cover
Contact Name
Amar Sani
Contact Email
amar@stieamkop.ac.id
Phone
+6285399929080
Journal Mail Official
amar@stieamkop.ac.id
Editorial Address
Kota makassar, Sulawesi selatan INDONESIA
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
YUME : Journal of Management
ISSN : -     EISSN : 2614851X     DOI : https://doi.org/10.37531/yum.v6i1
YUME : Journal of Management menerbitkan naskah artikel 3 kali dalam setahun (April, Agustus dan Desember), berisikan artikel dalam bidang Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Operasional, Manajemen Sratejik, Perilaku Organisasi, Corporate Governance, Manajemen Perubahan, Sistem Informasi Manajemen, Manajemen Pendidikan, Manajemen Keperawatan, Manajemen Kesehatan, dan Kewirausahaan dengan mengacu pada standar dan prosedur penelitian ilmiah yang ditetapkan dewan redaksi untuk dipublikasikan. YUME : Journal of Management bekerja sama dengan: 1. Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Regional Sul-sel 2. Forum Pengelola Jurnal Manajemen (FPJM).
Articles 177 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1" : 177 Documents clear
Peran Critical Thinking Sebagai Tameng Digital Bagi Generasi Z Sari, Adinda Puspita; David Steven Rajagukguk, M. Chaerul Rizky, Devi Surya Aritonang, Aathifah Sabiya,
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11207

Abstract

This study examines the role of critical thinking as a digital shield for Generation Z in navigating an increasingly complex, dynamic, and information-saturated digital environment in which accuracy and credibility are not always guaranteed. As a generation that has grown and developed alongside rapid technological advancement, Generation Z experiences a high level of exposure to social media, digital platforms, and algorithm-driven systems that indirectly shape their mindset, attitudes, and decision-making processes. This condition presents various challenges, including the widespread circulation of misinformation and disinformation, cybersecurity risks, digital manipulation, opinion polarization, and exposure to harmful content that may negatively influence individual behavior. In this context, critical thinking emerges as a strategic cognitive skill that enables individuals to objectively analyze information, evaluate the credibility of digital sources, understand algorithmic bias, and make rational and responsible decisions. This study employs a descriptive qualitative approach to explore how critical thinking functions as a protective mechanism in strengthening Generation Z’s digital awareness and promoting ethical and prudent digital behavior. The findings indicate that individuals with strong critical thinking skills tend to be more selective in consuming and sharing information, are better able to identify misleading or harmful content, and demonstrate greater resilience against negative influences in the digital environment. Furthermore, the integration of critical thinking skills into digital literacy programs has been shown to enhance Generation Z’s ability to filter information, manage digital risks, and adapt to rapid technological changes. Therefore, critical thinking not only serves as an intellectual competence but also acts as an essential digital shield that supports safe, adaptive, and sustainable digital interactions in the era of digital transformation.Keywords : critical thinking; digital shield; generation z
Beban Kerja terhadap Burnout Dimediasi oleh Konflik Kerja–Keluarga dan Dimoderasi oleh Insentif Akmal, Akmal; Elyanis, Rafidah
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap burnout pada tenaga penjualan sepeda motor di CV. XYZ Kota Padang, dengan konflik kerja–keluarga sebagai variabel mediasi dan insentif sebagai variabel moderasi. Tingginya tuntutan target penjualan, tekanan waktu, dan intensitas interaksi dengan konsumen menjadikan tenaga penjualan rentan mengalami burnout. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap tenaga penjualan CV. XYZ. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan konflik kerja-keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout. Namun, konflik kerja–keluarga tidak terbukti memediasi hubungan antara beban kerja dan burnout. Selanjutnya, insentif terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang signifikan dan bersifat memperlemah pengaruh beban kerja terhadap burnout. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang sistem insentif dan pengelolaan beban kerja untuk menurunkan risiko burnout.Kata Kunci: Burnout, Beban Kerja, Konflik Kerja-keluarga, Tenaga Penjualan
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Sebelum Dan Sesudah Penerapan Mobile Banking (Studi Pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Periode 2007-2024) Oktarini, Melin; Priharti, Erfin Mardalena, RR Dimas Veronica
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.10982

