cover
Contact Name
Rizky Mulya Sampurno
Contact Email
rizky.mulya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
j.teknotan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian
ISSN : 19781067     EISSN : 25286285     DOI : -
Core Subject : Education,
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian, merupakan publikasi ilmiah kerjasama antara Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran (FTIP UNPAD) dengan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA) Cabang Bandung. Jurnal ini diterbitkan 2 kali setahun (1 Volume, 2 Nomor penerbitan) dalam upaya menyebarluaskan ide-ide konseptual dan/atau hasil-hasil penelitian dan penerapan serta pengembangannya dalam bidang ilmu keteknikan dan teknologi pertanian dalam arti luas (pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kehutanan), khususnya pertanian tropika dan ilmu hayati. Penulis naskah/artikel jurnal adalah civitas academika, peneliti dan praktisi serta anggota perhimpunan/organisasi professional dari semua disiplin dan terbuka bagi umum yang menaruh minat dalam bidang ilmu terkait.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2008)" : 10 Documents clear
PENDUGAAN UMUR SIMPAN DAN MODEL KURVA ISOTERMA SORPSI AIR MANISAN MANGGA KERING d D. Histifarina
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menduga umur simpan manisan mangga kering dalam kemasan plastik berdasarkan kurva isoterma sorpsi. Pembuatan manisan mangga kering dilaksanakan di Desa Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu dan uji umur simpan dilaksanakan di Laboratorium Jasa Analisa Pangan Institut Pertanian Bogor, dari bulan Oktober 2007 hingga Januari 2008. Bahan yang digunakan adalah mangga cengkir. Kadar air awal manisan mangga kering adalah 19,31%. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap yaitu ; a). Penentuan kadar air kritis; b) penentuan isoterma sorpsi air pada 5 tingkatan RH dan c). Penentuan WVTR kemasan plastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur simpan manisan mangga kering yang dikemas dengan plastik memberikan umur simpan sekitar 10 – 11 bulan berdasarkan perubahan kadar airnya. Kata kunci : Mangga, Manisan kering, Kurva isoterma sorpsi, Umur simpan 
KAJIAN PERSEPSI PETANI MENGENAI HAK GUNA AIR IRIGASI DAN KETERSEDIAAN AIR IRIGASI DI DAERAH IRIGASI WANIR, KABUPATEN BANDUNG, PROPINSI JAWA BARAT Pipiet Anggreiny; Edy Suryadi; Totok Herwanto
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk  mengetahui persepsi petani tentang hak guna dan ketersediaan air irigasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksplanatori dengan metode survey. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik pengukuran langsung, pencatatan dokumen, wawancara dan kuesioner.Hasil pengamatan penunjang menunjukkan bahwa Daerah Irigasi Wanir mengalami kekurangan air selama delapan periode. Kekurangan air terjadi selama 21 periode di Saluran Sekunder Cipeujeuh. Hal ini sesuai dengan pengamatan primer dengan kuesioner yang menunjukkan bahwa variabel ketersediaan air dan variabel petani sebagai pemegang hak guna air irigasi, baik dalam mengelola jaringan irigasi maupun dalam kelembagaan berada dalam kondisi sedang. Persentase yang menyatakan variabel ketersediaan air dan variabel kondisi kinerja petani dalam keadaan baik lebih kecil daripada persentase yang menyatakan kinerja petani dalam keadaan buruk. Dampak keberadaan industri berada dalam kondisi sedang sampai buruk. Tidak ada persentase yang menunjukkan bahwa keberadaan industri memberikan pengaruh baik terhadap pertanian. Kata kunci : Hak guna air, Irigasi.
