Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Merupakan jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2007 dengan tujuan sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, hasil pengkajian maupun hasil penerapan teknologi bagi para perekayasa, peneliti, dosen maupun mahasiswa di bidang teknologi kemaritiman pada umumnya. Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim terbit pada bulan Juli dan Desember setiap tahunnya.
Articles
388 Documents
PENENTUAN KOEFISIEN REDAMAN GETARAN BAHAN PELAPIS PLAT DEK KAPAL
Nugroho, Wibowo
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 6, No 2 (2012)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.629 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v6i2.3331
Problem getaran kapal saat ini semakin kompleks dan sering terjadi ditambah pula semakin ketatnya persyaratan dari biro klasifikasi kapal untuk tingkat getaran yang diijinkan agar penumpang dan awak kapal semakin nyaman dan aman. Secara umum getaran yang berlebih dapat mempercepat kelelahan struktur kapal, juga menyebabkan kerusakan atau tak berfungsi dengan baik peralatan mekanik dan listrik yang terdapat di atas kapal serta berkurangnya kenyamanan penumpang dan awak kapal. Salah satu metode untuk mengurangi pengaruh getaran struktur kapal adalah dengan melakukan pengurangan terhadap respon dari getaran tersebut dengan menggunakan peredam(damper). Pada paper ini dijelaskan metode penentuan koefisien redaman(damping) getaran dari peredam berbahan semen pelapis plat dek kapal di laboratorium uji getaran. Pengujian dilakukan dengan menggunakan martil impak (impact hammer) dan respon plat diukur oleh accelerometer. Secara umum sifat ? sifat bahan pelapis ini tetap melekat pada material utama pembangunnya yaitu beton atau ? concrete? hal ini diperlihatkan dari nilai koefisien redaman (?) yang diperoleh pada uji getaran yaitu untuk material Deck Screed (DS) ~ 0.083482 dan Deck Compound (DC) adalah ~ 0.083182. Nilai koefisien redaman ini sedikit lebih tinggi dari rata ? rata koefisien redaman dari bahan semen coran dengan penguatan ( Reinforced Concrete Structure) pada umumnya yaitu berkisar antara 0,04 ? 0,07
VOL 12 NO 2
Vol 12 No 2, Daftar Isi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.817 KB)
Diterbitkan oleh Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
PERANCANGAN SISTEM KENDALI MODEL KAPAL UNTUK UJI FREE RUNNING DAN TURNING CIRCLE
Permana, Chandra
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (544.942 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v9i1.2648
Pada uji free running dan turning circle maneuver, pergerakan model kapal perlu dikendalikan oleh operator menggunakan remote control. Kecepatan pergerakan maju mundur model kapal ditentukan oleh thrust akibat putaranpropeller. Sedangkan perubahan heading model kapal ditentukan oleh sudut kemudi rudder. Perancangan sistem kendali ini dimaksudkan mengolah inputan kecepatan propeller dan sudut kemudi rudder yang ditentukan oleh operator melalui remote control. Pengolahan inputan tersebut menggunakan aplikasi berbasis software NI LabVIEW FPGA yang di-embedded kedalam controller cRio 9012 National Instruments. Output dari controller berupa sinyal digital PWM dengan duty cycle tertentu untuk menggerakkan motor DC yang memutar propeller dan menggerakkan motor DC lainnya untuk mengubah sudut rudder.
