cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,117 Documents
Implemenntasi Metode Problem Solving Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Bahasa Ingris di SMPN 3 Bolo Tahun Pelajaran 2019/2020 Dahlan Dahlan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 6 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i6.1685

Abstract

Proses pembelajaran dengan metode problem solving  merupakan proses pembelajaran diluar kelas yang biasanya bertujuan agar siswa memiliki hasil belajar yang lebih mantap dan dapat memotivasi belajar siswa karena melaksanakan latihan-latihan selama melaksanakan tugas, sehingga pengalaman siswa dalam mempelajari sesuatu dapat lebih terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi metode problem solving terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa di SMPN 3 Bolo Tahun pelajaran 2019/2020. Jenis ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Desain Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan sesuai dengan metode PTK Arikunto. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan, evaluasi serta refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 3 Bolo Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 24 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan lembar observasi motivasi belajar.  Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa: (1) Implementasi metode problem solving dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMPN 3 Bolo Tahun pelajaran 2019/2020. (2) Implementasi metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMPN 3 Bolo Tahun pelajaran 2019/2020.
Peningkatan Kemampuan Berbicara Dengan Metode Two Stay Two Stray Pada Siswa Kelas XI BahasaMA.Muallimat NW Pancor Tahun 2018 Muh. Roni Hidayatullah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.1318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan proses pembelajaran bahasa Indonesia bidang berbicara, (2) Mengetahui peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Data dalam penelitian ini bersumber dari siwa kelas XI Bahasa MA.Muallimat NW Pancor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metodeTwo Stay Two Stray (Dua Tinggal Dua Tamu). Hasil penelitian ini adalah; (1) Proses pembelajaran bahasa Indonesia dengan metode Two Stay Two Stray (Dua Tinggal Dua Tamu)” padasiswa kelas XI BahasaMA.Muallimat NW Pancor dapat di lihat pada kegitan siswa yang sangat aktif dan antusias.(2)Peningkatan Kemampuan berbicara siswa dilihat juga dari hasil belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan serius, menyimak, dan mendengarkan penjelasan guru, selalu bertanya dan menjawab soal-soal yang diberikan dalam diskusi kelompok.
PENGARUH LATIHAN PASSING BAWAH MENGGUNAKAN SASARAN TEMBOK (WALL BOUNCE) DAN PASSING BERPASANGAN MENGGUNAKAN TALI TERHADAP KEMAMPUAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI KLUB PUTRA MONTONG BAAN LOMBOK TIMUR TAHUN 2019 Ali Muhaimin; P. Muhammad Yusuf
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.898

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pemain di klub putra Montong Baan yang masih belum menguasai passing bawah dengan baik, cara menerima bola masih belum benar khususnya pada saat bola awalan service musuh, dan program latihan untuk teknik dasar masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui latihan menggunakan sasaran tembok (wall bounce) dan passing berpasangan menggunakan tali dapat meningkatkan kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli pada pemain di klub putra Montong Baan Lombok Timur Tahun 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, penelitian ini termasuk dalam bentuk two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain dalam klub putra Montong Baan berjumlah 10 orang, sedangkan sampelnya menggunakan study populasi di mana penentuan jumlah sampel dengan menggunakan seluruh populasi. Instrumen yang digunakan adalah tes (wall bounce) pantulan dinding. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik dengan pengujian hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa : ada pengararuh latihan passing bawah menggunakan sasaran tembok (wall bounce) dan passing berpasangan menggunakan tali terhadap kemampuan passing bawah bola voli pada klub putra Montong Baan Lombok Timur Tahun 2019. Dari data uji t dapat dilihat bahwa nilai t-hitung kelompok eksperimen 1 sebesar 7,751 dan t­- tabel sebesar 2,132, dan nilai t hitung kelompok eksperimen 2 sebesar 5,517 dan t-tabel sebesar 2,132 maka terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan passing bawah. Hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengararuh latihan passing bawah menggunakan sasaran tembok (wall bounce) dan passing berpasangan menggunakan tali terhadap kemampuan passing bawah bola voli pada klub putra Montong Baan Lombok Timur Tahun 2019.
Peningkatan Disiplin Guru Dalam Kehadiran Mengajar Dikelas Melalui Penerapan Reward and Punishment Di SMPN 2 Satap Parado Tahun pelajaran 2020/2021 Dedi Darmanto
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 6 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i6.1632

