid dengan menerapkan teknik virtualisasi sebagai sumber untuk melakukan komputasi. Teknologi ini mempunyai filosofi bahwa sumber komputasi, penyimpanan dan lain-lain tidak perlu lagi dilakukan di masing-masing client. Akan tetapi semuanya dapat dikerjakan di suatu server yang berada di jaringan internet (cloud). Untuk mendukung teknologi ini diperlukan sebuah jaringan akses internet yang berkecepatan tinggi untuk mendukung transmisi data dengan cepat. Teknologi ini mempunyai kendalaperformansi sehubungan dengan performansi jaringan akses yang digunakan serta performansi di sisi server sendiri. Metode penjaminan kualitas diperlukan untuk memberikan jaminan bahwa setiap pengguna dapat menggunakan aplikasi atau layanan cloud computing sesuai dengan kesepakatan layanan atau service level agreement. Paper ini berfokus pada review beberapa penelitian yang telah membangun metode penjaminan kualitas pada teknologi cloud computing atau sejenis. Dari beberapa review paper tersebut maka paper ini juga mengusulkan arsitektur metode penjaminan kualitas pada teknologi cloud computing. Nowadays, Cloud computing known as new technology that develop grid technology with  virtualization as computation resource. It has philosophy that computation resource, storage, etcwould not compute at each client but compute at server on internet cloud. To realize this technology, it needs internet access with broadband bandwidth and high speeds network for faster data transmissions. Implementation of this technology limited on network access bandwidth and also server performance itself. Quality of Service (QoS) guarantee method was needed to realizeservice that responding to the service level agreement (SLA). This paper focused at reviewed  some research finding at developing Quality of Service (QoS) on cloud computing or similar method. At the end, we also propose new approach for Quality of Service guarantee architecture on cloud computing.
KOMIK SI BUTA DARI GOA HANTU DALAM SAJIAN AUDIO VISUAL Supratman, Deny
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.45

Abstract

Perkembangan komik sebagai media hiburan atau pembelajaran berkembang pesat di abad 20. Penyajian cerita, ponokohan, desain (warna, komposisi, tipografi) dan teknik penggambaran berkembang pesan di jaman sekarang ini. Beredarnya komik-komik asal Jepang, Amerika atau Eropa memunculkan persaingan sengit di industry komik dunia, tidakterkecuali di Indonesia. Ironisnya komik local yang kita miliki sepertinya “mati suri” oleh hantaman komik yang dating dari luar. Bagaimana nasib karya-karya komik local, seperti Godam, Gundala, Si Buta dari Goa Hantu? Perlu adanya sebuah terobosan kreatif dan inovanif untuk menampilkan komikkomik tersebut, agar minimal diingat kembali bahwa komik local sempat merajai di Indonesia di era 70-an. Salah satunya menampilkan komik di era tahun tersebut dengan suguhan audio visual.
PENERAPAN SISTEM KLASIFIKASI ABC DAN KOMBINASI FORECASTING SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN DI DALAM SISTEM INFORMASI PENGADAAN BARANG Effendi, Ricky; Ong, Johan Oscar; Gunawan, Arief Samuel
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.51

