cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa
ISSN : 25491857     EISSN : 25494279     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa is published 2 (two) times a year in February and August with peer-reviewed and open access process. Has p-ISSN: 2549-1857 and e-ISSN: 2549-4279, , published by Study Program Guidance and Counseling STKIP Andi Mattappa Pangkep. JURKAM publishes writings / articles of thought and research results written by experts, educators, scientists, practitioners and reviewers in the disciplines of counseling and counseling, counseling techniques, and educational psychology
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Volume 3 Nomor 1 Februari 2019" : 6 Documents clear
Implementasi Teknik Self Control Terhadap Kecanduan Media Sosial Siswa Yusuf, Ahmad; Haslinda, Haslinda; Hasbahuddin, Hasbahuddin
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.974 KB) | DOI: 10.31100/jurkam.v3i1.335

Abstract

This study aims to determine the implementation of the Self Control technique to the problem of students' Social Media addiction before and after being given treatment. This research is a quantitative approach with Pre-Experimental design with experimental design used is One-Group Pretest-Posttest Design, consisting of 18 people as the experimental sample who are class XII students in SMA 3 Pangkep 2018/2019 academic year. Data collection using scale addiction instrument gadgets and observation guidelines. Data analysis used descriptive statistical analysis and non-parametric analysis, namely the Wilcoxon Signed Ranks Test. The results of the research obtained are: 1) An overview of the implementation of Self Control techniques in Pangkep 3 High School. 2) The level of ability to reduce social media addiction of students in Pangkep 3 High School before being treated in the form of the application of Self Control techniques is in the high category and after being given treatment in the form of Self Control techniques are in the low category. 3) there is a positive effect of Self Control techniques to improve the ability to reduce student addiction to social media in SMA Negeri 3 Pangkep.
Pendekatan Konseling Kognitif Perilaku Amanullah, Akhmad Syah Roni
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.896 KB) | DOI: 10.31100/jurkam.v3i1.225

Abstract

The cognitive behavioral counseling approach is a comprehensive counseling approach by combining cognitive therapy and behavior therapy approaches. The cognitive behavioral counseling approach basically believes that human thought patterns are formed through the Stimulus-Cognition-Response (SKR) process, which is interconnected and forms a kind of Stimulus-Cognition-Response network in the human brain, where cognitive processes are the decisive factor in explaining how humans think, feel and act . The behavioral counseling cognitive approach has proven to be effective, with 350 studies showing psychiatric and psychological problems ranging from depression to anxiety disorders and personality
Peran Konselor dalam Meningkatkan Disiplin Siswa: Tinjauan Berdasarkan Persepsi Siswa Agustina, Lia; Daharnis, Daharnis; Hariko, Rezki
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.713 KB) | DOI: 10.31100/jurkam.v3i1.266

Abstract

Disiplin didefinisikan sebagai sikap mental yang menggambarkan ketaatan, kerelaan, kesadaran dan tanggung jawab individu maupun kelompok untuk melakukan tugas dan kewajiban berdasarkan aturan-aturan yang telah disepakati. Sebagai aspek penting yang mesti dimiliki oleh setiap siswa, peran konselor sangat diperlukan bagi pengembangan dan/atau peningkatan disiplin siswa. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa tentang peran konselor dalam meningkatkan disiplin siswa. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh setelah 246 siswa SMAN 1 Lintau, Sumatera Barat, menyelesaikan skala pengukuran persepsi siswa tentang peran konselor untuk meningkatkan disiplin siswa yang disusun berdasarkan model skala Likert. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Kesimpulan dari penelitian adalah siswa berpersepsi bahwa konselor belum berperan secara optimal dalam meningkatkan disiplin siswa.
Konseling Kelompok Untuk Kenakalan Remaja Ralasari, Tri Mega
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.702 KB) | DOI: 10.31100/jurkam.v3i1.333

