cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknik
ISSN : 14128810     EISSN : 25802615     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan yang terbit 2 kali dalam setahun. Terbit di bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
Evaluasi Perbandingan Kinerja Bangunan Momen Frame dengan Eccentrycally Brace Frame Sumargo; Rheza Andhy K; Hermansa
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol7no2.283

Abstract

Generally, earthquake resistant design is based on elastic structural analysis with load factor to simulate ultimate condition. Actually, behavior of collapse structures during earthquake is in-elastic. Evaluation to predict in-elastic condition of structures during earthquake is needed in order to guarantee that it can perform well during earthquake. Analysis and performance evaluation can be done with pushover analysis given in SAP2000, while evaluation of performance point must be determined manually with various methods (except for capacity spectrum method). Pushover analysis is a non linear static analysis as a behavior of structural failure due to earthquake, while performance point is structural maximum displacement during design earthquake. Study on steel frame 3D concludes that performance evaluation for pushover in longitudinal direction according to ATC-40 gives displacement target for moment frame building of 0.054 m, building with eccentrically braced frame (EBF): 0.022 m. Pushover in transverse direction according to ATC-40 gives displacement target for moment frame building of 0.022 m, building with EBF: 0.015 m. According to FEMA 356, displacement target in longitudinal direction for moment frame building: 0.0803 m, building with (EBF): 0.0728 m. For building with moment frame in transverse direction: 0.1183 m, building with (EBF): 0.0614 m.
Analisis Struktur Mikro dan Sifat Mekanik Baja Mangan Austenitik Hasil Proses Perlakuan Panas Abrianto Akuan
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol7no2.284

Abstract

Nilai kekerasan tertinggi yaitu 334.2HV untuk material baja mangan austenitik dihasilkan dari hasil proses perlakuan panas annealing. Semakin lambat laju pendinginan proses perlakuan panas (quenching, normalizing, annealing) material baja mangan austenitik akan meningkatkan nilai kekerasan material tersebut, yaitu (217.4 HV, 245.0 HV, 334.2 HV). Struktur mikro material baja mangan austenitik hasil perlakuan panas guenching adalah karbida dalam matrik austenit (γ), sedangkan hasil perlakuan panas normalizing dan annealing adalah karbida dalam matrik ferrit (ɑ).
Pengaruh Variasi Proses Peregangan terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Baja St. 37 pada Proses Roll Bending Adi Ganda Putra
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol7no2.285

Abstract

Proses pembentukan merupakan perubahan bentuk benda kerja yang dilakukan dengan jalan memberikan gaya supaya terjadi deformasi plastis. Besarnya gaya luar untuk pembentukan yang dapat mengubah benda kerja harus diberikan secara permanen. Proses rol tekuk (roll bending) merupakan salah satu proses pembentukan pelat dimana pelat material jenis St. 37 merupakan bahan yang sering digunakan karena memiliki kemampuan bentuk yang baik. Dalam proses rol tekuk (roll bending) dengan memberikan variasi regangan 5%, 10%, dan 15%, pada suatu-material akan mengalami perubahan sifat mekanik dan struktur mikronya. Semakin tinggi regangan yang diberikan pada proses roll bending terhadap pelat baja karbon rendah (Baja St. 37) akan menyebabkan peningkatan kekerasan, kekuatan, keuletan (elongasi dan reduksi penampang) dan perubahan bentuk butir dari eguaxial menjadi semakin pipih dalam struktur mikro yang berfasa perlit didalam matrik ferrit.
Analisis Kegagalan Mur Heavy Hexagonal pada Valve Flange dalam Sistem Jalur Pipa di Industri Minyak dan Gas Ahmad Gunawan; Pawawoi
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol7no2.286

Abstract

Pada proses penyambungan sistem jalur pipa di industri minyak dan gas, mur heavy hexagonal banyak digunakan. Namun pada penggunaan mur di bagian valve flange beberapa mur mengalami patah. Dari hasil penelitian, patah yang terjadi disebabkan adanya retak pada ujung sisi bagian luar dari mur dan bagian dalam permukaan ulir. Pada bagian dalam ini ditemukan cacat yang merupakan awal terjadinya korosi sumur yang kemudian meningkat menjadi korosi retak tegang. Kekerasan pada bagian patah mengalami penurunan dibanding bagian tidak mengalami patah. Sedangkan pada pemeriksaan struktur mikro, awal retakan terjadi pada bagian akar ulir berupa retak intergranular yang selanjutnya merambat pada batas butir. Dari hasil analisa tegangan, terjadi momen lentur sebesar 1943,76 Nmm akibat adanya tegangan sebesar 876, 48 Mpa. Gaya lentur yang terjadi disertai adanya lingkungan klor yang korosif merupakan dua komponen utama penyebab terjadinya korosi retak tegang atau stress corrosion cracking.
Pengembangan Model Pengolahan air Baku dengan Metoda Elektrokoagulasi Febrianto Adi Nugroho
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol7no2.287