Abstract

Kedisiplinan guru dapat dilihat dari prilaku guru sehari-hari baik didalam sekolah maupun diluar sekolah. Kedisiplinan guru juga menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh guru sebagai seorang pengajar dan pendidik.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar dikelas melalui penerapan Reward and Punishment di SMPN 2 Satap Parado tahun pelajaran 2020/2021. Jenis ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), yang dirancang dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.. Subyek dalam penelitian ini adalah guru SMPN 2 Satap Parado sebanyak 21 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalahlembar observasi dan angket.  Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa ada peningkatan disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar dikelas melalui penerapan Reward and Punishment di SMPN 2 Satap Parado tahun pelajaran 2020/2021. Data yang diperoleh menunjukan bahwa terdapat 80,9% guru yang terlambat kurang dari 10 menit, atau melebihi target yang telah ditentukan sebesar 75%. 
Error Analysis On The Use Of Past Tense In Writing Recount Text A Case Study At The Second Year Students Of Madrasah Tsanawiyah Darul Ishlah Ireng Lauq At The Academic Year 2013/2014 Suparlan Suparlan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.1309

Abstract

The writer is interested in investigating the error analysis in using past tense in writing recount text a case study at the second year students of Madrasah Tsanawiyah Darul Ishlah Ireng Lauq at the academic year 2013/2014. The problem of the present study is limited in on the use of past tense in writing recount text. On the other hand, the general objective of the writing is to analyze the use of past tense in writing recount text. The specific objective is to know the students ability in using the past tense especially in writing recount text.The population of the study includes all students who have been studying at the second year of Madrasah Tsanawiyah Darul Ishlah Ireng Lauq at the academic year 2013/2014.The instrument of data collection is only one test. The test type/ part namely slot test. The test is confined to use the simple past tense. The data is analyzed by descriptive quantitative method. From the result of this analyze, the writer concludes the second year of the students of Madrasah Tsanawiyah Darul Ishlah Ireng Lauq at the academic year 2013/ 2014 has difficulty in identifying the past tense. This analyze shown that they make errors in using auxiliary did, errors in using verbs and other errors. Finally not only auxiliary did or verb as the specific study had most errors but also another errors appear without they realize, it happened because the lack of mastery in structure of past tense one of the tense in English.
Pengintegrasian Potensi Lokal Pada Mata Kuliah Pendidikan Karakter Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Rasa Hormat Mahasiswa Terhadap Lingkungan Siti Nurhidayati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.995