Abstract

Juvenile delinquency is one of the activities of individuals aged between 12 / 13-20 / 21 years who tend to negative things. Ordinary behavior becomes destructive behavior or disturbing other individuals, as a manifestation of superior or inferior feelings it has in order to gain recognition from others. Juvenile delinquency often arises in a variety of situations and conditions, the range of norms prevailing in society so that these social problems cause social problems there is no strict supervision of various related parties such as family, environment, government and school. Referring to that, it is necessary to do group counseling departing on group care as a solution to the problem concerned while maintaining the privacy of individuals juvenile delinquents who have similar forum characteristics. Groups become the preferred alternative in conflict resolution because, the influence of groups in adolescents has greater power to be able to give effect to peer (group attachment).
Model Hidden Curicculum Untuk Mengembangkan Karakter Disiplin Pada Peserta Didik Nurajizah, Nuni; Rahayu, Beti
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.877 KB) | DOI: 10.31100/jurkam.v3i1.334

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sebuah proses yang dilaksanan tahap demi tahap. Kunci dari pendidikan karakter adalah disiplin. Kedisiplinan sangatlah penting bagi peserta didik, disiplin bukan hanya untuk menjalankan segala aturan sesuai dengan waktunya melainkan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan yang tinggi. Disiplin tidak hanya dapat di implementasikan dengan pembelajaran saja tetapi karakter disiplin dapat di bentuk melalui kebiasaan yang dapat di lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pendidikan karakter disiplin diharpkan peserta didik dapat mengimplementasikannya melalui hidden curiculum. Hidden Curicculum merupakan kurikulum tersembunyi dalam sebuah proses pembelajaran. Kurikulum tersembunyi merupakan kurikulum yang tidak tampak, bisa terjadi sec6 Y’ara spontanitas, tanpa terencana dan bisa muncul dari pengalaman belajar dalam sekolah. Meskipun kurikulum tersembunyi tidak mempunyai sistematika yang formal namun sangat berperan dalam mewujudkan sebuah tujuan pembelajaran, khususnya pengembangan karakter. Tujuan belajar dan pengembangan karakter akan dapat dicapai secara maksimal dengan dukungan kurikulum tersembunyi melalui aktifitas siswa, baik dalam pembelajaran maupun di luar pembelajaran. Adapun strategi Hidden curicculum yang bisa diimplementasikan pada pengembangan karakter disiplin diantaranya: (1) senyum, salam, sapa, sopan, santun (5S). (2) Adanya relasi antara Guru BK dengan orang tua atau wali siswa dengan dibentuknya group media sosial whatsapp yang beranggotakan seluruh orang tua atau wali siswa untuk memonitoring kegiatan belajar siswa.(3) Diwajibkannya mengikuti  ekstrakulikuler atau organisasi kepanduan (Pramuka) yang ada di sekolah (4) Peserta didik yang terlambat ditugaskan untuk membuat essay dengan judul tertentu sebelum memasuki kelas. Hal ini dapat membuat peserta didik mendapatkan  pengalaman secara lahiriyah dan bathiniyah
Pengembangan Model Konseling Kelompok Teknik Expresif Writing Berlandaskan Falsafah Dandang Tingang Untuk Meningkatkan Perilaku Respect Karyanti, Karyanti; Setiawan, Muhammad Andi
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.287 KB) | DOI: 10.31100/jurkam.v3i1.204

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan konseling kelompok teknik ekspresif writing berlandaskan falsafah dandang tingang, (2) untuk menemukan desain  model  konseling  kelompok  teknik ekspresif  writing dengan flasafah dandang tingang untuk meningkatkan perilaku respect peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D). Research and development atau penelitian pengembangan merupakan salah satu penelitian yang pada akhir penelitian dapat ditemukanya sebuah model baru. Analisis data dilakukan dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari pengembangan model yang sudah dilakukan peneliti maka tersususnlah sebuah model yang berisi (1) Rasional, (2) Tujuan, (3) Asumsi, (4) Target intervensi, (5) Komponen model, (6) Langkah-langkah model, (7) Materi, (8) Sarana, (9) Evaluasi dan indikator keberhasilan. Model yang sudah tersusun diujicobakan untuk mengetahui tingkat keefektifan dari model yang sudah di susun. Hasil uji coba diketahui bahwa model konseling kelompok dengan teknik expresif writing yang berlandaskan falsafah dandang tingang efektif untuk meningkatkan perilaku respect. Pengujian independen sample T Test, dari hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 19.00 diperoleh data sebagai berikut: T hitung (23,703) > T tabel (2,120) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa layan konseling kelompok dengan teknik expresif writing berlandaskan falasafah dandang tingang efektif untuk meningkatkan perilaku respect

Page 1 of 1 | Total Record : 6