cover
Contact Name
Yuliana Bakari
Contact Email
yulianabakari@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrinesia.journal@gmail.com
Editorial Address
1st Floor, Building Agriculture Faculty, Universitas Negeri Gorntalo, Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie Street, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province, 96119, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis
ISSN : 25977075     EISSN : 25416847     DOI : 10.37046
Core Subject : Agriculture,
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis is a scientific periodical published by the Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Negeri Gorontalo. AGRINESIA is published three times a year in November, March, and July. AGRINESIA is a scientific forum for researchers, academics and practitioners to publish scientific research.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "VOL 8, NO 1, 2023" : 15 Documents clear
Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa (KUD) USRA di Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango Tajeb, Widiawati; Bempah, Irwan; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dan mengetahui bagaimana strategi pengembangan KUD USRA.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Talulobutu dari bulan juni sampai semptember 2022. Menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan penelitian Faktor internal kekuatannya yaitu: 1) Lokasi strategis dan berbadan hukum, 2) Adanya RAT setiap tahun, 3) Adanya SHU, 4) Sistem pembukuan yang jelas, 5) Bunga pinjaman rendah, 6) Berbagai jenis usaha koperasi. Kelemahannya yaitu: 1) Kurangnya kesadaran anggota, 2) Fasilitas belum lengkap, 3) Pengurus masih merangkap jabat, 4) Kurangnya promosi, 5) Tidak ada brand atau label produk. Faktor eksternal peluangnya yaitu :1) Pembinaan dan pelatihan koperasi, 2) Perkembangan teknologi yang semakin maju, 3) Penawaran dana dari LPDP dengan bunga yang rendah, 4) Adanya peluang pasar. Ancamannya yaitu 1) Pandemic, 2) Musim pancaroba, 3) Persaingan dengan usaha jenis lainnya, 4) Kenaikan harga BBM. Strategi pengembangan yang sesuai untuk KUD USRA adalah strategi S-O, Hasil dari perhitungan IFE-EFE perusahaan berada di kuadran 1 yaitu mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif atau Growth oriented strategy yaitu pengembangan produk/unit usaha baru, dan penetrasi pasar.
Analisis Keuntungan Usaha Rumah Makan "Om Cicha" Kecamatan Sipatan Kota Gorontalo Kolonta, Ronal; Imran, Supriyo; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Struktur biaya rumah makan “Om Cicha” Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo. Besarnya keuntungan yang diterima rumah makan “Om Cicha” Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo. Kelayakan usaha rumah makan “Om Cicha” Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo.Penelitian ini dilakukan di Rumah Makan “Om Cicha” Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Dari bulan Mei 2021 sampai bulan Juli   2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey.Analisis data yang digunakan yaitu Analisis Deskriptif Kuantitatif dengan mengunakan Analisis Pendapatan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Struktur biaya dari usaha Rumah Makan Om Chica selama periode produksi didominasi oleh biaya variabel yaitu sebesar Rp 3,757,600 dengan persentase 87.66% dan sisanya sebesar Rp 529,055 dengan persentase 12,34% adalah biaya tetap. 2) Rata-rata besar keuntungan yang diterima oleh rumah makan “Om Cicha” Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo dalam sehari Rp 2.048.345 atau dalam sebulan sebesar Rp 57.353.660. 3) Usaha rumah makan “Om Cicha” Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo sangat layak untuk dikembangkan karena memiliki nilai R/C ratio yang lebih dari 1 yakni sebesar 1,48 yang artinya setiap pengeluaran sebesar Rp 1.000.000 akan menghasilkan peneriman sebesar Rp 1.480.000 pendapatan (keuntungan) atau nilai Net Profit Marginnya sebesar 48%.
Persepsi Petani Jagung Terhadap Keberadaan Perkebunan Kelapa Sawit Di Desa Pangeya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Napu, Husain; Bempah, Irwan; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :1) Mengetahui deskripsi petani jagung Di Desa Pangeya. 2) Mengetahui Persepsi Petani Jagung Terhadap Keberadaan Perkebunan Kelapa Sawit Di Desa Pangeya ditinjau dari aspek sosial dan ekonomi. Penelitian ini dilakukan di Desa Pangeya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo dari bulan Februari sampai bulan Maret2021 dengan jumlah sampel 44 orang Petani Jagung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey.Analisis data yang digunakan yaitu Analisis Deskriptif dengan mengunakan skala likert. 1) Deskripsi petani jagung yang ada di Desa Pangeya Kecamatan Wonosari dapat dilihat dari rata-rata umur petani jagung adalah rentang umur 46-60 sebanyak 15 orangatau sebesar (34%), tingkat pendidikan mayoritas petani berada di jenjang SD sebanyak 30 orangatau sebesar (68,18%), rata-rata pengalaman berusahatani dengan rentang 0-5 tahun sebanyak 15 orangatau sebesar (34,09%), rata-rata luas lahan yang dikelola 1 - 2 Ha sebanyak 41 orangatau sebesar (93%).2) Persepsi petani terbagi atas 4 aspek yaitu aspek lingkungan, infrastruktur, pendapatan, serta lapangan pekerjaan.
ANALISIS PENGEMBANGAN KINERJA KELEMBAGAAN PETANI PADI SAWAH GAPOKTAN TIO OLAMI DESA BONGOIME KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Tuna, Acan; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.17905