PEMODELAN NUMERIK HIDROELASTIS KAPAL FRIGATE
Nugroho, Wibowo Harso;
Yuniati, Yuniati;
Mujahid, Ahmad Syafiul
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (328.652 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v8i1.3307
Kapal perang jenis frigate merupakan kapal cepat yang mempunyai froude number berkisar antara 0,4 ? 0,5. Pengaruh beban slamming pada kerusakan kelelahan material cukup besar dan mengganggu kinerja peralatan elektronik maupun mekanik yang ada di kapal perang saat beroperasi. Pemodelan Hidroelastis Kapal Frigate ESC40DV dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu model prototype struktur lambung kapal perang kelas frigate yang mempunyai tingkat kehandalan yang baik terhadap beban hidroelastis slamming melalui pengaturan bentuk rencana garis (lines plan) struktur lambung tersebut. Dalam penelitian ini nilai beban hidroelastis dianalisa melalui serangkaian perhitungan menggunakana metode numerik elemen hingga, dengan beban pendekatan memakai strip teori. Dari pemodelan diketahui bahwa moda ke-dua kering (dry mode) getaran untuk frigate sebesar 5.2267 Hz dan saat di air mode ke-dua (wet mode) bergeser menjadi sebesar 5.7142 Hz dikarenakan adanya tambahan damping hidrodinamika. Respon harmonik slaming maksimum untuk tekanan dan tegangan struktur pada badan frigate terjadi pada 6,3 MPa dan 69.45 MPa
KAJIAN KINERJA KAPAL BANTU HIDRO-OCEANOGRAPHY
Soetardjo, Meitha;
Purnamasari, Dian
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v4i1.3538
Bantu Hidro-Oceanography (BHO) adalah salah satu satuan bantu dalam bidang survei Hidro-Oceanography yang termasuk dalam susunan tempur pendukung (Supporting Force). Untuk kepentingan tersebut maka preliminary design kapal Hidro-Oceanography dilaksanakan sebagai langkah awal dalam perencanaan dan pengadaan kapal Hidro-Oceanography untuk mengkaji karakteristik umum desain yaitu hidrostatik dan stabilitas sehingga aspek kelayakan kapal dapat terpenuhi. Analisa hasil kajian kinerja kapal Hidro-Oceanography dipersiapkan untuk pengujian tahanan/resistance model kapal.Keywords : Preliminary design1, Hydrostatic2, Stability3
KAJIAN EKSPERIMENTAL KONVERSI ENERGI GELOMBANG DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI WELLS ROTOR DAN TURBIN DARRIEUS
Rahuna, Daif
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.31 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v10i1.2631
Potensi energi yang terjadi pada kawasan pesisir pantai sangat besar, bagaimana memanfaatkan energi yang bersumber dari arus (longshore current, rip current, back flows/cross-shore flows) dan gelombang pantai tersebut sebagai sumber energi baru terbarukan. Kajian eksperimental ini dilakukan adalah untuk membuktikan bahwa dua tipe turbin yang berbeda untuk dapat mengkonversi energi arus dan gelombang bersamaan. Hasil dari kajian eksperimental adalah Wells rotor yang terpasang horisontal hanya mampu menerima energi gelombang akibat adanya gerakan orbital dari partikel-partikel air dan tidak efektif dalam menerima energi arus air karena sejajar dengan arah aliran partikel air. Bilah turbin darrieus akan menjadi resistance disaat terkena gelombang. Turbin kombinasi mempunyai self starting yang rendah dimana pada kecepatan arus 0,2 m/s dan tinggi gelombang 0,08 m. efisiensi maksimal yang diperoleh dari turbin kombinasi wells dan darrieus adalah sebesar 21,6 persen dan pada wells rotor sebesar 20,8 persen dengan ketinggian gelombang 0,123 m. Tip speed ratio (TSR) pada turbin kombinasi sebesar 1,84 dan pada wells rotor sebesar 2,26.