Abstract

Di lingkungan kampus terdapat beberapa slogan mengenai kebersihan, akan tetapi masih sering ditemukan mahasiswa yang membuang sampah sembarangan, sehingga para mahasiswa perlu untuk membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan kampus dan sekitarnya, karena kebersihan lingkungan kampus tidak bisa hanya dibebankan pada cleaning service, tetapi merupakan tanggung jawab bersama sebagai warga kampus. Pendidikan karakter menamakan dasar agar mahasiswa mampu menghormati diri sendiri dan orang lain maupun lingkungan baik di dalam kelas, di luar kelas atau di lingkungan luas di tengah masyarakat. Pengintegrasian potensi lokal pada Pendidikan karakter akan meningkatkan hasil belajar mahasiswa dan rasa rormat pada lingkungan, karena mahasiswa dapat secara langsung mengaplikasikan apa yang dipelajari pada lingkungan kampus ataupun lingkungan sekitarnya dengan menggali banyak potensi lokal yang bisa dijadikan sumber belajar dari lingkungan. Penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terdiri dari 2 (dua) siklus dengan tahapan sebagai berikut: 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan, 3). Observasi dan Evaluasi, 4). Refleksi. Objek penelitian ini adalah Mahasiswa Semester 2  Program Studi Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP Mataram. Instrumen penelitian ini berupa: Lembar observasi aktivitas mahasiswa, lembar observasi keterlaksanaan RPP, Lembar tes, dan lembar angket. Data-data yang diperoleh dianalisis secara diskriptif. Keterlaksanaan RPP siklus 1 dan siklus 2 mencapai 100% dengan kategori sangat baik, sedangkan aktivitas mahasiswa pada siklus 1 mencapa1 85% dengan kategori baik dan meningkat pada siklus 2 mencapai 90% dengan kategori sangat baik. Evaluasi pembelajaran pada penelitian ini dilakukan setiap akhir siklus untuk memperoleh data tentang hasil belajar mahasiswa dan rasa hormat/kepedulian mahasiswa pada lingkungan kampus. Hasil belajar mahasiswa pada siklus 1 mencapai KK 82%, dan meningkat pada siklus 2 mencapai KK 89%. Berdasarkan hasil analisis angket diperoleh bahwa rasa hormat/kepedulian mahasiswa pada lingkungan kampus mencapai 85% dengan kategori tinggi dan meningkat mencapai  95% dengan kategori sangat tinggi. Kesimpulan: Pengintegrasian potensi lokal pada mata kuliah Pendidikan karakter dapat meningkatkan hasil belajar dan rasa hormat mahasiswa pada lingkungan.
KEANEKARAGAMAN PLANKTON DI PANTAI JERANJANG KABUPATEN LOMBOK BARAT UNTUK PENYUSUNAN MODUL EKOLOGI HEWAN Safnowandi Safnowandi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.860

Abstract

Pantai Jeranjang merupakan salah satu pantai yang terletak di Desa Taman Ayu Kabupaten Lombok Barat yang sebagian besar masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Di Pantai Jeranjang terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Uap, dimana bahan pembangkitnya berupa batubara, adanya PLTU mengakibatkan kondisi ekosistem perairan yang ada di Pantai Jeranjang menjadi tercemar oleh adanya limbah batubara, karena limbah batubara tersebut membuat kualitas perairan Pantai Jeranjang menjadi tercemar terutama keanekaragaman plankton. Plankton adalah suatu organisme hidup yang berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang ukurannya sangat kecil dengan kemampuan renang terbatas sehingga banyak ditemukan dalam keadaan mengambang atau mengapung dan mudah terbawa arus. Plankton terbagi menjadi dua kelompok besar yaitu fitoplankton (tumbuhan) dan zooplankton (hewan). Atas dasar ini dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui keanekaragaman plankton sebagai bioindikator kualitas air laut di Pantai Jeranjang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dan penelitian pengembangan. Pengambilan sampel plankton diambil pada tiga stasiun, yang masing-masing stasiun diambil pada tiga titik (plot) yang dilakukan pada siang hari, dengan cara menyaring 50 L air laut menggunakan plankton net. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 21 spesies dari empat kelas yaitu, Bacillariophyceae, Dynophyceae, Haptophyceae, dan Crutaceae. Hasil dari penelitian ini kemudian disusun ke dalam bentuk modul untuk dijadikan sebagai sumber informasi kepada mahasiswa Pendidikan Biologi, FSTT, UNDIKMA Mataram khususnya dan masyarakat pada umumnya.
ANALISIS BENTUK KLITIKA DALAM BAHASA SASAK Baiq Yulia Kurnia Wahidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1298

