cover
Contact Name
Linlin Lindayani
Contact Email
rena.rns@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
linlinlindayani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal)
ISSN : 23548428     EISSN : 25988727     DOI : 10.33755
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Keperawatan Komprehensif (JKK) of STIKep PPNI Jawa Barat has mission to provide information regarding nursing science for students, teachers, and for public community who have concern in nursing. Jurnal Keperawatan Komprehensif published twice a year on every July and Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 739 Documents
EARLY SKRINNING HIPERURISEMIA DENGAN FAKTOR RESIKO GAGAL GINJAL AKUT DI WILAYAH KELURAHAN CIPAGERAN Tria Firza Kumala; Asep Badrujamaludin
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3670.744 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v6i1.156

Abstract

Latarbelakang : Kejadian pasti hiperurisemia di masyarakat masih belum jelas. Namun dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Puskesmas Cipageran pada tanggal 8 agustus 2018 terjadinya peningkatan angka kejadian asam urat yang meningkat setiap bulannya (Januari – Juni 2018), asam urat (gout) mencapai 17 kasus. Sedangkan menurut data dari Rikesdas 20131 prevalensi gagal ginjal kronis di Indonesia sebesar 0,2 % dan penyakit batu ginjal sebesar 0,6 %.Peningkatan kadar asam urat terdapat supersaturasi urat dalam plasma dan cairan tubuh dan diikuti dengan pengendapan kristal-kristal urat di luar cairan tubuh dan endapan dalarn dan sekitar sendi. Penimbunan asam urat sering terjadi pada penyakit dengan metabolisme asam urat abnormal dan kelainan metabolik dalam pembentukan purin dan ekskresi asam urat yang kurang dari ginjal.Apabila terjadi hiperurisemia dalam jangka waktu lama akan menyebabkan fungsi ginjal dalam melakukan filtrasi akan meningkat dan dapat memungkinkan terjadinya penurunan fungsi ginjal. Dari keadaan hiperurisemia ini dapat mengakibat terjadinya kondisi patologis yaitu gagal ginjal. Sehingga untuk mengetahui fungsi ginjal masih dalam batas normal haruslah dilakukan upaya deteksi awal dari mengetahui kadar tingginya asam urat dalam darah dengan kejadian penurunan fungsi ginjal melalui beberapa indikatornya.Tujuan : Penelitian ini bertujuan umum mengidentifikasi korelasi early skrinning hiperurisemia dengan resiko gagal ginjal akut. Sedangkan pada tujuan khususnya yaitu mengidentifikasi rata rata kadar asam urat yang tinggi, tekanan darah, MAP, Ureum, Kreatinin dan GFR, mengetahui korelasi hiperurisemia dengan GFR, mengetahui korelari hiperuresemia dengan tekanan darah, MAP, Ureum, Kreatinin.Metode : Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskripsi korelatif dengan jenis rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 responden dengan kadar asam urat lebih dari normal melalui tehnik purposive sampling. Kriteria responden yaitu  usia 36 – 65 tahun dan kadar asam urat darah lebih dari normal. Responden yang memenuhi kriteria selanjutnya di lakukan pemeriksaan tekanan darah, MAP, berat badan, ureum dan kreatinin dalam darah dan GFR. Analisa data pada penelitian ini adalah univariat menggunakan data numerik dengan nilai mean pada kadar asam urat , tekanan darah, MAP, Kreatinin, Ureum. Analisa Bivariat didapatkan data tidak berdistribusi normal, sehingga sebagai uji alternatif menggunakan uji rank spearment. Analisa multivariate untuk melihat hubungan variabel variabel digunakan uji Regresi linier.Hasil : Rerata setiap variabel, yaitu variabel tekanan darah dengan nilai mean sistolik 138,43 , nilai mean diastolik 81,47 , nilai mean MAP 100.733 , nilai mean asam urat (hiperuresemia) 7,190  , nilai mean ureum 19,777 , nilai mean kreatinin 1.265 dan nilai mean GFR 52.533. Nilai korelasi hiperiresemia dengan GFR adalah 0,066 (p value > α (0,05) yang menunjukkan bahwa korelasi hiperuresemia dengan fungsi ginjal melalui pemeriksaan GFR tidak bermakna. Nilai korelasi spearman sebesar -0,340 menunjukkan korelasi negative dengan kekuatan korelasi lemah. menggambarkan interpretasi model, setelah dilakukan analisis variabel indepeden yang masuk model regresi adalah GFR, Ureum, TD, Kreatinin, MAP. Pada Model Summary terlihat koefisien determinasi (R Square) menunjukkan nilai 0,234 artinya bahwa model regresi yang diperoleh dapat menjelaskan 23,4% variasi variabel dependen asam urat. Anova hasil uji F yang menunjukkan nilai P(sig) = 1,169, berarti pada alpha 5% dapat menyatakan bahwa model regresi tidak cocok dengan data yang ada. Atau dapat diartikan variabel tersebut secara signifikan tidak dapat untuk memprediksi variabel asam urat. Coefficient dapat memperoleh persamaan garisnya, yang digunakan untuk mengetahui variabel mana yang paling besar pengaruhnya. Pada hasil diatas variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap asam urat adalah kreatinin dengan hasil 1,091.Kesimpulan : Hiperuresemia bukan merupakan salah satu indikator terjadinya penurunan fungsi ginjal yang dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Namun melihat metabolisme dari asam urat yang hasil akhirnya akan diekskresikan oleh ginjal, apabila kondisi hiperuresemia ini tidak segera ditangani maka dapat juga mempengaruhi fungsi ginjal dalam melakukan fungsi ekskresinya, sehingga resiko penurunan fungsi ginjal dapat terjadi.
PERAWATAN DIRI LANSIA HIPERTENSI DI KELURAHAN CIREJAG KARAWANG Irma Darmawati; Doni Dulgani
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.915 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v5i1.157