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis faktor-faktor kinerja terhadap tingkat kinerja Gapoktan padi sawah di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango, 2) Menganalisis besarnya pengaruh faktor-faktor kinerja terhadap kinerja Gapoktan padi sawah di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian menggunakan metode survey dengan teknik analisis data regresi linier berganda dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Gapoktan ditemukan bahwa kualitas kerja, komunikasi, kecepatan, kemampuan, dan inisiatif diperoleh secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kinerja Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Artinya H_0 ditolak dan H_1 diterima. Dan secara parsial ditemukan bahwa variabel kecepatan dan inisiatif, t-hitung berpengaruh negatif namun signifikan terhadap tingkat kinerja Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango sedangkan untuk kualitas kerja, komunikasi, dan kemampuan berpengaruh positif (signifikan) terhadap tingkat kinerja Gapoktan Tio Olami. 2) hasil analisis koefisien determinan menunjukkan bahwa Pengembangan kinerja Gapoktan dapat ditunjang oleh variabel kulitas kerja, komunikasi, kecepatan, kemampuan, dan inisiatif sebesar 0.806 atau 80.6% dan pengaruh faktor lain sebesar 19.4%.
ANALISIS KINERJA PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN PADA PENGEMBANGAN JAGUNG DI DESA BONGO EMPAT KECAMATAN PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO Rinaldi, I Made Ray; Bempah, Irwan; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18680

