cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
tesla@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tesla@ft.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
TESLA: Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 14109735     EISSN : 26557967     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Teknik Sistem Komputer Teknik Sistem Telekomunikasi Teknik Biomedical Intenet of Thing
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
Daftar Isi Vol.23. No. 1 MARET 2021 Daftar isi
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 23, No 1 (2021): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Vol.23. No. MARET 2021
Cover Vol. 15. No.1. MARET 2013 COVER Maret 2013
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 1 (2013): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Vol. 15. No.1. MARET 2013
Daftar Redaksi Vol.23. No.1 MARET 2021 Daftar Redaksi
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 23, No 1 (2021): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Redaksi Vol.23. No. MARET 2021
Daftar Isi Vol.15. No.1 MARET 2013 Daftar isi
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 1 (2013): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Vol.15. No.1 MARET 2013
Cover Vol. 23. No.1. MARET 2021 COVER Vol. 23. No.1 MARET 2021
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 23, No 1 (2021): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Vol. 23. No.1. MARET 2021
Cover Vol. 15. No.2. OKTOBER 2013 COVER Oktober 2013
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 2 (2013): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v15i2.13148

Abstract

Cover Vol. 15. No.2. OKTOBER 2013
RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI TINGGI BADAN DAN ANTRIAN OTOMATIS PADA PINTU MASUK WAHANA BERMAIN Dandy Permana Putra; Agus Wagyana
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 23, No 1 (2021): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v23i1.9499

Abstract

The amusement rides, has a height limit for riding a rides. The regulation was made for security and safetywhen riding a rides. In dangerous amusement rides, height regulation is made with a minimum height with a high enoughnumber, the height limit can be above 130 cm. The limit makes many visitors can’t ride rides because they have less height.But even though the regulation has been made, there are still many visitors who still want to ride the amusement rides eventhough its height is insufficient. Therefore, it would be more effective if an automatic door was made that could detect theheight of the visitor's and the door would open if the visitor's had a sufficient height. This door is placed in the positionbefore the queue, so in addition to the automatic door, there is also a system of counting the number of visitors who are in thequeue. The number of queues will be displayed on the seven segment screen and if the queue is full it will be informed on theLCD. The height limit on this door is made with a minimum height of 130 cm so that the door is open. This door height andautomatic queuing system uses the Arduino Mega microcontroller and the FC-51 infrared obstacle sensor to detect visitors.Besides this door is equipped with LEDs and loudspeakers as a provider of information about the visitors of the amusementrides is allowed to enter or not due to the height of the visitor's. ABSTRAK:Sebuah wahana bermain, memiliki peraturan batas tinggi badan untuk menaiki wahana. Peraturan tersebutdibuat demi keamanan dan keselamatan saat menaiki suatu wahana. Dalam wahana yang berbahaya, peraturan batas tinggibadan dibuat dengan tinggi minimal dengan angka yang cukup tinggi, batas tinggi bisa berupa diatas 130 cm. Batas tersebutmembuat banyak pengunjung wahana tidak bisa menaiki wahana karena memiliki tinggi yang kurang. Walaupun peraturantersebut sudah dibuat, masih banyak pengunjung wahana yang tetap ingin menaiki wahana walaupun tinggi nya kurangmencukupi. Oleh karena itu, akan lebih efektif jika dibuat sebuat pintu otomatis yang dapat mendeteksi tinggi badanpengunjung wahana dan pintu akan terbuka jika pengunjung wahana memiliki tinggi yang cukup. Pintu ini diletakan padaposisi sebelum antrian, maka selain pintu otomatis, juga ada sistem penghitung jumlah pengunjung yang berada didalamantrian. Jumlah antrian akan ditampilkan di layar seven segment dan jika antrian penuh akan diinformasikan pada LCD. Batastinggi badan pada pintu ini dibuat dengan tinggi minimal 130 cm agar pintu terbuka. Sistem pintu pengukur tinggi dan antrianotomatis ini menggunakan mikrokontoler Arduino Mega serta sensor infrared obstacle FC-51 untuk mendeteksi adanyapengunjung. Selain itu pintu ini dilengkapi dengan LED dan loudspeaker sebagai pemberi informasi tentang pengunjungwahana diperbolehkan untuk masuk atau tidak dikarenakan tinggi badan pengunjung wahana.
Daftar Isi Vol.15. No. 2 OKTOBER 2013 Daftar isi
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 2 (2013): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v15i2.13149

Abstract

Daftar Isi Vol.15. No. 2 OKTOBER 2013
POTENSI PEMANFAATAN PUNA DAN KAMERA HIPERSPEKTRAL DALAM PENINDAKAN LADANG GANJA DI DAERAH TERPENCIL Ade Purwanto
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 23, No 2 (2021): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v23i2.9615

