Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Articles
57 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 2 (2017)"
:
57 Documents
clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PUNDUNG, WUKIRSARI, IMOGIRI, BANTUL PROGRAM INOVASI BARU TEH CELUP WEDANG UWUH
Septian Emma
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.330
Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Pundung, desa Wukirsari, kecamatan Imogiri, kabupaten Bantul, Yogyakarta yaitu banyaknya pengrajin wedang uwuh namun masih tedapat berbagai macam permasalahan yang harus ditangani, diantaranya belum terdapatnya kelompok usaha pengrajin wedang uwuh, belum memiliki ijin P-IRT, serta kemasan yang masih sangat sederhana sehingga program KKN UAD difokuskan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Pundung dalam program inovasi baru teh celup wedang uwuh agar dapat meningkatkan harga jual produk wedang uwuh yang dapat meningkatkan taraf kehidupan pengrajin wedang uwuh. Metode pelaksanaan program KKN meliputi: pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah: 1) Meningkatnya taraf kehidupan masyarakat Desa Wukirsari melalui pemberdayaan masyarakat untuk industri rumah tangga 2) Terciptanya rumah produksi dan kelompok produksi teh celup wedang uwuh yang berkompeten, 3) Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kelompok produksi teh celup wedang uwuh.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK (ANIMASI FLASH) DI SMP MUHAMMADIYAH SE-KOTA WONOSARI KAB. GUNUNGKIDUL
Murein Miksa Mardhika;
Dwi Normawati
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.331
Guru-guru di sekolah menengah tingkat pertama dan atas telah mulai familiar dengan penggunaan media teknologi untuk pengajaran di kelas, seperti contohnya slide Powerpoint atau dokumen Word. Hanya saja, pemanfaatan media teknologi ini belum digali secara lebih mendalam, sehingga penggunaan satu metode yang terlalu lama membuat kegiatan pembelajaran menjadi monoton. Salah satu kemampuan yang belum banyak dikuasai yakni pengaplikasian animasi Flash untuk membantu mereka menciptakan media belajar yang interaktif untuk diajarkan kepada siswa di kelas. Kegiatan pelatihan ini menerapkan metode gabungan dari tiga komponen metode pelaksanaan yang ditawarkan, dimana pada kegiatan pelatihan yang diadakan, terjadi pengenalan teknologi baru melalui perangkat lunak untuk membuat media pembelajaran dengan animasi, dan diselenggarakan sebagai media guru untuk mendidik siswa saat kegiatan belajar mengajar di kelas. Di bagian akhir pelaksanaan, peserta diminta untuk mengumpulkan feedback mengenai kegiatan pelatihan yang telah diikuti. Lebih dari 50% peserta yang hadir menyatakan tingkat kepuasan yang baik terhadap materi, pelaksana, dan kemanfaatan karya yang telah mereka hasilkan. Kata kunci : Media Pembelajaran, TIK, Pendidikan, Animasi, Flash.Â
KAJIAN KESEHATAN REPRODUKSI BENCANA DAN IDENTIFIKASI ANCAMAN, KAPASITAS, SERTA KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI DI DESA POTORONO, KECAMATAN BANGUNTAPAN, KABUPATEN BANTUL, DIY
Fitriana Putri Utami;
Oktomi Putri Wijaya
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.334
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki kerentanan terhadap ancaman bencana alam. Ancaman terbesar adalah gempa bumi dan letusan gunung berapi. Semua orang yang hidup dalam situasi darurat bencana berhak atas kesehatan termasuk kesehatan reproduksi. Pencegahan terjadinya risiko kerugian yang tinggi akibat bencana baik dalam sektor kesehatan maupun sektor lainnya dapat dilakukan dengan melakukan identifikasi risiko bencana. Identifikasi risiko bencana ini terdiri dari identifikasi ancaman bencana, kerentanan bencana, dan kapasitas bencana di tingkat desa. Kajian kesehatan reproduksi bencana disampaikan dengan metode penyuluhan disertai diskusi interaktif. Identifikasi ancaman, kapasitas, dan kerentanan bencana menggunakan metode partisipatory. Peserta dipilih secara purposive. Data dianalisis secara deskriptif. Â Peserta menyebutkan bahwa permasalahan kesehatan reproduksi yang dapat terjadi meliputi perasalahan kesehatan ibu dan anak, pelecehan seksual, dan penularan penyakit seksual yang diakibatkan oleh keadaan sarana prasarana pengungsian yang minim. Berdasarkan hasil identifikasi diketahui bahwa ancaman bencana gempa dapat menimbulkan kerentanan pada manusia khususnya bayi, anak-anak, lansia, dan penyandang cacat berupa luka sedang hingga kematian. Kerentanan pada infrastruktur berupa robohnya bangunan akibat struktur yang tidak kuat. Kapasitas bencana yang dimiliki desa berupa adanya forum kebencanaan dan pelatihan serta simulasi bencana yang mendukung adanya infrastruktur siaga bencana. Ancaman gempa bumi dapat menimbulkan kerugian pada asset berisiko desa yang berupa manusia dan infrastruktur, namun pihak desa telah memiliki kapasitas / kekuatan pada seluruh aspek berisiko tersebut untuk meminimalisir kerugian yang muncul. Diharapkan aparat desa dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan melakukan pemetaan risiko bencana desa secara berkesinabungan.
