cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,117 Documents
EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMP NEGERI SE-KECAMATAN BELIYU Ahmad Andika
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 6 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i6.1467

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah belum diketahui seberapa baik pelaksanaan pembelajaran khususnya pembelajaran Penjasorkes di SMP Negeri se-Kecamatan Belinyu. Metode penelitian menggunakan teknik survei dengan menggunakan kuesioner atau angket. Informan yang digunakan berjumlah 8 orang dari 4 sekolah SMP Negeri se-Kecamatan Belinyu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran di SMP Negeri se-Kecamatan Belinyu sudah dilaksanakan dengan sangat baik dengan persentase 83,57%. Hasil penelitian berdasarkan pelaksanaan evaluasi di tiap-tiap sekolah diperoleh hasil yaitu pelaksanaan evaluasi di SMP Negeri 1 Belinyu sudah dilaksanakan dengan sangat baik dengan persentase 83,88%, pelaksanaan evaluasi di SMP Negeri 2 Belinyu sudah dilaksanakan dengan sangat baik dengan persentase 87,5%, pelaksanaan evaluasi di SMP Negeri 3 Belinyu sudah dilaksanakan dengan baik dengan persentase 73,75% dan pelaksanaan evaluasi di SMP Negeri 4 Belinyu sudah dilaksanakan dengan sangat baik dengan persentase 89,16%.
ANALISIS KESALAHAN JAWABAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN DI KELAS X PERKANTORAN SMK YPK BETHLEHEM ARSO 1 Yosefin Rianita Hadiyanti; Dewi Kristika Findia Ning Tyas
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.918

Abstract

Aplikasi soal-soal cerita pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) membawa peserta didik ke dalam permasalahan kehidupan sehari-hari. Sangat penting mengetahui kesalahan-kesalahan peserta didik dalam mengerjakan soal-soal pada materi SPLDV serta penyebab kesalahan tersebut. Apabila penyebab kesalahan sudah diketahui, maka peserta didik yang bersangkutan diharapkan bisa menghindari kesalahan yang sama.  Dalam menganalisis jenis kesalahan peserta didik berdasarkan Newman dalam Karnasih (2015: 40) menyatakan ada 5 prosedur yang ditemukan oleh Anne Newman tersebut yang diantaranya adalah membaca masalah (reading), memahami masalah (comprehension), transformasi masalah (transformasi), keterampilan proses (process skill), dan pengkodean/ penarikan kesimpulan (encoding). Hasil penelitian diperoleh bahwa: Jenis kesalahan yang dilakukan subjek dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear dua variabel berdasarkan prosedur Newman adalah 1) Kesalahan memahami masalah, Kesalahan memahami masalah yang dilakukan yaitu subjek tidak dapat menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan; 2)Kesalahan transformasi, Kesalahan transformasi yang dilakukan yaitu subjek  tidak dapat membuat model matematis dari informasi. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan linear dua variabel adalah kurangnya penguasaan bahasa pada soal, Tidak teliti, Tidak dapat merencanakan strategi/rumus karena tidak menguasai materi, baik materi prasyarat maupun materi yang dipelajari. Tidak memeriksa kembali hasil pekerjaan yang telaha dikerjakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS AUDIO VISUAL SITUS BATU PAHA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SEJARAH SISWA KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 WERA Roni Irawan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :1) mengetahui penerapan media pembelajaran sejarah berbasis audio visual situs batu paha untuk meningkatkan rasa kesadaran sejarah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Wera, 2) mengetahui pengembangan media pembelajaran sejarah dan 3) mengetahui efektifitas penggunaan media audio visual situ batu paha dalam meningkatkan rasa kesadaran sejarah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu: 1) Tahap studi pendahuluan, 2) Tahap pengembangan media dan 3) Tahap uji efektifitas penggunaan media pembelajaran sejarah yang berbasis audio visual situs batu paha untuk meningkatkan rasa kesadaran sejarah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Wera. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan media pembelajaran sejarah adalah: 1 berdasarkan hasil observasi yang diperoleh bahwa media yang digunakan oleh guru sejarah dalam proses kegiatan belajar mengajar  yaang berupa, power point, film dokumenter sejarah, adiovisual dan meniatur-meniatur benda-benda peninggalan sejarah, 2) media pembelajaran sejarah yang berbasis audio visual situs batu paha, melalui beberapa langkah yaitu: a) menyusun media pembelajaran, b) menyusun materi/ narasi audio visual, c). gambar-gambar situs batu paha, d) menyusun vidio yang telah di kumpulkan, e) membuat story board, f) Uji coba projek secara internal dan 3) efektivitas penggunaan media pembelajaran sejarah berbasis audio visual menunjukan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran sejarah berbasis audio visual lebih baik kalau di bandingkan siswa yang menggunakan media power point. Penggunaan media audio visual situs batu paha dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam memahami sejarah lokal.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Dan Menulis dengan Menggunakan Media Flashcard di Kelas 1 SDN Kamunti Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019 Nursani Nursani
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 6 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i6.1688