Abstract

Sistem pengendalian persediaan saat ini tidak mampu menyediakan informasi mengenai jumlah persediaan semua barang dalam waktu yang cepat. Sehingga pada saat perlu untuk memesan barang, bagian perencanaan tidak memiliki jumlah pembeliaan yang tepat dalam menentukan barang-barang yang akan dipesan. Pemesanan barang yang tidak tepat akan menimbulkan resiko terjadinya penyimpanan barang-barang yang menumpuk. Dengan munculnya permasalahan diatas, kita dapat membuat suatu pemecahan masalah dengan meramalkan pembeliaan barang untuk bulan selanjutnya dengan menggunakan metode pengolahan data seperti single moving average dan regresi pola konstan jika perhitungan yang dihasilkan stasioner, dan jika data perhitungan tersebut non stasioner kita dapat menggunakan metode Single ExponentialSmoothing. Setelah memperoleh jumlah pembeliaan untuk bulan berikutnya, klasifikasi barang dilakukan berdasarkan nilai investasi tertinggi untuk memperoleh perhatian khusus dalam pengelolaannya. Sistem informasi pengendalian persediaan dikembangkan untuk mendukung dalam mengelola inventori Inventory control system is not currently able to provide information about amount of inventory of all goods in quick time. So, in the need to order the goods, the plan does not have the right amount of buying in determining the items to be ordered. Incorrect ordering of goods will lead to the risk of storage of goods piling up. With the emergence of problems above, we can create a solution to the problem with predicting buying goods for the next month using a single method of data processing such as moving averages and the regression constant pattern if the calculation of the resulting stationary, and if the data are non stationary calculation we can use the method of Single Exponential Smoothing. After obtaining the number of purchasing for the next month, the classification of goods is based on the highest investment value to obtain special attention in its management. Inventory control information system developed to support the manage inventory.
PERBANDINGAN METODE MODIFIKASI 3DES DENGAN METODE 3DES Br. Bangun, Emmy Apulina; Setiawan, Gamaliel Natawijaya
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.52

Abstract

Kriptografi dapat dibedakan menjadi 2 yaitu kriptografi dengan menggunakan kunci simetri dan kriptografi dengan menggunakan kunci asimetri. Contoh kriptografi kunci simetri adalah 3DES (Triple Data Encryption Standard) dan kriptografi kunci asimetri adalah RSA. Pada aplikasi ini penulis memodifikasi metode 3DES (Triple Data Encryption Standard) sehingga pengamanan terhadap text dapat lebih aman dibandingkan 3DES. Modifikasi metode 3DES yang dilakukan menghasilkan ciphertext yang lebih panjang dan ada penambahan proses pada proses enkripsi dan dekripsinya. Cryptography can be divided into 2 key cryptography using symmetric and asymmetric key cryptography using. Examples of symmetric key cryptography is 3DES (Triple Data Encryption Standard) method and asymmetric key cryptography is RSA method. In this application, the authors modified the method of 3DES (Triple Data Encryption Standard) so that the security of the text can be more secure than 3DES method. Triple DES modification method produces cipher text that is longer than 3 DES and there are additional processes on the encryption and decryption process.
First Mover Advantages dan Internal Resources Sebagai Sumber Keunggulan Kompetitif: Kajian di Industri Telekomunikasi Tarigan, Samuel
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.95

Abstract

Studi ini membandingkan perspektif competitive dynamics yang menempatkan first mover sebagai salah satu sumber keunggulan persaingan (Lieberman dan Montgomery (1988) dan perspektif resource-based. Analisis terhadap perkembangan PT. Telkomsel, perusahaan seluler terbesar di industri telekomunikasi di Indonesia dalam era dupoli, trioppoli dan dalam era kompetisi penuh menunjukkan bahwa first mover advantage menghasilkan keuntungan berupa pangsa pasar dalam era kompetisi terbatas,  sementara sumberdaya internal yang terakumulasi menghasilkan keunggulan bersaing dalam iklim kompetisi penuh. Studi ini memberikan sebuah temuan kualitatif mengenai peran kontinjen dari struktur industri dan sumberdaya internal terhadap daya saing di industri  telekomunikasi di Indonesia, yang dapat diperluas dan diperdalam melalui berbagai penelitian kuantitatif berikutnya. This study compares the perspective of competitive dynamics, that places first mover as one of the competitive advantages (Lieberman dan Montgomery (1988), and that of the resource-based. Analysis on the growth of PT. Telkomsel, the largest cellular operator in the era of duopoly, triopoly, and then full competition in Indonesia reveals that the first mover advantage did give the company advantage in the era of limited competition, but the internal resources accumulated throughout the early years then produced competitive advantage in the era of full competition. The study provides a qualitative finding on the contingent role of industry structure and internal resources in determining the competitiveness of a company in the telecommunication sector in Indonesia, which can be further quantitatively studied in the future.
IDENTIFIKASI FAKTOR DISKRIMINAN YANG MENENTUKAN FREKUENSI KEDATANGAN PELANGGAN DI CAFE DENGAN METODE ANALISIS DISKRIMINAN Utomo, Anggoro Prasetyo; Vidian, Rhenna
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.44

