cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana
ISSN : -     EISSN : 25488635     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Alami adalah salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Kami menerbitkan makalah penelitian asli, meninjau artikel, dan studi kasus yang berfokus pada teknologi yang mampu mereduksi risiko bencana serta topik terkait. Semua makalah ditelaah oleh setidaknya dua peninjau. Jurnal Alami diterbitkan dua kali setahun di setiap bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
PENGETAHUAN DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR DI KOTA BEKASI (SUDI KASUS: PERUMAHAN PONDOK GEDE PERMAI) Akhirianto, Novian Andri
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.965 KB) | DOI: 10.29122/alami.v2i1.2704

Abstract

Bencana banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan data dari BNPB tentang kejadian bencana di Indonesia, pada tahun 2016 banjir tercatat sebanyak 766 kejadian dengan 147 jiwa meninggal dunia. Pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi bencana banjir yang mematikan. Berdasarkan hasil penelitian studi kasus di Perumahan Pondok Gede Permai ? Kota Bekasi, dengan metode analisis kualitatif yang dikuantifikasikan diketahui bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terkait bencana banjir sudah cukup baik. Salah satu faktor penyebabnya adalah karena masyarakat memiliki pengalaman yang cukup banyak dalam menghadapi bencana banjir. Kesiapsiagaan masyarakat yang masih perlu ditingkatkan adalah mengenai mobilisasi sumberdaya rumah tangga yang masih rendah, dengan indikator keikutsertaan masyarakat dalam kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir masih sangat sedikit.
PEMBANGUNAN SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA LONGSOR DI KAMPUNG JATIRADIO, DESA CILILIN, KABUPATEN BANDUNG BARAT, PROVINSI JAWA BARAT THE DEVELOPMENT OF LANDSLIDE EARLY WARNING SYSTEM JATIRADIO KAMPONG OF CILILIN VILLAGE, CILILIN DISTRICT, WEST BANDUNG REGENCY, WEST JAVA PROVINCE Prihartanto, Mr
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.582 KB) | DOI: 10.29122/alami.v3i2.3729

Abstract

Landslide is a serious disaster that frequently occurs in several places in Indonesia. One effort to reduce victims and economic loss is to increase community preparedness. In 2018 Centre for Disaster Risk Reduction Technology ? Agency for The Assessment and Application of Technology (PTRRB ? BPPT) has developed a Landslide Early Warning System (LEWS) that was installed at Jatiradio Kampong of Cililin Village, Cililin District, West Bandung Regency, West Java Province. The System was consisted of a master module (coordinator), a slave module (node) and a data centre. The data centre acts as a control system and data and information monitoring centre through SMS gateway application and a website application namely Si Benar. This developed LEWS had capabilities to detect rainfalls, soil moistures, land slope changes, to measure the acceleration of ground movement and to provide an early warning. The data from the node has been collected by the master module and than sent to the data centre.  Based on rainfall and piezometric ground water level data from 25 to 28 February 2019, the two parameters were analyzed to determine the performance of the LEWS equipment. The result showed there was a positive / proportional correlation between rainfalls and the Ground Water Levels. Keywords: Landslide, Disaster, Early Warning System, Preparedness, SMS Gateways ABSTRAKBencana longsor merupakan bencana penting yang seringkali terjadi di beberapa kota di Indonesia. Salah satu upaya untuk mengurangi korban dan kerugian ekonomi adalag dengan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Pada tahun 2018 Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana ? Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (PTRRB ? BPPT) telah mengembangkan sistem peringatan dini longsor (LEWS) yang telah terpasang di Kampung Jatiradio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Sistem ini terdiri dari modul induk (coordinator), modul anak (node) dan pusat data. Data center berfungsi sebagai sistem pengendalian dan monitoring data dan informasi menggunakan aplikasi SMS gateway dan aplikasi website Si-Benar. LEWS  yang dikembangkan ini mampu mendeteksi curah hujan, kelembaban tanah, perubahan kemiringan tanah, mengukur percepatan pergerakan tanah dan memberikan peringatan siaga dini. Data-data tersebut dikirimkan ke data center untuk kemudian dikirimkan ke pusat data. Berdasarkan data curah hujan dan tinggi muka air (TMA) piezometrik pada tanggal 25 sampai dengan 28 Februari 2019, maka dilakukan analisis pada kedua parameter tersebut untuk menjelaskan tentang kinerja peralatan LEWS. Hasil dari analisa tersebut menunjukan bahwa adanya korelasi positif/sebanding antara curah hujan dan TMA piezometrik.Kata kunci: Longsor, Bencana, Sistem Peringatan Dini Longsor, Kesiapsiagaan, SMS Gateways
PENILAIAN KERENTANAN LAHAN SAWAH PADI TERHADAP BANJIR DAS CIDURIAN DI DESA RENGED, KECAMATAN BINUANG, SERANG, BANTEN Dahlia, Siti
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2580.297 KB) | DOI: 10.29122/alami.v1i1.118

