cover
Contact Name
Wilson M.A. Therik
Contact Email
wilsontherik@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kritis@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Kritis
ISSN : 02154765     EISSN : 25795651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
KRITIS adalah Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin (Journal of Interdiciplinary Development Studies) yang isinya berkaitan dengan pembangunan sebagai proses multidimensional yang melibatkan reorientasi dan reorganisasi kemasyarakatan secara keseluruhan, yang mencakup penjaminan pilihan-pilihan kebutuhan hidup manusia, penegakan harga diri manusia, dan pembebasan dari penghambaan. KRITIS menerima artikel dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember)..
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 34 No 2 (2025)" : 6 Documents clear
STUNTING IN PREGNANCY OUTSIDE LEGAL MARRIAGE SOCIO-CULTURAL STUDIES IN RURAL TIMOR, KUATNANA DISTRICT, SOUTH CENTRAL TIMOR REGENCY, EAST NUSA TENGGARA, INDONESIA Kameo, Daniel; Mboeik, Petrus Christian; Sasongko, Gatot
KRITIS Vol 34 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v34i2.12827

Abstract

Background: The prevalence of stunting in Indonesia is still higher than the WHO maximum standard of 20 percent. East Nusa Tenggara is one of the Provinces in Indonesia that is still struggling with a high prevalence of stunting. The purpose of this study was to examine the incidence of stunting caused by socio-cultural factors related to pregnancy outside legal marriage in rural Timor, East Nusa Tenggara. Design and research method: A descriptive qualitative method along with a health anthropological approach were used to answer research questions. The cases being studied were the family of stunted toddlers under five years of age and their families with poor nutritional status. The initial survey was conducted on 108 stunted malnourished toddlers using a purposive sampling technique, 16 families with stunted children were selected for observation. Family activities were observed to learn about lifestyle, care of pregnant women, diet, and parenting patterns, as well as traditions carried out. In-depth interviews were conducted with the parents and grandparents of stunted children, the village head, village health workers, public figures, religious leaders, and traditional birth attendants in the study area. Results: Study results indicate that pregnancy outside of marriage occurs with couples without physical, mental, and financial readiness. It is also more common in people living in remote areas with traditional lifestyles who have low education and little knowledge and experience about health, pregnancy, and childcare. They are economically disadvantaged, including prospective fathers without a job and steady income. Conclusion and recommendation: Pregnancy outside legal marriage is one of the root causes that strongly influence social problems with an impact on the high incidence of stunting as well as malnutrition in rural Timor. To prevent and solve stunting problems, efforts are needed to overcome socio-cultural related stunting problems in rural Timor.
RESPON GURU DAN SEKOLAH TERHADAP KEBIJAKAN ANTI-PERUNDUNGAN SERTA SISWA MINORITAS AGAMA DI INDONESIA Rachmawati, Tutik; Susanti, Rela
KRITIS Vol 34 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v34i2.15234

Abstract

Tindakan perundungan masih marak terjadi karena banyak guru dan sekolah belum sepenuhnya mengadopsi perspektif toleransi dan keberagaman. Kurangnya pendekatan ini menjadi salah satu faktor utama tingginya insiden perundungan terhadap siswa-siswi minoritas agama di Indonesia. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana kebijakan anti-perundungan diterapkan di lingkungan sekolah, khususnya terkait perlakuan terhadap siswa-siswa yang berasal dari kelompok agama minoritas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis mendalam tentang bagaimana sekolah dan guru di Indonesia menanggapi peraturan anti-perundungan yang ada saat ini, dengan fokus khusus pada bagaimana mereka memperlakukan anak-anak yang berasal dari kelompok agama minoritas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam untuk menggali tanggapan dan pengalaman dari para pengajar, sekolah, dan siswa itu sendiri. Dengan menganalisis secara mendalam tanggapan dari para pengajar dan sekolah, serta pengalaman para siswa, penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi kesenjangan dalam implementasi kebijakan dan memberikan metode untuk meningkatkan efektivitas tindakan anti-perundungan. Dampak potensial dari penelitian ini adalah untuk memastikan bahwa anak-anak minoritas agama disediakan lingkungan yang mendukung identitas mereka, sehingga mereka dapat merasa aman dan dihargai di lingkungan pendidikan mereka. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan yang lebih inklusif dan efektif dalam mencegah perundungan di masa mendatang.
RESILIENSI PELAKU MALE PAGEANT DI PROVINSI JAWA TIMUR TERHADAP FENOMENA TOXIC MASCULINITY DITILIK TEORI REIVICH AND SHATTE Muhamad Khoirul Anam
KRITIS Vol 34 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v34i2.17929

