Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Lambung Kapal Tanpa Awak Sebagai Alat Bantu Survei Di Kepulauan Riau Satoto, Sapto Wiratno
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 16, No 1 (2019): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.187 KB) | DOI: 10.14710/kapal.v16i1.21917

Abstract

Kepulauan Riau merupakan kepulauan terluar Indonesia dimana posisinya dekat dengan Singapura, Malaysia serta memiliki laut yang merupakan jalur silang perkapalan internasional yang menjadikannya sebagai tempat yang strategis sekaligus berbahaya karena menyimpan kekayaan dan faktor bahaya. Letak yang strategis tersebut perlu diimbangi dengan pengamanan yang memadai yang dapat dilakukan dengan cara terbuka maupun secara diam-diam. Pengamanan terbuka diperlukan untuk melakukan penekanan secara langsung terhadap hal yang mencurigakan dan pengaman secara diam-diam diperlukan untuk guna melakukan tindakan yang senyap serta pengumpulan data dan bukti untuk mengungkap pelanggaran. Dari permasalahan tersebut, untuk tindakan pengawasan dibuatlah sebuah kapal tanpa awak sebagai salah satu solusi menyelesaikan permasalahan. Desain kapal harus mampu mengatasi hambatan yang salah satu di antaranya adalah gelombang. Penelitian ini dilakukan di sekitar pulau Batam dan pulau kecil di sekitarnya. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa ukuran kapal yang didapatkan adalah: LOA :0,70, LWL :0,66, B  0,24, H :0,75, T:0,35, Cb:0,94, Cm:1
PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK PADA DESAIN KAPAL WISATA DI KEPULAUAN RIAU Ariyanto, Danang; Satoto, Sapto Wiratno
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.375 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v13i2.3866

Abstract

Energi terbarukan dan energi yang berkelanjutan adalah isu yang selalu dibahas dalam konferensi tingkat lokal dan dunia. Isu lingkungan tersebut diangkat guna tetap menjaga bumi sebagi tempat tinggal ini tetap terjaga dalam waktu yang lama. Pemanfaatan energi tersebut dalam banyak sektor menjadi semacam keharusan yang akan membawa dampak kepada kebaikan. Sektor wisata merupakan salah satu sektor yang dekat dan ungkin bisa berefek luas karena di sektor wisata tersebut orang akan datang dari berbagai tempat untuk kemudian menemukan sebuah hal baru di tempat yang mereka kunjungi. Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan luar negeri memiliki potensi yang besar untuk menjadi mengenalkan pemanfaatan teknologi terbarukan di sektor wisata salah satunya dengan membuat kapal wisata dengan suplai tenaga berasal dari energi terbarukan dan berkelanjutan tersebut tersebut
PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK PADA DESAIN KAPAL WISATA DI KEPULAUAN RIAU Danang Ariyanto; Sapto Wiratno Satoto
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 13 No. 2 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v13i2.3866