Abstract

ABSTRAKDesa Renged Kecamatan Binuang Kabupaten Serang Provinsi Banten, merupakan daerah yang kondisi ekonominya sebagian besar dipengaruhi oleh sektor pertanian yaitu padi sawah. Peristiwa banjir besar dalam 21 tahun terakhir terjadi pada tahun 1994, 2001, dan 2013, yang mengakibatkan gagal panen bagi petani. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) menganalisis bahaya banjir daerah penelitian berdasarkan data kejadian banjir tahun 1994, 2001, dan 2013, dan (2) menilai tingkat kerentanan lahan sawah padi terhadap bahaya banjir. Penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan bentuklahan dan persepsi masyarakat. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode interpolasi, skoring, dan skenario pembobotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah penelitian berada pada kelas bahaya banjir sedang. Bahaya banjir kelas tinggi wilayah penelitian terdapat pada satuan bentuklahan dataran banjir, aliran sungai mati, dan dataran aluvial yang berasosiasi dengan saluran irigasi. Hasil penilaian kerentanan menunjukkan bahwa nilai indeks kerentanan lahan sawah padi tertinggi terdapat pada skenario pembobotan seimbang (equal) dengan nilai indeks 0-0,89. Nilai indeks kerentanan lahan sawah padi terendah pada skenario fase tanaman dengan nilai indeks 0-0,77. Tingkat kerentanan tertinggi terdapat pada lahan sawah yang berlokasi di satuan bentuklahan: dataran banjir dan dataran aluvial. Kata kunci: Penilaian Kerentanan, Bahaya Banjir, DAS Cidurian, Lahan Sawah Padi, Bentuklahan, Persepsi.
PLANNING OF SOIL BIOENGINEERING APPLICATION IN POST LANDSLIDE AREA IN CILILIN VILLAGE, CILILIN SUB-DISTRICT, WEST BANDUNG REGENCY, WEST JAVA PROVINCE Utami, Dyah Nursita; Raharjo, Akhmadi Puguh
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.301 KB) | DOI: 10.29122/alami.v3i1.3327

Abstract

Landslides are the third most frequent disaster in Indonesia. One of these landslides occurred on March 10, 2017 in residential area of Jatiradio, Cililin Village, Cililin Sub-District, West Bandung Regency, West Java Province. Post-incident investigations have produced information regarding the characteristics of the area and recommendations for disaster mitigation. At present it is known that there are still problems left unsolved in the area that need to be mitigated. The purpose of this study is to identify those unsolved problems at the study site and formulate solutions to the problem using a soil bioengineering approach. Among all the data that need to be collected are the condition of both existing vegetation and subsurface profile on the former landslide slopes at the study site. Data from the observations were then analyzed to produce recommendations regarding the application of soil bioengineering at the study site. From this study, pine trees (Pinus merkusii) is recommended to be planted on the slopes and areas around the rock gabions. This type of vegetation has fulfilled four pre-determined criterias related to the function of slope protection and groundwater regulation for this particular area and is considered suitable to be applied to the study site.
ANALISIS KAWASAN RAWAN LONGSOR DAN KETERKAITANNYA TERHADAP KUALITAS TANAH DAN PENGGUNAAN LAHAN (KASUS DI KAWASAN AGRIBISNIS JUHUT KABUPATEN PANDEGLANG) Soewandita, Hasmana
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/alami.v2i1.2826