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit dengan prevalensi yang tinggi pada kelompok lansia. tanda dan gelaja yang muncul akibat hipertensi mengakibatkan perubahan pada pemenuhan perawatan diri lansia. Perawatan diri lansia hipertensi meliputi upaya pengukuran tekanan darah secara teratur, minum obat secara teratur, berolahraga, mandi, mencuci tangan, menggunting kuku, menyikat gigi, keramas, serta mengurangi konsumsi garam. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sample 95 orang, menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Hasil: setengahnya responden (53,3%) memiliki perawatan diri yang baik. dengan indikator perawatan diri tertinggi pada poin kebersihan diri sebesar 98.8% (keramas, dan sikat gigi), namun paling rendah pada kebiasaan minum obat hipertensi dan kebiasaan makan rendah garam (57%). Diskusi: Hasil yang rendah dalam upaya perawatan inti pada lansia hipertensi terkait minum obat hipertensi dan pola makan rendah garam menunjukan masih kurangnya pengelolaan diri lansia dalam melaksanakan pengendalian hipertensi yang berakibat pada komplikasi penyakit lainnya. Saran : peneliti merekomendasikan pihak puskesmas untuk lebih aktif dalam upaya pelaksanaan program pengendalian hipertensi melalui pendekatan GERMAS dan CERDIK yang digalakan oleh kementrian kesehatan Republik Indonesia.
EFEKTIVITAS MOBILISASI MIRING KIRI MIRING KANAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PRESSURE INJURY PADA PASIEN SEPSIS DI RUANG INSTALASI PELAYANAN INTENSIF Tiurmauli Rotua Simanjuntak; Agus Purnama
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3664.43 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v6i1.160

