cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknik
ISSN : 14128810     EISSN : 25802615     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan yang terbit 2 kali dalam setahun. Terbit di bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
Penjadwalan Batch pada Dua Mesin Homogen untuk Meminimasi Makespan Rinto Yuriski
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol9no2.320

Abstract

Prosedur batching atau teknik penjadwalan batch merupakan salah satu metoda yang banyak diterapkan dalam memecahkan masalah penjadwalan Penelitian ini akan membahas pemecahan masalah penjadwalan batch pada dua mesin homogen dengan tujuan untuk meminimasi Makespan. Motivasi pemecahan masalah diangkat dari permasalahan yang terjadi pada perusahaaan “MR” yang bergerak dalam produksi pakaian jadi. Fokus pembahasan masalah terdapat pada pesanan baju ekslusive yang merupakan pesanan baju dengan jumlah tertentu dan dalam pengerjaanya hanya bisa dikerjakan oleh dua orang tenaga kerja ahli. Masalah yang timbul dari penerapan metoda penjadwalan perusahaan adalah sering ditemukan pembebanan yang kurang seimbang antar operator dan berdampak pada panjangnya lead time manufacturing (Makespan) suatu order. Solusi penjadwalan batch pada masalah ini terletak pada menentukan jenis pekerjaan yang harus dipotong, ukuran pemotongan (ukuran batch) dan urutan penjadwalan pekerjaan pada setiap mesin. Hasil pengujian analitik menunjukkan bahwa algoritma penjadwalan usulan dapat mereduksi Makespan hingga 2046 bila dibandingkan penjadwalan eksisting
Pengaruh Single dan Double Quenching pada Proses Pack Carburizing terhadap Sifat Mekanik Baja Paduan Karbon Rendah AISI 3115 Adi Ganda Putra
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol9no2.321

Abstract

Pack carburizing adalah proses pengerasan permukaan dengan cara mendifusikan atom karbon ke bagian permukaan logam sehingga diperoleh perubahan sifat mekanik diantaranya kekerasan, struktur mikro dan ketahanan aus. Penelitian proses pack carburizing dilakukan pada suhu pemanasan 900oC dan waktu penahanan 120 menit dengan proses guenching meliputi single dan double guenching. Kekerasan yang dihasilkan untuk single guench sebesar 324,6 Hv sedangkan kekerasan untuk double guench sebesar 381,4 Hv. Nilai keausan untuk single guench sebesar 0,62%, sedangkan untuk double guench mencapai 0,34%. Hasil struktur mikro menunjukkan adanya fasa martensit pada permukaan lapisan karburasi dengan kadar karbon mencapai 0,94%. Ketebalan lapisan untuk single guench adalah 85,5µm, temper single quench adalah 86µm, double quench adalah 87,45µm dan temper double quench adalah 88,5µm.
Pemurnian Isopropanol Menggunakan Membran Alginat Febrianto Adi Nugroho
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol9no2.322

Abstract

Pemurnian Isopropanol agar mencapai kadar lebih dari 85% umumnya dilakukan dengan distilasi bertingkat yang membutuhkan banyak energi dan biaya. Untuk menghemat biaya, pemurnian Isopropanol dapat dilakukan dengan teknik pervaporasi menggunakan membran. Pada penelitian ini dilakukan teknik pervaporasi menggunakan bahan-bahan utama yaitu : Na-Alginat dengan variasi konsentrasi 4% dan 7%.; larutan CuSO4, dan CaCI2, (0.1 M, 0.5 M, IM) sebagai crosslinker. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi alginat paling optimum untuk pemisahan membran adalah Na-alginat 7%, sedangkan konsentrasi crosslinker optimum adalah 1M CuSO4 (É‘= 147 dan DOS= 4,72) bagi Na-alginat 7% dan 0.5M CaCl2 (É‘= 97 dan DOS= 36,90) bagi konsentrasi alginat 4%. Kondisi operasi dehidrasi isopropanol optimum dicapai pada suhu 50oC dengan konsentrasi umpan 75%.
Optimasi Sistem Pemotongan Material Alluminum Alloys dengan Pendekatan Linier Integer Programming: Studi Kasus di PT. Dirgantara Indonesia Dadang Arifin; Rida Nurida
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol9no2.323

Abstract

Salah satu fungsi yang ada di PT. Dirgantara Indonesia yaitu bagian pemotongan material (pre cutting) mempunyai tugas memotong raw material standar menjadi potongan-potongan yang sesuai dengan kebutuhan yang akan diproses menjadi komponen pesawat CN-235. Cara pemotongan yang dilakukan sekarang dinilai kurang efiesien karena masih banyak sisa-sisa material yang terbuang, sehingga dianggap terjadi pemborosan yang cukup besar. Atas dasar tersebut penelitian ini bertujuan merancang sistem pemotongan yang dapat meminimasi sisa material yang terbuang (scrap) dengan menggunakan pendekatan Operasional Research. Dari hasil penelitian dapat diperoleh penghematan berupa pengurangan sisa material yang tidak bisa dipergunakan lagi (scrap) awalnya rata-rata 3335 dm2 menjadi 1790,4 dm2, dengan jumlah raw material dapat dihemat 26 batang per 10 pesawat. Penghematan biaya secara keseluruhan dapat mencapai Rp. 3.283.184.162 pertahun.
Perancangan Electronic Load Controller Berbasis Mikrokontroler sebagai Stabilizer Tegangan dan Frekuensi Asep Najmurrokhman; Kurnia A
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol9no2.324