Abstract

AbstractJuhut region based on the government policy of Banten Province in 2015 is an area that will be developed as a center of agribusiness development area. Its existence is located on the slopes of the hills and at the same time as a residential area allegedly as an area prone to landslides. Agriculture cultivation activities related to soil fertility conditions that are on the belt of the volcano, making this area attracts the community to conduct agricultural cultivation activities despite being on a slope land. The aims of this study are the biophysical analysis of landslide hazard areas and their relationship to soil quality and land use patterns.The method used in this study is observation and groundceck of field biophysical condition and overlay analysis of thematic map related to landslide prone condition. The results of the study indicate that the biophysical condition of the land indicates that the landslide prone areas are susceptible to 707.1 Ha (70%), while the high vulnerability area reaches 245.3 Ha (24%). Soil fertility causes attractive soil to be managed by the community for the cultivation of seasonal crops or horticultural crops that can further trigger a landslide. This is also because the soil type conditions also have physical properties that are vulnerable to the early behavior of seasonal changes (from dry season to rainy season).  Land use that is not suitability with morphological conditions of land and already managed by the community as an economic source will be a threat of high vulnerability to landslide hazards.Keywords :  agribisnis area, land slides hazard, soil biophysical, land quality
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INVENTARIS BARANG MILIK NEGARA (SI MITRA) YANG MENUNJANG PROGRAM KEGIATAN PERINGATAN DINI TANAH LONGSOR Fiqi, Bondan
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.717 KB) | DOI: 10.29122/alami.v3i2.3779

Abstract

Setiap kesalahan manajemen berakhir dengan inventaris, sedangkan melanggar Perpres RI no 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang / jasa pemerintah, maka akan ditindak sesuai peraturan hukum yang berlaku di Indonesia. Unit Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana memiliki program kegiatan peringatan dini bencana tanah longsor, yang melakukan kegiatan pengadaan barang penunjang terlaksananya kegiatan tersebut sebagaimana mestinya. Tentu saja barang-barang tersebut merupakan bagian dari barang milik negara. Diperlukan sistem informasi manajemen inventaris barang milik negara (Si Mitra) berbasis web yang dapat memberikan informasi faktual mengenai data-data inventaris barang milik negara yang menunjang program kegiatan peringatan dini bencana tanah longsor supaya dapat terinventarisir dengan baik dan meminimalisir munculnya dampak negatif dari terjadinya kegagalan manajemen persediaan barang milik negara (BMN).Aplikasi ini dikembangkan dengan metode waterfall, dirancang dengan desain model diagram use case, activity dan deployment, serta dirancang desain tampilan yang digunakan sebagai referensi acuan dalam realiasi implementasi aplikasi dari segi tampilan webnya. Aplikasi dibuat dengan bahasa pemrograman PHP versi 5, dan basis data MySQL. Hak akses aplikasi dibagi menjadi dua, yaitu administrator dan pengguna / operator BMN. Fitur-fitur yang dapat diakses pengguna sama dengan fitur yang diakses oleh administrator, kecuali pada fitur mengatur user management.Administrator dapat login untuk masuk sistem, melihat grafik ketersediaan barang disertai statusnya pada menu home, mengatur aktivitas pencatatan keterangan barang pada menu device management, mengatur siapa saja yang dapat mengakses sistem pada menu user management, mengatur lokasi barang berada pada menu location management, meminta laporan berdasarkan filter tertentu menggunakan menu report, dan keluar dari sistem dengan menu logout.Kata Kunci: Inventaris, BMN, sistem, php, basis data
STUDI EKOLOGI LAHAN KORIDOR SUNGAI DAN STATUS KUALITAS PENGGUNAAN LAHAN DI WILAYAH DAS RAWAPENING Soewandita, Hasmana
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.877 KB) | DOI: 10.29122/alami.v1i1.960