WAKTU EVAKUASI MAKSIMUM PENUMPANG PADA KAPAL PENYEBERANGAN ANTAR PULAU
Paroka, Daeng
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (627.361 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v7i2.3200
Korban jiwa pada kecelakaan kapal dapat terjadi akibat kesulitan untuk mengevakuasi penumpang akibat kepanikan, kelebihan penumpang serta dimensi serta rute dari jalur evakuasi yang tidak memungkinkan untuk mengevakuasi penumpang dalam waktu yang singkat.Paper ini mengevaluasi waktu evakuasi berdasarkan standar IMO apabila terjadi kebocoran satu atau beberapa kompartemen secara bersamaan. Waktu kebocoran diestimasi dengan memakai prinsip Bernoulli. Jalur evakuasi dianggap layak apabila waktu evakuasi yang dibutuhkan lebih kecil dari waktu kebocoran. Hasil perhitungan dan analisis menunjukkan bahwa kebocoran pada kompartemen tertentu dengan luas penampang bocor yang besar dapat mengakibatkan penumpang tidak dapat dievakuasi sebelum kapal kehilangan stabilitas atau tenggelaman. Oleh karena itu, penentuan jalur evakuasi hendaknya tidak hanya mempertimbangkan kasus kebakaran tetapi juga bentuk kecelakaan lain yang mungkin terjadi di kapal seperti masalah kebocoran
PERANCANGAN LARGE DEFORMATION SENSOR UNTUK PENGUJIAN MODEL SUBMERSED FLOATING TUNNEL (SFT)
Setyanto, Taufiq Arif;
Permana, Chandra
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (487.852 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v5i2.3527
Perancangan sensor untuk pengukuran beban aksial dinamis dengan range pengukuran yang relatif kecil dan tahan air telah berhasil dilakukan. Sensor ini dirancang dengan menggunakan material piezoelectric sebagai element sensornya, elastic rubber band (karet silicon) dan lem silicon sebagai elemen pendukungnya. Salah satu karakteristik sensor tersebut yaitu hubungan linearitas antara beban yang diberikan dengan keluaran sensor diperoleh dengan cara melakukan proses kalibrasi dengan menggunakan load cell sebagai sensor pembanding. Selanjutnya, large deformation sensor ini digunakan untuk mengukur beban aksial yang terjadi pada moring line pada salah satu model bangunan lepas pantai yaitu SFT (Submersed Floating Tunnel) di UPT BPPH yang diakibatkan oleh adanya gelombang.Keywords : large deformation sensor, piezoelectric material, axial force.
SISTEM KENDALI AKTIF MENGGUNAKAN SENSOR – AKTUATOR PZT UNTUK MEREDAM GETARAN STRUKTUR KAPAL
Nugroho, Wibowo Harso
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (482.235 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v3i1.4105
Penulisan ini bertujuan untuk memperlihatkan kemungkinan penggunaan dari suatu desain alat peredam getaran yang dikendalikan secara aktif untuk mengurangi atau bahkan secara ideal menghilangkan getaran struktur kapal. Hal yang penting dari sistem kendali ini adalah kemampuan untuk merasakan respon dan bereaksi terhadap respon tersebut sesuai dengan yang diinginkan. Dalam penulisan ini secara numerik kemampuan tersebut akan ditampilkan dengan penggunaan sensor dan aktuator yang berasal dari satu jenis material cerdas ( smart material) yaitu Lead Zirconate Titanate (PZT). Material ini dikatakan cerdas karena PZT ini akan menghasilkan beda potensial jika diberi gayamekanik dan juga sebaliknya jika diberi beda potensial akan menghasilkan gaya mekanik berupa regangan atau ?strain?. Pada kasus getaran struktur kapal ini hipotesa yang akan diuji adalah kesanggupan sistem kendali dengan penggunaan pasangan sensor ? aktuator PZT untuk meredam getaran struktur yang terjadi.
IMPLEMENTATION FORMS OF INTEGRATION STRATEGY FOR DEVELOPMENT OF SHIPYARD INDUSTRY IN SURABAYA AND SURROUNDING
Bawias, Ishak;
Zubaydi, Achmad;
Ma'ruf, Buana
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (109.033 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i1.2258
One of the successes of the Philippines and Vietnam in developing the shipbuilding industry is by applying integration strategies within the shipbuilding industry, so that synergy between docks and supporters is optimized and create sustainable competitiveness. Therefore, this research is aimed at developing shipyard industry in Surabaya and its surroundings, through analysis of business competitiveness with the implementation of integration strategies. The form of strategy implementation from several previous studies was continued through questionnaires (based on Likert Scale) to 31 respondents of top management of a number of shipyard and supporting industries, as well as related institutions. The result, then analyzed by using Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM), so that obtained some form of synergy and potential synergy pattern done in shipbuilding industry development.