cover
Contact Name
Arief Yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rofiimuhamad@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 26215047     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan (e-ISSN 2621-5047) published by the Indonesian National Nurses Association (INNA) of Central Java. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan publishes two issues in a year. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan has been indexed in an international database. This journal publishes articles in the area of leadership in nursing, management of nursing services, and management of nursing care.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2023)" : 6 Documents clear
Faktor Penentu Perawat sehat di Rumah Sakit Endang Sudjiati; Hanny Handiyani; Kuntarti Kuntarti; La Ode Abdul Rahman; Cori Tri Suryani
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i1.1109

Abstract

Healthy behavior carried out by nurses often does not produce good results due to several factors. The risks that arise due to not behaving healthy nurses can reduce the health condition of nurses and the quality of service. The purpose of this study was to identify the factors that can influence the behavior of healthy nurses. The research method used a cross-sectional design to 356 nurses at the General Hospital in Jakarta. The results of the analysis showed that there was a significant relationship between age 35 years (p = 0.038) and education D3 Nursing/Midwifery (p = 0.034) with healthy nurse behavior. In multivariate analysis, the most influential variables on the behavior of healthy nurses were physical activity (p<0.05; OR = 4.760, 95%CI), spiritual (p=0.211; OR = 1.456, 95%CI) and stress management (p< 0.05; OR = 4.549, 95%CI). Recommendations to improve the behavior of healthy nurses by making healthy nurse programs on a regular basis.
Persepsi perawat pelaksana terhadap supervisi kepala ruang mempengaruhi ketepatan diagnosa keperawatan di ruang rawat inap Erni Yuliati; Sri Hananto Ponco; Puguh Widiyanto
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i1.1724

Abstract

Ketepatan diagnosa keperawatan mempengaruhi dari tujuan rencana keperawatan, sehingga implementasi yang kita lakukan sesuai dengan masalah kesehatan yang dialami oleh klien. Ketepatan diagnosa keperawatan mempengaruhi dari mutu pelayanan keperawatan yang berdampak kepada kepuasan klien dalam menerima pelayanan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persepsi perawat pelaksan terhadap supervisi kepala ruang dengan ketepatan diagnosis keperawatan berbasis SDKI di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelaSI, dengan pendekatan Cross-Sectional, dilakukan di 17 ruang rawat inap. Sampel yang digunakan sebanyak 75-responden dengan teknik Stratified random sampling. Uji spearman dengan nilai P value 0,000 (<0,05) dengan nilai correlation coefficient adalah 0,603. Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara persepsi perawat pelaksana terhadap pelaksanaan supervisi kepala ruang dengan ketepatan diagnosa keperawatan berbasis SDKI di ruang rawat inap Rumah Sakit X.
Pengaruh implementasi kepemimpinan spiritual terhadap penanganan konflik di ruang perawatan Rahmayani Rahmayani; Cau Kim Jiu; Wuriani Wuriani
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i1.1850

Abstract

Manajemen konflik sangat penting dilakukan oleh seorang pemimpin sehingga sebuah konflik yang terjadi bisa memberikan manfaat sebagai evaluasi kerja untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam pelayanan Kesehatan. Spitual Leadership merupakan paradigma baru dalam transformasi dan perkembangan organisasi yang didesain untuk mendorong terciptanya motivasi internal dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh implementasi spiritual leadershif terhadap penanganan konflik di ruang perawatan RSUD dr. Soedarso. Jenis penelitian ini yaitu Kuantitatif menggunakan tehnik eksperimental semu (quasi experiment ),dengan desain Pre and post design with control group. Dalam menentukan sampel peneliti menggunakan teknik purposive sampling, sampel diambil dari 30% dari total 250 orang dari 10 ruang rawat inap dan intensive yang berjumlah 75 orang. Hasil penelitian yang di dapat bahwa Penanganan konflik responden kelompok intervensi sebelum diberikan Implementasi spiritual leadership  sebesar (47,4 %) menjadi (76,3 %) setelah diberikan bimbingan . Kelompok kontrol tanpa diberikan bimbingan spiritual leadership  sebesar (42,1 %). Penanganan konflik responden pada kelompok intervensi sebelum dan setelah itervensi terdapat perbedaan dengan p value = 0,000. Penanganan konflik responden pada kelompok kontrol sebelum dan setelah intervensi tidak terdapat perbedaan dengan p value = 0,350. Analisis lebih lanjut menyimpulkan bahwa  terdapat Pengaruh Implementasi Spiritual Leadership pada perawat kelompok intervensi di RSUD Dr. Soedarso Pontianak dengan hasil didapai nilai  ( p value =  0,000  < 0,05 )
Gambaran kompetensi spiritual perawat Sarah Ulliya; Devi Nurmalia; Madya Sulisno; M. Hasib Ardani; Mustika Suci Susilastuti
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i1.2031