Abstract

Energi terbarukan dan energi yang berkelanjutan adalah isu yang selalu dibahas dalam konferensi tingkat lokal dan dunia. Isu lingkungan tersebut diangkat guna tetap menjaga bumi sebagi tempat tinggal ini tetap terjaga dalam waktu yang lama. Pemanfaatan energi tersebut dalam banyak sektor menjadi semacam keharusan yang akan membawa dampak kepada kebaikan. Sektor wisata merupakan salah satu sektor yang dekat dan ungkin bisa berefek luas karena di sektor wisata tersebut orang akan datang dari berbagai tempat untuk kemudian menemukan sebuah hal baru di tempat yang mereka kunjungi. Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan luar negeri memiliki potensi yang besar untuk menjadi mengenalkan pemanfaatan teknologi terbarukan di sektor wisata salah satunya dengan membuat kapal wisata dengan suplai tenaga berasal dari energi terbarukan dan berkelanjutan tersebut tersebut
Safety Issue Associated With Hotwork on Conveyor Belt Area of Self-Unloading Bulk Carrier Hendra Saputra; Mufti Fathonah Muvariz; Nidia Yuniarsih; Nauval Abdurahman; Sapto Wiratno Satoto; Rifel Landong
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Integrasi - April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Welding, cutting, burning, abrasive blasting, and other heat-producing operations are considered as hotwork that potentially creates fire hazard especially on board a ship. Fires in confined spaces such ship compartments, in the loop and tunnel areas are very dangerous, as the conditions are conducive to its rapid spread and also that they are in the vicinity of highly flammable areas. When hot work is being performed in the areas and spaces, required standards and procedures are essential to ensure the safety of all involved in the work. This study try to review some causes of ship fire accident that took place in the past and came out with suggestions for improvement in the area of hotworks in close proximity to a conveyor belt. On methodology, using a case study of an accident on board a ship to know cause that often occur around conveyor belt area of Self-Unloading Carrier (SUL) especially on bulk carrier. The result of study is to reiterate the need for proper monitoring and and supervision of hotwork in close proximity to a conveyor belt as it has contributed adversely to the several fire accident that has taken place in the world shipping trade most especially on the self-unloading(SUL) bulk carriers.
Penggunaan Data Automatic Identification System (AIS) untuk Mengetahui Pergerakan Kapal Hendra Saputra; Ardian Budi Kusuma Atmaja; Didi Istardi; Sapto Wiratno Satoto
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Integrasi - Oktober 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Automatic Identification System (AIS) adalah sebuah sistem yang mampu menyediakan informasi kapal dan mengirimkannya dari kapal ke kapala maupun dari kapal ke darat menggunakan gelombang radio VHF secara otomatis. Informasi yang didapat pada Sistem AIS identifikasi kapal (nama kapal, nomor IMO, nomor MMSI, dan call sign), posisi kapal (langitude & latitude), kecepatan, arah pergerakan kapal dan pelabuhan tujuan kapal. Data-data tersebut dapat digunakan dalam rangka pelacakan lokasi kapal selama data AIS yang dikirim kapal dapat diterima oleh station penerima AIS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pergerkan kapal pada selat Singapura dan Perairan Batam menggunakan data dari sistem AIS yang divisualisasikan menggunakan aplikasi GIS (Geographic Information System). Hasil dari penelitian ini dapat menunjukkan pergerakan kapal secara visual pada GIS menggunakan data kapal Global Dream dengan MMSI number yaitu 351150000. Selain itu, visualisasi pergerakan kapal dengan jumlah 813 kapal diambil pada kondisi terpadat pada 2 September 2011 pukul 07.00-08.00.
Kajian Pemodelan Kemudi Kapal Pengawas Tanpa Awak Naufal Abdurrahman; Sapto Wiratno Satoto; Hardi Radesha
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Integrasi - Oktober 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unmanned surveillance vessels on operational conditions required to move quickly and to maneuver skillfully. The steering system is one of the mechanical devices used to determine and to able the vessel maneuvering and directed to a specific location or destination. Some things that affect agility maneuver the vessel on the water surface is form of the hull and rudder conformity with the shape of hull. Leaves the wheel is not suitable for a particular vessel size provide an enormous influence on the vessel at the time of sailing. This study aims to model the optimal steering system according to the shape of unmanned surveillance’s hull so as to support the operation of the vessel's performance. An advanced approach to the design of the model is divided three stage process, i.e: concept design, initial design and detailed design.
Studi Perbandingan Desain Geometri Padeye Simetri dan Tidak Simetri Sapto Wiratno Satoto; Mufti Fathonah; Achmad Ducha Juli Ardianto
JURNAL INTEGRASI Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Integrasi - Oktober 2017
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v9i2.294

Abstract

Salah satu metode pemindahan yang digunakan dalam pembuatan structure / module adalah pengangkatan. Prioritas utama dalam melakukan pengangkatan adalah keamanan dari struktur tersebut. Maka hal utama yang perlu diperhatikan dalam proses pengangkatan adalah perhitungan dari pengangkatan harus sesuai dengan batasan perancangan dan kapasitas dari seluruh alat angkat serta kekuatan dari struktur tersebut. Untuk mempermudah proses pengangkatan dapat menggunakan padeye sebagai alat bantu pengangkatan. Untuk membuat desain yang aman bagi semua jenis structure kita harus mengetahui perilaku mekanis dari benda tersebut. Selain perilaku mekanis apakah geometri padeye juga berpengaruh dalam perencanaan FOS (Factor of Safety) dari padeye atau tidak. Untuk mengetahui perbandingan antara geometri padeye, dilakukan proses simulasi dengan memberikan gaya pada arah yang sama, yaitu massa 1 ton (1000 Kg) asumsi sudut design load 60° dengan material S355J0. Proses simulasi dilakukan dengan menggunakan software solidwork 2013, dengan lubang pin berada tepat ditengah atau simetri (Geometri 1), quadrant lingkaran sejajar dengan sisi padeye (Geometri 2), dan lubang berada sesuai mengikuti sudut dari sling 60° (Geometri 3). Hasil simulasi menunjukkan Geometri dari padeye mempengaruhi semua aspek dari segi tegangan, regangan, peralihan, dan FOS pada saat melakukan pengangkatan. Geometri 1 memiliki FOS sebesar 4,08, geometri 2 memiliki FOS sebesar 5,94 dan geometri 3 mempunyai FOS 6,02. Jadi Geometri 3 lebih aman 47,55 % dan 1,35 % dibandingkan geometri 1 dan 2.
Analisa Pengaruh Temperatur dan Tekanan Injeksi Moulding terhadap Cacat Produk Heri Yanto; Ihsan Saputra; Sapto Wiratno Satoto
JURNAL INTEGRASI Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Integrasi - April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.915 KB) | DOI: 10.30871/ji.v10i1.641

