cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2017)" : 5 Documents clear
Edukasi Pencegahan Penyakit Paru Akibat Paparan Debu Silika pada Pengrajin Batu Akik di Kota Padang Cimi Ilmiawati; Mohamad Reza; Russilawati Russilawati
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.667 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.1.1-10.2017

Abstract

ABSTRAK: Meningkatnya minat masyarakat terhadap batu akik sebagai perhiasan dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia mendorong meningkatnya jumlah pengrajin batu akik. Pengrajin batu akik terpapar pada partikel batu yang utamanya terdiri atas silika. Tanpa proteksi diri yang sesuai, pengrajin berisiko mengalami penyakit akibat debu silika. Untuk melindungi pengrajin, diperlukan suatu program edukasi kesehatan dan keselamatan kerja. Tujuan kami adalah untuk menyebarluaskan informasi mengenai penyakit akibat debu silika dan upaya pencegahannya pada komunitas pengrajin batu akik di Kota Padang. Sebanyak dua puluh pengrajin diundang dan dinilai pengetahuan, sikap, dan perilakunya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja menggunakan kuesioner. Bahan edukasi disampaikan dalam bahasa setempat, diikuti dengan diskusi. Pada tiap peserta juga dibagikan booklet edukasi dan masker standar. Analisis kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki tingkat pendidikan yang rendah, tingkat pendapatan bervariasi, perokok, bekerja setiap hari, dan memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai upaya kesehatan dan keselamatan kerja. Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk menilai apakah program ini berhasil memodifikasi perilaku kerja pengrajin akik.Kata kunci: akik, edukasi, Indonesia, pengrajin, silika ABSTRACT: The increased public interest in the last few years towards agate as accessories in Indonesia has turned more people to grind agate as an alternative occupation. Grinders are exposed to hazardous agate particles mostly consist of silica. Without proper occupational protection, grinders are at risk of developing silica dust-associated diseases. To protect grinders, an occupational health and safety education program is needed. Our aim was to disseminate information on silica dust-associated diseases and necessary preventive measures to a community of agate grinders in Padang. Twenty participants were invited. We assessed their prior knowledge, attitude, and behavior on occupational health and safety by using a 24-items questionnaire. Educational material was presented in local language, followed by a discussion. A printed-guide on silica dust-associated diseases and a standard mask was distributed to each participant. Analysis of questionnaire responses showed that most participants were of low educational level, had variable income, were smokers, worked all weekdays, and had limited knowledge on relevant occupational health and safety practice. Further evaluation is required to assess whether this program successfully modifies the occupational behavior of the agate grinders.Keywords: agate, education, grinder, Indonesia, silica
Peningkatan Produktivitas Peternak Sapi di Daerah Transmigrasi Lubuk Aur Sitiung I Kabupaten Dharmasraya Ediset Ediset; Jaswandi Jaswandi; Edwin Heriyanto; Basril Basyar
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.661 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.1.11-19.2017