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebelum (2007-2017) dan sesudah penerapan mobile banking (2018-2024) menggunakan rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Data sekunder dari laporan tahunan Bank Mandiri dianalisis dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, homogenitas Levene, dan independent sample t-test melalui SPSS, yang menunjukkan data terdistribusi normal dan homogen untuk keempat rasio. Hasil uji menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada ROA (Sig. 0,936 > 0,05), ROE (Sig. 0,363 > 0,05), dan BOPO (Sig. 0,481 > 0,05), tetapi terdapat perbedaan signifikan pada LDR (Sig. 0,019 < 0,05) dengan rata-rata LDR meningkat dari 74,26% menjadi 87,83%. Temuan ini mengindikasikan bahwa mobile banking tidak secara signifikan memengaruhi profitabilitas dan efisiensi operasional secara keseluruhan, meskipun meningkatkan agresivitas penyaluran kredit pasca-implementasi. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dampak digitalisasi perbankan di Indonesia, dengan rekomendasi agar bank mengoptimalkan mobile banking untuk efisiensi biaya dan manajemen risiko likuiditas. Keywords: Mobile Banking, ROA, ROE, BOPO, LDR.
Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Shampho Dove Di Kalangan Masyarakat Yogyakarta Ijan, Monesta Cici; Listyawati, Indri Hastuti
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Shampho Dove di Kalangan Masyarakat Yogyakarta. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan  deskriptif dan metode kuantitatif. Populasi penelitian merupakan masyarakat Yogyakarta yang pernah menggunakan shampho Dove dengan sampel penelitian sebanyak 96 responden. Data Penelitian meliputi data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner melalui google form dengan : https://forms.gle/wBwYxVvuQfm1xsWn9 dan data sekunder (studi pustaka dan dokumentasi). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dijabarkan menjadi 3 (tiga) hipotesis yang diuji  melalui uji t dan uji F.  link Hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian. Hasil uji F menunjukkan terdapat pengaruh signifikan dari variabel independen (Citra Merek, Kualitas Produk, dan Harga) secara simultan terhadap variabel dependen (Keputusan Pembelian). Persamaan regresi linier berganda menunjukkan bahwa koefisien tingkat Citra Merek bernilai positif artinya semakin meningkat Citra Merek akan diikuti dengan meningkatnya Keputusan Pembelian. Koefisien Kualitas Produk bernilai positif artinya semakin meningkat Kualitas Produk akan diikuti dengan meningkatnya Keputusan Pembelian. Koefisien harga bernilai positif artinya semakin meningkat harga akan diikuti dengan meningkatnya Keputusan Pembelian. Nilai Adjusted R2 menunjukkan bahwa Keputusan Pembelian sebesar 71,10%. Sedangkan kuatnya hubungan antara   variabel independen (Citra Merek, Kualitas Produk dan Harga) secara simultan terhadap Keputusan Pembelian diperoleh nilai koefisien sebesar 0,847 atau sangat kuat.Kata Kunci: Keputusan Pembelian, Citra Merek, Kualitas Produk, Harga.
Pengaruh Persepsi Risiko, Toleransi Risiko, Motivasi Investasi, Literasi Keuangan Dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Investasi Saham Pada Mahasiswa Di Purwokerto Indriyani, Indriyani; Nirmala, Dian S.P. Koesoemasari,
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi risiko, toleransi risiko, motivasi investasi, literasi keuangan, dan gaya hidup terhadap keputusan investasi saham pada mahasiswa di Purwokerto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa di Purwokerto yang melakukan investasi saham pada Bursa Efek Indonesia dengan jumlah populasi tidak diketahui. Sampel penelitian sebanyak 100 responden. Berdasarkan hasil uji t variabel persepsi risiko menunjukkan nilai thitung sebesar 3,341, variabel toleransi risiko menunjukkan nilai thitung sebesar 4,833, variabel gaya hidup menunjukkan nilai thitung sebesar 8,198. Nilai thitung tersebut lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1,985, yang berarti variabel persepsi risiko, toleransi risiko dan gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Berdasarkan hasil uji t variabel motivasi investasi menunjukkan nilai thitung sebesar 1,800, variabel literasi keuangan menunjukkan nilai thitung sebesar 1,516. Nilai thitung tersebut lebih kecil dari nilai ttabel sebesar 1,985, yang berarti variabel motivasi investasi dan literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Penelitian ini memberikan implikasi, perlunya meningkatkan pemahaman manajemen risiko dan strategi investasi serta menyeimbangkan risiko dengan potensi keuntungan agar keputusan investasi lebih rasional dan optimal. Bagi penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan variabel lain seperti sikap keuangan, herding behavior, atau kemajuan teknologi.Kata Kunci: Risiko; Motivasi Investasi; Literasi Keuangan; Gaya Hidup; Keputusan Investasi.
Determinants of Financial Accounting Standards Implementation in Malaysian Commercial Banks: The Mediating Role of Internal Control Systems Irmayanti, Irmayanti; Saharuna, Sakinah
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11078

