cover
Contact Name
Fajar Fadly
Contact Email
fajar@stei-iqra-annisa.ac.id
Phone
+6282383394523
Journal Mail Official
al-amwal@stei-iqra-annisa.ac.id
Editorial Address
Jl. Riau Ujung No. 73 Pekanbaru-Riau-Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Amwal
Published by STEI Iqra Annisa
ISSN : 2303064X     EISSN : 26230771     DOI : -
Jurnal "AL-AMWAL" terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN RESTRUKTURISASI PEMBIAYAAN TERHADAP PENURUNAN NPF KHAIRUNISA, MADONA
Al-Amwal Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Volume 6, No. 1 Juni 2017
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.186 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pelaksanaan restrukturisasi pembiayaan bermasalah pada Bank Riau Kepri Cabang Syariah Pekanbaru; (2) untuk mengetahui faktor dan kendala yang memengaruhi pelaksanaan restrukturisasi; dan (3) untuk menganalisa efektifitas pelaksanaan restrukturisasi terhadap penurunan NPF. Untuk mencapai tujuan tersebut Penulis memakai metodologi penelitian bersifat kualitatif dalam penelitian yang bersifat lapangan ini. Sumber data diperoleh langsung melalui wawancara selain dari dokumen dan literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Setelah data terkumpul dengan lengkap baru dianalisa secara deskriptif dengan metode analisis deduktif dimana data-data umum yang telah dikumpulkan ditarik kesimpulan secara khusus. Setelah dilakukan penelitian maka didapatkan kesimpulan bahwa (1) pelaksanaan restrukturisasi di Bank Riau Kepri Cabang Syariah Pekanbaru telah berlangsung dari tahun 2010 hingga 2012 dan tercatat total 41 (empat puluh satu) pembiayaan murabahah dan musyarakah telah direstrukturisasi. Pola restrukturisasi yang digunakan adalah perpanjangan jangka waktu dan konversi akad pembiayaan lama menjadi akad pembiayaan baru; (2) faktor yang memengaruhi keberhasilan pelaksanaan restrukturisasi adalah terjadinya penurunan kemampuan bayar nasabah namun kegiatan usahanya masih berjalan dan nasabah mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan permasalahannya. Selain itu agunan telah dikuasai dan diikat secara sempurna oleh Bank dan tidak terjadi konflik internal dalam manajemen usaha nasabah; serta (3) pelaksanaan restrukturisasi pembiayaan berjalan efektif karena terjadi penurunan angka NPF pasca pelaksanaan. Di sisi lain, bagi nasabah restrukturisasi sangat membantu nasabah dalam memenuhi kewajibannya kembali kepada Bank.
INTEGRASI KOMERSIAL DAN SOSIAL KEUANGAN ISLAM PADA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DI RIAU CHANDRA, ADE
Al-Amwal Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Volume 7, Nomor 1, Juni 2018
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.993 KB)

Abstract

Ekonomi Islam dan keuangan dibagi menjadi dua aspek seperti aspek komersial dan sosial aspek tanpa adanya pemisahan. Riset ini mendiskusikan integrasi komersial dan sosial keuangan Islam dalam Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Provinsi Riau. Riset ini pengembangan dari riset sebelumnya yang menggunakan metode kualitatif untuk menentukan model dalam mengintegrasikan komersial dan sosial keuangan Islam di BPRS, termasuk juga survey, diskusi mendalam, metode Delphi dan Analytic Network Process (ANP). Hasil riset menunjukkan bahwa integrasi komersial dan sosial keuangan Islam dari BPRS di Provinsi Riau dibagi dalam dua kategori: (1) Keuangan Komersial Islam tanpa Keuangan Sosial Islam, (2) Keuangan Komersial Islam tetapi Keuangan Sosial Islam hanya dari keuntungan BPRS.
PENTINGNYA PENGENALAN DASAR PERBANKAN SYARIAH KEPADA MASYARAKAT UMUM SALSABILA, FAHMI
Al-Amwal Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Volume 5, Nomor 1, Juni 2016
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri  keuangan syariah di Indonesia sejauh ini terbilang cukup baik. Meskipun bisa dibilang minat masyarakat di Indonesia terhadap industri keuangan syariah masih belum maksimal, terbukti dengan masih besar dan kuatnya keuangan ataupun total aset yang dimiliki oleh perbankan konvensional. Banyak faktor yang dapat menyebabkan itu hal terjadi. Salah satu di antara penyebab-penyebab kurangnya minat masyarakat Indonesia terhadap industri keuangan syariah, khususnya perbankan syariah adalah kurangnya pengenalan terhadap perbankan syariah. Masyarakat umum mengira bahwa antara perbankan Syariah dan perbankan konvensional tidak ada bedanya, sehingga diperlukannya peran dari para praktisi perbankan syariah ataupun para akademisinya  menjelaskan seputar perbedaan antara bank syariah dengan bank konvensional, baik itu berupa landasan pemikiran ekonomi syariah, perkembangan bank syariah di berbagai belahan dunia, dan bagaimana perbedaan antara perbankan syariah  dan bank konvenional. Mayarakat Indonesia sangat butuh akan informasi seputar perbankan syariah. Pada makalah kali ini penulis melakukan penelitian dengan studi pustaka (Library Research) dan mengikuti perkembangan melalui media-media yang terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlunya pengenalan dasar mengenai perbankan syariah terhadap masyarakat umum, agar masyarakat umum tidak kebingungan dan tidak ragu untuk memilih menyimpan dana, atau melakukan transaksi-transaksi lainnya di bank syariah
ANALISIS MINAT MAHASISWA MENJADI ENTREPRENEUR WINARIO, MOHD
Al-Amwal Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Volume 7, Nomor 1, Juni 2018
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.436 KB)