Abstract

Besi (Fe) dan mangan (Mn) merupakan komponen yang umum terdapat dalam air kulit bumi, dan sangat mudah terlarut dalam air tanah (ground water). Secara alamiah bentuk yang sangat umum ditemukan dalam air tanah adalah senyawa besi dan mangan bikarbonat. Air yang mengandung besi dan mangan bikarbonat bila berkontak dengan udara akan membentuk presipitat (endapan) dan berada dalam bentuk dispersi koloid, yang menyebabkan warna dan kekeruhan dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model perangkat pengolah air tanah sehingga memenuhi baku mutu air bersih. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi proses elektrokoagulasi untuk menurunkan penurunan kekeruhan, Fe dan Mn dalam air tanah. Penelitian dilakukan terhadap sampel yang berasal dari sumber air disekitar Cibeber kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan penurunan konsentrasi Fe dan Mn akibat variasi waktu tinggal dan jumlah plat elektroda. Penurunan konsentrasi Fe dan Mn terbaik dari sumber air I diperoleh pada waktu tinggal 11,266menit, menggunakan 6 plat elektroda dan rapat arus 0,000996 A/cm2 dengan penurunan konsentrasi Fe sebesar 78,92% dan konsentrasi Mn 80,41%, sedangkan untuk sumber air II hasil terbaik diperoleh pada waktu tinggal 13,289 menit, menggunakan 6 plat elektroda dan rapat arus 0,000712 A/cm2 dengan penurunan konsentrasi Fe sebesar 86,85% dan konsentrasi Mn 87,00%.
Pengembangan Algoritma Penjadwalan Preventive Maintenance dengan Menggunakan Metoda Nippon-Denso dan Analytic Hierarchy Process di PT. Pupuk Kujang I B Cucu Wahyudin
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 1 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol8no1.298

Abstract

Sejak tahun 2006 kebutuhan pupuk di Indonesia khususnya di daerah Jawa Barat sebesar 700.500 ton harus dipenuhi oleh PT. Pupuk Kujang Cikampek (Persero), sementara kapasitas produksi hanya sebesar 1.725 ton/hari atau 570.000 ton/tahun. Untuk mencukupi dan memenuhi kebutuhan pasokan pupuk tersebut, kemudian PT. Pupuk Kujang Cikampek (Persero) mendirikan Kujang IB. Saat ini, Kujang 1B (Dinas Perencanaan dan Pemeliharaan) dalam menjalankan sistem perawatan mesin sudah cukup baik, yaitu dengan melakukan jadwal Preventive Maintenance secara rutin untuk setiap mesinnya selama 4 bulan sekali. Orang-orang yang merawat mesin sudah memiliki pengetahuan yang memadai tentang mesin tersebut dan memiliki pengalaman yang tinggi (jam terbangnya banyak). Walaupundemikian, masih terdapat jumlah down time yang tinggi, yaitu untuk pabrik utility dengan penggerak item turbin 494 jam, motor 941 jam dan pompa 1059 jam. Pabrik Cosorb dengan item penggerak pompa 1710 jam dan compressor 1003 jam. Pabrik Ammonia dengan item penggerak turbin 644 jam, motor 1465 jam, compressor 358 jam dan pompa 442 jam. Pabrik Urea dengan item penggerak motor 3415 jam dan pompa 431 jam. Jumlah down time tersebut menunjukkan indikasi bahwa performansi dari kegiatan perawatan yang sudah berjalan saat ini kurang memuaskan. Metoda Nippon Denso diduga dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan nilai performansi sistem perawatan.
Implementasi RT/RW-Net Menggunakan Metode User dan Bandwidth Management Yuli Kurnia Ningsih; Yusuf Saeful Rochman; Nazmia Kurniawati
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol19no02.305

Abstract

In this paper RT / RW-Net has been designed and realized as a system to access the internet network. The system was built using the Mikrotik Router as an operating system, access point as a network distributor, and an omnidirectional antenna as transmitter and receiver of Wi-Fi signals. The user manager feature on the proxy plays a role in managing several functions such as bandwidth limitation and quota limitation. Quotas and grace periods can be made according to customer requests. The network is tested when the customer is connected to the RT / RW-Net hotspot automatically on the customer's device the RT / RW-Net page will appear to enter the username and password that has been given by the administrator. The system is tested by measuring the RSSI value (Receive Signal Strength Indicator) to determine signal quality based on applicable standards. Based on the test results, the lowest RSSI value is -65 dBm at a distance of 280m to the west with a note that there is no obstacle in the omnidirectional antenna to the customer's device. This system can also inform the remaining quota status and active period to the customer on the RT / RW-Net homepage.
Pengaruh Kondisi Air Terhadap Laju Korosi pada Baja Tulangan Bambang Hari Prabowo; Lela Mukmilah
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 1 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol8no1.306