Abstract

Fenomena toxic masculinity kian marak di berbagai ruang sosial, termasuk dalam industri male pageant yang berkembang pesat di Provinsi Jawa Timur. Peserta sering dihadapkan pada stereotip maskulinitas tradisional yang menuntut mereka untuk selalu tampil kuat, dominan, dan menekan ekspresi emosional. Tekanan ini dapat memicu stigma, diskriminasi, serta berdampak negatif pada kesehatan psikologis. Dalam konteks tersebut, resiliensi menjadi kemampuan penting yang memungkinkan individu bertahan dan beradaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mengeksplorasi bentuk, faktor, serta mekanisme resiliensi pelaku male pageant terhadap toxic masculinity, dengan mengacu pada tujuh faktor resiliensi Reivich dan Shatté. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap peserta aktif dan alumni, serta analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi pelaku male pageant didominasi oleh kekuatan internal berupa self-efficacy, regulasi emosi, dan optimisme, yang diwujudkan melalui penerimaan serta pengembangan diri, penegasan keunikan pribadi, pengendalian impuls, dan fokus pada prestasi. Faktor eksternal seperti dukungan sosial berperan sebagai penguat yang memberi validasi dan perspektif positif. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi strategi internal dan eksternal membentuk resiliensi yang proaktif dan berkelanjutan, memungkinkan peserta tidak hanya bertahan, tetapi juga mengubah stigma menjadi motivasi untuk berkembang secara personal dan profesional.
Pengembangan Souvenir Berbasis Komunitas dan Keterlibatan Masyarakat Lokal di Situs Warisan Dunia Sangiran Ansyori, Mohammad Mirza; Prabawa, Titi Susilowati; Mardimin, Johanes
KRITIS Vol 34 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v34i2.18951

Abstract

Penelitian ini menelusuri potensi dan kendala pengembangan souvenir berbasis komunitas di Situs Warisan Dunia Sangiran. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif melalui focus group discussion, observasi partisipatif, serta wawancara dengan perajin lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sangiran memiliki potensi yang kuat untuk pengembangan souvenir berbasis warisan budaya, yang didukung oleh nilai paleoantropologis, ketersediaan material lokal, serta tradisi keterampilan masyarakat. Potensi tersebut tercermin dalam pengembangan souvenir berbahan batuan, tekstil etnografis, kerajinan bambu, dan produk pangan tradisional. Namun demikian, pengembangan souvenir masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan modal, rendahnya kapasitas teknis dan desain, pembatasan regulasi terhadap pengambilan material, lemahnya akses pasar, serta minimnya kolaborasi antara masyarakat dan institusi pengelola warisan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun praktik awal produksi kreatif berbasis warisan telah ada, diperlukan penguatan kapasitas yang terkoordinasi serta dukungan institusional yang lebih kuat agar nilai ekonomi dan budaya yang terkandung dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
PARADOKS EDUTAINMENT: KETIKA TAMAN HIBURAN GAGAL MENJUAL NILAI EDUKASINYA Hudiono, Rini kartika; Dwi Rahmat, Bagas
KRITIS Vol 34 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v34i2.19262

Abstract

Penelitian ini mengungkap fenomena paradoksal dalam industri taman hiburan Indonesia: kesenjangan antara klaim eduwisata dengan persepsi pengunjung terhadap nilai edukasi. Menggunakan Saloka Theme Park di Jawa Tengah sebagai studi kasus, riset kualitatif ini menerapkan wawancara mendalam dengan wisatawan edukasi, manajemen taman, dan guru pendamping, dilengkapi observasi lapangan terhadap praktik promosi dan pengalaman pengunjung. Temuan mengungkap pola mengkhawatirkan: meskipun sekitar 70 persen pengunjung berasal dari segmen edukasi, narasi edukatif nyaris absen dari komunikasi pemasaran. Analisis konten media sosial menunjukkan konten hiburan mendominasi di angka 65 persen, sementara konten edukasi hanya 9 persen. Analisis kesenjangan nilai mendemonstrasikan diskrepansi signifikan antara nilai yang ditawarkan dan yang dipersepsikan, dengan pengunjung menilai efektivitas promosi edukasi hanya 6 dari 10. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pemasaran pariwisata dengan memperkenalkan konsep 'edu-washing' dan menyediakan rekomendasi praktis bagi taman hiburan Indonesia yang ingin membangun identitas eduwisata autentik. TRANSLATE with x English Arabic Hebrew Polish Bulgarian Hindi Portuguese Catalan Hmong Daw Romanian Chinese Simplified Hungarian Russian Chinese Traditional Indonesian Slovak Czech Italian Slovenian Danish Japanese Spanish Dutch Klingon Swedish English Korean Thai Estonian Latvian Turkish Finnish Lithuanian Ukrainian French Malay Urdu German Maltese Vietnamese Greek Norwegian Welsh Haitian Creole Persian TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster Portal Back
RESENSI BUKU ALL WE CAN SAVE: TRUTH, COURAGE AND SOLUTIONS FOR THE CLIMATE CRISIS Melapa, Adna Debora
KRITIS Vol 34 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul : All We Can Save: Truth, Courage and Solutions for The Climate Crisis Penyunting : Ayana Elizabeth Johnson & Katharine K. Wilkinson Penerbit : One World, New York Tahun : 2020 Halaman : 448 halaman ISBN : 978-0593-13877-6

Page 1 of 1 | Total Record : 6