Abstract

Persaingan ketat bisnis kuliner mengharuskan setiap pelaku usaha menciptakan keunikan yang akan menarik pelanggan mengunjungi bisnis mereka. Dalam bidang usaha cafe terdapat banyak faktor yang dapat dipilih untuk dijadikan daya tarik bagi pelanggan. Untuk meminimaliasi biaya dan resiko investasi pemilik usaha harus memilih faktor yang tepat. Penelitian ini berusaha menemukan faktor-faktor yang menentukan apakah seorang pelanggan akan sering atau jarang mengunjungi cafe. Dengan demikian secara tidak langsung dapat diketahui faktor-faktor yang menentukan laris atau tidaknyasebuah cafe. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dua tahap dan pengolahan data menggunakan analisis diskriminan. Penelitian menyimpulkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi frekuensi kedatangan pelanggan adalah faktor pelayanan cafe dan fasilitas cafe. Intense business competition in the culinary industry force every business owner to create unique value to attract customer. There are numerous factors to be considered in choosing the unique values. To minimize investment cost and risk business owner needs to choose wisely. This research aims to find factors that affect customer visit frequency in a cafe, hence indirectly identifying factors that affect the successfulness of a cafe. Data collection is conducted through two steps of questionnaires. Discriminant analysis will be used in the processing. This research concludes that service factor and facility factor are the most influential to customer visit frequency.
MENINJAU ULANG HUBUNGAN ANTARA TELEVISI DAN IKLAN DALAM PEMBENTUKAN POLA MAKNA BUDAYA Anwari, Egi
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.46

Abstract

Media adalah artefak dan merupakan sebuah karya desain, sekaligus menjalankan  erannya sebagai penyampai pesan. Salah satu media yang hadir dan masuk hingga ke ruang pribadi adalah televisi. Sebagai karya desain maupun sebagai wadah pesan bagi beragam mitos, ideologi dan segala rayuan seperti janji-janji iklan, televisi telah mengisi ruang dan waktu bagi segala lapisan masyarakat. Televisi menjadi sangat visual karena ia memang untuk diindrai, dan iklan secara terus menerus menyusup ke pikiran, mental dan turut membentuk kepribadian audiennya (pemirsa). Media is artifact and a masterpiece of design, as well as runs its role as a messenger. One of the medias existing and coming into personal space is television. As a design work as well as a  message container for a variety of myths, ideology and all promising kinds such as advertisement, television has filled out time and space for all society levels. Television becomes very visual because it is for sense and advertisement keeps seeping into mind, mentality and helps form its viewers' personality.
PARTIAL LEAST SQUARE (PLS) SEBAGAI METODE ALTERNATIF SEM BERBASIS VARIANS (LISREL) DALAM EKSPLORASI DATA SURVEY DAN DATA MINING Kurniawan, Heri
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.49

Abstract

Saat ini penggunaan analisis regresi , factor dan path analysis dalam analisis data survey maupun data mining menimbulkan banyak bias ketika dihadapkan dengan teori yangmendasarinya. Hal ini dikarenakan penggunakan teknik analisis tersebut tidak melibatkan error pengukuran dan laten variabel dalam model pengukuran maupun model strukturalnya. SEM berbasis covarians – selanjtunya disebut LISREL - mampu mengatasi berbagai macam bias tersebut karena menyertakan eror pengukuran, dan laten variabel, namun terkendala dengan asumsi yang harus dipenuhi seperti jumlah sampel harus besar, normalitas data dan kompleksitas model. Partial Least Square adalah solusi yang terbaik karena tidak memerlukan asumsiasumsi seperti dalam LISREL. Today, using Regression analysis, factor and path analysis in exploratory survey data and data mining cause many bias when confirmed with theory based on it. Many bias could happen because in the analysis which use them, measurement error, latent variables on measurement and structural model not included. Structural Equation Modeling (SEM) based on covariance - call LISREL - can handle many problem in bias because measurement error, latent variables on measurement andstructural model included in LISREL. but in LISREL has many assumption for example: needs many (big) sample, normality and model complexity. Partial Least Square is the alternative solution because these assumptions not required..
PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA DENGAN CROSSOVER CUT AND SPLICE DALAM OPTIMASI ROUTING JARINGAN Martina, Inge
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.50