Abstract

Kegiatan penyuluhan secara tidak langsung merupakan bagian dari upaya untuk mendukung pembangunan peternakan, melalui transfer ilmu dan teknologi diharapkan terjadi adopsi inovasi sehingga terjadi perubahan perilaku pada peternak, baik itu perubahan pengetahuan (koqnitif), perubahan sikap (afektif) maupun perubahan keterampilan (pisikomotor). Ilmu dan teknologi yang ditawarkan dalam kegiatan penyuluhan ini adalah penguatan kelembagaan, motivasi usaha, reproduksi ternak, pemanfaatan limbah pertanian kakao sebagai pakan ternak dan pemanfaatan limbah kotoran ternak. Metoda yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Penyuluhan melalui pendekatan ceramah/pidato, kunjungan rumah dan usahatani serta pendekatan demonstrasi, setelah dilakukan penyuluhan dilakukan pembinaan dan evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi peternak, meningkatkan pengetahuan (koqnitif) dan keterampilan peternak (psykomotorik) dalam menerapkan suatu inovasi serta peternak mau dan mampu menerapkan inovasi (afektif) yang ditawarkan oleh oleh narasumber, sehingga pada gilirannya usaha peternakan sapi yang digeluti oleh peternak mampu meningkatkan pendapatan sehingga mampu memperbaiki perekonomian rumah tangga peternak. Pelaksanaan kegiatan ini menghasilakn beberapa perubahan pada peternak sasaran, seperti muncul keinginan untuk membuat kelompok baru dan mendaftarkan kelompok tersebut pada instansi terkait untuk mendapatkan legalitas keberadaan kelompok. Peternak sasaran kegiatan mengalami peningkatan pengetahuan terutama tentang tanda tanda birahi pada ternak sapi, pemanfaatan limbah pertanian kakao sebagai pakan ternak serta pengetahuan tentang pemanfaatan limbah kotoran ternak untuk dijadikan suatu produk yang bernilai ekonomi.Kata Kunci: Penyuluhan, Inovasi, Perubahan Perilaku, Peternak sapi ENHANCING PRODUCTIVITY OF CATCHERS IN THE AREA OF TRANSMIGRATION OF LUBUK AUR SITIUNG I DISTRICT DHARMASRAYAABSTRACT: Indirect counseling activities are part of efforts to support livestock development, through the transfer of science and technology is expected to occur the adoption of innovation so that there is a change of behavior in the breeders, whether it changes knowledge (koqnitif), attitude changes (affective) and skills changes (psykomotorik). The science and technology offered in this extension activity is institutional strengthening, business motivation, livestock reproduction, utilization of cocoa farm waste as animal feed and utilization of cattle dung waste. The method used in this devotional activity is the method of counseling through the approach of lectures / speeches, home visits and farming and demonstration approaches, after the counseling done coaching and evaluation of activities that have been done. This activity is expected to increase the motivation of farmers, improve the knowledge (koqnitif) and skills of farmers (psykomotorik) in applying an innovation and breeders willing and able to apply innovation (affective) offered by the speakers, so in turn cattle breeding business that is cultivated by farmers are able Increase the income so as to improve the household economy of farmers. The implementation of these activities resulted in some changes to the target farmers, such as the desire to create new groups and register the group with relevant agencies to obtain the legality of group existence. Target farmers experience increased knowledge, especially about the signs of lust in cattle, the use of agricultural waste cocoa as animal feed and knowledge of the use of cattle manure waste to be a product of economic value.Keywords: Counseling, Innovation, Behavior Change, Cattle ranchers
Edukasi Pemakaian Plastik sebagai Kemasan Makanan dan Minuman Serta Risikonya terhadap Kesehatan pada Komunitas di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang Cimi Ilmiawati; Mohamad Reza; Rahmatini Rahmatini; Erlina Rustam
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.131 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.1.20-28.2017

Abstract

ABSTRAK: Paparan terhadap zat tambahan pada plastik (plasticizers) berdampak luas terhadap kesehatan, khususnya pada janin dan anak. Plastik digunakan secara luas sebagai kemasan makanan dan minuman. Mengetahui bagaimana memilih dan menggunakan jenis plastik yang tepat yang akan berkontak dengan makanan penting untuk menghindari risiko paparan bahan kimia berbahaya pada plastik. Program pengabdian ini bertujuan untuk melakukan diseminasi temuan ilmiah terkini mengenai dampak plasticizers terhadap kesehatan melalui program edukasi masyarakat yang ditargetkan pada pemuka masyarakat di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang. Edukasi disampaikan dalam bahasa lokal dan diikuti dengan diskusi bebas dengan peserta. Dampak program dinilai menggunakan kuesioner pra- dan pasca-intervensi. Analisis respon pra-intervensi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta tidak mengetahui cara menggunakan plastik yang benar sebagai kemasan makanan dan minuman dan tidak mengetahui klasifikasi plastik. Namun, sebagian besar setuju bahwa penggunaan plastik harus dibatasi dalam pemrosesan makanan dan usia anak rentan terhadap bahaya plasticizers. Analisis pasca-intervensi menunjukkan terjadinya perubahan respon peserta. Disimpulkan bahwa program edukasi ini secara efektif memodifikasi sikap dan pengetahuan peserta mengenai risiko penggunaan plastik dalam pemrosesan dan kemasan produk makanan dan minuman.Kata Kunci: edukasi, kesehatan, makanan, minuman, plastik ABSTRACT: Environmental exposure to plasticizers has a wide health impact, particularly to the fetus and children. Plastics are widely used as food wrapping and beverage container. Knowing how to choose and to use the right kind of plastics for contact with foods and drinks is important to safeguard against the health-risks imposed by chemicals in plastics. Our objective was to disseminate scientific findings on the health impact of plasticizers through a community education program targeting key persons in the District of Bungus Teluk Kabung, Padang. Educational material was presented in local language, followed by a free-flow discussion with participants. We assessed the impact of the program by using pre- and post-intervention questionnaire. Analysis of pre-intervention responses showed that most participants did not know how to correctly use plastics as foods and drinks container and had no knowledge on the classification of plastics. However, most agreed that the use of plastics for food processing should be limited and that children are susceptible to the harmful effects of plasticizers. Post-intervention analysis showed a shift in participants’ responses. In conclusion, our program effectively modifies participants’ knowledge on the health risk imposed by using plastics in processing and keeping consumable products.Keywords: education, health, food, drink, plastics
Penerapan Teknologi Pertanian melalui Penggunaan Alsintan pada Lahan Sawah Kepada Masyarakat Tani di Nagari Minangkabau Kec. Sungayang Kab.Tanah Datar Mislaini R.; Khandra Fahmy
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.903 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.1.29-38.2017

