cover
Contact Name
daniel susilo
Contact Email
daniel.susilo@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
daniel.susilo@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Profesional
ISSN : -     EISSN : 25799371     DOI : -
Jurnal Komunikasi Profesional adalah Jurnal Daring (Online) yang mengeksplorasi pertanyaan kritis dan pertanyaan yang konstruktif dalam berbagai bidang studi Ilmu Komunikasi. Secara khusus pada bidang Kajian Profesional dalam Ilmu Komunikasi. Kajian - kajian Komunikasi Profesional dapat dikaji secara luas namun tidak terbatas pada bidang - bidang Komunikasi Negosiasi, Budaya Korporat, Public Relations, Marketing Communications, Branding, Periklanan, Pengembangan Kepribadian, dan Komunikasi Antar Personal. Jurnal ini juga memiliki Rubrikasi publikasi Pengabdian Masyarakat yang berkaitan dengan Ilmu Komunikasi, Sosio-Humaniora, dan Pengembangan Masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2025)" : 2 Documents clear
Peran Media Sosial Instagram Dalam Membangun Brand Image Kedai Kopi Kohlie Jakarta Salim, Ronaldo; Alfriana, Chania Septya; Rachmawati, Dewi
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jkp.v9i2.11591

Abstract

Kopi Kohlie merupakan salah satu kedai kopi yang terletak di dalam sebuah komplek di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dalam membangun brand image, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar bisa terlihat di mata masyarakat. Salah satunya adalah media sosial. Media sosial yang digunakan oleh kopi kohlie dalam membangun brand image adalah Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Peran Media Sosial Instagram dalam Membangun Brand Image Kedai Kopi Kohlie di daerah Kebon Jeruk Jakarta Barat. Dalam membangun brand image d Instagram, Kopi Kohlie menggunakan teori new media, model AISAS, dan juga teori brand image. Penelitian ini menggunakan metode penilitian kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara semi terstruktur, observasi, dokumentasi, internet, dan juga penelitian sebelumnya yang membantu penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Kohlie mampu mengimplementasikan manfaat teori new media, model AISAS dan juga teori brand image. Namun hanya saja kekuatan dan keunikan Kopi Kohlie yang belum begitu terlihat di Instagram dan bisa saja dikembangkan. Sehingga jumlah views yang didapatkan masih belum maksimal. Mengingat media sosial khususnya Instagram sekarang menjadi hal yang bisa dimanfaatkan untuk membangun brand image
Public Perception of Food Poisoning Reports within the Free Nutritious Meal (MBG) Program Ludina, Deva Anggreani; Rohid, Nibrosu; Surya, Andi
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jkp.v9i2.11749

Abstract

This study aims to analyze public perception regarding media coverage of food poisoning cases within the "Free Nutritious Meal" program and its impact on risk perception, trust levels, and public acceptance. Food poisoning issues widely reported across mass media and social media platforms have the potential to shape public views on food safety and the quality of program management. Adopting a quantitative approach with an explanative survey method, data were collected through questionnaires distributed to respondents exposed to related news coverage. Data analysis utilized descriptive statistics and linear regression to examine the relationships between news exposure, risk perception, public trust, and program acceptance. The results indicate that the intensity of news exposure significantly influences the formation of risk perception. Frequent access to information regarding poisoning cases leads to higher levels of concern regarding food safety. Increased risk perception is correlated with a decline in public trust, particularly when media reports emphasize negligence. However, individuals with high pre-existing trust in the government tend to remain supportive of the program, viewing the nutritional benefits as outweighing the reported risks. The findings also reveal that emotional factors and health issues involving children amplify risk perceptions. The media plays a vital role in constructing social reality and influencing the program's image. This study concludes that negative reporting affects not only safety perceptions but also policy legitimacy. Consequently, transparent, responsive, and evidence-based risk communication strategies are essential to maintain public trust and ensure the sustainability of the Free Nutritious Meal program.

Page 1 of 1 | Total Record : 2