Abstract

Routing jaringan adalah pemilihan jalur dalam jaringan yang dipakai untuk mengirimkan data. Di dalam jaringan komputer, data akan dikirimkan dari sumbernya ke tujuan akhir melalui titik-titik perantara. Jalur yang dilalui akan mempengaruhi kecepatan pengiriman (delay) dan banyaknya paket data yang hilang. Pencarian routing jaringan adalah masalah pencarian jalur terpendek (shortest path). Paper ini bertujuan untuk mengusulkan sebuah algoritma untuk pencarian routing jaringan dengan algoritma genetika yang memakai crossover cut and splice.. Network routing is the process of selecting paths in a network along which to send data. In computer network, the data will be sent from the source toward the ultimate destination through intermediate nodes. The path will influence the transmission speed (delay) and data packet losses. Network routing finding can be classified as shortest path problem. This paper proposes an algorithm for finding network routing by adapting genetic algorithm with cut and splice crossover.
PERANCANGAN ALGORITMA SIMULATED ANNEALING UNTUK RUTE KENDARAAN YANG MEMPERTIMBANGKAN BACKHAUL,RUTE MAJEMUK, DAN TIME WINDOW Cahyadi, Ferdian; Ong, Johan Oscar; Kosasih, Jusak Sali
Jurnal Telematika Vol. 7 No. 1 (2011)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v7i1.53

Abstract

Vehicle Routing Problem (VRP) menjadi hal yang sangat penting dalam masalah  pendistribusian barang, karena perusahaan ingin mencapai hasil yang seefektif dan seefisien mungkin agar biaya yang dikeluarkan dapat diperkecil. Dalam VRP, perlu diperhatikan juga jumlah kendaraan yang digunakan dan waktu bongkar muat (loading/unloading) di tempat pelanggan, hal itu yang menjadi pembatas dalam VRP.Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menyelesaikan masalah rute kendaraan yang  mempertimbangkan backhaul, rute majemuk (multiple trips), dan time window atau yang dikenal dengan model/varian VRPBMTTW, dan akan menghitung jumlah kendaraan, total duration time (TDT), dan range of duration time (RDT). Untuk memecahkan masalah ini digunakan teknik Simulated Annealing (SA) yang merupakan suatu pendekatan algoritma yang efisien untuk memecahkan masalah optimasi kombinatorial yang sulit. Solusi awal ditingkatkan berulang-kali dengan membuat perubahan kecil hingga ditemukan solusi yang lebih baik. Vehicle Routing Problem (VRP) become very important in the problem of distribution of goods, because the company wants to achieve results effectively and efficiently as possible so the costcan be reduced. In VRP, the number of vehicles used and the time of loading and unloading at the customer site, need to be considered too, it is a constraint in the VRP. The purpose of this journal is to solve the vehicle routing problem considering backhaul, multiple trips, and the time window, known as the model/variant VRPBMTTW, and will count the number of vehicles, the total duration time (TDT), and range of duration time (RDT). To solve this problem used technique Simulated Annealing (SA) which is an efficient algorithm approach to solve difficult combinatorial optimization problems. Initial solution repeatedly improved by making small changes to find a better solution. Keywords— Vehicle Routing Problem, Backhaul, Multiple Trip, Time Window, Simulated Annealing

Page 1 of 2 | Total Record : 12