Abstract

Tujuan dan target khusus yang akan dicapai pada kegiatan KKN-PPM : 1) Menggunakan alat dan mesin pertanian yang sesuai dengan kontur tanah dan kemampuan petani didalam kegiatan budidaya tanaman padi sawah, 2) Meningkatkan kapasitas kerja, dan 3) Meningkatkan hasil dan mutu pertanian. Metode kegiatan yang akan diterapkan, dilakukan melalui pendekatan pada petani untuk menumbuhkan dan meningkatkan motivasi kelompok tani. Kegiatan yang akan dilakukan :1) Pengenalan alat dan mesin pertanian khususnya untuk budidaya padi sawah, 2) Pelatihan dan demonstrasi penggunaan alat dan mesin pertanian padi sawah. Dalam kegiatan penggunaan alat dan mesin pertanian ini didahului dengan kegiatan penyuluhan dan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2016. Penyuluhan diberikan oleh narasumber tentang alat pengolahan tanah (handtraktor), penyiang, penyemprot dan perontok. Kapasitas kerja handraktor di dapatkan sekitar 0,056 Ha/jam, sedangkan pengolahan tanah dengan cara manual menggunakan cangkul adalah 0,0017 Ha/jam. Ini berarti pekerjaan pengolahan tanah lebih efektif dengan handtraktor daripada dengan cara manual yaitu 33 kali lipat dari kerja handtraktor. Penyiangan dengan menggunakan tangan untuk padi sawah didapatkan kapasitasnya 0,0277 Ha/jam. Sedangkan dengan menggunakan alat semi mekanis osrok/landak, cara ini terbilang efektif dari cara manual diatas selain lebih cepat, ramah lingkungan dan waktu yang dibutuhkan untuk menyiangi gulma lebih cepat berkisar 28-30 jam/Ha. Sehingga di dapatkan kapasitas dengan alat mekanis ini adalah sebesar 0.8033 Ha/jam. Kapasitas perontokan yang dilakukan dengan cara banting atau memukul batang padi pada papan atau susunan bambu adalah ±50 kg/jam. kapasitas mesin perontok gabah citra dragon yang digunakan dilahan sawah yaitu 750 kg/jam. Dengan demikian diharapkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani Sawah Kapuak, seperti peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan alat dan mesin pertanian.Kata kunci: Alsintan, Sawah, Kapasitas
Pelatihan Pembuatan Keripik Wortel Menggunakan Mesin Vacuum Frying di Nagari Batu Palano Kec. Sungai Pua Kab. Agam Ismed Ismed; Ira Desri Rahmi
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.994 KB) | DOI: 10.25077/logista.1.1.39-45.2017

Abstract

Pembuatan keripik wortel dilakukan dengan menggunakan teknologi vacuum frying (penggorengan hampa). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya pengetahuan tentang teknologi pengolahan produk keripik wortel bagi petani di Nagari Batu Palano Kec. Sungai Pua Kab. Agam. Luaran yang diharapkan petani memiliki wawasan dan skill tentang teknologi vacuum frying dan proses pembuatan keripik wortel serta mengetahui mutu produk keripik wortel yang dihasilkan serta kegiatan ini diharapkan terbentuknya kelompok usaha bersama. Kegiatan dilakukan dalam empat tahap yaitu: pengecekan mesin vacuum frying dan peralatan pendukungnya; pelatihan operasional mesin vacuum frying dan produksi keripik wortel; pelatihan produksi keripik wortel; pelatihan pengemsan dan pelabelan dan pelatihan analisis ekonomi produksinya. Keripik wortel yang dihasilkan oleh peserta pelatihan memiliki tekstur yang renyah (crispy), warna dan aroma khas wortel, produk keripik wortel dilengkapi dengan kemasan, label dan nilai gizi yaitu kadar air 18,15%, kadar abu 3,46%, kadar lemak 11,84%, kadar protein 1,89% dan kadar karbohidrat 64,66%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5