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui kinerja penyuluh pertanian lapangan di Desa Bongo Empat Kecamatan Paguyaman. (2) Melihat Bagaimana dampak dari kinerja penyuluh pertanian lapangan terhadap petani jagung di Desa Bongo Empat Kecamatan Paguyaman. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskripsi kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data menggunakan teknik skoring dan untuk menentukan skor pilihan jawaban responden menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Kinerja penyuluh pertanian lapangan terhadap pengembangan petani jagung di Desa Bongo Empat mendapat skor sebanyak 2,12 masuk dalam kategori sedang dengan kriteria 70,6% (2) Dampak kinerja penyuluh terhadap pengembangan petani jagung di Desa Bongo Empat mendapat skor sebanyak 2,42 masuk dalam kategori memuaskan dengan kriteria 80,6%.
Preferensi Petani Cabai Terhadap Penggunaan Pupuk Organik di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo Yasin, Aldi Adriansyah; Baruwadi, Mahludin H; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani Cabai yang menggunakan pupuk organik di Kecamatan Dungaliyo, mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan preferensi petani Cabai terhadap penggunaan pupuk organik di Kecamatan Dungaliyo. Lokasi penelitian di Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo dari bulan Juli sampai Agustus 2022 dengan jumlah sampel 40 Petani Cabai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis data menggunakan: Analisis Statistik Deskriptif dan menggunakan utilitas, desain stimulus, korelasi, dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Karakteristik petani cabai yang menggunakan pupuk organik dapat dilihat dari rata-rata umur petani cabai adalah rentang umur 41-60 sebanyak 19 orang atau sebesar (47,50%), tingkat pendidikan mayoritas petani berada di jenjang SD sebanyak 23 orang atau sebesar (57,50%), jumlah tanggungan keluarga sebanyak 1 sampai 4 orang atau sebesar (67,50%), rata-rata luas lahan yang dikelola 0 - 1,00 Ha sebanyak 24 orang atau sebesar (60%), status kepemilikan lahan petani cabai adalah lahan milik sendiri sebanyak 28 orang atau sebesar (70%). 2). Terdapat hubungan yang signifikan antara preferensi petani cabai terhadap kuantitas pupuk, kemudian jenis pupuk, produktivitas, sumber informasi, cara penggunaan pupuk dan terakhir sumber pupuk, penggunaan pupuk organik dapat dilihat dari nilai korelasi person sebesar 0,717. Nilai tersebut menunjukkan keeratan hubungan antara nilai hasil data penelitian dengan nilai preferensi petani terhadap penggunaan pupuk organik di Kecamatan Dungaliyo. Nilai signifikan yang di hasilkan untuk korelasi tersebut adalah 0,001 dimana nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikan 5% (nilai sig 0,05) sehingga di nyatakan bahwa hasil dari analisis konjoin valid dan reliable.
HUBUNGAN ANTARA DINAMIKA KELOMPOK TANI DENGAN TINGKAT ADOPSI TEKNOLOGI PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA BONGOIME KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Pondaag, Ruslan; Rauf, Asda; Mustafa, Ramlan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.21751

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) Mengetahui tingkat dinamika kelompok tani pada usahatani padi sawah. 2) Mengindentifikasi tingkat adopsi pada usahatani padi sawah. 3) Menganalisis hubungan dinamika kelompok tani dengan adopsi teknologi pada usahatani padi sawah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani padi sawah yang masuk dalam anggota kelompok tani Tio Olami Desa Bongoime, dimana jumlah petani 202 orang, penentuan sampel dilakukan dengan metode slovin sebanyak 67 responden. Analisis yang digunakan yaitu analisis skala likert dan Chi Kuadrat (𝑥2). Hasil penelitian ini adalah (1) Tingkat dinamika kelompok tergolong tinggi dengan jumlah 4,11 menunjukan bahwa tujuan, struktur, fungsi dan tugas, suasana, ektivitas, dan kekompakan kelompok yang dimiliki setiap anggota kelompok tergolong tinggi sehingga mereka menjalankan tugas dan kewajiban secara efektif dan efisien. (2) Adopsi teknologi usahatani padi sawah yang dilakukan setiap anggota kelompok tani tergolong tinggi dengan skor 29,84. Namun ada beberapa indikator perlu ditingkatkan petani yaitu adopsi teknologi pada proses penyiangan dan proses pengendalian HPT. (3) Dinamika kelompok tani dan penerapan teknologi memiliki hubungan erat dan signifikan dengan taraf kepercayaan 95 %, berarti jika dinamika kelompok meningkat maka akan meningkat pula partisipasi kelompok dalam adopsi teknologi usahatani padi sawah.
PERAN PENYULUH DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI PADI SAWAH DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM JAJAR LEGOWO 10:1 DI DESA SIDODADI KECAMATAN BOLIYOHUTO KABUPATEN GORONTALO Aprilya, Lia; Saleh, Yanti; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18691

