Biota
Focus and Scope of Biota on Bioscience, includes: cell biology and genetics, biodiversity, ecology, physiology and biotechnology. Biota covers all life forms, including microbes, fungi, plants, virus, animal and human.
Focus and Scope of Biota on Biology Education, includes: Experimental Research, Class Action Research, Qualitative Research, Quantitative Research, Model Learning Development, Media Learning Development, and Learning Evaluation.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8 No 1 (2015)"
:
10 Documents
clear
Factors Affecting the Level of Hemoglobin on Junior High School Children on Coast Regional District of North Lombok
Nurdiana Nurdiana
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.241 KB)
Hemoglobin is the number of hemoglobin ain red blood cells that assessed in grams per decilitre. One of the problems in the hemoglobin is anemia. The prevalence of anemia in junior high school students aged 10-14 years old at 57.1%. anemia is caused by a decrease in hemoglobin levels. These levels can change at any time depending on various factors, especially in junior high school students who are still in its infancy. Therefore, the researchers wanted to know what are the factors that effect hemoglobin levels were in junior high school students in Nort Lombok region. The sampling technique was aconsecutive sampling, which any student who meets the study inclusion an exclusion criteria included in the study until acertain time, so that the required number of students are met. Data retrieval was done by using research instruments such as questionnaires, complete blood count, and anthropometric examination. Statistical analysis using descriptive analysis, bivariate analysis using spearmans, and multivariate analysis using linear regression to test the strength of each risk factor. The results showed there was one factor that effects the hemoglobin level in junior high school students on coast regional district of Nort Lombok. This factor was diet.
Implementasi Model Kooperatif Tipe Stad Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kreatif
Hairun Nikmah;
Wildan Wildan;
Muntari Muntari
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (158.969 KB)
|
DOI: 10.20414/jb.v8i1.55
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara model pembelajaran dengan keterampilan berpikir kreatif terhadap hasil belajar kimia siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan analisis faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XMS SMAN 1 Narmada yang berjumlah 210 siswa. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling sejumlah 83 siswa terdiri dari satu kelas eksperimen 1 dan satu kelas kelas eksperimen 2 dengan perlakuan yang berbeda. Instrumen penelitian berupa lembar angket keterampilan berpikir kreatif dan tes hasil belajar kimia siswa yang dianalisis dengan teknik ANOVA 2 jalur yang sebelumnya diuji normalitas dan uji homogenitas pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi antara model pembelajaran dengan keterampilan berpikir kreatif terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XMS SMA Negeri 1 Narmada.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa
Susilawati Susilawati;
Nyoman Sridana
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (194.705 KB)
|
DOI: 10.20414/jb.v8i1.56
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi experimental research). Penelitian dilaksanakan di SMPN 10 mataram tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah 62 siswa terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol dengan perlakuan yang berbeda. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterampilan proses sains. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik anakova untuk menguji pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan proses sains. Analisis dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 20 for Windows. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan ada perbedaan keterampilan proses sains siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pembelajaran konvensional.
