cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Perikanan Kelautan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2012)" : 42 Documents clear
PENGARUH EKSTRAK TEPUNG TESTIS SAPI DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP KEBERHASILAN MASKULINISASI IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp.) Irmasari -; Iskandar -; Ujang Subhan
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian penggunaan Ekstrak Tepung Testis Sapi (ETTS) pada proses maskulinisasi ikan nila merah (Oreochromis sp.), telah dilakukan pada bulan Maret – Mei 2012, yang bertempat di Hatchery FPIK UNPAD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Ekstrak Tepung Testis Sapi terhadap keberhasilan maskulinisasi larva ikan nila merah. Pada penelitian ini ETTS diberikan dengan cara perendaman terhadap larva ikan nila merah yang berumur 4 hari (fase diferensiasi sex) selama 8 jam. Konsentrasi ETTS yang digunakan yaitu perbandingan volume antara  ETTS dan Air. Perlakuan yang diberikan yaitu 0 ml/L, 1,5 ml/L, 3 ml/L, 4,5 ml/L dan 6 ml/L. Perendaman larva dilakukan pada stoples volume 5 liter dengan kepadatan 10 ekor/liter. Larva yang telah direndam ETTS dipelihara pada wadah akuarium  berukuran 40 x 30 x 30 cm3 dengan kepadatan awal 1ekor/liter, kemudian setelah 15 hari umur pemeliharaan larva kepadatan menjadi 2 ekor/liter. Hasil pengamatan menunjukan larva ikan nila merah berumur 4 hari dengan ekstrak tepung testis sapi (ETTS) sebanyak 3 ml/L menghasilkan ikan nila merah berkelamin jantan sebesar 69,07%.
STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DI SUNGAI CITARUM HULU JAWA BARAT Adie Wijaya Putra; Zahidah Hasan
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas plankton serta melihat hubungannya dengan tata guna lahan dan diharapkan dapat memberikan informasi tentang keberadaan plankton sebagai bagian dari upaya pemantauan kualitas lingkungan di Sungai Citarum Hulu. Metode yang dipergunakan yaitu metode purposive sampling dengan menetapkan 8 stasiun, serta 6 kali waktu sampling secara time series setiap 1 minggu sekali yang dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Juli 2012. Komunitas plankton di Sungai Citarum Hulu terdiri dari 5 kelas fitoplankton dan 3 kelas zooplankton. Kelimpahan terbesar dari fitoplankton adalah dari kelas Bacillariophyceae (13 individu L-1), sedangkan dari zooplankton adalah kelas Crustacea  (19 individu L-1). Kisaran nilai indeks diversitas Simpsons untuk fitoplankton  0,18 – 0,90 dan  0,15 – 0,87 untuk zooplankton. Tata guna lahan di DAS Citarum Hulu sangat berpengaruh terhadap struktur komunitas plankton. Spesies defisit yang meningkat di stasiun 2 dengan nilai -44 menunjukkan perairan belum tercemar tetapi di stasiun 3 sampai stasiun 8 pada kisaran 0 – 63 menunjukkan jumlah genus yang ditemukan berkurang diduga akibat gangguan dari beban cemaran yang masuk ke badan perairan.
Fortifikasi Tepung Cangkang Udang sebagai SUmber Kalsium Terhadap Tingkat Kesukaan Cone Es Krim Azhari Jaya Permana; Evi Liviawaty; Iskandar -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung cangkang udang sebagai sumber kalsium terhadap tingkat kesukaan cone es krim.  Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan perlakuan penambahan tepung cangkang udang yang berbeda-beda yaitu 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% terhadap tepung tapioka dalam adonan.  Parameter yang diamati terdiri dari rendemen tepung cangkang udang, derajat pengembangan, dan ketahanan cone terhadap es krim, tingkat kesukaan panelis terdiri dari karakteristik organoleptik kenampakan, aroma, rasa, dan tekstur. Karakteristik organoleptik diuji dengan uji Friedman kemudian dilanjutkan dengan uji Bayes untuk mengetahui cone dengan penambahan tepung cangkang udang mana yang terbaik, serta kimia (kadar kalsium) cone diuji secara duplo. Berdasarkan hasil Penelitian, didapatkan bahwa fortifikasi tepung cangkang udang sampai dengan 10% pada cone es krim masih disukai oleh panelis, namun berdasarkan uji Bayes perlakuan 5% mempunyai nilai alternatif lebih tinggi dibanding dengan perlakuan lainnya yaitu 6,49, dengan derajat pengembangan 8,82%, ketahanan cone terhadap es krim selama 27 menit, dan kandungan kalsium sebesar 62 mg.