INVENTARISASI EKTOPARASIT PADA BENIH NILEM (Osteochilus hasselti) DARI GARUT, JAWA BARAT Ike Rustikawati; Walim Lili; Rosidah -
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui ektoparasit pada  stadia  benih ikan nilem (Osteochillus hasselti) yang terdapat di Pasar Ikan  Tarogong, Garut, Jawa Barat  . Pengamatan menggunakan metode deskriptif, dengan mengamati bagian  sisik/kulit, sirip dan insang ikan. Sampel diambil sebanyak 200 ekor  dari mulai bulan Juni sampai dengan bulan September 2007.Hasil menunjukkan bahwa ektoparasit yang ditemukan terdiri dari dua filum yaitu Protozoa (77%) dengan lima genus yaitu  Ichthyophthirius sp (36,16%), Trichodina sp (22,20%), Trichodinella sp (4,65%), Myxobolus sp ( 3,32%), Epistylis sp (0,07%)  dan filum Helminthes (23%) yang terdiri dari tiga genus yaitu Dactylogyrus sp (29,27%), Gyrodactylus sp (3,20%), Transversotrema sp (0,03%), dengan intensitas 55,48  dan Prevalensi 77%. Kata kunci: Ektoparasit, Benih nilam
KAJIAN PENGGUNAAN PROGRAM TITEDA DALAM PENGELOLAAN DATA DEBIT DI DAS HULU CITARUM Sophia Dwiratna Nur Perwitasari; Dwi Rustam Kendarto; Edy Suryadi
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji sejauhmana perangkat lunak Titeda dapat diaplikasikan dalam pengelolaan data debit di DAS Citarum Hulu.Penelitian dilakukan dari bulan April sampai dengan September 2007, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik. Dari hasil olahan software Titeda menunjukkan bahwa curah hujan rata-rata selama 10 tahun di stasiun Batujajar DAS Citarum Hulu sebesar 1,553 mm/hari dengan jumlah hujan selama 10 tahun sebesar 10158 mm. Curah hujan minimum sebesar 0,0 mm (tidak terjadi hujan) dan curah hujan maksimum 85 mm. Tinggi Muka Air DAS Citarum Hulu pada stasiun Cimahi-Cicakung selama 10 tahun maksimum sebesar 1,73 m dan minimum sebesar 0,115 m. Debit sungai DAS Citarum Hulu di stasiun Cimahi Cicakung selama 10 tahun menunjukkan debit maksimum sebesar 8,00 m3/detik dan debit minimum sebesar 6,67 m3/detik. Kata kunci : Titeda, Debit, DAS Citarum Hulu
SIFAT AERODINAMIS BENIH CABAI MERAH Fany Trihapsoro; Sarifah Nurjanah; Totok Pujiyanto; Sudaryanto Zain
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Informasi mengenai sifat aerodinamis benih dan pengaruhnya terhadap perubahan kadar air merupakan informasi yang sangat penting di dalam mendesain peralatan baik pada saat penanganan bahan maupun pada saat prosessing. Penelitiaan ini bertujuan untuk mendapatkan data sifat aerodinamis pada tiga verietas benih cabai merah yaitu varietas Tanjung, TW dan Keriting. Kecepatan terminal dan koefisien hambat diukur dengan menjatuhkan bahan pada insrumen pengukur sifat aerodinamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air berpengaruh terhadap besarnya kecepatan terminal dan koefisien hambat.  Adanya peningkatan kadar air bahan dari 0,34 x 10-2 % (wb) sampai 48% (wb), meningkatkan kecepatan terminal dari 4.49 - 6.95 m/s, 4.68 - 6.74 m/s dan 4.51 - 7.29 m/s masing-masing untuk varitas Tanjung, Tw dan Keriting. Nilai koefisien hambat menurun dengan adanya peningkatan kadar air. Peningkatan kadar air dari 0,34 x 10-2 % (wb) sampai 48% (wb), menurunkan koefisien hambat dari 0.71 - 0.31, 0.61 - 0.29 dan 0.51 - 0.17 masing-masing untuk varietas Tanjung, Tw and Keriting. Kata kunci : Sifat aerodinamis, Benih, Kecepatan terminal, Koefisien hambat