Abstract

Salah satu hal yang menjadi tolak ukur dalam menilai produktifitas dan efisiensi suatu industri adalah dengan melihat tingkat cacat produk yang terjadi dalam menghasilkan suatu produk. cacat produk yang sering terjadi antara lain, short moulding, warpage, sink mark, flow line, flashess, bubble, hole/gap, over moulding. Pada penelitian ini di kaji tentang pengaruh temperatur dan tekanan pada mesin injeksi moulding berbahan plastic jenis (pvc compound),dengan melakukan analisa penyebab cacat produk berdasarkan parameter temperatur dan tekanan pada barrel, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir cacat produk yang dihasilkan mesin injection moulding dan mendapatkan setting parameter moulding yang tepat, Metode yang akan dilakukan yaitu memvariasikan setting termperatur dengan variabel bebas yaitu 150oC, 170oC, 190oC dan variable bebas pada tekanan 60 Mpa dan 100 Mpa, di lakukan proses secara bertahap sebanyak 3 kali running mesin dalam satu kali setting parameter untuk memastikan berapa banyak cacat produk. Dari hasil pengaturan parameter mesin injeksi moulding telah ditemukan parameter yang optimal dengan cacat produk yang paling sedikit pada variasi temperatur 170oC dan tekanan 60 MPa.
Perancangan Mula Klinik Apung untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat Lintas Hinterland Batam Naufal A Prasetyo; Sapto Wiratno Satoto
JURNAL INTEGRASI Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Integrasi - April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v10i1.645