Abstract

Kestabilan frekuensi dan tegangan sangat diperlukan dalam kelangsungan pelayanan tenaga listrik dari suatu pembangkit listrik. Pemakaian beban konsumen yang tidak menentu menyebabkan frekuensi dan tegangan yang berubah-ubah. Frekuensi dan tegangan yang tidak stabil merusak peralatan (beban) karena beban tidak bisa bekerja secara optimal. Dalam makalah ini diuraikan tentang perancangan electronic load controller (ELC) berbasis mikrokontroler sebagai stabilizer tegangan dan frekuensi. Alat ini dapat mencegah kerusakan akibat frekuensi dan tegangan keluaran dari sistem distribusi energi listrik yang tidak stabil. Pengontrolan beban secara elektronik menggunakan pengondisi sinyal frekuensi dan tegangan yang akan mendeteksi frekuensi dan tegangan sebelum masuk ke beban, yang kemudian akan dibaca oleh mikrokontroler. Data akan diproses untuk menentukan kerja dari sistem dan frekuensi, tegangan akan ditampilkan pada LCD. Sistem pengaturan frekuensi dan tegangan melalui pengaturan beban secara elektronik bekerja dengan mengatur daya yang disalurkan ke beban sekunder setiap terjadi perubahan frekuensi dan tegangan akibat perubahan beban pada beban utama. Dengan demikian, beban total generator (beban utama dan beban komplemen) cenderung tetap. Hasil pengujian menunjukkan frekuensi dan tegangan yang diatur bersifat stabil saat diberi beban maupun tidak diberi beban.
Modelling a Brushless DC Motor Power Source Based Two-Finger Gripper Safreni Candra Sari
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 1 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol8no1.326

Abstract

In industrial automation system and robotic fields, men use gripper as end manipulator to do simple manipulation tasks as grasping, screwing, pulling, etc. In order to obtain stability in manipulating an object, the gripper has to receive the proper current to produce proper gripper force. Therefore the modelling the gripper, hence, plays an important role. The gripper being modelled has two state: open and close. The finger is open, when finger moves away from each other, and close when the finger moves to each other. Opening the gripper can be done by sending voltage 0 to +5 V to the gripper, and close by sending -5 V to 0 V. The voltage magnitude determines the acceleration of the finger movement, hence, the gripforce is determined by the dynamic of the current sent to the brushless dc motor in the gripper. This paper discuss the modelling process of the gripper. At the end, we will have a mathematical model of the gripper.
Switch Otomatis Untuk Supplay Listrik Di Rumah Susanto Sambasari; Yudi Ananto
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol11no1.327

Abstract

Dengan sering terjadinya pemadaman listrik secara bergantian di perumahan, ini akan berakibat tergangunya segala aktifitas dan penerangan yang berhubungan dengan pengunaan listrik, juga akan berakibat rusaknya alat-alat yang mempergunakan listrik. Dengan menyediakan generator set (genset) sebagai back-up dalam penyedian supplay listrik, namun masih mengalami proses pemadaman, karena saat start-up genset membutuhkan waktu, juga saat koneksinya rentan terjadi kesalahan, maka dibutuhkan suatu sistem yang dapat secara otomatis men-switch power dari master ke back-up, juga start-up genset tanpa proses pemadaman listrik. Berlatar belakang masalah di atas, dilakukan penelitian bagaimana mendesain suatu switch (saklar) secara otomatis untuk membangkitkan genset dengan bantuan baterai, apabila terjadi pemadaman listrik dari PLN, dengan waktu yang relatif singkat, peralatan listrik di rumah masih tetap bekerja. Sehingga peralatan yang memerlukan listrik begitupun penerangan masih tetap bekerja dan tidak cepat rusak. Dari hasil penelitian dan perancangan automatic transfer switch untuk kelistrikan rumah didapat bahwa sistem ini telah berjalan dengan baik, Sistem perpindahan secara otomatis dari PLN ke Genset atau sebaliknya hanya perlu waktu 5 menit dan proses pemadaman listrik hanya 0,3 detik. Fungsi Automatic Main Failure (AMF) menghidupkan genset secara otomatis ketika supplay atau pasokan arus listrik dari PLN terhenti.
Analisis Kerusakan Inlet Duct Untuk Turbin Pembangkit Listrik Akibat Retak Las Melintang (transverse Weld Crack): Failure Analysis Report Pradoto Ambardi
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol11no1.328