Abstract

Rawapening merupakan salah satu danau yang keberadaannya mempunyai peranan sangat penting bagi kehidupan masyarakat sekitarnya bahkan dikawasan sebelah hilirnya.  Kualitas ekologi perairan Rawapening dari tahun ke tahun terus menurun, baik daya tampungnya maupun kondisi kualitas airnya.  Peranan sungai sungai  dengan kondisi daerah tangkapannya turut menentukan keberadaan kualitas lingkungan ekologis Rawapening.  Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kondisi ekologi lahan koridor sungai sungai yang masuk Rawapening terkait isu penurunan kualitas ekologi Rawapening. Tata guna lahan di sekitar koridor sungai ternyata merepresentasikan kondisi tataguna lahan DAS Rawapening yaitu dari hutan, kebun campuran, semak belukar, sawah irigasi dan sawah tadah hujan.  Kondisi kualitas fisik kimia tanah juga sangat bervariasi namun secara umum mempunyai tingkat kesuburan yang baik.  Akan tetapi hasil studi menunjukkan terjadi penurunan degradasi lahan terkait perubahan tataguna lahan terutama perubahan penurunan luas kebun campuran dan berubah menjadi pola penggunaan permukiman dari 12431 Ha pada tahun 2003 menjadi 10625 Ha pada tahun 2010.  Regim tampungan air danu Rawapening yang ekstrim antara pada musim penghujan dan kemarau juga disebabkan oleh kondisi kualitas koridor sungai yang sudah terdegrdasi terutama perubahan pola penggunaan lahan dari daerah pengalirannya.
SIMULATION OF SURFACE RUNOFF REDUCTION USING SIMPLE RAIN WATER HARVESTING SYSTEM IN URBAN BUFFER AREA Raharjo, Akhmadi Puguh
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.779 KB) | DOI: 10.29122/alami.v3i1.3448

Abstract

Floods are the most common disaster in Indonesia. Among various flood types, pluvial flood is the least studied one. Simple rain water harvesting system using cistern/barrel and water tank possess the potential to reduce runoff from roofs and help alleviate the severity of pluvial flooding. The purpose of this study was to simulate the application of simple rain water harvesting in reducing surface runoff from roof surfaces in the study area within the sub Basin of Pesanggrahan. Among all the data that need to be collected were the number of houses and area of roof cover in the study area, as well as 10 years rainfall data. Number of houses per block were collected during a field survey while the estimation of roof area was conducted using a web-based software, i-Tree Canopy. From this simulation, scenario 1 (800-liter water drums), has the potential to reduce surface runoff from the roofs within the range of 6.12 to 9.07% (January) and between 5.08 to 7.49% (February). Meanwhile scenario 2 (2000-liter water tank) has the potential for surface runoff reduction which ranges between 15.30 to 22.67% (January) and between 12.64 to 18.73% (February). On the other hand, the potential to delay the initial surface runoff time using scenario 1 ranged from 3.7 to 5.5 minutes (January) and between 3.1 to 4.5 minutes (February). Meanwhile scenario 2 has a potential to delay the initial surface runoff time from 9.3 to 13.7 minutes (January) and between 7.6 to 11.3 minutes (February).
KAJIAN KERENTANAN FASILITAS DARAT INA-CBT TERHADAP GUNCANGAN GEMPABUMI Pradono, Mulyo Harris
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.312 KB) | DOI: 10.29122/alami.v4i1.4041

