cover
Contact Name
Rochmat Aldy Purnomo
Contact Email
purnomo@umpo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
adimas@umpo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Adimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25500031     EISSN : 2550004X     DOI : -
Core Subject : Social,
Adimas : Jurnal Pengabadian masyarakat, terbit dua kali setiap tahun yakni bulan maret dan bulan september diterbitkan oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): Maret" : 6 Documents clear
IPTEK BAGI MASYARAKAT PEMBUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR KABUPATEN TULUNGAGUNG Ekojono .; Dyah Ayu Irawati; Hari Kurnia Safitri; Anugrah Nur Rahmanto
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.445 KB) | DOI: 10.24269/adi.v2i1.864

Abstract

Freshwater fish is one of the flagship of Tulungagung regency where freshwater fish are cultivated in ponds around the house. The main problems faced by two Partners in this program is the growth of fish are strongly influenced by water quality and water circulation conditions. While the problems in post-harvest is that when quarantine in the aquarium requires regulation of dissolved oxygen levels, circulation, and temperature. This community service activity using a science and technology for society approach (IbM). The method of implementation of this activity are: 1) providing counseling; 2) the installation of appropriate technology (TTG) to the two partners in the form of pond’s electricity management with setup installation of electrical system complete with backup generator; and 3) training on the use of TTG. The results of IbM's activities turned out to have a positive impact for freshwater fish farmers because it has decreased the number of fish mortality, which means increasing the income of the two partners.
PEMBERDAYAAN PENYANDANG KUSTA DI KECAMATAN PADAS DAN KECAMATAN GENENG KABUPATEN NGAWI Budiono .; Khoirul Huda
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.308 KB) | DOI: 10.24269/adi.v2i1.609

Abstract

Dalam masyarakat masih terdapat sekelompok kecil orang yang berstatus penyandang kusta. Predikat penyandang kusta yang melekat pada penderita, kerap menimbulkan persoalan psikologis, sosial dan ekonomi dalam menjalankan perannya hidup di lingkungan masyarakat. Permasalahan-permasalahan psikiologis yang sering kali menghinggapi para penyandang kusta antara lain; rasa kecewa, takut, malu, tidak percaya diri, merasa tidak berguna, hingga kekhawatiran akan dikucilkan. Hal ini diperkuat dengan opini masyarakat yang menyebabkan penderita kusta dan keluarganya dijauhi bahkan dikucilkan oleh masyarakat. Berdasarkan data dari Puskesmas Padas jumlah penderita kusta di Kecamatan Padas ada 50 orang. Sedangkan jumlah penyandang kusta di Geneng ada 20 orang. Metode pelaksanaan dalam IbM ini adalah (a) Pelatihan Ketrampilan Sosial dengan program kegiatan seperti pelatihan motivasi, bimbingan dan konseling problem kepribadian (b) Penyuluhan peternakan dan perikanan dan pemberian bantuan modal kerja untuk peternakan kambing dan kolam ikan untuk budidaya ikan lele, dengan melibatkan dua kelompok 5 orang di kecamatan Padas dan 5 orang di kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Hasil pelaksanaan kegiatan IbM ini adalah pertama, pembuatan kolam ikan lele dengan melibatkan 5 orang penyandang Kusta di setiap kelompok mitra kecamatan Geneng dan Kecamatan Padas Ngawi dengan pertimbangan usia produktif. Kolam lele yang dibuat adalah model kolam ikan lele dari terpal dengan Lahan dibuat ukuran kurang lebih 2 x 4  meter dan menggunakan terpal berukuran 4 x 6 meter, Kedua, kegiatan pembelian kambing yang diberikan kepada penyandang Kusta di Kecamatan Geneng dan Kecamatan Padas sebagai bantuan modal ternak yang setiap masing-masing kelompok mitra diberi bantuan 4 (empat) ekor Kambing, Ketiga, Penyerahan bantuan, penyuluhann dan pendampingan kedua mitra tentang meningkatkan keterampilan sosial dan penyuluhan ternak kambing yang efektif dengan melibatkan tim, programer dan penyandang Kusta.
PROMOSTION OF MOSQUITO REPELLENT PLANTS ON PKK RT 31 RW 07 DOLAHAN KELURAHAN PURBAYAN KOTAGEDE Widia Rrahmatullah
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.502 KB) | DOI: 10.24269/adi.v2i1.857

Abstract

Mosquito repellents are a type of plant that can be used to dumb mosquitoes without first prosessing mosquito repellent can be used to repel mosquitoes because they contain highly unwanted compounds. The use of chemicals as a mosquito repellent in the long term can cause nause, shortness of breath and endanger cancer because chemicals accumulate. Some mosquito repellent plants that can be cultivated include lemongrass, lavender, zodia, geranium and rosemary. Growing mosquito repellent plants in addition to mosquitoes can also be used as ornamental plant. It is hiped that after ths counseling can increase the motivation of the cummunity to cultivate this mousquito repellent plant
PENERAPAN METODE PICTURE AND PICTURE UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS VIII SMP Al IHSAN DAN SMP TASHFIA KOTA BEKASI Aster Pujaning Ati; Sigit Widiyarto; Nana Suyana
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.674 KB) | DOI: 10.24269/adi.v2i1.887