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui ciri-ciri petani dalam meningkatkan produksi padi sawah dengan sistem jajar legowo 10:1 di Desa Sidodadi Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo; dan 2) Mengetahui fungsi penyuluh pertanian dalam meningkatkan produksi padi sawah dengan sistem jajar legowo 10:1 di Desa Sidodadi Kecamatan Boliyohuto Gorontalo. Dengan menggunakan metode penelitian survey atau wawancara, teknik pengambilan sampel berdasarkan sensus, dan teknik lainnya, penelitian dilakukan di Desa Sidodadi Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo Kabupaten Gorontalo pada bulan Maret sampai dengan April 2022. Data primer dan data sekunder merupakan dua jenis sumber data yang digunakan dalam penelitian ini. Interval digunakan untuk menganalisis data yang digunakan untuk menghitung pendapatan industri pertanian padi sawah. Menurut temuan penelitian, karakteristik petani berbeda menurut umurnya, dan responden yang termasuk dalam kategori ini berusia antara 27 dan 49 tahun. Berdasarkan tanggungan keluarga, jumlah tanggungan terbesar (2–3 orang) adalah 22 petani. , dan berdasarkan luas lahan, petani terbanyak memiliki lahan sawah dengan luas 0,51 Ha. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman bertani terbesar adalah pada 15 tahun. Peran Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Produksi Padi Padi Dengan Sistem Jajar Legowo 10:1 Di Desa Sidodadi Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo.Kata Kunci : Peran, Penyuluh, Produksi, Sistem Jajar Legowo.
Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Program READSI dan Non READSI di Desa Huntu Utara Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango Maneku, Atika; Indriani, Ria; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18366

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui perbandingan pendapatan padi sawah antara petani program READSI dan petani yang non program READSI, 2) mengetahui kendala yang dihadapi petani padi sawah selama program READSI di Desa Huntu Utara Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data dalam penelitian ini yakni data primer dan sekunder. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan analisis perbandingan pendapatan uji t hitung. Hasil penelitian yaitu: 1) Pendapatan petani padi sawah yang mengikuti program READSI sebesar Rp. 8.694.396 rata-rata/petani lebih tinggi dibandigkan dengan pendapatan petani padi sawah yang tidak mengikuti program READSI sebesar Rp. 6.894.325 rata-rata/petani. 2) Kendala petani tidak masuk program READSI mencakup: a) Petani tidak memiliki lahan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi disector pertanian serta tidak aktif berpartisipasi dalam kegiatan peningkatan ekonomi disektor pertanian dengan dukungan proyek, b) Petani tidak dapat berperan sebagai “agen perubahan”, c) Petani tidak memiliki lahan sempit, d) Kepala keluarga tidak perempuan yang tidak akan difasilitasi oleh program READSI. 2) Kendala yang dihadapi petani program READSI mencakup: a) Permodalan, b) Keterlambatan saprodi dan kelangkaan saprodi, c) Fenomena cuaca yang sulit diprediksi, d) Ledakan hama penyakit, dan e) Harga produk tidak stabil.
DAMPAK PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) PADA PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA BULOTA KECAMATAN TELAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO Musdalifah, Musdalifah; Baruwadi, Mahludin H; Moonti, Agustinus
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18330

Abstract

Memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis pendapatan rumah tangga Petani Padi sawah di Desa Bulota, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, dan mengetahui dampak program pekarangan pangan lestari (P2L) pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo, dengan menggunakan Metode Survei. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2022 dengan populasi penelitian sebanyak 30 petani dan sampel diambil dari jumlah populasi (Sampel Total). Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan rumah tangga dan analisis deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan dampak program pekarangan pangan lestari pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan: Pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga jaya Kabupaten Gorontalo sebesar Rp. 63.306.656/musim. Dampak program pekarangan pangan lestari berdampak pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo, dampak yang diberikan sebesar 5%.

Page 1 of 2 | Total Record : 15