Abstract

Pelat casing inlet duct banyak sekali mengalami retak transversal yang memotongg logam las sampai ke base-metal. Panjang retakan bervariasi hingga beberapa puluh sentimeter. Kondisi ini tentunya sangat membahayakan bagi kontruksi tersebut. Hasil pemeriksaan komposisi kimia dan perhitungan nilai karbon ekivalen (CE= 0,4) menunjukkan bahwa material pelat inlet duct memiliki mampu las yang baik, sedagkan nilai parameter retak (Pc) adalah 0,383 menunjukkan kerentanan terhadap retakan jika pengelasan dilakukan dalam lingkungan yang banyak mengandung uap air. Adanya produk korosi yang didominasi oleh FeO pada dinding bagian dalam pelat inlet duct menunjukkan temperatur pada daerah tersebut sangat tinggi (lebih besar dari 500oC). Tingginya temperatur pada dinding tersebut menyebabkan hidrogen akan lebih cepat berdifusi sehingga dapat memicu terjadinya retakan. Selain itu, kekerasan logam las (222 —229 VHN) yang lebih tinggi dari base-metal (143,5 VHN), porositas yang terbentuk akibat pengelasan, dan inklusi non-metalik menyebabkan retak transversal akan lebih mudah menjalar.
Perancangan Alat Pemupukan Jenis Pupuk Kristal Untuk Tanaman Palawija Berbasis Metode Rasional Dengan Memperhatikan Aspek Keergonomian Zaenal Muttaqien; Dody Mahendra
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol11no1.329

Abstract

Industri pertanian merupakan salah satu penopang tata kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam realita mayoritas petani di Indonesia masih menggunakan tata kerja dan peralatan tradisional dalam melakukan aktivitas pertanian mereka. Dengan kondisi itulah, para petani banyak mengalami kesulitan dalam mencapai produktivitas yang tinggi dalam hasil pertaniannya. Selain masalah produktivitas, tata cara kerja yang tidak mengikuti kaidah K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di kalangan para petani telah menyebabkan potensi cedera pada bagian tubuh tertentu. Kegiatan pemupukan tanaman dengan menggunakan pupuk kimia berbentuk kristal seperti : urea, NPK, KCI, dll. pada umumnya masih dilakukan secara manual atau menggunakan peralatan seadanya. Sementara itu posisi badan ketika bekerja adalah membungkuk sehingga hal tersebut akan menimbulkan cedera ototpinggang. Berdasarkan uraian di atas maka perlu dirancang suatu alat pemupukan jenis pupuk kristal untuk tanaman palawija yang dapat mengurangi potensi cedera otot pinggang. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan metode rasional (Nigel Cross, 2008) dan konsep ergonomi. Variabel perancangan mengacu pada dimensi kualitas produ yaitu : performance, feature, reliabilitv, conformance, serviceability, durability, aesthetic, perceveid guality. Solusi alternatif yang dihasilkan dalam penelitian ini ada 3 alternatif produk. Ada pun alternatif terpilih adalah alternatif ke 2 dengan nilai 3,706 sebagai solusi yang akan “mengakomodasi tujuan perancangan.
Monitoring Dan Kendali Prototipe Sistem Kelistrikan Rumah Menggunakan Human Machine Interface (hmi) Yuda Bakti Zainal
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol11no1.330

Abstract

Pada penelitianini telah dirancang dan diaplikasikan sebuah sistem aplikasi mikro kontroler dengan menggunakan HMI untuk monitoring dankendali prototipe sistem kelistrikan rumah. Penggunaan HMI ini dimaksudkan agar didapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang komunikasi antara manusia dengan alat khususnya prototipe sistem kelistrikan rumah. Sistem yang dirancang ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu sistem mikrokontroler dan sistem komputer sebagai HMI. Bagian sistem mikrokontroler terdiri atas sebuah mikrokontroler Atmega8535 sebagai kontroler utama, IC LM35 sebagai sensor temperatur, sebuah LCD untuk menampilkan nilai temperatur, driver dan relay sebagai output dari sistem ini. Sedangkan pada bagian sistem komputer untuk HMI menggunakan software Visual Basic 6.OdankonverterUSB ke Serial digunakan untuk komunikasi dengan mikrokontroler. Dari hasil pengujian menunjukkan sistem yang dirancang telah sesuai dengan spesifikasi dan fungsinya. Lampu sebagai beban output berhasil dinyalakan dan dimatikan dari HMI dikomputer. Temperatur ruang dan luar rumah pun dapat dimonitor secara realtime dengan trendingnya.

Filter by Year

2002 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 1 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 1 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 2 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 1 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 2 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 1 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 1 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 2 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 1 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 4 No 1 (2005): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 3 No 2 (2004): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 3 No 1 (2004): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 2 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 1 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 2 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 1 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik More Issue