Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan ISSN 2527-8487(online), ISSN 2089-4503(cetak), adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang kesehatan dan keperawatan.Scope jurnal terdiri dari keperawatan,kesehatan,kesehatan masyarakat.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 3 (2017)"
:
15 Documents
clear
PENGARUH LOGOTERAPI TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI “RUMAH SAKIT TK II dr. SOEPRAOEN” MALANG
Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas;
Sri Andarini;
Lilik Supriati
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.666 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.696
Pertumbuhan sel yang terus menerus pada pasein kanker dapat menyebabkan tingkat keparahan yang dapat berlanjut, sel-sel akan menyebar (metastasis) pada bagian tubuh yang lainnya sehingga akan berdampak pada kematian. Individu dengan kesejahteraan psikologi akan mampu menghadapi berbagai peristiwa dalam hidup dengan lebih baik dan memiliki kebermaknaan hidup. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh logoterapi terhadap kesejahteraan psikologis pasien kanker. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental dengan desain penelitian ini berupa non-equivalent control group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian berjumlah 104 pasien dengan sampel penelitian berjumlah 16 pada kelompok kontrol dan 16 pada kelompok perlakuan. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian logoterapi. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kesejahteraan psikologis. Variabel confounding dalam penelitian ini adalah karakteristik responden yang terdiri dari usia, status perkawinan, pendidikan, pekerjaan, dan stadium kanker payudara. Analisa data menggunakan uji independent T-test dan regresi linier. Hasil uji statistik didapatkan nilai-p sebesar 0,000 di mana nilai p < α (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa antara kelompok perlakuan sesudah diberikan logoterapi dan kelompok kontrol sesudah diberikan penyuluhan kesehatan terdapat perbedaan. Bagi institusi rumah sakit diharapkan logoterapi sebagai salah satu terapi yang dapat diberikan kepada pasien sehingga pasien dapat memaknai hidupnya.
KETERKAITAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SISWA SD KOTA MALANG
Nia Lukita Ariani;
Swaidatul Masluhiya AF
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.832 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.712
Obesitas menjadi permasalahan kesehatan global dengan peningkatan rerata mobiditas dan mortalitas. Anak dengan obesitas cenderung menjadi dewasa obesitas dan hal ini harus dicegah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara asupan gizi dan aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) di SD Sriwedari Malang dan SDN Klojen Malang. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampel sebanyak 76 siswa kelas 4-6 SD yang memiliki kadar glukosa normal. Pengukuran antropometri dilakukan pada tahap awal untuk kemudian siswa diminta mengingat kembali makanan yang dimakan selama 2x24 jam dengan hari yang tidak berurutan. Aktivitas fisik diukur dengan mengingat kembali kegiatan yang siswa lakukan pada hari libur, hari biasa tanpa pelajaran olahraga dan hari biasa dengan pelajaran olahraga. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki aktivitas fisik lebih tinggi dibandingkan asupan energinya.Uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara asupan gizi dengan IMT sedangkan ada hubungan cukup kuat antara aktivitas fisik dengan IMT
ANALISIS ALASAN MEMILIH BERSALIN DI RUMAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITOPENG KOTA CIREBON TAHUN 2016
Nurasih Nurasih;
Endang Nurrochmi
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.653 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.703
Di Kota Cirebon masih terdapat persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan yang dilakukan di rumah klien, sedangkan kebijakan pemerintah mengharuskan persalinan di fasilitas kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 14 orang ibu bersalin dan 2 orang Bidan. Hasil penelitian didapatkan bahwa usia responden antara 19 – 45 tahun, paritas 1 – 10, pendidikan SD, pekerjaan sebagai IRT, dan dengan persalinan normal. Alasan informan bersalin di rumah karena kenyamanan dan kebiasaan keluarga yang sudah berlangsung, merasa kurang nyaman dan tidak praktis melahirkan di fasilitas kesehatan, jarak tidak menjadi masalah dalam persalinan di fasilitas kesehatan. Persalinan di rumah menurut informan Bidan dirasakan kurang aman, meskipun waktu menolong persalinannya menjadi singkat, banyak hambatan yang ditemui terkait dengan persiapan penolong maupun tempat dan kejadian kegawatdaruratan yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Alasan bersalin dirumah yang diketahui oleh Bidan lebih kepada kenyamanan yang dirasakan oleh ibu bersalin. Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan bahwa ibu bersalin menyukai persalinan di rumah dengan alasan kepraktisan dan kenyamanan. Masih terdapat pengaruh budaya terhadap keputusan ibu memilih persalinan di rumah. Bidan diharapkan dapat melakukan pemberdayaan pada ibu hamil.