Penerapan Pembelajaran dengan Pendekatan Keterampilan Proses Sains Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia SMK Negeri 3 Mataram
Henikusniati Henikusniati
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (117.481 KB)
|
DOI: 10.20414/jb.v8i1.57
Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses sains untuk meningkatkan hasil belajar kimia di SMK Negeri 3 Mataram. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik program keahlian teknik bangunan kelas XI SMK Negeri 3 Mataram. Subyek penelitian melibatkan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain nonequivalent pre-test post-test control group design. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes dalam bentuk soal pilihan ganda. Pengujian statistik dengan menggunakan independent sample t-test yang yang sebelumnya diuji normalitas dan uji homogenitas pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan peningkatan hasil belajar secara signifikan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Pengaruh Strategi Think-Talk-Write (TTW) Berbasis Kontekstual terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VII MTS NW Wanasaba Lombok Timur Tahun Pelajaran 2014/2015
Baiq Kurnia;
Bahtiar Bahtiar
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.693 KB)
|
DOI: 10.20414/jb.v8i1.58
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Think-Talk-Write berbasis kontekstual terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VII MTs NW Wanasaba Lombok Timur Tahun Pelajaran 2014/2015. Desain penelitian yang digunakan adalah true eksperimental yaitu Pretest-Posttest Control Group Design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII MTs NW Wanasaba dengan jumlah 80 orang siswa yang terbagi dalam 3 kelas. Sedangkan sampel diambil secara simple random sampling dan sampel yang terpilih adalah kelas VIIC sebagai kelass eksperimen dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains siswa adalah lembar observasi dan tes, masing-masing instrument disusun berdasarkan indikator keterampilan proses sains yang diamati. Hasil analisis data observasi menggambarkan bahwa ada perbedaan keterampilan proses sains antara kelas eksperimen (VIIC) dan kelas kontrol (VIIB) yaitu kelas eksperimen memiliki skor observasi 82,66% sangat tinggi dari pada kelas kontrol 23,33%. Sedangkan hipotesis di uji menggunakan rumus uji t. Berdasarkan hasil pengolahan data posttest diperoleh t-hitung ≥ ttabel atau 4,79 ≥2,01 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh strategi Think-Talk-Write berbasis kontekstual terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VII MTs NW Wanasaba Lombok Timur Tahun Pelajaran 2014/2015.
Eksistensi Manusia dalam Manajemen Pendidikan Islam (Tinjauan Kritis dari Segi Fungsi Penggerakan/Motivating)
Hadi Kusuma Ningrat
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.051 KB)
|
DOI: 10.20414/jb.v8i1.59
Manajemen organisasi akan terlaksana dengan baik jika tersedia sumberdaya organisasi yang dibutuhkan, yang dikenal dengan singkatan 7 M (man, money, machines, material, marketing, methods, dan minutes). Berdasarkan sudut pandang fungsi penggerakan (motivating) dalam manajemen (khususnya manajemen pendidikan Islam) bahwa asset yang maha penting di antara sumber daya organisasi tersebut adalah sumber daya manusia (man). Keberadaannya sebagai penggerak utama sumber daya organisasi lainnya. Hal tersebut akan terwujud, apabila tujuan/kepentingan organisasi dan kepentingan anggota organisasi sinergis; saling menguntungkan. Untuk tujuan tersebut, maka pimpinan organisasi perlu mengetahui dan memahami karakteristik anggota organisasinya. Lebih lanjut pembahasan tentang eksistensi manusia dari segi fungsi penggerakan (motivating) dalam manajemen pendidikan Islam akan diuraikan di bawah ini.
Analisis Kualitas Air Tanah di Desa Lepak Kecamatan Sakra Barat Lombok Timur
Muhammad Nizar;
Nanang Rahman;
Haifaturrahmah Haifaturrahmah
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.387 KB)
|
DOI: 10.20414/jb.v8i1.60
Kesehatan lingkungan mencakup aspek lingkungan tanah, perairan, dan udara. Mengingat kondisi dekonstruksi lingkungan hidup saat ini pernting untuk terus dilakukan penelitian secara berkesinambungan terhadap kualitas lingkungan. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap kualitas air pada lokasi sumur warga yang dekat dengan permukiman. Penelitian dilakukan di Desa Lepak Kabupaten Lombok Timur. Pengukuran parameter kualitas air dilakukan untuk mengukur parameter air tanah. Pengukuran parameter air tanah (suhu, warna, rasa/bau, keasaman/pH dan kandungan E. coli) di laboratorium dengan sampel yang diambil pada sumur yang telah ditentukan sebagai titik pengambilan sampel. Sementara untuk parameter rasa dan bau dilakukan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air tanah secara parameter fisik (suhu, warna, kekeruhan,rasa dan bau) sudah memenuhi kriteria kualitas air bersih, berdasarkan parameter kimia mendekati pH air netral. Sedangkan parameter biologi (Escherchia Coli) tidak memenuhi kriteria kualitas air bersih yang dapat digunakan sebagai bahan baku air minum. Meskipun demikian sebelum diminum air bersih tersebut harus dilakukakan perlakuan (dimasak). Tingginya parameter biologi sudah melampaui ambang batas, menyebabkan air pada sumur-sumur tersebut tidak layak digunakan untuk air minum sebelum dimasak terlebih dahulu.