METODE BELAJAR MATEMATIKA DENGAN ALAT PERAGA DAN TEKNOLOGI PARENTING
Iwan Tri Riyadiyanto;
Sumargiyani Sumargiyani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.335
Pengabdian yang dilakukan di Ranting „Aisyiah Prambanan kabupaten Klaten ini mengambildua tema, yaitu : pendidikan dan teknologi. Untuk pendidikan mengambil mengulas tentang metodebelajar matematika dengan alat peraga, sedangkan untuk teknologi, mengambil tema parentingcontrol.Pengabdian yang dilakukan di ranting Aisyiah Randusari kecamatan Prambanan kabupatenKlaten ini diikuti oleh warga Randusari dan Pengurus Cabang Aisyiah Prambanan sebanyak 40peserta. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh 5 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika.Metode pelaksanaan pengabdian ini berbentuk penyuluhan dan pelatihan. Pengabdian dilaksanakandi Ranting Aisyiah Cabang Prambanan Kabupaten Klaten pada tanggal 11 s.d 18 Maret 2017 yangdilaksanakan dalam delapan sesiHasil dari pelaksanaan pengabdian ini adalah : (1) peserta dapat memahami cara belajarmatematika yang mudah dan menyenangkan, (2) peserta dapat belajar matematika dengan alatperaga, (3) peserta dapat mengetahui manfaat pengontrolan penggunaan internet pada anak dan (4)peserta dapat melakukan pengontrolan penggunaan internet pada anak.
PENGETAHUAN DASAR SENI RUPA DAN KETERAMPILAN SERTA PEMBUATAN BAHAN AJAR DENGAN TEKNIK MONTASE
Probosiwi Probosiwi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.336
Tujuan dari penulisan ini adalah bagaimana mengajarkan kepada para guru sekolah dasaragar dapat membuat bahan ajar berbasis seni rupa dan keterampilan. Hal ini mengarah pada caraatau metode pembelajaran yang menarik dengan melakukan praktik melalui pendampingan. Gurudalam menjalankan proses pembelajaran dibutuhkan suatu bahan ajar karena digunakan untukmembantu guru dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dan dari proses belajar mengajar ini akandiperoleh suatu hasil yang pada umumnya disebut hasil pengajaran. Salah satu bentuk bahan ajaradalah karya seni dan keterampilan dua dimensi yaitu montase pada media kertas sebagai bentukrepresentasi suatu ide atau fenomena yang terjadi di sekitarnya. Proses pembuatan menggunakankaidah unsur dan prinsip dasar seni rupa untuk menghasilkan karya yang estetis
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PANGGUNGHARJO, SEWON, BANTUL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI
Soviyah Soviyah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.338
Permasalahan yang ada di masyarakat Panggungharjo yaitu kurangnya minat baca masyarakat, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai peran penting teknologi, kurangnya kemampuan keterampilan membaca puisi anak-anak, dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola asuh anak. Maka program KKN UAD difokuskan pada kemampuan literasi meliputi: pelatihan parenting, pelatihan Microsoft office, pendirian taman baca dan lomba festival anak soleh. Dampak dari kegiatan yang dilaksanakan yaitu: 1) masyarakat mengetahui tata cara pola asuh anak yang benar, 2) peningkatan kemampuan keterampilan anak menggunakan teknologi dalam hal ini yaitu mengoperasikan Microsoft office, 3) masyarakat gemar membaca setelah adanya fasilitas taman bacaan, 4) meningkanya kepercayaan diri masyarakat.
