cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor@jpms-stifa.com
Editorial Address
Journal of Pharmaceutical and Medicinal Research Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar Perintis Kemerdekaan Street KM 13.7 90242 Makassar-Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences
ISSN : 25282824     EISSN : 2580328X     DOI : -
Core Subject : Health,
The Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences (JPMS) pISSN 2528-2824; eISSN 2580-328X dedicated to publish original research papers, original research notes, invited topical reviews, mini-reviews, editorial commentary and news. Medicinal resources about exchange of information and understandings about people's use of plants, fungi, animals, microorganisms, minerals, their biological and pharmacological effects based on the principles established through international conventions. Pharmaceutical including drugs, pharmacokinetics, biopharmaceutics, pharmacodynamics, pro-drug developments, metabolic disposition of bioactive agents, dosage form design, protein-peptide chemistry and biotechnology specifically as these relate to pharmaceutical technology and targeted drug delivery.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Perbandingan Emulgator Pada Formulasi Sediaan Krim Anti Aging Ekstrak Daun Kesambi (Schleichera Oleosa L.) Maria Ulfa; Andi Nur Aisyah; Putri Yulianti
Jurnal Farmasi dan Ilmu Pengobatan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : STIFA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32814/jpms.v6i1.121

Abstract

Schleichera oleosa L. memiliki kandungan metabolit sekunder flavonoid yang dapat digunakan sebagai antioksidan alami yang dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan konsentrasi dari perbandingan emulgator yang paling stabil secara fisik pada sediaan krim anti aging ekstrak daun kesambi (Schleichera oleosa L.). Ekstrak daun kesambi diekstraksi menggunakan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Formulasi krim dibuat dengan menggunakan emulgator nonionik yaitu tween 60 dan span 60 dengan konsentrasi F1, F2 dan F3 sebagai berikut 2%, 3% dan 4% sedangkan untuk emulgator anionik yaitu kombinasi trietanolamin dan asam stearat dengan konsentrasi F4, F5 dan F6 sebagai berikut 2:10%, 3:15%, dan 4:20%. Parameter stabilitas fisik yang diukur meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, tipe emulsi dan viskositas. Hasil yang diperoleh pada sediaan krim yang paling stabil baik sebelum dan sesudah stabilitas dipercepat yaitu formula 4 dengan konsentrasi emulgator trietanolamin dan asam stearat 2:10%.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Mesokarp Buah Semangka (Citrullus lanatus (Thunb) Matsun & Nakai) dengan Metode ABTS Astuti Amin; Radhia Riski; Nuning Rindam Sutamanggala
Jurnal Farmasi dan Ilmu Pengobatan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : STIFA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32814/jpms.v6i1.122

Abstract

Mesokarp buah semangka adalah lapisan kulit semangka antara endokarp dan mesokarp berwarna putih yang memiliki banyak kandungan senyawa, salah satunya adalah flavonoid yang dapat berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antioksidan ekstrak etanol mesokarp buah semangka dengan melihat nilai IC50. Mesokarp buah semangka diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil uji aktivitas antioksidan menggunakan metode ABTS (2,2-azinobis-(3-etilbenzotiazolin-6-sulfonic acid) menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 31,42 µg/ml. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa mesokarp buah semangka memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori sangat kuat terhadap radikal bebas ABTS.
Uji Aktivitas dan Formulasi Krim Antioksidan dari Kombinasi Beberapa Ekstrak Etanol Kulit Buah Jeruk (Citrus sp.) Radhia Riski; Syamsu Nur; Elisabeth Pabontong
Jurnal Farmasi dan Ilmu Pengobatan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : STIFA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32814/jpms.v6i1.126

Abstract

Kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle.), jeruk purut (Citrus hystrix D.C.), jeruk manis (Citrus sinensis L.) mengandung senyawa flavonoid dan vitamin C yang dapat menangkal radikal bebas sehingga mencegah penuaan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas penghambatan radikal bebas dari ekstrak etanol kulit buah jeruk nipis, jeruk purut, jeruk manis, dan memformulasinya dalam bentuk sediaan krim. Pada penelitian ini ekstrak kulit jeruk nipis, jeruk purut, jeruk manis diuji aktivitas penghambatan radikal bebas dan diformulasi menjadi sediaan krim dengan variasi konsentrasi (tween 80- span 80) sebanyak (1%, 2%, 3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah jeruk nipis, dapat menghambat radikal bebas pada konsentrasi (IC50) 240 bpj, ekstrak kulit jeruk purut (IC50) 210 bpj, ekstrak kulit jeruk manis (IC50) 133 bpj, dan kombinasi ekstrak (IC50) 67 bpj. Ekstrak kombinasi selanjutnya diformulasi dalam bentuk krim dan diperoleh hasil bahwa semua formula krim memenuhi persyaratan kestabilan dan formula optimum adalah formula I.
Measurement of Specific and Non-Specific Parameters of Sampare Leaves Ethanol Extract (Glochidion sp var. Biak) as a Traditional Antimalarial Agent Khairuddin Khairuddin; Burhanuddin Taebe; Olivia Indah Nathalya Kombong
Jurnal Farmasi dan Ilmu Pengobatan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : STIFA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32814/jpms.v6i1.123

Abstract

Sampare (Glochidion sp var. Biak) is one of the Euphorbiceae family that has been used as traditional medicine. Empirically Papua society have used sampare as a folk remedy for malaria. The purpose of this study was establishing specific and non-specific standards of the ethanol extract of sampare leaves. The extract was obtained by maceration method using ethanol 70% with yield of 26,67%. Specific parameters include organoleptic observations such as, black brawny color, distinctive smell, and has a bitter taste. Furthermore, determine their alkaloids, flavonoids, tannins, quinones, and saponins. Chromatogram pattern indicates the presence of some stains and Rf values are different. The compound levels of water-soluble is 0.854%, while compound level of ethanol soluble is 0.385%. Nonspecific parameters include drying shrinkage content is 15.48%. The mass of extract is 0.895 g/ml. Water content was 4.56%, ash content was 7.62%, and total bacterial contamination was 1.66 x 102 CFU/ml and a total of mold contamination as much was 6.44 x 102 CFU/g.
Uji Efektivitas Formula Gel Ekstrak Etanol Herba Pegagan (Centella asiatica L. Urban ) Sebagai Obat Luka Bakar Sitti Rahimah; Radhia Riski; Gusri Nonde
Jurnal Farmasi dan Ilmu Pengobatan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : STIFA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32814/jpms.v6i1.124

Abstract

Ekstrak herba pegagan (Centella asiatica L. Urb) mengandung asiaticoside yang berperan dalam proses penyembuhan luka bakar. Penggunaan ekstrak secara langsung dinilai kurang menarik sehingga perlu diformulasi dalam bentuk gel. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula gel ekstrak etanol herba pegagan yang stabil dan efektif terhadap penyembuhan luka bakar. Gel dibuat dalam empat formula dengan konsentrasi karbopol 940 yang berbeda 0.5 %, 1% 1,5% dan 2%. Evaluasi gel meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan viskositas. Hasil uji stabilitas menunjukkan formula gel yang stabil adalah F2. Hasil uji efektivitas gel dengan menggunakan F2 efektif terhadap penyembuhan luka bakar, proses terjadi selama 19 hari dengan persentase kesembuhan 96,5%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5