INTENSITAS DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA IKAN BANDENG (Chanos chanos) DALAM KARAMBA JARING APUNG (KJA) DI WADUK CIRATA KABUPATEN CIANJUR JAWA BARAT Yazid Alfa Riko; Rosidah -; Titin Herawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, intensitas dan prevalensi ektoparasit pada ikan bandeng yang dibudidayakan dalam Karamba Jaring Apung (KJA) di Waduk Cirata Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Sampel diambil berdasarkan ukuran yaitu ukuran kecil (8-13 cm) sebanyak 35 ekor dan ukuran besar (20-27 cm) sebanyak 35 ekor dengan tiga kali pengambilan setiap ukurannya. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian ditemukan empat jenis ektoparasit pada ikan bandeng ukuran kecil yaitu Trichodina sp. (86,41 %), Trichodinella sp. (0,15 %), Chilodonella sp. (3,97 %), dan I. multifiliis  (9,48 %), sedangkan pada ikan bandeng ukuran besar ditemukan enam jenis ektoparasit yaitu Trichodina sp. (94,68 %), Trichodinella sp. (0,04 %), Chilodonella sp. (1,88 %), I. multifiliis  (3,36 %), Apiosoma sp. (0,01 %), dan Dactylogyrus sp. (0,03 %). Intensitas dan prevalensi tertinggi terdapat pada ikan bandeng berukuran besar yaitu 99 individu/ekor ikan dan 93,33 %. Intensitas dan prevalensi ektoparasit tertinggi ditemukan pada ikan bandeng ukuran besar yaitu Trichodina sp. sebesar 94 individu/ekor ikan dengan prevalensi 74,28 %. Semakin besar ukuran ikan, intensitas dan prevalensi ektoparasit yang menyerang ikan bandeng cenderung meningkat.
ANALISIS INDEKS KINERJA PENGELOLA DAN INDEKS KEPUASAN PENGGUNA DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN JAKARTA Beni Guswanto; Iwang Gumilar; Iis Rostini
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera memiliki fungsi utama, yaitu sebagai lingkungan kerja yang melaksanakan pelayanan umum. Pelabuhan  Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta merupakan salah satu PPS yang memegang peranan penting di Indonesia, sehingga PPS Nizam Zachman dituntut untuk memiliki kinerja yang baik dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat pelayanan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks kinerja pengelola dan indeks kepuasan pengguna dan mengidentifikasi faktor penghambat kinerja di PPS Nizam Zachman serta mengetahui upaya yang ditempuh  untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis data yang dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai persentase indeks kinerja sebesar 75,48%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kinerja PPS Nizam Zachman sudah baik. Nilai indeks kepuasan pengguna yang diperoleh yaitu sebesar 0,84 (84,44%). Hal ini mencerminkan bahwa secara keseluruhan pengguna merasa sangat puas terhadap kinerja pelayanan di PPS Nizam Zachman Jakarta. 
MODIFIKASI KADAR NITROGEN UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI GLUKOSA PADA Nannochloropsis sp. SEBAGAI BAHAN BAKU BIOBUTANOL Satrio Hadisnugroho; Zahidah Hasan; Yeni Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi nitrogen yang optimal pada kultur Nannochloropsis sp. yang menghasilkan konsentrasi glukosa tertinggi pada Nannochloropsis sp . Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 23 Juni sampai dengan 22 Agustus 2012 di Laboratorium Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental secara terkontrol dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dalam penelitian ini dilakukan modifikasi konsentrasi nitrogen sebesar 0 mM sebagai kontrol, 0,1 mM, 0.5 mM, 1 mM, dan 1,5 mM. Parameter yang diamati adalah kepadatan sel, biomassa, dan konsentrasi glukosa. Dalam perhitungan kepadatan sel digunakan metode perhitungan Punchard (2006) dan Taw (1990). Perhitungan biomassa digunakan metode feeze drying dan untuk perhitungan glukosa digunakan metode DNS. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kepadatan sel tertinggi diperoleh pada konsentrasi 1,5 mM dengan kepadatan sel akhir sebanyak 12,54 x 106 sel ml-1, sedangkan untuk biomassa tertinggi adalah pada konsentrasi 1,5 mM yaitu sebesar 0,1041 g dan glukosa tertinggi didapatkan pada
IDENTIFIKASI BAKTERI INDIGENOUS PEREDUKSI LOGAM BERAT Cr (VI) DENGAN METODE MOLEKULER DI SUNGAI CIKIJING RANCAEKEK, JAWA BARAT Syafrudin Lewaru; Indah Riyantini; Yuniarti Mulyani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mencari bakteri indegenous dari sungai yang berpotensi mereduksi logam berat Cr (VI) dengan metode molekuler . Sampel berasal dari air dan sedimen Sungai Cikijing, Rancaekek Kabupaten Bandung Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif, identifikasi molekuler dengan primer 16S rRNA, dan uji reduksi bakteri terhadap Cr (VI) dengan indikator DiphenylCarbazide (DPC). Tahapan penelitian meliputi kultivasi bakteri, uji tantang dengan konsentrasi yang digunakan yaitu 50, 150, 500, 1000, uji reduksi dengan konsentrasi 300, 700, dan 1000 ppm, dan identifikasi molekuler gen 16S rRNA. Hasil penelitian didapat 10 Isolat murni bakteri, dan semua bakteri mempunyai resistensi terhadap konsentrasi Cr (VI). Dua bakteri yang mempunyai tingkat resistensi, tingkat reduksi tertinggi dengan melihat OD (optical density), yaitu A.3.3. yang dapat menurunkan 1083,25 ppm menjadi 468,30 ppm dan  S.3.14dapat menurunkan 1083,25 ppm menjadi 856,20 ppm dalam waktu ±24 jam. Hasil identifikasi molekuler menunjukkan spesies bakteri A.3.3 adalah Bacillus thuringiensis dan isolat S.3.14 adalah Staphylococcus arlettae.