Abstract

@font-face{ font-family:"Times New Roman"; } @font-face{ font-family:"宋体"; } @font-face{ font-family:"Calibri"; } @font-face{ font-family:"SimSun"; } p.MsoNormal{ mso-style-name:Normal; mso-style-parent:""; margin:0pt; margin-bottom:.0001pt; font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:SimSun; mso-bidi-font-family:'Times New Roman'; } span.msoIns{ mso-style-type:export-only; mso-style-name:""; text-decoration:underline; text-underline:single; color:blue; } span.msoDel{ mso-style-type:export-only; mso-style-name:""; text-decoration:line-through; color:red; } } div.Section0{page:Section0;} Penggunaan logam sebagai bahan konstruksi, perlu diketahui seberapa cepatkah suatu logam itu rusak atau tidak berfungsi karena korosi. Maka dari itu dibutuhkan pengendalian korosi agar bahan kontruksi dapat berfungsi maksimal. Banyak faktor yang menyebabkan kegagalan suatu struktur beton diantaranya kekuatan ikatan atau kuat lekat (bonding strength) antara beton dan tulangannya sendiri. Penurunan kekuatan ikatan beton dengan tulangannya dapat terjadi bila pada permukaan baja tulangan yang digunakan sebelum atau setelah dilakukan pengecoran terdapat kotoran berupa deposit korosi, tanah, minyak pelumas dan lain-lain. Pada penelitian ini, dilakukan perendaman selama beberapa waktu pada baja tulangan di berbagai kondisi air digunakan sebagai cara untuk mengukur laju korosi pada baja tulangan konstruksi beton, karena air adalah salah satu komposisi utama untuk tercampurnya beton, yang akan memicu proses kimiawi semen, membasahi agregat dan memberikan kemudahan dalam pengerjaan beton. Sehingga dari usaha ini, diharapkan, dapat diketahui kondisi air yang dipakai untuk pembuatan beton bertulang, dengan mempertimbangkan dampak yang akan dialami oleh baja tulangan di dalam beton tersebut.
Implementasi Algoritma Koreksi Diffrential GPS Dengan Metode Diferensial Tunggal Secara Post-Processing Pujo Laksono
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 1 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol8no1.307

Abstract

Dengan adanya perbedaan klasifikasi pada alat, serta kesalahan-kesalahan alami serta teknis pada sistem GPS, maka dibutuhkan sebuah metode untuk meningkatkan akurasi untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan akurasi tinggi. Dalam hal ini, metode koreksi DGPS dengan diferensial tunggal menawarkan solusi yang dapat memberikan hasil yang memuaskan. Penelitian ini berisi studi menyangkut implementasi serta kelayakan metode koreksi DGPS di lapangan untuk aplikasi statis dengan pengolahan data post-processing. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan studi referensi, kemudian eksplorasi terhadap alat yang digunakan, dalam hal ini pesawat GPS kelas-A dan pesawat GPS kelas-B. Setelah pemahaman terhadap alat tercapai, dilakukan implementasi dan pengujian terhadap metode koreksi DGPS ini sehingga akan dapat dianalisis mengenai tingkat akurasi serta kelayakan dari penerapan metode koreksi DGPS dengan diferensial tunggal.
Penerapan Kendali Logika Fuzzy+Proportional Integral pada Modul Process Control Simulator PCS 327 MK2 Wrastawa Ridwan
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 1 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol8no1.308

Abstract

Respon output yang diperoleh dengan penerapan kontroler logika fuzzy adaptif pada modul Process Control Simulator PCS 327 MK2 ternyata masih kurang memuaskan yaitu settling time yang lambat pada saat pembebanan dan overshoot yang besar. Pada penelitian ini akan dirancang suatu kontrol hybrid terdiri dari kontroler logika fuzzy adaptif dan kontroler Proportional Integral (PI) yang digunakan untuk mengendalikan respon output dari modul Process Control Simulator PCS 327 MK2. Gain Kontrol digunakan untuk mengubah sinyal kontrol sehingga didapatkan respon output dari sistem sesuai dengan yang diinginkan (setpoint). Penambahan kontroler integral digunakan untuk mengurangi overshoot yang ada. Algoritma pembelajaran yang digunakan pada sistem fuzzy adalah gradient descent untuk mengestimasi parameter-parameter fuzzy. Sistem akan diberi gangguan beban setelah mencapai steady state sebesar 0,5 volt dan 1 volt. Dalam penelitian ini diperoleh hasil respon output dengan rata-rata error terkecil pada saat K=1,2 dan Ki=0,2 dengan rata-rata error 0,2245 Volt.

Filter by Year

2002 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 1 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 1 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 2 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 1 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 2 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 1 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 1 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 2 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 1 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 4 No 1 (2005): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 3 No 2 (2004): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 3 No 1 (2004): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 2 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 1 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 2 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 1 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik More Issue