Abstract

Pendahuluan : perawat berperan dalam merawat pasien dalam keterkaitan dengan kenyamanan pasien-pasien dengan total bedrest, salah satunya adalah dengan melakukan miring kanan dan kiri..Tujuan : untuk memgetahui efektivitas mobilisasi miring kiri miring kanan yang dalam hal ini posisi miring 30 derajat dalam upaya pencegahan pressure injury/luka tekan pada pasien sepsis.Metode: Metode yang digunakan Post Test Only Control Group Design dengan jumlah populasi sebanyak 30 responden.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobilisasi miring kiri miring kanan ada pengaruh dalam pencegahan pressure injury/luka tekan pada pasien sepsis baik itu dengan metode 30 derajat dan 90 derajat (p=0,004 < α=0,05).Kesimpulan: Mobilisasi miring kiri miring kanan efektif dalam pencegahan risiko pressure injury/luka tekan pada pasien sepsis.
ANALISIS PERILAKU ETIK KEPALA RUANGAN PADA RUMAH SAKIT DI JAKARTA: STUDI KASUS Nurhayati Nurhayati; Hanny Handiyani; Krisna Yetti; Nurdiana Nurdiana
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3578.054 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v6i1.163

Abstract

Keperawatan dalam menjalankan praktek keperawatan harus berdasarkan kode etik, standar pelayanan, standar profesi dan standar prosedur operasional.. Perilaku merupakan sikap yang ditampilakan atas keputusn nilai yang di anut, pengetaahuan dan ketrmpilan yang dimiliki. Etika profesional mengacu pada penggunaan komunikasi yang logis dan konsisten, pengetahuan, keterampilan klinis, emosi dan nilai-nilai dalam praktik keperawatan. Tujuan studi kasus ini untuk melakukan analisis perilaku etik kepala ruangan dalam melaksanakan peran dan fungsinya di pelayanan keperawatan rumah sakit di Jakarta. Metode yang dilakukan dengan survei menggunakan kuesioner, observasi, wawancara dan focus group discusion. Sample yang digunakan adalah seluruh kepal ruangan dan perawat primer dan pelaksana sesuai dengan rumus estimasi proporsio. Hasil yang didapat bahwa kepela ruangan membutuhkan pembekalan sebelum menjabat dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan sebagai pemimpin dan pembentukan perilaku etik melalui pendampingan senior, adanya forum FGD antar kepala ruangan dan adanya panduan perilaku etik bagi kepala ruangan sebagai dasar acuan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
GAMBARAN KEPATUHAN MINUM PADA PASIEN TB DI WILAYAH PUSKESMAS KECAMATAN CIMAUNG Herdiman Herdiman; Dian Rahman; Linlin Lindayani
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.697 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v6i1.175

Abstract

AbstrakLatarbelakang:Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit serius bukan hanya di Indonesia tetapi di Dunia.Kepatuhan minum obat adalah indikator keberhasilan yang sangat penting untuk kesembuhan pasien TB selama 6-9 bulan dimana pasien harus minum obat non stop, akan tetapi di Indonesia masih banyak kasus drop out dengan berbagai alasan seperti efek samping obat, kurang dukungan keluarga, sosial ekonomi dalam pengobatan pasien TB.Tujuan:ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi prevalensi kepatuhan minum obat anti tuberculosis pada pasien TB di Wilayah Kerja Puskesmas Cimaung. Metode:Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita TB Paru dari April 2019 sebagai pasien di Puskesmas Cikalong dan di Puskesmas Cimaung. Untuk pemilihan sampel pada penelitian ini mengacu kepada Non Probability Samplingjenis total Sampling.kepatuhan minum obat, diukur dengan menggunakan instrument yaitu Medication Morisky Adherence Scale (MMAS-8). Hasil: didapatkan prevalensi kepatuahan minum oabat anti tuberkulosis (OAT) dengan hasil responden dengan tingkat kepatuhan sebanyak 54% patuh, 40% kurang patuh, dan 6% responden tidak patuh. Kesimpulan:puskesmas mengadakan penyuluhan secara rutin tentang penyakit TB paru terutama tentang cara penularan dan pencegahannya kepada masyarakat. Perawat dan kader kesehatan diharapkan lebih rutin melakukan kunjungan terutama kepada pasien yang tidak patuh, sehingga pasien dapat terhindar dari drop outpengobatan.  
GAMBARAN KEPATUHAN MINUM OBAT ARV PADA ANAK DENGAN HIV/AIDS Dewi Srinatania; Doni Sukarya; Linlin Lindayani
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3555.53 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v6i1.176