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN MODEL KONSERVASI DISCHARGE PLANNING TERSTRUKTUR TERHADAP PERUBAHAN DERAJAT LUKA DAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM
Taharuddin Taharuddin
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (354.506 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.708
Prevalensi diabetes melitus semakin meningkat dan komplikasi yang paling sering dialami adalah neuropati perifer yaitu berkisar 10% hingga 60% yang akan menyebabkan ulkus diabetikum. Kadar glokusa darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan infeksi pada ulkus diabetikum sehingga luka sukar sembuh hingga mengakibatkan pembusukan terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan model konservasi discharge planning terstruktur terhadap perubahan derajat luka dan kadar glukosa darah pada pasien ulkus diabetikum di Klinik Kitamura Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental dengan pre-test and post-test with control group design. Jumlah sampel 36 responden dengan tekhnik insidental sampling (18 intervensi dan 18 kontrol dengan random sampling) yang diberikan intervensi discharge planning. Analisis data menggunakan t-test untuk kadar gula darah dan uji nonparametric test untuk derajat luka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata perubahan derajat luka pada kelompok intervensi adalah 1.22 dengan SD 0.548 dan pada kelompok kontrol adalah 0.67 dengan SD 0.485 (p value 0.004). Sedangkan rerata perubahan kadar glukosa darah pada kelompok intervensi adalah 127.50 dengan SD 86.467 dan pada kelompok kontrol adalah 46.00 dengan SD 46.109 (p value 0.001). Dapat disimpulkan bahwa model konservasi discharge planning terstruktur lebih efektif dalam perubahan derajat luka dan kadar glukosa darah. Diharapkan agar model konservasi discharge planning terstruktur dapat dijadikan sebagai model dischage planning di tempat pelayanan kesehatan pasien ulkus diabetikum.
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU DALAM BERKOMUNIKASI MASALAH SEKSUALITAS DITINJAU DARI JENIS KELAMIN REMAJA
Rani Widiyanti Surya Atmaja
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.715
Komunikasi masalah seksualitas antara ibu dengan remaja memberikan pengaruh yang paling penting dan signifikan dalam perkembangan sikap dan perilaku seksual remaja. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa terkait komunikasi antara ibu dan remaja masih kurang, khususnya yang berkaitan dengan masalah seksualitas. Beberapa kendala yang mungkin menyebabkan masalah ini, seperti kurangnya pengetahuan tentang seksualitas dan keterampilan dalam komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam mengkomunikasikan masalah seksualitas berdasarkan jenis kelamin remaja. Rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah 92 ibu dari siswa SMP Negeri 1 Mundu yang berusia 14 tahun, diambil secara purposive sampling. Penelitian menggunakan data primer kuesioner pengetahuan tentang masalah seksualitas dan keterampilan komunikasi dari lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu pada pendidikan dasar sebesar 65,2% dan 76,1% sebagai ibu rumah tangga. Rata-rata berusia 38 tahun dan memiliki 3 orang anak. Rata-rata skor pengetahuan ibu hanya 58-60% dan keterampilan komunikasi hanya 52-65%. Berdasarkan analisis SPSS 17 dengan menggunakan Independent T-test menunjukkan pengetahuan masalah seksualitas ibu tidak ada perbedaan signifikan berdasarkan jenis kelamin remajanya yaitu dengan pvalue=0,421, namun keterampilan ibu dalam mengkomunikasikan masalah seksualitas terdapat perbedaan yang signifikan antara remaja putri dengan pria yaitu pvalue=0,000. Perbedaan tersebut terdapat pada kemampuan untuk memahami diri sendiri, mengkomunikasikan pikiran dan perasaan dengan jelas dan saling menerima serta memberikan dukungan.