Abstract

AbstrakPengajaran bahasa Indonesia terdiri dari beberapa aspek kemampuan berbahasa dan bersastra. Kemampuan berbahasa dan bersastra meliputi empat aspek keterampilan, yaitu keterampilan membaca, menulis, menyimak, dan berbicara, salah satu dari keempat keterampilan itu yakni keterampilan menulis. Keterampilan menulis tidak dapat diperoleh secara alamiah, tetapi melalui proses belajar mengajar. Karangan narasi merupakan suatu cara pengembangan paragraf yang dirangkai sesuai kronologinya dengan urutan awal, tengah, dan akhir. Karangan narasi lebih condong kepada tujuan untuk memperluas wawasan dan menghibur pembaca. Model pembelajaran Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis. Pembelajaran ini memiliki ciri Aktif, Inovatif, Kreatif, dan Menyenangkan. Nilai Menulis Karangan Narasi Sebelum Penyuluhan 70.10 sedangkan Nilai Menulis Karangan Narasi Sesudah Penyuluhan 75.90
Pendampingan Usaha Pada Kerajinan Logam “Mandiri Etsa” Desa Pasir Wetan, Kec. Karanglewas, Kab. Banyumas Sulistyandari .; Ekaningtyas Widiastuti; Suci Indriati; Alisa Tri Nawarini
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.861 KB) | DOI: 10.24269/adi.v2i1.605

Abstract

Keberadaan UMKM Kerajinan Logam di Desa Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas dianggap sebagai salah satu jenis kegiatan produktif yang dilakukan masyarakat di desa tersebut yang berfungsi sebagai sumber pendapatan pemiliknya dan juga warga di sekitarnya. Usaha produktif yang hampir sebagian besar masih dilakukan menggunakan cara yang sangat sederhana seringkali menyebabkan omzet penjualan UMKM tersebut kurang maksimal. Selain proses pengerjaan yang menjadi lebih lama, kuantitas yang dihasilkan tidak banyak juga menyebabkan kualitas kurang maksimal. Keterampilan yang dimiliki para pelaku usaha kerajinan logam sebetulnya sudah cukup memadai, hanya saja perlu mendapatkan pendampingan dan tambahan pengetahuan dalam mengelola usahanya agar lebih maju lagi. Berlatar belakang kondisi tersebutlah, pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Penerapan IPTEKS kali ini, kami membidik UMKM Kerajinan Logam di Desa Pasir Wetan dengan menggandeng mitra yaitu usaha kerajinan logam “Mandiri Etsa” Desa Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Kegiatan pengabdian yang akan dilakukan kali ini berupa pendampingan usaha kecil, mengingat usaha logam ini merupakan salah satu usaha yang memiliki potensi cukup bagus baik karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan kemampuannya dalam membantu peningkatan pendapatan masyarakat sekitar dan penyerapan tenaga kerja. Usaha kerajinan logam ini menghasilkan berbagai jenis produk berbahan dasar logam seperti : berbagai jenis plakat, medali, pin, lencana, papan nama, gantungan kunci, dan lain-lain. Kegiatan produksi yang dilakukan masih tergolong sederhana, sehingga diharapkan dengan adanya pendampingan ini dapat membantu usaha ini agar dapat lebih maju dan berkembang.Kata kunci : UMKM, kerajinan logam, pendampingan usaha, produksi     
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PAGAK BANJARNEGARA MELALUI TRANSFER TEKNOLOGI HIDROPONIK SAYURAN ORGANIK Sarno .
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.852 KB) | DOI: 10.24269/adi.v2i1.900

Abstract

Desa Pagak Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara saat ini terus mengupayakan pengembangan potensi sumberdaya alam melalui pemberdayaan masyarakat menuju terwujudnya desa wisata berbasis pertanian. Salah satu upaya yang dilakukan oleh masyarakat adalah pengembangan teknologi hdiroponik sayuran organik. Sayuran organik dipilih karena sehat, aman, dan ramah lingkungan. Keterbatasan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang teknologi hidroponik menjadi permasalahan yang harus dipecahkan. Tujuan kegiatan tersebut adalah transfer teknologi melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kapasitas serta keterampilan teknis masyarakat dalam pengembangan teknologi hidroponik. Membantu pengembangan Desa Pagak sebagai desa wisata berbasis pertanian. Kegiatan pendidikan masyarakat dilakukan melalui penyuluhan tentang pengembangan teknologi hidroponik sayuran organik dalam mendukung pengembangan desa wisata berbasis pertanian. Sedangkan kegiatan pelatihan dilakukan melalui demonstrasi secara langsung membuat nutrisi hidroponik sayuran organik dengan memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar lingkungan atau kegiatan pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai nutrisi hidroponik yang dapat menghemat pengeluaran biaya produksi. Hasil kegiatan membawa implikasi pada peningkatan pengetahuan dan kapasitas serta keterampilan masyarakat dalam mengembangkan teknologi hidroponik sayuran secara organik yang ramah lingkungan. Meningkatnya peran serta dan motivasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata.

Page 1 of 1 | Total Record : 6