Abstract

Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa diharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya, budayanya, dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, dan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis dengan Menggunakan Media Flashcard di Kelas 1 SDN Kamunti Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Desain Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan sesuai dengan metode PTK Aqib. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan, evaluasi serta refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SDN Kamunti Tahun Pelajaran 2018/2019 sebanyak 18 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan lembar observasi aktivitas siswa.  Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat di tarik kesimpulan bahwa ada peningkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis dengan Menggunakan Media Flashcard di Kelas 1 SDN Kamunti Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019, peningkatan kemampuan membaca dan menulis siswa sebesar 40,03% kategori kurang baik pada siklus I. Pada siklus II persentase ketuntasan kemampuan membaca dan menulis 83,79% pada kategori sangat baik. 
THE EFFECTS OF VOCABULARY MASTERY ON SPEAKING ABILITY IN VIEW OF COMMUNICATIVE COMPETENCE OF THE MA NW NURUL HAROMAIN GRADERS mul muliadi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.1324

Abstract

This research is aimed to measure the correlation between vocabulary mastery and the speaking ability. In this case, the effect of vocabulary mastery on speaking ability is seen as a cause and effect. Furthermore, this research is also intended to look further at how the vocabulary mastery affects the students’ speaking ability.  Based on these facts, this research is categorized into descriptive research. The data of this research is collected through tests. There are 2 types of tests that have been given to measure the students’ ability in mastering vocabulary and speaking ability. Vocabulary test includes translating words (both into Indonesian and into English), and matching items. In doing speaking test, the researcher records the students’ performance when they present their oral test; the students are requested to stand in front of the class to speak about the certain topic for 3 to 4 minutes as the speaking test. The result presents that students’ speaking ability is much influenced by their vocabulary mastery. More than half students obtained high score both in mastering vocabulary test and speaking ability test. This is obvious that the vocabulary mastery plays an important role in speaking ability. Since the score obtained is high, it indicates that the students at MA NW Nurul Haromain , especially who have been as the subject of this research, have gained better achievement in speaking ability. Mastering vocabulary is one of the solutions for the learners to speak. Vocabulary mastery and speaking ability has close correlation each other since vocabulary is a branch of speaking skill. It is also a foundation to better speaking ability which has relationship to other language aspects.
KARAKTER TOKOH WANITA “AINUN” DALAM FILM “HABIBIE DAN AINUN” Alpan Ahmadi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.1264

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui kekuatan karakter tokoh perempuan Ainun dan film Habibie dan Ainun. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian ini adalah kekuatan karakter tokoh wanita “Ainun” dalam film “Habibie dan Ainun” dapat dilihat dari tiga dimensi karakter tersebut. Ketiga dimensi tersebut diuraikan menjadi beberapa aspek diantaranya yaitu unsur fisiologi tokoh wanita “Ainun” adalah dilihat dari ciri-ciri tubuh, usia, dan jenis kelamin. Unsur psikologis tokoh wanita “Ainun” dilihat dari pikiran, perasaan, dan kemauan tokoh. Sedangkan unsur sosiologis tokoh wanita “Ainun” dapat dilihat dari struktur sosial dan proses sosial yang dialami tokoh.
Penilaian Risiko Multi Bencana di Jakarta, Indonesia Uzlifatul Azmiyati; Nofita Sustiwi Poernomo
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.811