MODEL STOKASTIK SIMULASI HUBUNGAN PERUBAHAN TATAGUNA LAHAN TERHADAP JUMLAH TANAH TEREROSI PADA SUB DAS CIKAPUNDUNG GANDOK Wagiono -
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan model yang dapat digunakan untuk memprediksi jumlah tanah tererosi yang terjadi pada sub-DAS Cikapundung Gandok jika terjadi perubahan tataguna lahan, sehingga akan diketahui pada komposisi tataguna lahan terutama luas hutan yang tersisa akan menyebabkan sub-Das telah mencapai kondisi kritis. Penelitian ini dilakukan mulai Oktober 2007 sampai dengan April 2008 di outlet sub-DAS Cikapundung Gandok yaitu di Babakan Siliwangi, Kota Bandung  yang saat ini  ramai dibicarakan tentang pemanfatan tataruangnya. Hasil penelitian ini berupa model stokastik E = 1,90.H0.05.K0,11.M0,3.S-0,1 dan kondisi tataguna lahan saat ini sudah memasuki tahap kritis. Kata kunci: Model stokastik erosi, Sub-DAS Cikapundung Gandok
PEMISAHAN EUGENOL DARI MINYAK CENGKEH DENGAN CARA DISTILASI FRAKSINASI Siti Nurhasanah; Efri Mardawati; Marleen Herudiyanto
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memisahkan eugenol dari minyak cengkeh dengan menggunakan distilasi fraksinasi, dimana eugenol diperoleh dari residu hasil fraksinasi minyak cengkeh. Hasil fraksinasi tersebut kemudian dianalisis kandungan egugenolnya untuk menentukan rendemen operasi disitilasi fraksinasi serta sifat-sifat  fisik-kimia produk yang dihasilkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa distilasi fraksinasi pada minyak cengkeh dengan perlakuan fraksinasi suhu 200oC dan 250oC tidak memperoleh eugenol murni (minimal 98%) tetapi kadar eugenolnya meningkat sampai 97,03% w/v dari 93,34%.  Perlakuan tekanan yang lebih kecil dan jumlah refluks yang lebih banyak akan lebih memurnikan minyak cengkeh menjadi eugenol.  Dengan distilasi fraksinasi pada minyak cengkeh dimana proses berlangsung pada suhu dan tekanan rendah menghasilkan residu yang mutunya meningkat dengan kriteria kadar eugenol meningkat, berat jenis meningkat, semakin larut dalam alkohol, indeks bias yang meningkat dan nilai putaran optik yang sesuai dengan kriteria minyak cengkeh asli (kecil). Kata kunci  : Eugenol, Minyak cengkeh, Distilasi, Fraksinasi
PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK HAYATI DAN PUPUK MAJEMUK NPKMg TERHADAP PERTUMBUHAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PEMBIBITAN UTAMA Mira Ariyanti; Ilfa Rini Lubis
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dosis pupuk hayati dan pupuk majemuk terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan utama. Percobaan dilaksanakan dari bulan Juli 2007 sampai dengan bulan Oktober 2007 di Kebun Percobaan Pusat Penelitian Perkebunan Marihat, Pematang Siantar, Sumatera Utara pada ketinggian369 mdiatas permukaan laut, jenis tanah Ultisol, dengan curah hujan rata-rata2993 mmper tahun dan tipe curah hujan A.Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari sebelas perlakuan dan diulang lima kali, dengan perlakuannya sebagai berikut : B0 = 2,5 g pupuk majemuk/bibit ; B1= 0,5 cc Bio-Trent/polibeg  + 5 g pupuk majemuk/bibit ; B2 = 0,5 cc Bio-Trent/polibeg + 2,5 g pupuk majemuk/bibit ; B3 = 1 cc Bio-Trent/polibeg + 5 g pupuk mejemuk/bibit ; B4 =       1 cc Bio-Trent/polibeg  + 2,5 g pupuk majemuk/bibit ; B5 = 1,5 cc Bio-Trent/polibeg + 5 g pupuk majemuk/bibit ; B6 = 1,5 cc Bio-Trent/polibeg + 2,5 g pupuk majemuk/bibit ; B7 = 2 cc Bio-Trent/polibeg + 5 g pupuk majemuk/bibit ; B8 = 2 cc Bio-Trent/polibeg + 2,5 g