Abstract

Semakin maju suatu negara  dapat tercermin dari  semakin banyak orang yang terdidik dan sekaligus kemungkinan semakin banyak pula yang menganggur, oleh sebab itu, semakin dirasakan akan pentingnya dunia wirausaha. Pembangunan akan lebih berhasil jika ditunjang oleh keberadaan wirausaha  yang dapat membuka lapangan kerja, karena kemampuan pemerintah untuk itu sangat terbatas. Wirausaha merupakan salah satu pelaku pembangunan yang potensial,  baik dalam jumlah maupun mutunya. Berdasarkan latar belakang dan permasalahan di atas, maka yang menjadi pokok masalah adalah minat mahasiswa menjadi entrepreneur, sehingga dapat dirumuskan permasalahannya adalah bagaimana minat mahasiswa menjadi entrepreneur pada  mahasiswa tingkat akhir Politeknik Caltex Riau. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiwa tingkat akhir Politeknik Caltex Riau dan sampel yang digunakan adalah sebanyak 97 Orang mahasiswa. Pengumpulan data dengan cara, Observasi (pengamatan), Interview (Wawancara), Angket (Quisioner), dan mendokumentasikan kegiatan. Analisis data dengan cara sesuai dengan pemasalahan yang ada kemudian dianalisis secara cermat dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiwa lebih memilih menjadi entrepreneur dari pada karyawan, adapun mahasiwa masih bekerja sebagai karyawan karena faktor, modal memulai usaha, mencari pengalaman lebih dahulu, dan sebagainya.
METODE LEGISLASI HUKUM ISLAM PRODUK LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH OLEH DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) DI INDONESIA MUNTHE, MARABONA
Al-Amwal Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Volume 5, Nomor 1, Juni 2016
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penetapan hukum Islam terkait produk-produk Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia adalah dengan menrapkan tiga pola ijtihad yang dirujuk yaitu pola bayani (kajian semantik), pola Qiyasi (pola ta’lili) yaitu penentuan illat dan pola istislahi (pertimbangan kemaslahatan berdasarkan nash umum). Namun dari 100 fatwa yang telah dikeluarkan oleh Dewan syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia sampai tahun 2015 yang terkait dengan produk lembaga keuangan syariah di Indonesia dengan menggunakan metode tersebut di atas, ada beberapa hal yang perlu dilakukan peninjauan, diantaranya adalah; Mekanisme penetapan fatwa yang munculnya dari desakan para praktisi untuk memberikan legalitas terhadap produk lembaga keuangan syariah yang sedang mereka kembangkan tanpa melihat secara detail akan pelanggaran-pelanggaran terhadap hukum syariat yang akan terjadi di lapangan, sehingga ketika para praktisi diberikan koreksi terhadap implementasi produk lembaga keuangan syariah tersebut di lapangan mereka hanya menjawab produk tersebut sudah ada fatwanya. Hampir semua fatwa yang terkait dengan lembaga keuangan syariah memiliki dalil yang sama, hal ini menunjukkan bahwa fatwa tersebut tidak begitu didalami oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Mekanisme pengawasan terhadap implementasi fatwa-fatwa produk lembaga keuangan syariah tersebut tidak menunjukkan keseriusan DSN-MUI untuk melaksanakan produk-produk lembaga keuangan syariah tersebut sesuai dengan ketentuan hukum Islam.
FILSAFAT HUKUM ISLAM AKAD KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH NURHADI, NURHADI
Al-Amwal Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Volume 6, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.216 KB)