Abstract

Latar belakang:Penyakit HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan suatu penyakit yang terus berkembang dan menjadi masalah global. Permasalahan dalam pengobatan HIV/AIDS adalah ARV, di mana obat ini hanya untuk menekan replikasi virus, Penelitian klinik menunjukkan bahwa penderita yang mengikuti aturan pengobatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan dengan teratur, umumnya obat-obat akan bekerja dengan baik. Kenyataannya, beberapa dokter mengatakan bahwa hanya separuh pasiennya menunjukkan hasil yang baik. Salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan adalalah kepatuhan pasien. Tujuan: Mengetahui gambaran kepatuhan minum obat pada pasien anak penderita HIV/AIDS. Metode:Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam. Data akan dianalisis menggunakan perspektif konstruksionis dengan asumsi memahami kenyataan melalui cerita, menerima pengalaman terjadi secara naratif, dan cerita berasal dari konstruksi dan persepsi peristiwa. Hasil: Hasil wawancara mendalam gambaran kepatuhan minum obat ARV pada anak dengan HIV/AIDS,  medapat  3 tema. Tema tersebut adalah alasan mengkonsumsi obat terus-menerus dipertanyakan, percaya atau believ terhadap efektifitas ARV. Dukungan keluarga. Kesimpulan:Setelah dilakukan proses wawancara mendalam kepada 4 partisipan didapatkan 3 tema,yaitu alasan mengkonsumsi obat terus-menerus dipertanyakan, percaya atau believ terhadap efektifitas ARV dan  Dukungan keluarga.
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KADEMANGAN KABUPATEN CIANJUR Nyayu Nina Putri C; Intan Meriyani
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.089 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v6i1.177

Abstract

Latar belakang : Hipertensi telah menjadi masalah utama dalam kesehatan dunia. Indonesia termasuk dalam lima besar negara dengan jumlah lanjut usia terbanyak di dunia, pada tahun 2014, jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia sebanyak 18,781 juta jiwa dan diperkirakan pada tahun 2025 jumlahnya akan mencapai 36 juta jiwa dan hipertensi juga menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Prevalensi hipertensi pada penduduk usia >18 tahun mengalami peningkatan dari tahun 2013 sebanyak 25.8% menjadi 34.1% dari jumlah penduduk Indonesia. (Riskesdas, 2018). Masih jarangnya disedikan waktu khusus untuk kegiatan promosi atau penyuluhan kesehtan di psoyandu lansia sehinnga lansia masih kurang mendapat informasi tentang pentingnya upaya pencegahan penyakit hipertensi dan seringnya masyarakat mengkonsumsi olahan makanan yang kadar garamnya tinggi seperti ikan asin, mengakibatkan banyaknya penderit hipertensi di desa Kedemangan. Tujuan : Untuk mengidentifikasi gambaran tekanan darah pada lansia hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kademangan Desa Kademangan, Kecmatan Cianjur. Metode : Deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dilakukan pada bualan Februari. Teknik sampling : Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pengukuran tekanan darah, stetoskop, dan Sfigmomanometer atau Tensimeter. Hasil : Gambaran tekanan darah pada lansia hipertensi hampir seluruh dari responden mengalami hipertensi sedang sebanyak 338 responden atau (96%), sangat sedikit dari responden mengalami hipertensi ringan sebnyak 9 atau (2,6%) dan  sangat sedikit dari responden mengalami hipertensi beratsebnayak 5 atau (1,4%) lansia. Saran : Untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan bagi lansia dan membangun posbindu untuk meningkatkan pelayanan khusus untuk lansia dan mengadakan penyuluhan tentang pencegahan penyakit hipertensi.   
Analysis of Workplace Violance at Accredited Hospitals in Riau Province Dilgu Meri; Fitra Mayenti
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1159.1 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v8i1.221