EFFECTIVENESS OF METHODS FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PARENTAL COMMUNICATION IN THE ROLE OF ADOLESCENT SEXUAL BEHAVIOR IN SMAN 3 KOTA CIREBON YEAR 2016
Elfi Elfi;
Yeni Fitrianingsih
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.956 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.709
Komunikasi orang tua tentang seksual adalah interaksi antara satu orang tua dan satu remaja di mana orang tua secara sadar berusaha untuk memberikan informasi tentang seksual atau kontrasepsi. Protektor yang mempengaruhi perilaku seksual berisiko pada remaja adalah individu, keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah dan komunitas/lingkungan sekitar. Komunikasi orang tua merupakan salah faktor protektif terhadap perilaku seksual remaja yang berisiko.Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas Focus Group Discussion (FGD) dalam peranan komunikasi orang tua terhadap perilaku seksual remaja di SMAN 3 Kota Cirebon Tahun 2016. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan pendekatan kuantitatif.Sampel terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kelompok perlakuan (FGD) 10 orang dan pada kelompok kontrol 10 orang Instrumen berupa kuesioner yang diadopsi dari penelitian Amran AA tahun 2010. Hasil diketahui bahwa sebagian besar peranan komunikasi orangtua terhadap perilaku seksual remaja adalah tinggi. Terdapat perilaku seksual berisiko tinggi sebanyak 3,7% dan terdapat peningkatan peranan komunikasi orangtua pada kedua kelompok. Hasil uji statistik independent t test didapatkan hasil yang signifikan (p
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EFIKASI DIRI REMAJA DALAM MELAKUKAN RESUSITASI JANTUNG PARU DI SMK NEGERI 2 SINGOSARI
Dudella Desnani Firman Yasin;
Ahsan Ahsan;
Septi Dewi Racmawati
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.009 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.721
Angka kematian yang terjadi di luar rumah sakit akibat henti jantung atau Out-of-Hospital Cardiac Arrest (OHCA) menjadi salah satu fokus permasalahan kesehatan dunia karena angka kejadiannya yang tinggi dan meningkat setiap tahunnya. Penyebabnya adalah terlambatnya pelaporan dan pemberian tindakan RJP. Kepercayaan diri remaja dalam melakukan RJP dipengaruhi oleh banyak hal. Oleh karena itu beberapa faktor yang sangat penting untuk meningkatkan efikasi diri pada remaja semakin ditekankan untuk meningkatkan angka keselamatan pasien yang mengalami henti jantung di luar rumah sakit.Tujuan penelitian untuk mnganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efikasi diri remaja dalam melakukan Resusitasi Jantung Paru. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study . Lokasi penelitian di SMK Negeri 2 Singosari Malang. Jumlah sampel sebanyak 110 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logisitk.Hasil uji Chi-Square menunjukkan p value sebagai berikut variabel pengalaman yaitu nilai p = 0,007 (p0,05), untuk kesadaran nilai p = 0,000 (p 0,05). Uji regresi logistik dilakukan untuk mengetahui faktor yang paling berhubungan dengan efikasi diri remaja dalam melakukan resusitasi jantung paru adalah variabel kesadaran Kesadaran situasional tentang henti jantung merupakan faktor prediktor yang dapat digunakan untuk memprediksi efikasi diri, dimana kesadaran merupakan faktor prediktor paling dominan dalam mempengaruhi efikasi diri remaja dalam melakukan resusitasi jantung paru di SMK Negeri 2 Singosari.