Abstract

Ina-CBT adalah Indonesia Cable-Based Tsunamimeter (atau Tsunameter). Ina-CBT adalah bagian dari Ina-TEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) yang merupakan sistem peringatan dini tsunami di Indonesia yang bertujuan memberikan peringatan dini tsunami saat kejadian berlangsung. Cable-Based Tsunamimeter ini terdiri dari sensor bawah laut yang mengukur getaran gempa dan tekanan air. Data getaran dan tekanan kemudian diteruskan melalui kabel bawah laut sampai ke daratan. Fasilitas di daratan menjadi sangat penting karena secara real time mengirim data melalui radio ke pusat pemantauan. Fasilitas daratan terdiri dari Beach Man Hole (BMH), Menara, dan Rumah Listrik. Semua fasilitas ini harus tetap bekerja walaupun guncangan gempa besar terjadi yang mengawali terjadinya tsunami. Fasilitas ini juga harus dibuat aman terhadap terjangan tsunami. Di dalam makalah ini, kerentanan fasilitas tersebut dikaji terhadap guncangan gempa sesuai dengan standar yang berlaku.
MODEL PENURUNAN TINGGI MUKA AIR TANAH SETELAH KEJADIAN HUJAN DI LOKASI SISTEM PERINGATAN DINI LONGSOR DI KAMPUNG JATIRADIO, DESA CILILIN, KECAMATAN CILILIN, KABUPATEN BANDUNG BARAT Prihartanto, Mr
Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Alami
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.142 KB) | DOI: 10.29122/alami.v4i1.3986

Abstract

AbstractLandslide events that have occurred  in Jatiradio, Cililin Village, Cililin District, West Bandung Regency triggered the installation of a Landslide Early Warning System (LEWS). The equipmentl transmits data such as rainfall and ground water level for every hour which is detected from rain gauge sensors and pressure transducers. The relationship between rainfall and ground water level is important to understand in order to know the fluctuttion patterns that trigger landslides. Therefore, mathematical model of the decline in groundwater level every time after the rainfall in Jatiradio, Cililin Village, Cililin District, West Bandung Regency during the 2019 rainy season was made. Thus, it can be seen the relationship between rainfall patterns and water level fluctuations in certain rainfall periods.The method used in producing the model is a regression model using spreedsheet software. Regression equations and coefficients of determination were obtained to analyze the relationship of ground water level to rainfall. The results of mathematical modeling between ground level I (23-24 February 2019) and II (24-25 February 2019) are linear to rainfall, except for the decline in groundwater level III which occurred on February 25-28, 2019 which shows exponential relationship, meaning that a rapid decline in groundwater level. The regression model equation obtained for each groundwater level decrease is  with R² = 0.9631;  with R² = 0.9988;  with R2 = 0.9903. Keywords: Model, Landslide, Landslide Early Warning System, PreparednessAbstrakKejadian bencana longsor yang pernah terjadi di Kampung Jatiradio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat mendorong dipasangnya alat Landslide Early Warning System (LEWS). Alat tersebut mengirimkan data seperti curah hujan dan tinggi muka air tanah setiap satu jam yang dideteksi dari sensor penakar hujan dan pressure transducer. Hubungan antara curah hujan dan tinggi muka air tanah penting untuk diketahui agar dapat diketahui pola fluktuasi yang memicu longsor. Maka dari itu membuat model matematik penurunan tinggi muka air tanah setiap kali setelah kejadian hujan di Kampung Jatiradio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat pada saat musim hujan 2019. Model penurunan tinggi muka air tersebut dapat dihubungkan dengan pola fluktuasi curah hujan yang terjadi dengan demikian dapat diketahui hubungan antara pola curah hujan dan pola fluktuasi tinggi muka air pada periode hujan tertentu.Metode yang digunakan dalam menghasilkan model tersebut yaitu model regresi dengan menggunakan perangkat lunak spreedsheet. Persamaan regresi dan koefisien determinasi didapatkan untuk menganalisis hubungan tinggi muka air tanah terhadap curah hujan. Hasil pemodelan matematika menghasilkan hubungan penurunan tinggi muka air tanah I (23 ? 24 Februari 2019) dan II (24-25 Februari 2019) linier terhadap curah hujan, kecuali penurunan tinggi muka air tanah III yang terjadi pada tanggal 25-28 Februari 2019 yang menunjukkan hubungan eksponensial, artinya terjadi penurunan tinggi muka air tanah yang cepat. Persamaan model regresi yang didapatkan untuk masing-masing penurunan yaitu  dengan R² = 0,9631 ; dengan R² = 0,9988;  dengan R² = 0,9903. Kata kunci: Model, Longsor, Sistem Peringatan Dini Longsor, Kesiapsiagaan

Page 8 of 15 | Total Record : 144