Abstract

Unjuk kerja armada terapung (kapal) secara dinamis bergantung pada perilaku dan respon hull terhadap kondisi perairan dimana armada/ kapal dioperasikan. Pada saat beoperasi, hull akan mengalami gerakan yang disebabkan kapal itu sendiri (maneuverability) maupun dari faktor luar (seakeeping). Faktor luar misalnya berupa cuaca buruk yang mengakibatkan terjadinya gelombang besar dapat membahayakan keselamatan kapal apabila kapal tidak mampu merespon gelombang tersebut. Untuk itulah kapal harus memiliki performa teknis yang memenuhi batasan kriteria. Armada klinik apung beroperasi di perairan dengan karakter gelombang dinamis memerlukan penilaian seakeeping (ketegaran kapal) sehingga layak secara teknis dan bisa menjadi sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang handal dengan memperhatikan kenyamanan awak kapal dan pasien. Penilaian ketegaran fisik menggunakan pendekatan empiris yang mengacu pada batasan kriteria menurut kondisi laut dan skenario navigasi pelayaran. Penilaian kinerja seekeeping didasarkan pada osilasi respon dinamis kapal pada gelombang tak beraturan, sesuai dengan kondisi perairan.
UPDATE ESTIMASI EMISI GAS BUANG KAPAL DI PERAIRAN BATAM-SINGAPORE MENGGUNAKAN DATA AUTOMATIC IDENTIFICATION SYSTEM (AIS) Hendra Saputra; Nidia Yuniarsih; Naufal Abdurrahman; Mufti Fathonah Muvariz; Sapto Wiratno Satoto; Tri Ramadani Arjo
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 2 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 2 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.574 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i2.814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung emisi gas buang yang dihasilkan dari aktifitas pelayaran kapal yang berada di perairan Batam-Singapore menggunakan data AIS (Automatic Identification System). Wilayah  ini merupakan salah satu wilayah perairan dengan aktifitas pelayaran terpadat sepanjang selat Malaka. Hasil analisa menunjukkan jumlah rata-rata kapal per-jam pada 4 September 2018 sebanyak 1191 kapal dengan kepadatan tertinggi terjadi pada pukul 22.00 dengan jumlah 1326 kapal. Hasil perhitungan emisi pada jam tersebut menunjukkan jumlah emisi NOx, CO, CO2, VOC, SOx and PM masing-masing sebesar 48,716.48  kg/hour, 62,297.39 kg/hour, 3,541,656.53 kg/hour, 14,751.79 kg/hour, 1,339.14 kg/hour and 22,319.03 kg/hour. Hasil ini merupakan updating nilai emisi dari penelitian-penelitian sebelumnya yang menggunakan data AIS perjam pada tahun 2011 dan 2014. Hasil perbandingan menunjukkan perbedaan cukup signifikan terhadap nilai emisi CO2
Co-Authors Abda Abda Abulija Maskarai Abyad, Muliawan Nur Achmad Ducha Juli Ardianto Adhe Aryswan Adi Syahputra Purba Adietya, Berlian Arswendo Ahmad Fauzan Zakki Aisyi, Rahadatul Anauta Lungiding Angga Risdianto Annisa Fyona Ardian Budi Kusuma Atmaja Ari Wibowo Asrafi Asrafi Aulia Fajrin Benny Hadli Irawan Berlian Arswendo Adietya Budi Baharudin Budi Baharudin Cahyo Budi Nugroho Caniago, Fahlan Parezki Chandra Defta Rusdwinanto Danang Ariyanto Danang Ariyanto Danang Ariyanto Danang Ariyanto Danang Ariyanto Danang Cahyagi Didi Istardi Domi Kamsyah Dwi Budi Santoso Dwiky Pangestu Eko Wahyu Haryanto Fajrin, Aulia Farell Elghifari Putratama Fedia Restu Gawan Sagoro Good Rindo Good Rindo Gustin, Oktaviano Hanifah Widiastuti Hardi Radesha Haris Susmana Hendra Saputra Hendra Saputra Hendra Saputra Hendra Saputra Hendra Saputra Heri Yanto Ihsan Musyary Ihsan Saputra Irawan, Benny Haddli Irdia Raihan, Haura James Siregar Juliarni Kholilur Rahman, Kholilur Laila Febrina Lalu Giat Juangsa Putra Lisa Novianty Louisa Riaunal Sitompul, Dharma Lutfi Maulana Meida Perwira Antartika Mufti Fathonah Mufti Fathonah M Mufti Fathonah Muvariz Muhammad Andi Nova Muhammad Fauzan Nurja Hafizhsyach Muhammad Ismail Muhammad Nurmansyah Muhammad Regie Muhammad Syafei Gozali Muhammad Zainuddin Lubis Muliawan Nur Abiyad Muslim Syaifullah Rifai Natanael Tampubolon, Franssius Naufal Abdurrahman Naufal Abdurrahman Naufal Abdurrahman Naufal Abdurrahman Naufal Abdurrahman P Naufal Abdurrahman Prasetyo Nauval Abdurahman Nidia Yuniarsih Nidia Yuninarsih Nugroho Pratomo Ariyanto Nur Abiyad, Muliawan Nur Fitria Pujo Leksonowati Nurman Pamungkas Nurul Fadilah Nurul Fadilah, Nurul Nurul Laili Arifin Nurul Ulfah Nurul Ulfah Oktavianto Gustin Parlindungan Manik Putratama, Farell Elghifari Putri, Dina Indriana Rahman Hakim Rahman Hakim Rahman Hakim Randy Saputra Ranjit Ranjit Ranjit Regie, Muhammad Rifel Landong Rindo, Good Rita Handayani, Rita Sagoro, Gawan Saputra, Randy Saragih, Anre Silvia Uli Arta Lubis Sugeng Santoso Sulistyo Wibowo Surya Lesmana Susmana, Haris Tian Havwini Tri Ramadani Arjo Wahyudi Wahyudi Wanda Cantika Putri Widodo Widodo Yogantara Yogantara Yogantara Yogantara Yusri Aksyaputra, Muhammad Zakki, Ahmad Fauzan