KAITAN ANTARA KEMAMPUAN IBU DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL OTONOMIDENGAN SEPARATION ANXIETY PADA TODDLER
Esti Widiani;
Erlisa Candrawati
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.111 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.705
Toddler merupakan tahapan perkembangan psikososial kedua setelah infant dimana berada pada rentang usia 18 bulan sampai 36 bulan. Agar tidak terjadi kegagalan dalam melewati tahap perkembangan psikososial otonomi versus ragu-ragu atau malu maka diperlukan pemberian stimulasi yang baik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kemampuan ibu menstimulasi perkembangan psikososial otonomi dengan separation anxiety pada anak toddler. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling dengan jumlah sampel yang dididapatkan sebanyak 168 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan ibu merupakan modifikasi dari Infant-Toddler Child Care HOME Inventory. Instrumen yang digunakan untuk mengukur separation anxiety merupakan modifikasi dari Spence Children Anxiety Scale dan Preschool Anxiety Scale. Analisis data yang digunakan adalah spearman rank dengan hasil secara statistik ada hubungan yang bermakna antara kemampuan ibu menstimulasi perkembangan psikososial otonomi dengan separation anxiety pada toddler dengan nilai p= 0,000 (p
KETERKAITAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DENGAN PERILAKU SEKS PRA NIKAH PADA SISWA-SISWI KELAS XI DI SMA PGRI 1 KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017
Virgianti Nuraldila;
Diyah Sri Yuhandini
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (462.353 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.710
Masa remaja di awali terjadinya perubahan-perubahan fisik dan perubahan fisiologis. Perubahan ini menyebabkan daya tarik terhadap lawan jenis yang merupakan akibat timbulnya dorongan-dorongan seksual. Pengetahuan yang rendah dapat mempengaruhi sikap remaja dalam bersikap mengenai seks pra nikah. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja dengan perilaku seks pra nikah pada Siswa-Siwi Kelas XI di SMA PGRI 1 Kabupaten Majalengka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah siswa-siswi kelas XI SMA PGRI 1 Kabupaten Majalengka dengan jumlah sampel 139 siswa-siswi, diperoleh dengan cara total sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan chi-square.Hasil diketahui bahwa pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja sebagian besar dalam kategori baik dan perilaku seks pra nikah sebagian besar dalam kategori ringan. Hasil analisis chi-square menunjukkan hubungan yang bermakna (ρ value = 0,001) yakni adanya hubungan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja dengan perilaku seks pra nikah pada Siswa-Siswi Kelas XI di SMA PGRI 1 Kabupaten Majalengka. Diharapkan pihak sekolah dapat berkoordinasi dengan Puskesmas sehingga pendidikan kesehatan khusus dalam kesehatan reproduksi remaja dapat dilaksanakan secara rutin dan terprogram.
UJI DAYA PROTEKSI EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L) DALAM SEDIAAN LOTION DENGAN BASIS PEG400 SEBAGAI REPELLENT TERHADAP AEDES AEGYPTI
Angger Luhung Nur Fadilah;
Widya Hary Cahyati;
Rudatin Windraswara
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.82 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v5i3.668
Demam Berdarah Dengue (DBD) ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes betina. Salah satu upaya pengendalian vektor yang populer di masyarakat yaitu menggunakan insektisida kimiawi akan tetapi menyebabkan resistensi pada nyamuk dan keracunan pada manusia. Upaya pengendalian dapat berupa insektisida alami yang terbuat dari tumbuhan, salah satunya yaitu daun pepaya (Carica papaya L). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya proteksi lotion ekstrak daun pepaya untuk menolak Aedes aegypti. Jenis penelitian ini adalah eskperimen murni dengan rancangan penelitian post test only control group design. Populasi penelitian adalah telur nyamuk Aedes aegypti yang dikembangbiakkan menjadi nyamuk, sampel 50 ekor nyamuk Aedes aegypti umur 2-5 hari untuk setiap kelompok perlakuan dengan 4 kali pengulangan, sehingga total nyamuk yang dibutuhkan 1.400 nyamuk Aedes aegypti karena jumlah perlakuan 7 kelompok. Data dianalisis menggunakan uji Anova dan Post Hoc. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan persentase jumlah nyamuk yang hinggap pada berbagai konsentrasi lotion ekstrak daun pepaya dengan nilai signifikansi p=0,001 (p