Peran Guru dalam Pengembangan Moral Bagi Anak Usia Dini
Ati Sukmawati
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (132.178 KB)
|
DOI: 10.20414/jb.v8i1.61
Pendidikan sebagai sarana pelestarian moralitas sekaligus pengembangan tatanan kehidupan manusia memiliki peran dan fungsi yang sangat penting serta efektif. Usia taman kanak-kanak dan kelompok bermain adalah saat yang paling baik bagi guru untuk meletakkan dasar-dasar pendidikan nilai, moral, dan agama. Pengembangan moral dan nilai-nilai keagamaan memerlukan pembiasaan di samping pemahaman dan penghayatan. Ada beberapa peran yang dapat dan harus dilaksanakan oleh guru yaitu; sebagai model, pembimbing, pelatih, motivator, dan sebagai penilai. Di samping peran-peran tersebut yang tidak kalah penting diperhatikan adalah materi pembelajaran moral dan nilai-nilai keagamaan pada PAUD harus bersifat; aplikatif, menyenangkan, dan mudah ditiru. Kemudian faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah metode yang diterapkan dalam pengembangan moral, ada beberapa metode yang bisa digunakan sesuai dengan tingkat kemampuan anak, yaitu metode Bercerita, Bernyanyi, Karyawisata, dan Syair atau Sajak.
Pengaruh Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica A. Juss) Terhadap Mortalitas Hama Lalat Buah Cabai (Bactrocera dorsalis L.)
Juanda Juanda;
Edi M. Jayadi
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (162.012 KB)
|
DOI: 10.20414/jb.v8i1.62
Lalat buah cabai merupakan hama utama pada tanaman cabai. Lalat buah cabai dapat dikendalikan dengan berbagai jenis insektisida, salah satunya adalah insektisida nabati yang salah satunya dengan memanfaatkan daun mimba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun mimba untuk mengendalikan hama lalat buah cabai pada stadium larva, pupa dan imago. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah semua larva, pupa dan imago hama lalat buah cabai yang dibiakkan. Penelitian ini menggunakan lima perlakuan dan lima ulangan dengan sampel penelitian 10 ekor untuk tiap ulangan. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun mimba tidak memliki pengaruh yang nyata untuk mengendalikan hama pupa lalat buah cabai sedangkan pada larva dan imago ekstrak daun mimba memliki pengaruh yang nyata untuk mengendalikan hama tersebut.
Potensi Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata, L.) Sebagai Insektisida Kutu Daun Persik (Myzus persicae, Sulz) pada Daun Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens)
Feri Hartini;
Yahdi Yahdi
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.274 KB)
|
DOI: 10.20414/jb.v8i1.63
Sirsak merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh dan berbuah sepanjang tahun jika kondisi air tanah terpenuhi selama pertumbuhannya. Di dalam tanaman ini terkandung senyawa acetogenins yang bermanfaat. Senyawa ini tidak hanya terkandung pada buah, tetapi juga hampir seluruh bagian pada tanaman sirsak baik itu daun, batang, akar maupun bijinya. Kandungan acetogenins yang ada pada ekstrak daun sirsak dapat dimanfaatkan sebagai insektisida nabati yang ramah lingkungan. Pada penelitian ini dilakukan uji potensi ekstrak daun sirsak sebagai insektisida kutu daun persik (Myzus persicae, Sulz). Penelitian ini menggunakan penelitian jenis eksperimen kuantitaif dengan menggunakan analisis uji proporsi. Analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar potensi ekstrak daun sirsak sebagai insektisida kutu daun persik. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa ekstrak daun sirsak (Annona muricata, L) memiliki potensi sebagai insektisida kutu daun persik. Kekuatan aktivitas ekstrak daun sirsak terhadap kutu daun persik mencapai 100% pada konsentrasi 8% dan 10%. Potensi dari ekstrak daun sirsak sebagai insektisida kutu daun persik termasuk sangat tinggi yaitu 100%.