Abstract

Aims: Hospital violence against health care providers, particularly nurses, is a significant problem in every healthcare setting in the world. The purpose of this study was to analyze workplace violence among nurses at an Accredited Hospital in Pekanbaru city. Methods: The type of research used in this study is quantitative research with an analytic descriptive approach. The sample in this study were the nurses in RSUD X and RS Y, amounting to 50 people. In this study using a questionnaire as a data collection tool. The questionnaire was adopted from the Texas Center for Nursing workforce studies regarding workplace violation against nurses survey. Results: The results of research at RSUD X found that 100% of respondents stated that there was no evaluation of the effectiveness of the impact of violence at work policies, 92% of respondents said they did not know about policy changes based on evaluations of violence prevention programs in the workplace, 100% of respondents stated that violence training in the workplace work is not provided, the results of research at the RS Y found that of the 25 respondents as much as 40% of respondents stated the availability of verbal violence policies from patients or visitors, 48% of respondents stated that the policy of preventing violence in the workplace was needed related to incident reporting, 36% of respondents stated that appropriate technical training is needed to reduce conflict, 72% of respondents 28 stated the availability of follow-up support such as counseling for nurses who experience verbal / physical violence. Conclusions: The results of this study can be used as one of the considerations in efforts to overcome and prevent work stress in nurses and as information for management regarding problems faced by nurses at work.
Educational Media Related to Nutrition and Fluids for Patients with Chronic Kidney Failure: Literature Review Herlina Tiwa; Erna Rochmawati
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1085.471 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v8i1.291

Abstract

Aim: This review aims to identify and analyze the existing literature related to educational media regarding the provision of nutrition and fluid education in patients with kidney failure Methdos :This research is a literature review approach where the research sources are taken from two databases, namely Pubmed and Google Scholar.Articles were screened using inclusion criteria published in 2015-2021, in the form of journals, English and Indonesian, quasi-experimental research designs and True Experiments, so that six suitable articles were found. The keywords used were “Nutrition Education OR fluid education AND Kidney Failure OR Chronic Kidney Failure; “Chronic Kidney Failure” AND Education on Nutrition and Fluids AND Educational Media”. Results : Of the 2,203 articles that meet the requirements as many as 6 articles. The results of the review show that various media are used for health education related to nutrition and fluids in patients with kidney failure. The media used from simple ones such as booklets to complex applications such as audio-visual media for health education about diet in the intervention group with various media showed significant results compared to the control group. From the results of the review, it was found that simple to complex educational media showed a significant influence on the patient's fluid intake, the patient's quality of life, thereby improving the quality of life. Conclusions : Health education with various educational media can improve dietary compliance of CKD patient, so that nurses are expected to be able to apply various educational media, so that they can meet the nutritional and fluid intake needs of patients with chronic kidney failure.
The Influence of Emotional and Spiritual Intelligence on Nurses’ Caring Behavior at the Universitas Sumatera Utara Hospital Nurul Haflah; Jenny M. Purba; Nurmaini
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.133 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v8i1.295

Abstract

Aims: This study aims to analyze the influence of nurses’ emotional and spiritual intelligences on their caring behavior at the Universitas Sumatera Utara Hospital, Medan, Indonesia. Design: This research was designed cross sectionally. using simple random sampling, 126 nurses were selected as samples. Methods: Questionnaires of emotional intelligence, spiritual intelligence and caring behavior were then administered and analyzed using multiple linear regression. Results: The results showed a positive and significant effect of nurses’ emotional intelligence on their caring behavior (p = 0.001 < 0.05) as well as a positive and significant effect of nurses’ spiritual intelligence on their caring behavior (p = 0.008 < 0.05). It was found that the most dominant variable that affected caring behavior was the emotional intelligence variable. Conclusion: The findings of this study indicate that both hospital management and nurses need to carry out a few efforts to increase the nurses’ emotional and spiritual intelligence to achieve good caring behavior at the Universitas Sumatera Utara Hospital

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 11 No. 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 11 No. 3 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 11 No. 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 10 No. 5 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 10 No. 4 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) : SPECIAL EDIT Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 9 No. 3 (2023): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 9 No. SpecialEdition (2023): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 8 No. 4 (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 8 No. 3 (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 8 No. Special Edition (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 7 No. 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 7 No. 2 (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 7 No. Special Edition (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol 6, No 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHESIF Vol. 5 No. 2 (2019): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol. 4 No. 2 (2018): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol. 3 No. 2 (2017): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL) More Issue