pupuk majemuk/bibit ; B9 = 2,5 cc Bio-Trent/polibeg + 5 g pupuk majemuk/bibit ; B10 = 2,5 cc Bio-Trent/polibeg + 2,5g pupuk majemuk/bibit.Hasil percobaan menunjukkan kombinasi dosis pupuk hayati Bio-Trent dan pupuk majemuk NPKMg memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada tinggi tanaman (10 MST, 14 MST, 16 MST), jumlah daun (6 MST, 8 MST, 10 MST, 12 MST, 14 MST), diameter batang (4 MST, 6 MST, 14 MST) dan luas daun (16 MST). Pemberian kombinasi pupuk hayati Bio-Trent 2,5 cc/polibeg dan pupuk majemuk 2,5 g/bibit memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap bobot kering daun (16 MST), bobot kering akar (16 MST), bobot kering batang (16 MST), bobot kering tanaman (16 MST), dan nisbah pupus akar (16 MST). Kata kunci : Bibit kelapa sawit, Pupuk majemuk, Pupuk hayati
PENGARUH PENAMBAHAN NATRIUM ALGINAT TERHADAP KARAKTERISTIK MINUMAN FUNGSIONAL DARI SERBUK MINUMAN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata L. Miers) Mira Miranti; Tita Rialita; Tensiska -
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Na-alginat yang tepat untuk menghasilkan minuman fungsional dari serbuk minuman dari serbuk minuman cincau hijau yang memiliki karakteristik yang baik dan disukai. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 5 Ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah Penambahan Na-alginat dengan konsentrasi  0 % (A), 0,5 % (B). 1% (C), 1,5 % (D), dan 2% (E).Hasil penelitian menunjukkan penambahan Na-alginat 0,5 % menghasilkan  minuman dari serbuk cincau hijau dengan rasa  ”disukai”, dan nilai kesukaan ”biasa’  untuk warna, aroma  kekentalan dengan total padatan terlarut 12,16 o Brix dan  viskositas 15,28 cp. Serbuk cincau hijau tersebut memiliki kadar  total serat pangan  9,51%, serat pangan tidak larut 2,46% dan serat pangan larut 7,05%, kadar air 3,24 % dan kadar abu 3,47 %. Kata kunci : Cincau hijau, Minuman fungsional, Kekentalan, Serat pangan
EFEK BIOAKTIVATOR MINOSE TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF CAISIN (Brassica rapa), KACANG PANJANG (Vigna chinensis), JAGUNG HIBRIDA (Zea mays) DAN SELADA (Latuca sativa) Reginawati Hindersah; Roni Kastaman; A. A. Kalay
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioaktivator Minose telah digunakan sebagai bahan aktif dalam pembuatan kompos. Namun, bioaktivator ini mengandung sejumlah unsur hara makro dan mikro sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Tujuan percobaan rumah kaca ini adalah mendapatkan gambaran pengaruh penggunaan bioaktivator terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman caisin, kacang panjang, jagung hibrida dan selada, dan patogenisitas bioaktivator terhadap tanaman tersebut di awal pertumbuhan.Perlakuan yang diberikan ke tanaman adalah 30 mL bioaktivator pada dua tingkat konsentrasi. Tanaman ditanam di pot berisi100 gtanah steril dan dipelihara di rumah kaca selama 3 minggu. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa Minose bioaktivator dapat digunakan sebagai pupuk organik. Aplikasi bioaktivator meningkatkan bobot segar dan bobot kering  caisin, kacang panjang, jagung dan selada tanpa menyebabkan penyakit di awal pertumbuhan tanaman. Konsentrasi bioaktivator di dalam air yang terbaik untuk meningkatkan berat kering tajuk tanaman tersebut adalah 1:15.  Kata kunci : Bioaktivator, Reaktor, Analisis keputusan Laplace

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2008 2008