PENGARUH PEMBERIAN BAKTERI PROBIOTIK PADA PELET YANG MENGANDUNG KALIANDRA(Calliandracalothyrsus) TERHADAP PERTUMBUHAN BENIHIKAN NILA (Oreochromis niloticus) Fadhilah Silviana Putri; Zahidah Hasan; Kiki Haetami
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi bakteri probiotik yang diberikan pada pelet yang mengandung kaliandra yang dapat menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada benih Ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 02 Mei 2012 sampai dengan 30 Mei 2012 di Laboratorium Nutrisi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran.Metode  penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Keempat perlakuan tersebut adalah perlakuan A (5 ml/kg), perlakuan B (10 ml/kg), perlakuan C (15 ml/kg) dan perlakuan D (20 ml/kg). Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan harian dan rasio konversi pakan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bakteri probiotik pada pelet yang mengandung kaliandra berpengaruh terhadap pertumbuhan benih ikan nila. Pemberian probiotik sebesar 15 ml/kg pakan memberikan hasil terbaik terhadap laju pertumbuhan harian sebesar 2,76 % dan rasio konversi pakan sebesar 1,48. Sedangkan berdasarkanhasilanalisisregresiuntuklaju pertumbuhan optimum sebesar 31,11% dan rasio konversi pakan optimum sebesar 2,32 diperoleh pada konsentrasi sebesar 15,44 ml/kg pakan dan 13,1 ml/kg pakan.
Analisis Bahaya dan Penentuan Titik Pengendalian Kritis pada Penanganan Tuna Segar Utuh di PT. Bali Ocean Anugrah Linger Indonesia Benoa-Bali Hilman Maulana; Eddy Afrianto; Ike Rustikawati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai analisis bahaya dan penentuan titik pengendalian kritis pada penanganan tuna segar utuh telah dilakukan selama 1 bulan dari bulan Juni hingga Juli 2012 di PT. Bali Ocean Anugrah Linger Indonesia Benoa-Bali. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) dalam mengidentifikasi dan mencegah potensi bahaya pada penanganan tuna segar utuh di PT. B.A.L.I . Penelitian menggunakan metode survey, dengan mengikuti secara langsung seluruh alur proses penanganan tuna segar utuh mulai dari penerimaan bahan baku sampai pengangkutan. Metode analisa data yang digunakan adalah metode analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penanganan tuna segar utuh di PT. B.A.L.I telah menerapkan sistem HACCP dengan baik, hal ini terlihat dari tahapan proses penanganan telah sesuai dengan GMP (Good Manufacturing Practice) dan SSOP (Sanitasion Standar Operating Procedure) . Berdasarkan hasil identifikasi, tidak ditemukan adanya titik pengendalian kritis (CCP)  pada tahapan alur proses penanganan tuna segar utuh.
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN TURI HASIL FERMENTASI DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH BAWAL AIR TAWAR (Colossomamacropomum Cuvier) Ika Kurnia Utami; Kiki Haetami; Rosidah -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Pelaksanaannya dimulai dari tanggal 4 Juni sampai 21 Juli 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun turi hasil fermentasi terhadap pertumbuhan benih bawal air tawar (Colossoma macropomum Cuvier). Benih ikan yang digunakan adalah benih bawal air tawar dengan ukuran 4 – 5 cm, yang diperoleh dari salah satu kelompok pembudidaya bawal air tawar di Cianjur, Jawa Barat. Padat penebaran ikan pada penelitian ini adalah 1 ekor/2 L. Akuarium yang digunakan sebagai wadah pemeliharaan ikan berukuran 40x20x40 cm3 yang diiisi air sebanyak 20 L. Penelitian ini  menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Pakan yang digunakan adalah pakan buatan yang ditambahkan tepung daun turi hasil fermentasi dengan persentase yang berbeda yaitu 0 %, 5 %, 10 %, 15 %, dan 20 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan tepung daun turi hasil fermentasi pada pakan buatan berpengaruh terhadap laju pertumbuhan harian dan konversi pakan benih bawal air tawar. Nilai tertinggi diperoleh dari perlakuan penggunaan 10 % tepung daun turi hasil fermentasi dengan nilai masing-masing 3,18 % dan 1,18.