Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Merupakan jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2007 dengan tujuan sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, hasil pengkajian maupun hasil penerapan teknologi bagi para perekayasa, peneliti, dosen maupun mahasiswa di bidang teknologi kemaritiman pada umumnya. Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim terbit pada bulan Juli dan Desember setiap tahunnya.
Articles
388 Documents
ANALISIS KAPASITAS GALANGAN KAPAL IKAN UNTUK MEMENUHI RENCANA PENGADAAN KAPAL IKAN HIBAH
Fitriansyah, Agus Lubis;
Supomo, Heri
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (471.034 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v13i1.3583
The government through the Ministry of Marine and Fisheries offers assistance of fishing vessel to achieve fisheries production targets. This procurement plan must be supported by the ability and selection of the right shipyard. Beacuse the information of the capability and capacity of fiber shipyards in Indonesia is unclear, so the realization of the procurement of fishing vessel in previous years did not met the planned targets. The purpose of this study was to analyze shipyard capacity to meet the planned procurement of KKP fishing vessels grant in 2019. First classification of fishing vessels is based on the size of each GT, which is 5 GT (type 1), 5-10 GT (type 2), and 20-30 GT (type 3). The second is the minimum shipyard criteria for building fishing boats. Third, an assessment of the shipyard is based on the criteria that have been made. Fourth, shipyard selection was carried out on each WPPN-RI using the load score method. The fifth calculates the number of ships that can be built by the shipyard. The results of the shipyard assessment found that 43% of shipyards have the ability to build type 1 vessels, around 38% of shipyards have the ability to build type 2 vessels, and around 19% of shipyards have the ability to build type 3 vessels. is 1625 units / period. Referring to shipyard capacity, it can be said that the entire shipyard is able to fulfill the plan to procure assistance for KKP fishing vessels in the 2019 budget year.
OPTIMASI DESAIN TRUNCATED MOORING SYSTEM UNTUK PENGUJIAN MODEL PERAIRAN DALAM (DEEPWATER)
Murwatono, Totok Triputrastyo
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1306.318 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v9i1.2646
Keterbatasan kedalaman fasilitas pengujian model yang ada mengharuskan adanya rekayasa sehingga bisa dilakukan simulasi pada tangki uji, yaitu dengan melakukan optimasi desain sistem tambat yang ada menjadi seolah-olah lebih pendek ( perairan yang lebih dangkal ) sehingga bisa dilakukan simulasi model fisik. Filosofinya adalah bahwa sistem tambat ( mooring ) yang telah direncanakan diperpendek sesuai dengan yang diharapkan kemudian hasil simulasi numerik sistem tambat yang lebih pendek divalidasi dengan hasil simulasi numerik kondisi sistem tambat kedalaman penuh. Jenis tali tambat yang digunakan, besarnya pre-tension, sudut pre-tension, ukuran dan jenis kapal ( floater ) merupakan aspek yang memainkan peran utama. Validasi hasil simulasi meliputi validasi statis yaitu untuk mengetahui karakteristik statis dari material sistem tambat, kemudian validasi dinamis yaitu untuk mengetahui sifat dinamis dari material sistem tambat. Hasil prediksi yang dilakukan dengan simulasi numerik diterapkan pada set-up pengujian model hingga ditemukan model sistem tambat yang mempunyai sifat dinamis dan statis yang mendekati sistem tambat kedalaman penuh.
DESIGN OF CATAMARAN SHIP AS INLAND WATERWAYS TRANSPORTATION MODE IN SAMARINDA
Alam, Alamsyah;
Dipo Nugroho, Muhammad
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (873.418 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v12i1.2897
At the end of 2016 public transport had only reached urban area of Samarinda, and it has not yet accessed the outskirt area of Samarinda. The lack of transportation connecting communities from each region is a problem. The purpose of this research was to design the inland waterways tranportation mode in the out skirt city of Samarinda. The used method was the trend curve and optimization approach. The results showed the principal dimension of ships had lenght over all (Loa) = 12.7 meters, draft (T) = 0.53 meters, the breadth of each hull (B) = 1.3 meters, the total breadth (BT) = 5.5 meters and height (H) = 1.6 meters, Cb = 0.54, Vs = 10 knots, Crew = 4 person, passenger = 36 person.
ANALISA BENDING STRESS PADA SUBMERGED FLOATING TUNNEL
Mujahid, Ahmad Syafiul;
Nugroho, Wibowo Harso
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.235 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v4i1.3536
Perhitungan dengan pemodelan Submerged Floating Tunnel (SFT) dengan menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga. Analisa struktur terowongan apung menggunakan prinsip kerja dengan mendiskripsikan seluruh beban (force) pada SFT berupa beban internal dan eksternal yang bekerja akan diperoleh momen reaksi yang terjadi sepanjang badan SFT, dengan mengetahui luas penampang melintang SFT maka dapat diperoleh bending stress di seluruh badan SFT.Keywords : submerged floating tunnel (SFT), bending stress, structural analysis
ANALISA GELOMBANG JANGKA WAKTU PANJANG UNTUK PERAIRAN SELATAN SUKABUMI
Erwandi, Erwandi;
Mintarso, Cahyadi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (140.611 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v3i1.4112
Agar pelaksanaan kegiatan Rancangan Pembangkit Listrik Tenaga Ombak (PLTO-Nagalistrik) dapat efektif bekerja serta menghasilkan energi listrik sesuai dengan desain (target yang ingin dicapai) maka diperlukan analisa prediksi gelombang jangka waktu panjang menurut rencana daerahyang dipakai sebagai kandidat penempatan PLTO-Nagalistrik . Analisa gelombang jangka waktu panjang tujuannya adalah untuk memprediksi dan merekonstruksi satu per tiga tinggi gelombang rata-rata tertinggi yang akan terjadi dalam jangka 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun mendatang.