Abstract

Cannabis has been a major problem regarding drugs abuse in the world, especially in the South East Asia. This study offers a potential solution to increase the effectiveness of Cannabis control in remote areas using time and cost-effective method by applying RPAS and a hyperspectral camera in the program. RPAS will be the platform to airborne the hyperspectral camera in order to identify potential Cannabis plantation so that a measured appropriate handling could be executed. BPPT has developed several tactical RPASs with an operating radius range up to 150km and a flight endurance up to 6 hours. The platform is capable of carrying mission-specific payloads and obtaining data in real-time and at low cost. Plants identification was determined using Hyperspectral camera with wavelength between 400 to 900 nm. Indoor and outdoor measurement was done. The study shows that the hyperspectral camera was capable of classifying target plant out of the others. The study shows that combination of RPAS and hyperspectral technology would be able to determine the particular spectral signature of the cannabis with the highest result compared to other methods available in Indonesia ABSTRAK:Penyalahgunaan Ganja telah menjadi salah satu masalah utama mengenai narkoba di dunia, terutama di Asia Tenggara. Studi ini menawarkan solusi potensial untuk meningkatkan efektivitas pengendalian Ganja di daerah terpencil dengan menggunakan metoda, waktu dan biaya yang efektif dengan melibatkan teknologi PUNA dan kamera hiperspektral dalam program tersebut. PUNA digunakan untuk menerbangkan sensor hiperspektral untuk kemudian melakukan identifikasi lading Ganja, sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat. BPPT telah berhasil mengembangkan beberapa PUNA taktikal dengan jangkauan radius operasi hingga 150km dan ketahanan terbang hingga 6 jam. Platform ini mampu membawa payload spesifik untuk misi dan mendapatkan data secara real-time dan berbiaya rendah. Identifikasi tanaman dilaksanakan menggunakan sensor hiperspectral milik BPPT dengan panjang gelombang antara 400 sampai 900 nm. Pengambilan data dalam ruangan tertutup dan di ruangan terbuka juga telah dilakukan. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa kamera hiperspektral mampu mengklasifikasikan tanaman yang telah ditentukan dari tanaman lainnya. Studi tersebut menunjukkan bahwa kombinasi teknologi PUNA dan hiperspektral ini akan dapat menentukan tanda spektral tertentu dari ganja dengan hasil yang paling optimal dibandingkan dengan berbagai metoda lain yang ada di Indonesia.
PEMANFAATAN POTENSI SAMPAH RUMAH TANGGA SEBAGAI SUMBER ENERGY LISTRIK MENGGUNAKAN TEKNIK THERMAL CONVERTER Eza Bintang Ramadhan; Sudarti Sudarti
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 23, No 2 (2021): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v23i2.12132

Abstract

The problem of waste in the territory of Indonesia is quite high due to the large number of people in Indonesia. One of them is household waste. The amount of household waste that is increasingly piling up and not being processed or utilized properly and correctly results in these problems. Various kinds of household waste are often encountered such as wet waste, dry waste, organic waste and inorganic waste. With these problems, a solution was found to utilize this household waste as a source of electrical energy by using a thermal converter technique. The purpose of writing this article is to suppress the accumulation of household waste which can later be used as a source of electrical energy that is safe for the environment. In writing this article the author uses the article review method. The method of collecting data in this article is by reviewing articles from several existing reference journals. The data taken from the writing of this article is the potential source of electrical energy from the utilization of household waste using thermal converter technology. The results obtained from the use of this thermal converter technology are the efficiency that works for each thermal converter technology used. Then the potential resulting from the use of this thermal converter technology produces greater electrical energy with the use of an increasing number of household waste as well. ABSTRAK:Permasalahan sampah di wilayah Indonesia tergolong cukup tinggi yang diakibatkan dari banyaknya jumlah penduduk di Indonesia. Salah satunya sampah yang berasal dari rumah tangga. Banyaknya sampah rumah tangga yang semakin menumpuk dan tidak diolah atau dimanfaatkan secara baik dan benar mengakibatkan terjadinya permasalahan tersebut. Berbagai macam sampah rumah tangga yang sering ditemui seperti sampah basah, sampah kering, sampah organik dan sampah anorganik. Dengan adanya permasalahan tersebut ditemukan solusi untuk memanfaatkan sampah rumah tangga ini sebagai sumber energy listrik dengan menggunakan teknik thermal converter. Adapun tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menekan penumpukan sampah rumah tangga yang nantinya bisa digunakan sebagai pemenuhan sumber energy listrik yang aman bagi lingkungan. Dalam penulisan artikel ini penulis menggunakan metode review artikel. Cara pengumpulan data pada artikel ini yaitu dengan review artikel dari beberapa jurnal referensi yang ada. Data yang diambil dari penulisan artikel ini yaitu potensi sumber energi listrik dari hasil pemanfaatan sampah rumah tangga dengan menggunakan teknologi thermal converter. Hasil yang didapatkan dari penggunaan teknologi thermal converter ini yaitu efisiensi yang bekerja untuk tiap teknologi thermal converter yang digunakan. Kemudian potensi yang dihasilkan dari penggunaan teknologi thermal converter ini menghasilkan energy listrik yang semakin besar dengan penggunaan jumlah sampah rumah tangga yang semakin banyak juga.