Abstract

Perawatan spiritual merupakan salah satu tanggung jawab perawat saat memberikan asuhan keperawatan, tetapi perawat belum sepenuhnya mempertimbangkan aspek tersebut. Hasil studi lalu terhadap 30 pasien di 3 rumah sakit, menunjukkan bahwa sebesar 79% pasien yang dirawat tidak mendapat pendampingan spiritual oleh perawat, perawatan spiritual berada pada kategori kurang baik yaitu sebesar 57,7%, 21% pasien menyatakan mendapat pendampingan spiritual dari pemuka agama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kompetensi Perawatan spiritual yang dimiliki oleh perawat. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei, dengan menggunakan non random sampling; quota, dengan jumlah perawat sebanyak 238 perawat. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner Nurses’ Professional Competence in Spiritual Care yang berjumlah 38 pernyataan. Hasil penelitian dengan nilai rerata 114.15 pada rentang skor minimal 38 sampai maksimal 152. Kompetensi di aspek Assessment and implementation of spiritual care masih cukup rendan diliaht dari nilai reratanya. Dan komponen Human values yang nilai rerata paling tinggi. Beberapa kompetensi perlu ditingkatkan seperti penggunaan instrumen standar dalam mengkaji kebutuhan spiritual pasien, ketersediaan waktu dalam mengidentifikasi kebutuhan spiritual pasien dan keluarga, memberikan laporan tertulis tentang kebutuhan spiritual pasien dan keluarga pasien kepada rekan kerja/kolega, dan pengadaan konseling interdisipliner untuk memberikan perawatan spiritual kepada pasien dan keluarga pasien.
Metode minimal data set for effective clinical handover untuk meningkatkan pelaporan serah terima antar perawat Sucipto Dwitanta; Aries Sulaiman; Basuki Rachmat
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i1.2136

Abstract

Serah terima keperawatan sering terjadi dalam praktik keperawatan sebagai bentuk komunikasi yang digunakan oleh perawat. Kesalahan komunikasi sering terjadi pada saat serah terima. Komunikasi yang buruk berdampak pada efektivitas penyampaian informasi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses komunikasi serah terima oleh perawat antar shift. Metode penelitian yang digunakan one group pre-post test design dengan teknik sampling purposive sampling sebanyak 23 perawat RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta. Penelitian ini sudah mendapat persetujuan dari responden dan bersedia berkomitmen mengikuti penelitian. Kuesioner meliputi sosio-demografis, proses serah terima, dan evaluasi serah terima. Statistik deskriptif (frekuensi, persentase, dan rata-rata) dan statistik inferensial (uji Wilcoxon) digunakan untuk analisis data. Karakteristik responden pada jenis kelamin perempuan (87%) dengan unit kerja di unit perawatan intensif bedah dewasa (30%). Waktu serah terima antara 4 - 13 menit, tidak ada gangguan selama serah terima (56,5%). Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah penggunaan metode MDS-ECHO (p <0,05). Pelaksanaan serah terima dengan metode MDS-ECHO terbukti efektif dan efisien. Sebagian besar perawat menyatakan puas dengan metode ini karena mereka menerima informasi data pasien yang akurat dan bermanfaat untuk shift berikutnya.
Determinant Factors of Nurse Job Satisfaction in Hospital Ward Dirgahayu Vega Amalia; Arief Yanto; Tri Hartiti; Vivi Yosafianti Pohan
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i1.2384

Abstract

An unmanaged nurse performance satisfaction could reduce productivity, motivation, organisational commitment, and performance, increasing absenteeism and work turnover. Nurse performance satisfaction could be affected by needs, aspirations, allowance, behaviour, income, leadership style, job, workload, work environment, facility, leadership, promotion, work partner, supervisor, productivity, work efficacy, policy, and work condition. This study aims to determine the factors related to Inpatient Ward Nurse Performance Satisfaction at KRMT Wongsonegoro Hospital. It is an associative quantitative study using a cross-sectional approach. The research subject was an hospital ward nurse with criteria such as practitioner nurse with a diploma, bachelor's, or professional degree with a minimum of a year of working experience. One hundred forty-eight respondents were chosen using proportionate simple random sampling. The research focuses on measuring determinant factors that affect nurses' performance satisfaction using analysis of multiple linear regression tests with a backward method. The research finding shows the determinant variable of nurse performance satisfaction are nurse perception toward the leadership of the chief nurse (X1), nurse perception toward work (X2), and nurse perception toward workload (X3). The variables show significant positive relationships that simultaneously affect nurse performance satisfaction (Y) at 83.3%. The dominant variable that affects nurse performance satisfaction (Y) is nurse perception toward work (X2). It is because the knowledge owned by nurse make them happy and positively impact their responsibility. The unity between knowledge, feeling, and responsibility signifies accomplished nurse work satisfaction.

Page 1 of 1 | Total Record : 6