SINKRONISASI PROPELLER DENGAN MESIN INDUK PADA KAPAL IKAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN KINERJA
Leksono, Setyo
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (102.916 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v10i1.2629
Pemilihan dan penempatan sistem penggerak kapal ikan tradisional baik ukuran kecil (sampan) maupun ukuran besar (30 GRT), lebih banyak ditentukan oleh faktor kebiasaan dan tradisi masyarakat setempat. Akibatnya, tidak adanya sinkronisasi kerja yang efektif antara lambung kapal dengan sistem penggeraknya. Pengaruh yang ditimbulkannya akan mengakibatkan kerugian, diantaranya : pemborosan bahan bakar, vibrasi, umur pakai mesin pendek, waktu tempuh lebih lama dan olah gerak kapal tidak bagus. Sinkronisasi antara lambung kapal, mesin penggerak utama serta propeller merupakan tahapan penentu dalam perancangan ataupun pembuatan suatu kapal. Dalam tulisan ini, hal tersebut akan dibahas dengan suatu metode yang cukup akurat untuk menentukan pemilihan propeller, terutama untuk kebutuhan kapal-kapal ikan. Metode yang digunakan adalah metode faktor beban propeller dan factor beban mesin untuk mengukur sinkronisai antara propeller dengan mesin kapal.
ANALISIS DISTORSI DAN TEGANGAN SISA PADA POROS KAPAL TERHADAP PERLAKUAN PANAS (QUENCHING) MENGGUNAKAN FEM
Indiaryanto, Mahendra
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.9 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v7i1.3198
Pada bidang perkapalan sistem propulsi kapal merupakan salah satu bagian yang penting. Dimana poros kapal terbuat dari silinder pejal yang mempunyai kekerasan struktur dan kuat tarik material. Sehingga apabila diberikan perlakuan panas (Quenching) akan meningkatkan kekerasan dan kuat tarik struktur poros, serta terjadi perubahan distorsi dan tegangan sisa. Jadi dengan adanya perubahan ini perlu di analisa, sehingga pengaruh distorsi dan teganagan sisa tidak melebihi batas yang di izinkan. Analisa ini menggunakan Metode Elemen Hingga (Finite Element Methods) dengan bentuk silinder pejal (poros).
EVALUASI STATISTIK HASIL PENGUJIAN RESISTANCE MODEL KAPAL
Purnamasari, Dian;
-, Purhadi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (145.421 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v5i2.3525
Analisa data eksperimen umumnya menggunakan statistik untuk mengukur perbedaan. Misalnya , untuk melihat apakah ada perbedaan sebelum perlakuan dan setelah perlakuan. Dari analisa ketidakpastianpada empat variable yang merupakan sumber kesalahan percobaan resistance model kapal LCT 1000 DWT dimana nilai ketidakpastian resistance menunjukkan nilai terbesar dibandingkan dengan variabel lain, evaluasi terhadap elemen bias yang mempengaruhi nilai ketidakpastian resistance , yaitu nilai bias yang terbesar adalah bias kalibrasi, Setelah mendapat nilai bias kalibrasi yang baru dilaksanakan yaitu 0,0121 serta perhitungan Mean/ rata-rata dan variansi untuk memastikan adanya perbedaan nilai kalibrasiresistance dynamometer terhadap hasil resistance , dari penurunan nilai bias kalibrasi tersebut mempengaruhi nilai ketidakpastian resistance yang cukup signifikan.Keywords : Uncertainty analysis, Bias calibration, Mean, Varian.
PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK PADA DESAIN KAPAL WISATA DI KEPULAUAN RIAU
Ariyanto, Danang;
Satoto, Sapto Wiratno
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (345.375 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v13i2.3866
Energi terbarukan dan energi yang berkelanjutan adalah isu yang selalu dibahas dalam konferensi tingkat lokal dan dunia. Isu lingkungan tersebut diangkat guna tetap menjaga bumi sebagi tempat tinggal ini tetap terjaga dalam waktu yang lama. Pemanfaatan energi tersebut dalam banyak sektor menjadi semacam keharusan yang akan membawa dampak kepada kebaikan. Sektor wisata merupakan salah satu sektor yang dekat dan ungkin bisa berefek luas karena di sektor wisata tersebut orang akan datang dari berbagai tempat untuk kemudian menemukan sebuah hal baru di tempat yang mereka kunjungi. Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan luar negeri memiliki potensi yang besar untuk menjadi mengenalkan pemanfaatan teknologi terbarukan di sektor wisata salah satunya dengan membuat kapal wisata dengan suplai tenaga berasal dari energi terbarukan dan berkelanjutan tersebut tersebut
ANALISA PENGARUH VARIASI LAJU KECEPATAN PADA MODEL KAPAL SELAM DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI NUMERIK
Mujahid, Ahmad Syafiul;
Utina, M. Ridwan
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.178 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.3061
Kapal selam pada umumnya berbentuk tabung yang memiliki sistem penggerak sendiri. Kapal selam yang dianalisa ini merupakan perpaduan dari desain kapal selam jenis U209 menjadi sebuah desain baru yang diharapkan dapat menghasilkan performa yang lebih optimal. Dengan menggunakan perangkat lunak berbasis numerik dapat dianalisa pengaruh variasi laju kecepatan terhadap variasi distribusi tekanan yang terjadi pada lambung kapal selam, arah aliran fluida saat kapal selam bergerak, streamline desain kapal selam.