Abstract

Jakarta adalah ibu kota Negara Indonesia, secara geografis terletak di 60 12 'Lintang Selatan dan 1060 48' Bujur Timur. Sebagai ibukota Negara, Jakarta tidak kebal dari ancaman bencana. Diperlukan langkah yang tepat untuk meminimalkan kerugian yang mungkin ditimbulkan oleh sejumlah potensi bencana yang dapat terjadi di Jakarta. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melakukan penilaian risiko multi bencana, sebagai langkah awal untuk membantu manajemen bencana. Metode yang digunakan dalam studi penilaian risiko multi bahaya adalah modifikasi dari metode yang dikembangkan oleh Stefan Greiving (2006). Penilaian risiko multi bencana yang telah dilakukan menghasilkan peta risiko terintegrasi. Penilaian risiko terpadu multi bencana mencakup empat elemen yaitu peta bencana, peta bencana berisi informasi tentang jenis-jenis bencana yang mungkin terjadi. Dari peta bencana kemudian dibuat peta bahaya terintegrasi. Setelah itu dianalisis kerentanan wilayah dan ditampilkan sebagai peta kerentanan. Peta kerentanan disusun berdasarkan informasi paparan lokasi terhadap bencana, dan berdasarkan kapasitas lokasi. Analisis terakhir adalah membuat peta risiko terintegrasi yang berisi kombinasi peta bencana terintegrasi dan peta kerentanan. Analisis telah dilakukan sehingga menghasilkan distribusi spasial kejadian multi-bencana, multi-kerentanan, dan peta risiko terintegrasi di wilayah Jakarta. Peta risiko terintegrasi yang dihasilkan menunjukkan bahwa wilayah berisiko tinggi berada di utara dan barat Jakarta. Sementara itu risiko bencana yang rendah ada di wilayah timur dan selatan Jakarta
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar PAI Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Siswa Kelas VII A SMP Negeri 1 Woha Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019 Najamudin Najamudin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 6 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i6.1641

Abstract

Strategi bermain aktif dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih menitikberatkan pada kegiatan berkompetisi antar kelompok siswa sehingga setiap siswa dituntut untuk dapat berjuang dengan baik agar kelompoknya dapat memenangkan pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PAI siswa kelas VII A di SMPN 1 Woha Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019, dan Seberapa besar peningkatan aktivitas dan hasil belajar PAI siswa kelas VII A dengan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) di SMPN 1 Woha Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Desain Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan sesuai dengan model PTK Kemmis dan McTaggart. Setiap siklus meliputi perencanaan (plan), tindakan (action), pengamatan (observation), evaluasi (evaluation) serta refleksi (reflection). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Woha Tahun Pelajaran 2018/2019 sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan lembar observasi.  Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa: (1) Metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil tes belajar siswa dari siklus ke siklus II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I persentase ketuntasan 46,67% dengan nilai rata-rata 61,67. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan 76,67%,  nilai rata-rata 67,85. (2)Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, aktivitas guru pada siklus I tergolong cukup aktif dengan persentase 55%. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase 80%. (3) Hasil observasi aktivitas belajar siswa menunjukkan peningkatan. Pada siklus I keaktifan siswa tergolong cukup aktif dengan persentase 60%. Pada siklus II mengalami peningkatan yang tergolong sangat aktif dengan persentase 90%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI TK ARNI PUYUNG ROKYAL HARJANTY
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.1313

Abstract

This study purpos, to improve the ability to recognize color through experimental methods in children age 3-4 years in TK ARNI Puyung. With the experimental method of direct involvement of children so that children gain direct experience in the learning process. This type of research is a collaborative classroom action research. Collaborative classroom action research that is researchers collaborating with class teachers in conducting research. This study uses a class action research model and points to the implementation process proposed by Miles and Huberman. The subjects in this study were children aged 3-4 years consisting of 8 girls and 6 boys. Data collection methods used are observation sheets (check list). The data analysis technique is done quantitatively. The results showed that the ability to recognize colors can be improved by the experimental method. As for the learning process, children are given the opportunity to experiment with colors that are simple and attractive to children. The results of the study increased gradually, this can be seen from the observational data on the Actions, Cycle I and Cycle II. The average percentage acquisition in before action is 49.41%, increased in Cycle I with a percentage of 63.69% and increased to 83.68% in Cycle II.
Peningkatan Keaktifan Dan Keterampilan Membaca Teks Piwulang Serat Wulangreh Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair And Share Pada Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Banyudono Sri Sugiarti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.1054

Abstract

Dalam proses pembelajaran, tentunya ada berbagai masalah yang harus diatasi, antara lain mengenai proses dan hasil pembelajaran yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan keterampilan membaca teks piwulang Serat Wulangreh dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai Juni 2019, mulai dari persiapan sampai penyusunan laporan. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII C SMP Negeri 1 Banyudono tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui wawancara, observasi, pemberian tes, dan analisis dokumen. Untuk menguji validitas data, peneliti menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu teknik analisis kritis dan deskriptif komparatif. Prosedur penelitian ini menggunakan model kooperatif tipe think pair and share dalam setiap pertemuan. Sedangkan indikator capaian penelitian ini adalah apabila sudah mencapai target yang sudah ditetapkan, dan jumlah siklus ditentukan dari ketercapaian target. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa model kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan keaktifan dan keterampilan membaca teks piwulang Serat Wulangreh.

Page 22 of 112 | Total Record : 1117