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tipologi dalam penggunaan bahasa Sasak. Bahasa Sasak dibagi menjadi lima dialek yaitu Ngeto-Ngete,Meno-Mene,Ngeno-Ngene,Mriak-Mriku,Menu-Meni. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkalsifikasikan penggunaan bahasa Sasak sesuai dengan klitika berdasarkan dialek yang dipergunakan oleh masyarakat suku Sasak. Sehingga, hasil dari penelitian ini adalah klasifikasi penggunaan bahasa Sasak sesuai dengan dialek masing-masing yang dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SDN EMBUNG TANGAR KECAMATAN PRAYA BARAT Febria Kurniasih; Hadi Wijaya
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.937

Abstract

Masalah kedisiplinan siswa menjadi sangat berarti bagi kemajuan sekolah. Hal ini diperlukan kerja keras dari berbagai pihak untuk meningkatkan kedisiplinan, terutama Kepala Sekolah yang sangat berperan sekali dalam mendisiplinkan siswa. Kedisiplinan siswa dalam belajar perlu diupayakan oleh Kepala Sekolah selaku pimpinan pendidikan di lingkungannya dan dibantu oleh guru selaku tenaga pengajar dan pendidik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kepemimpinan Kepala Sekolah di SDN Embung Tangar Praya Barat dan untuk mengetahui peningkatan kedisiplinan siswa di SDN Embung Tangar Praya Barat. Adapun metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu imformasi berupa huruf bukan angka. Adapun imforman dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, siswa, orang tua, dan Komite Sekolah. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan tringulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Kepala Sekolah sudah melaksanakan beberapa kompetensi-kompetensi yang sudah dimiliki oleh Kepala Sekolah SDN Embung Tangar adalah: Kompetensi kepribadian, Kompetensi manajerial, Kompetensi kewirausahaan, Kompetensi supervisi, dan Kompetensi sosial. (2) bentuk-bentuk disiplin di SDN Embung Tangar Praya Barat yaitu aspek disiplin dalam mentaati peraturan, disiplin waktu, disiplin belajar, dan disiplin mengerjakan tugas. (3) Faktor pendukung dalam meningkatkan kedisiplinan siswa adalah keikutsertaan komite sekolah dalam mengawasi kegiatan di sekolah, alat proses pembelajaran atau alat-alat peraga, peran guru yang aktif, program makanan tambahan selama 6 bulan yang diberikan oleh pemerintah pusat, adanya aturan-aturan dan tata tertib di sekolah. (4) Faktor penghambat kedisiplinan siswa adalah beberapa siswa sering mengantuk di kelas karena lemas kelaparan disebabkan ada yang tinggal di neneknya dan ada yang ditinggal pergi merantau oleh orang tuanya.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN METOD E DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS VI SDN 1 UBUNG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Muhammad Muhammad
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran IPA dalam meningkatkan hasil belajar  siswa  kelas  VI SDN 1 Ubung Tahun Pelajaran 2018/2019.  Metode yang  digunakan  dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan bersifat kolaboratif, sampel penelitian adalah siswa dan guru kelas VI SDN 1 Ubung. Rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas VI SDN 1 Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah menjadi latar belakang dilakukan penelitian ini. Hal ini terjadi sebagai akibat kurang maksimal kemampuan guru dalam menggunakan model pembelajaran dan penggunaan media belajar ketika kegiatan belajar mengaja  berlangsung. Penelitian dilaksanakan dalam empat tahap kegiatan yaitu Perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi dilaksanakan dua siklus kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dan aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap siklus. Peningkatan  tersebut  menunjukan  bahwa  pada  aktivitas  guru  dan  siswa  pada siklus 1 masuk kategori baik dan pada siklus II aktivitas guru dan siswa berada dalam kategori sangat baik. Adapun hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 dilihat dari ketuntasan klasikal adalah 25 % (6 dari 24 siswa), pada siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 50% (12 dari 24 siswa), pada siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 75% (18 dari 24 siswa) dan pada siklus  II pertemuan 2 semakin meningkat menjadi 92% (22 dari 24 siswa). Dengan demikian penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN 1 Ubung pada mata pelajaran IPA

Page 21 of 112 | Total Record : 1117