Abstract

The implementation of Financial Accounting Standards (FAS) is essential for ensuring transparency and reliability of financial reporting in the banking sector. This study examines the determinants of FAS implementation in Malaysian commercial banks by focusing on key organizational and regulatory factors, namely management commitment, accounting staff competency, and regulatory pressure. Internal control systems are incorporated as a mediating variable to explain how these factors influence the effectiveness of accounting standards implementation.Using a quantitative approach, data were collected through a structured questionnaire administered to accounting and finance professionals in Malaysian commercial banks. Structural Equation Modeling (SEM) was employed to analyze the relationships among variables. The results show that management commitment, accounting staff competency, and regulatory pressure have significant positive effects on FAS implementation, while internal control systems partially mediate these relationships. These findings contribute to the accounting and banking literature by emphasizing the importance of the implementation process rather than mere adoption of accounting standards and provide practical implications for regulators and bank management in strengthening governance, professional capacity, and internal control mechanisms.Keywords: Financial accounting standards; internal control systems; management commitment; regulatory pressure; Malaysian commercial banks.
Analisis Fundamental Mikro Dan Karakteristik Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Nilai Perusahaan Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Food & Baverage Yulianto, Dita Gery; Rahayuningsih, Sri
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11269

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fundamental mikro dan karakteristik perusahaan terhadap kinerja keuangan (ROA, ROE, NPM) pada 20 perusahaan food and beverage terdaftar di BEI periode 2020-2024, serta peran mediasi nilai perusahaan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan BEI, diproses melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel dipilih purposive dari 83 populasi, menghasilkan 100 observasi panel. Analisis mencakup uji validitas (loading factor >0,70, AVE >0,50), reliabilitas (CR >0,70, Cronbach’s Alpha >0,80), dan hipotesis via bootstrapping (t-statistik >1,96, p-value <0,05). Hasil menunjukkan fundamental mikro berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan (koefisien 0,257; t=2,515; p=0,012), demikian pula karakteristik perusahaan (koefisien 0,490; t=4,952; p=0,000), dengan R² kinerja keuangan 37,7%. Namun, nilai perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan (koefisien 0,013; t=0,339; p=0,735) dan gagal memediasi kedua jalur (H4: koefisien -0,003; p=0,756; H5: koefisien 0,002; p=0,772). Penelitian menyimpulkan bahwa optimalisasi fundamental mikro dan karakteristik perusahaan secara langsung meningkatkan kinerja keuangan, tanpa mediasi nilai pasar yang lebih dipengaruhi pihak eksternal. Kontribusi teoritis memperkuat literatur akuntansi manajemen di sektor food and beverage, sementara implikasi praktis merekomendasikan manajemen pada rasio solvabilitas dan tata kelola untuk efisiensi operasional, mendukung pengambilan keputusan investor di BEI. Kata Kunci: Fundamental Mikro, Karakteristik Perusahaan dan Kinerja Keuangan