PELATIHAN PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN KEPADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH DI WILAYAH KABUPATEN KEBUMEN
Ahmad Ahid Mudayana;
Marsiana Wiboeo;
Erni Gusnita
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.339
Media informasi dan teknologi menjadi komoditas utama dalam interaksi antar manusia, Media informasi dan teknologi ini tidak lepas dari dampak positif dan negatifnya, tergantung dari kesesuaian penggunaan masing-masing individu. Setiap orang bisa menyebarluaskan menyebarluaskan informasi yang akurat. Namun demikian, dalam menyebar luaskan informasi dengan media harus mempertimbangkan beberapa tahapan perancangan media, agar menghasilkan media yang efektif untuk kelompok sasaranRemaja adalah periode individu penuh rasa keingintahuan dalam segala hal. Permasalahan kesehatan yang dilalui individu remaja juga semakin kompleks. Keaktifan remaja dalam mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan ini sudah seharusnya menjadi peluang besar dalam memperdalam keterampilan remaja, terutama di era informasi dan media yang canggih sekarang ini. Remaja mempunyai daya tanggap yang cepat dalam mempelajari media, terutama media sosial dan digital. Perumusan pesan yang persuasif serta lay out media yang menarik dan seseuai dengan sasaran sangat dibutuhkan untuk mencapai media promosi kesehatan yang efektif. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah, diskusi dan skill development. Peningkatan pengetahuan peserta pelatihan tentang media promosi kesehatan dan peningkatan keterampilan dalam merancang media promosi kesehatan dapat dilihat dari antusiame peserta dalam mendengarkan pemaparan dan tanya jawab dan evaluasi proses dimana peserta dapat membuat pesan yang persuasif yang melalui media seperti poster, power point dan movie maker. Kata Kunci : Media, promosi kesehatan, RemajaÂ
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN MENJADI BRIKET, BOKASHI, SILASE, DAN KOMPOS CASCING
Noni Himawan;
Dedy Hendra Kurniawan;
Wahyuni Wahyuni;
Alfa Manarul Hidayat;
Yulia Supriati;
Afifah Fauziyyah;
Nurul Islamiah;
Widya Istiqomah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.340
Sampah adalah sesuatu hal yang kebanyakan hanya dibuang tanpa dimanfaatkan kembali. Sampah yang sering kita kenal terbagi menjadi dua, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah dedaunan, sisa sayur dan buah-buahan serta limbah peternakan dan pertanian sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang terdiri dari plastik, kertas, kaca, dan lain sebagainya. Pengelolaan sampah yang kurang optimal akan membawa dampak negatif. Padahal sampah dapat bermanfaat jika diolah dengan baik. Salah satunya adalah sampah dari limbah pertanian atau peternakan yang dapat diolah menjadi briket, bokashi, silase, dan kompos cacing. Pemanfaatan sampah organik ini dilaksanakan dalam KKN PPM UAD yang dilaksanakan di Dusun Kemirisewu, Desa Sidorejo, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
BAHAN AJAR BERBASIS SOSIOKULTURAL DAN KARAKTERISTIK DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
Vera Yuli Erviana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.341
Masalah penting yang sering dihadapi oleh guru dalam kegiatan pembelajaran adalahmemilih atau menentukan bahan ajar atau materi pembelajaran yang tepat dalam rangka membantusiswa mencapai kompetensi. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa dalam kurikulum atausilabus, materi bahan ajar hanya dituliskan secara garis besar dalam bentuk materi pokok. Tugasguru adalah menjabarkan materi pokok tersebut sehingga menjadi bahan ajar yang lengkap.Sehingga diperlukan kecakapan dalam pembuatan bahan ajar khususnya dalam menghadapi eraMasyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), karena tenaga kependidikan sangat dibutuhkan dan harusberperan aktif dalam mensukseskan program ini. Pembuatan bahan ajar berbasis sosiokulturalmerupakan salah satu langkah awal para guru dalam menyampaikan materi kepada siswa sekolahdasar.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LIMBANG JAYA 1 KECAMATAN TANJUNG BATU, KABUPATEN OGAN ILIR DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN DESA
Rina Ratih
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v1i2.342
Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Desa Limbang Jaya 1, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan adalah banyaknya sampah di setiap jalan atau di depan rumah yang membuat berserakan dimana-mana. Maka program KKN Muhammadiyah Untuk Negeri difokuskan pada Pemberdayaan Desa. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Limbang jaya 1 dalam program Peduli Lingkungan. Metode pelaksanaan program KKN MU meliputi: Pembuatan nama-nama jalan, Pembuatan Gapura, pemberdayaan Ibu-ibu PKK dan pemberdayaan lingkungan. Dampak dari kegiatan KKN MU ini adalah : 1) Setiap nama jalan di Desa limbang Jaya 1 sudah ada plang nama-nama jalan sehingga memudahkan untuk mencari alamat yang ingin dituju, 2) Dengan adanya gapura ucapan selamat datang, memberikan kesan atau ucapan selamat datang di desa, 3), Dengan melimpahnya Sumber daya Manusia yang dimiliki Desa Limbang jaya 1, makanya mahiswa memberikan pembekalan kepada Ibu-ibu PKK tentang pendidikan kreativitas, 4) Tujuannya agar lingkungan Desa bersih, sehat dan tidak ada lagi yang namanya sampah berserakan dimana-mana.