Abstract

Hukum akad dalam ilmu hukum, merupakan aspek urgen dalam pelaksanaan hukum privat (perjanjian), karena itu Hukum Perdata Islam mempunyai peluang besar untuk diterapkan di Indonesia. Persoalan yang muncul dalam praktik akad ekonomi Islam di lembaga keuangan Islam adalah perbebatan konseptual seputar legalitas normatif suatu akad dan basis filosofis yang mendasarinya. Hukum yang sudah di jadikan aturan resmi, telah memiliki nilai yuridis, filosofis dan sosiologis melalui tinjauan akademis. Lalu bagaimana tinjauan filsafat hukum Islam (maqashid syariah) akad dalam KHES. Penelitian ini menggunakan konsep kualitatif, dengan pendekatan yuridis normatif secara in-concreto dan singkronisasi hukum, sedangkan jenis penelitian library research (kepustakaan), metode pengumpulan datanya menggunakan data primer dan sekunder dan teknis analisis datanya memakai metode contents analisis dengan alat ukurnya kemaslahatan (maqashid syariah). Tinjauan filasafat hukum Islam (KHES) akad  tertuang dalam asas-asas akad Bab II Pasal 21, yaitu al-Ikhtiyari (sukarela), al-Amanah (menepati janji), al-Ikhtiyati (kehati-hatian), al-Luzum (tidak berubah), saling menguntungkan, al-Taswiyah (kesetaraan), transparaansi, kemampuan, al-Taysir (kemudahan), iktikad baik, sebab yang halal, al-Hurriyah (kebebasan berkontrak, al-Kitabah (tertulis), ibadah, konsensualisme dan kemaslahatan  yaitu Jalbul al-Mashalih wa Dar’ul al-Mafasid (bertransaksi untuk kemaslahatan umat dan menolak kemudratan) yiatu saling menguntungkan (antaradhim) saling rela dan ridho.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN JUNIARTI, RINI
Al-Amwal Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Volume 6, No. 1 Juni 2017
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.147 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah nasabah PT. BRI Syariah Cabang pekanbaru dengan 100 responden, penentuan responden dengan menggunakan teknik sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket/koesioner. Sebelum digunakan untuk memperoleh data, koesioner diuji validitas. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini maka diperoleh persamaan regresi linier sederhana, yaitu: Y = 7,303 + 0,117X, menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh terhadap loyalitas nasabah. Artinya Bahwa setiap adanya peningkatan layanan yang dilakukan karyawan PT. BRI Syariah Cabang Pekanbaru maka akan meningkatkan loyalitas nasabah.
ISLAMIC MANAGEMENT: SEJARAH, KONSEP DAN PRAKTEK DALAM KEHIDUPAN SOSIAL Trianto, Budi
Al-Amwal Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Volume 7, Nomor 1, Juni 2018
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.405 KB)

Abstract

Perkembangan manajemen konvensional yang begitu pesat, mengusik para ilmuwan Islam untuk menggali dan mengembangkan manajemen dalam perspektif Islam. Para Ilmuwan muslim mencoba untuk meramu dan merekontruksi manajemen yang sesuai dengan nafas Islam sehingga bira diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Praktek manajemen dalam Islam pada dasarnya sudah dilakukan oleh para Rasul jauh sebelum perkembangan ilmu manajemen moderen, hanya saja penyebutan istilah manajemen pada waktu itu belum ada karena istilah manajemen di populerkan oleh ilmuwan barat pada tahun 1800. Dewasa ini, praktek manajemen dalam perspektif Islam sudah di terapkan diberbagai organisasi, baik organisasi bisnis maupun organisasi non bisnis.
STRATEGI PENETAPAN HARGA PADA TOKO AIR MINUM ASSYIFA KANGEN WATER DITINJAU MENURUT PERSEPEKTIF EKONOMI ISLAM. RAHMAN, FIRDAUS; FUADDI, HUSNI
Al-Amwal Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Volume 5, Nomor 2, Desember 2016
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.789 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi penetapan harga pada toko air minum Assyifa Kangen Water serta tinjauan menurut persepektif Ekonomi Islam terhadap strategi penetapan harga pada toko air minum Assyifa Kangen Water. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penetapan harga pada toko air minum Assyifa Kangen Water serta untuk mengetahui tinjauan menurut persepektif Ekonomi Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di Toko Assyifa Kangen Water, tepatnya di Kelurahan labuh Baru Barat Kota Pekanbaru. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data skunder. Sedangkan metode pengumpulan data mengunakan metode wawancara, observasi dan studi pustaka. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 orang terdiri dari pemilik toko, kasir dan distributor dalam teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan teknik total sampling. Tinjauan Ekonomi Islam terhadap penetapan harga pada toko Assyifa Kangen Water melebihi harga pasar yang berdasarkan atas harga toko air minum sejenisnya, dikarnakan toko air minum Assyifa mempunyai filter air yang lebih banyak dari pada yang lain. Harga yang ditetapkan berdasarkan kualitas dan manfaat yang akan diberikan kepada masyarakat itu diperbolehkan karena masih tergolong harga yang adil. Kecuali telah terjadi kecurangan didalamnya.
PENGARUH SERTIFIKASI HALAL DAN BAHAN MAKANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MAKANAN OLEH IBU RUMAHTANGGA MUSLIM DI PEKANBARU HAYANI, NURRAHMI
Al-Amwal Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Volume 8, Nomor 1, Juni 2019
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.117 KB)

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  apakah sertifikasi halal dan bahan makanan berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian produk makanan  oleh ibu rumahtangga muslim di kelurahan Air putih kec.Tampan Pekanbaru Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh ibu rumahtangga muslim di kelurahan Air putih kecamatan Tampan Pekanbaru.  Jumlah sampel adalah 100 orang responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa variabel sertifikasi halal dan bahan makanan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian produk makanan pada ibu rumahtangga di kelurahan Air putih Kecamatan Tampan Pekanbaru baik secara parsial maupun simultan. Kontribusi variabel keputusan Sertifikasi Halal dan Bahan Makanan terhadap keputusan pembelian adalah  sebesar 33,5% dan sisanya 66,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini.