cover
Contact Name
Imron Amrullah
Contact Email
imron.amrullah@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fonema@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26213257     EISSN : 26212900     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Dr. Soetomo dengan frekuensi terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ilmiah fonema berisi tulisan yang berasal dari hasil penelitian, kajian atau karya ilmiah di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2017)" : 10 Documents clear
PROBLEMATIKA PENGEMBANGAN BAHASA UNTUK MASYARAKAT DAERAH Purnamasari, Hetty
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.155 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.409

Abstract

Pendidikan di Indonesia saat ini menghadapi masalah dengan pendidikan yang berhubungan erat dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dalam dunia kerja. Adapun lulusan yang dibutuhkan saat ini adalah lulusan yang memiliki kompetensi unggul tidak hanya dalam ketrampilan kerja di dunia industri tetapi juga kemampuan berpikir atau lulusan yang berorientasi pada kerja pikiran. Sedangkan sebagian masyarakat di daerah-daerah masih banyak yang menutup diri dengan adanya sebuah budaya baru, bahasa baru, media baru yang semakin berkembang.Melalui pembelajaran bahasa pengetahuan baru dan upaya persuasif bisa dilakukan. Diterimanya bahasa baru atau bahasa kedua di sebuah komunitas tertentu sering mengalami banyak hambatan, terutama pada sikap masyarakat yang cenderung tertutup. Upaya mengenalkan bahasa kedua dalam sebuah komunitas masyarakat yang agak tertutup dapat dilakukan melalui media teater rakyat yang dimiliki masyarakat tersebut. Selain itu, melalui pembentukan komunitas baru terutama pada anak-anak di sekolah. Dengan guru yang sudah berlatar belakang dwi bahasawan dan mampu membuat siswa aktif untuk menggunakan bahasa kedua, upaya pengembangan bahasa dan pengetahuan akan lebih mudah.
REALISASI PRINSIP KERJA SAMA (MAKSIM) DALAM PERCAKAPAN ANAK USIA PRASEKOLAH widayati, wahyu
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.973 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan prinsip kerja sama  (maksim)) dan mendeskripsikan pelanggaran prinsip  kerja sama (maksim) dalam percakapan anak usia prasekolah. Data penelitian ini dipoeroleh dari  metode rekam, sedangkan metode yang digunakan untuk analisi data adalah deskriptif kualitatif. Hasil dan temuan penelitian menunjukkan bahwa realisasi prinsip kerja sama dalam percakapan anak usia prasekolah untuk prinsip  kerja sama (maksim) kuantitas dari 50 percakapan sejumlah 30 percakapan (60%) sudah sesuai, sedangkan 20 percakapan (40%) belum sesauai. Untuk prinsip  kerja sama (maksim) kualitas dari 50 percakapan sejumlah 32 percakapan (64%) sudah sesuai, sedangkan 18 percakapan (36%) belumsesuai. Untuk Prinsip  kerja sama (maksim) relevansi dari 50 percakapan sejumlah 13 percakapan (26%) sesuai sedangkan 37 percakapan (74%) tidak sesuai. Adapun untuk maksim cara dari 50 percajapan sejumlah 15 percakapan (30%) sesuai sedangakan 35 percakapan (70%) tidak sesuai. Temuan penelitian prinsip kerja sama (maksim) dalam percakapan anak usia prasekolah adalah anak menunjukkan bahwa dalam berkomunikasi kurang mematuhi aturan kerja sama sehingga memberikan jawaban yag berlebih-lebihan, anak memberikan jawaban yang berbelit-belit, anak memberikan jawaban yang tidak relevan dengan masalah.
SAPE SONOK DI KABUPATEN SUMENEP: NILAI TRADISI DAN TRANSENDEN (PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA) Haerussaleh, Haerussaleh
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.418 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.411

Abstract

                Penelitian terhadap Tradisi sape sonok di Sumenep  bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam struktur nilai tradisi dan nilai Transendenitasnya. Dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra  untuk menganalis hubungan karya sastra dengan masyarakat, nilai budaya, dan fungsi tradisi pada masyarakat.            Data dalam penelitian ini adalah Unsur tradisi dan transenden  dalam tradisi sape sonok . Dengan teknik pengumpulan data berupa perekaman,pengamatan terlibat,pencatatan, dan wawancara . Teknik analisis data  menggunakan analisis isi dan analisis deskriptif.            Hasil analisis nilai tradisi  berdasarkan nilai tradisi Roger Tol dan Pudentia (1995:2), meliputi : 1) nilai yang berkaitan dengan mitos dan legenda yang berkembang dalam masyarakat; 2) nilai tradisi yang berkaitan dengan kebiasaan turun - temurun; 3) praktik hukum dalam masyarakat; 4) nilai yang berkaitan dengan praktik kesehatan dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan hasil analisis nilai Transendenitas berdasarkan teori Koentjaraningrat (1974:80) meliputi  : 1) penyerahan diri, tunduk dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa; 2) kehidupan yang penuh kemulyaan; 3)  perasaan batin yang ada hubungannya dengan Tuhan; 4) perasaan yang ada hubungannya dengan berdoa.  
EVALUASI PELAKSANAAN CAMBRIDGE INTERNATIONAL PRIMARY PROGRAM DI SEKOLAH TAMAN RAMA DENPASAR BALI Nugroho, Hery
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.265 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan Cambridge International Primary Program (CIPP) di Sekolah Taman Rama Denpasar Bali ditinjau dari komponen konteks, input, proses dan produk serta kendala-kendala yang dihadapi dalam  melaksanakan Cambridge International Primary Program (CIPP) di Sekolah Taman Rama Denpasar Bali serta alternatif pemecahannya.Penelitian ini dilaksanakanan di Sekolah Taman Rama Denpasar Bali. Penelitian ini termasuk penelitian evaluasi, yang menunjukkan prosedur dan proses pelaksanaan program. Efektivitas program dievaluasi dengan model CIPP (konteks, input, proses dan produk). Subjek penelitian ini adalah 3 orang dari Yayasan, 1 orang dari Kepala Sekolah, 1 orang dari Wakil Kepala Sekolah, 3 orang penanggung jawab program, 4 orang dari Tata Usaha, 4 orang dari Komite Sekolah, 10 orang dari komponen guru, dan 15 orang dari orang tua siswa Sekolah Taman Rama Denpoasar. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama, lembar observasi dan pencatatan dokumen, dan wawancara sebagai instrumen pendukung. Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Untuk menentukan efektivitas pelaksanaan Cambridge International Primary School, skor mentah ditransformasikan ke dalam T-skor kemudian diverifikasi ke dalam prototype Glickman.Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan Cambridge International  Primary School di Sekolah Taman Rama Denpasar tergolong kurang efektif dilihat dari komponen konteks, input, proses dan produk dengan hasil (+ + - -). Artinya; pada komponen konteks efektif, pada komponen input efektif, pada komponen proses tidak efektif, dan pada komponen produk tidak efektif.  Kendala-kendala yang dihadapai sekolah dalam mengimplementasikan program Cambridge International  Primary School di Sekolah Taman Rama Denpasar pada umumnya terletak pada komponen proses dan produk.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan program Cambridge International Primary School di sekolah Taman Rama Denpasar tergolong dalam kategori kurang efektif ditinjau dari komponen konteks, input, proses maupun produk dengan hasil (++--).Bertolak dari hasil penelitian tersebut dapat direkomendasikan: (1) usaha-usaha kearah efektivitas pelaksaaan program Cambridge International Primary School yang baik segera mungkin harus dipelihara dan ditingkatkan  karena memberikan pengaruh positif dalam pengelolaan program sekolah. (2) usaha-usaha peningkatan efektivitas komponen konteks dapat dicapai apabila partisipasi stakeholder dan masyarakat semakin baik. (3) usaha-usaha mempertahankan efektivitas komponen input agar tetap berada pada kategori  efektif dapat diwujudkan apabila rencana pengembangan sekolah (RPS)/rencana kerja sekolah disusun berdasarkan analisis situasi sekolah sehingga visi, misi, tujuan, sasaran dan program sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah. (4) usaha-usaha mempertahankan efektivitas komponen proses agar tetap berada pada kategori efektif dapat direalisasikan apabila yayasan, kepala/wakil kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha, komite sekolah stakeholders lainnya mampu menerapkan manajemen sekolah yang baik, yaitu partisipasi, transparansi, akuntabilitas, wawasan kedepan, penegakan hukum, keadilan, demokrasi, prediktif, kepekaan, profesional, efektif dan efisien, dan kepastian jaminan mutu. (5) usaha-usaha meningkatkan efektivitas komponen produk dapat dicapai apabila prestasi akademik dan non akademik dan prestasi lainnya direncanakan sesuai dengan konteks sekolah dan harapan sekolah. (6) upaya-upaya lain yang bisa dilakukan oleh yayasan, kepala/wakil kepala sekolah dan personil sekolah lainnya pada Sekolah Taman Rama Denpasar untuk meminimalisir kendala adalah membuat peraturan dan pedoman tata cara berpartisipasi, menyediakan saran dan saluran komunikasi, melakukan (advokasi, publikasi, transparansi, relasisasi) terhadap stakeholder dan melibatkannya sesuai dengan relevansi, yurisdiksi, kompetensi dan kompatibilitas tujuan yang akan dicapai. (7) bagi peneliti lain yang ingin meneliti permasalahan serupa tentang efektivitas pelaksaaan program Cambridge International Primary School di Sekolah Taman Rama Denpasar disarankan melakukan penelitian yang lebih mendalam sampai komponen outcome sehingga menghasilkan penelitian yang lebih sempurna. 
STRUKTURALISME GENETIK DALAM CERPEN SLUM KARYA HANIF NASHRULLAH Sugianto, Iwan; Huda, Nuril
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.126 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.413

Abstract

Sebagai sebuah karya imajiner fiksi menawarkan berbagai permasalahan manusia dan kemanusiaan, hidup dan kehidupan pengarang dalam menghayati berbagai permasalahan dengan penuh kesungguhan yang kemudian diungkapkan kembali melalui sarana fiksi sesuai dengan pandangannya. Pendekatan strukturalisme berusaha meneliti teks sastra dari segi sturktur, dengan melihat komponen-komponen yang membangun dan hubungan antar komponen tersebut. Setelah mendapatkan kesatuaan dan keutuhan teks, lalu dicari hubungannya dengan aspek sosio-budaya yang melatarbelakanginya. Seperti fakta kemanusiaan dan gambaran subjek kolektif.                Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Hal itu digunakan karena peneliti ingin mendeskripsikan fakta kemanusiaan dan subjek kolektif cerpen Slum karya Hanif Nashrullah               Hasil Analisis Strukturalisme Genetik dalam Cerpen Slum Karya Hanif Nashrullah meliputi: 1) Analisis Fakta Kemanusiaan berupa Aktivitas Sosial, Aktivitas Politik, 2) Analisis Subjek Kolektif berupa Status masyarakat kelas bawah, dan Status kelas masyarakat atas.
PROBLEMATIKA PENGEMBANGAN BAHASA UNTUK MASYARAKAT DAERAH Purnamasari, Hetty
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.155 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.409

Abstract

Pendidikan di Indonesia saat ini menghadapi masalah dengan pendidikan yang berhubungan erat dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dalam dunia kerja. Adapun lulusan yang dibutuhkan saat ini adalah lulusan yang memiliki kompetensi unggul tidak hanya dalam ketrampilan kerja di dunia industri tetapi juga kemampuan berpikir atau lulusan yang berorientasi pada kerja pikiran. Sedangkan sebagian masyarakat di daerah-daerah masih banyak yang menutup diri dengan adanya sebuah budaya baru, bahasa baru, media baru yang semakin berkembang.Melalui pembelajaran bahasa pengetahuan baru dan upaya persuasif bisa dilakukan. Diterimanya bahasa baru atau bahasa kedua di sebuah komunitas tertentu sering mengalami banyak hambatan, terutama pada sikap masyarakat yang cenderung tertutup. Upaya mengenalkan bahasa kedua dalam sebuah komunitas masyarakat yang agak tertutup dapat dilakukan melalui media teater rakyat yang dimiliki masyarakat tersebut. Selain itu, melalui pembentukan komunitas baru terutama pada anak-anak di sekolah. Dengan guru yang sudah berlatar belakang dwi bahasawan dan mampu membuat siswa aktif untuk menggunakan bahasa kedua, upaya pengembangan bahasa dan pengetahuan akan lebih mudah.
REALISASI PRINSIP KERJA SAMA (MAKSIM) DALAM PERCAKAPAN ANAK USIA PRASEKOLAH widayati, wahyu
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.973 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan prinsip kerja sama  (maksim)) dan mendeskripsikan pelanggaran prinsip  kerja sama (maksim) dalam percakapan anak usia prasekolah. Data penelitian ini dipoeroleh dari  metode rekam, sedangkan metode yang digunakan untuk analisi data adalah deskriptif kualitatif. Hasil dan temuan penelitian menunjukkan bahwa realisasi prinsip kerja sama dalam percakapan anak usia prasekolah untuk prinsip  kerja sama (maksim) kuantitas dari 50 percakapan sejumlah 30 percakapan (60%) sudah sesuai, sedangkan 20 percakapan (40%) belum sesauai. Untuk prinsip  kerja sama (maksim) kualitas dari 50 percakapan sejumlah 32 percakapan (64%) sudah sesuai, sedangkan 18 percakapan (36%) belumsesuai. Untuk Prinsip  kerja sama (maksim) relevansi dari 50 percakapan sejumlah 13 percakapan (26%) sesuai sedangkan 37 percakapan (74%) tidak sesuai. Adapun untuk maksim cara dari 50 percajapan sejumlah 15 percakapan (30%) sesuai sedangakan 35 percakapan (70%) tidak sesuai. Temuan penelitian prinsip kerja sama (maksim) dalam percakapan anak usia prasekolah adalah anak menunjukkan bahwa dalam berkomunikasi kurang mematuhi aturan kerja sama sehingga memberikan jawaban yag berlebih-lebihan, anak memberikan jawaban yang berbelit-belit, anak memberikan jawaban yang tidak relevan dengan masalah.
SAPE SONOK DI KABUPATEN SUMENEP: NILAI TRADISI DAN TRANSENDEN (PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA) Haerussaleh, Haerussaleh
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.418 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.411

Abstract

                Penelitian terhadap Tradisi sape sonok di Sumenep  bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam struktur nilai tradisi dan nilai Transendenitasnya. Dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra  untuk menganalis hubungan karya sastra dengan masyarakat, nilai budaya, dan fungsi tradisi pada masyarakat.            Data dalam penelitian ini adalah Unsur tradisi dan transenden  dalam tradisi sape sonok . Dengan teknik pengumpulan data berupa perekaman,pengamatan terlibat,pencatatan, dan wawancara . Teknik analisis data  menggunakan analisis isi dan analisis deskriptif.            Hasil analisis nilai tradisi  berdasarkan nilai tradisi Roger Tol dan Pudentia (1995:2), meliputi : 1) nilai yang berkaitan dengan mitos dan legenda yang berkembang dalam masyarakat; 2) nilai tradisi yang berkaitan dengan kebiasaan turun - temurun; 3) praktik hukum dalam masyarakat; 4) nilai yang berkaitan dengan praktik kesehatan dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan hasil analisis nilai Transendenitas berdasarkan teori Koentjaraningrat (1974:80) meliputi  : 1) penyerahan diri, tunduk dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa; 2) kehidupan yang penuh kemulyaan; 3)  perasaan batin yang ada hubungannya dengan Tuhan; 4) perasaan yang ada hubungannya dengan berdoa.  
EVALUASI PELAKSANAAN CAMBRIDGE INTERNATIONAL PRIMARY PROGRAM DI SEKOLAH TAMAN RAMA DENPASAR BALI Nugroho, Hery
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.265 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan Cambridge International Primary Program (CIPP) di Sekolah Taman Rama Denpasar Bali ditinjau dari komponen konteks, input, proses dan produk serta kendala-kendala yang dihadapi dalam  melaksanakan Cambridge International Primary Program (CIPP) di Sekolah Taman Rama Denpasar Bali serta alternatif pemecahannya.Penelitian ini dilaksanakanan di Sekolah Taman Rama Denpasar Bali. Penelitian ini termasuk penelitian evaluasi, yang menunjukkan prosedur dan proses pelaksanaan program. Efektivitas program dievaluasi dengan model CIPP (konteks, input, proses dan produk). Subjek penelitian ini adalah 3 orang dari Yayasan, 1 orang dari Kepala Sekolah, 1 orang dari Wakil Kepala Sekolah, 3 orang penanggung jawab program, 4 orang dari Tata Usaha, 4 orang dari Komite Sekolah, 10 orang dari komponen guru, dan 15 orang dari orang tua siswa Sekolah Taman Rama Denpoasar. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama, lembar observasi dan pencatatan dokumen, dan wawancara sebagai instrumen pendukung. Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Untuk menentukan efektivitas pelaksanaan Cambridge International Primary School, skor mentah ditransformasikan ke dalam T-skor kemudian diverifikasi ke dalam prototype Glickman.Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan Cambridge International  Primary School di Sekolah Taman Rama Denpasar tergolong kurang efektif dilihat dari komponen konteks, input, proses dan produk dengan hasil (+ + - -). Artinya; pada komponen konteks efektif, pada komponen input efektif, pada komponen proses tidak efektif, dan pada komponen produk tidak efektif.  Kendala-kendala yang dihadapai sekolah dalam mengimplementasikan program Cambridge International  Primary School di Sekolah Taman Rama Denpasar pada umumnya terletak pada komponen proses dan produk.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan program Cambridge International Primary School di sekolah Taman Rama Denpasar tergolong dalam kategori kurang efektif ditinjau dari komponen konteks, input, proses maupun produk dengan hasil (++--).Bertolak dari hasil penelitian tersebut dapat direkomendasikan: (1) usaha-usaha kearah efektivitas pelaksaaan program Cambridge International Primary School yang baik segera mungkin harus dipelihara dan ditingkatkan  karena memberikan pengaruh positif dalam pengelolaan program sekolah. (2) usaha-usaha peningkatan efektivitas komponen konteks dapat dicapai apabila partisipasi stakeholder dan masyarakat semakin baik. (3) usaha-usaha mempertahankan efektivitas komponen input agar tetap berada pada kategori  efektif dapat diwujudkan apabila rencana pengembangan sekolah (RPS)/rencana kerja sekolah disusun berdasarkan analisis situasi sekolah sehingga visi, misi, tujuan, sasaran dan program sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah. (4) usaha-usaha mempertahankan efektivitas komponen proses agar tetap berada pada kategori efektif dapat direalisasikan apabila yayasan, kepala/wakil kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha, komite sekolah stakeholders lainnya mampu menerapkan manajemen sekolah yang baik, yaitu partisipasi, transparansi, akuntabilitas, wawasan kedepan, penegakan hukum, keadilan, demokrasi, prediktif, kepekaan, profesional, efektif dan efisien, dan kepastian jaminan mutu. (5) usaha-usaha meningkatkan efektivitas komponen produk dapat dicapai apabila prestasi akademik dan non akademik dan prestasi lainnya direncanakan sesuai dengan konteks sekolah dan harapan sekolah. (6) upaya-upaya lain yang bisa dilakukan oleh yayasan, kepala/wakil kepala sekolah dan personil sekolah lainnya pada Sekolah Taman Rama Denpasar untuk meminimalisir kendala adalah membuat peraturan dan pedoman tata cara berpartisipasi, menyediakan saran dan saluran komunikasi, melakukan (advokasi, publikasi, transparansi, relasisasi) terhadap stakeholder dan melibatkannya sesuai dengan relevansi, yurisdiksi, kompetensi dan kompatibilitas tujuan yang akan dicapai. (7) bagi peneliti lain yang ingin meneliti permasalahan serupa tentang efektivitas pelaksaaan program Cambridge International Primary School di Sekolah Taman Rama Denpasar disarankan melakukan penelitian yang lebih mendalam sampai komponen outcome sehingga menghasilkan penelitian yang lebih sempurna. 
STRUKTURALISME GENETIK DALAM CERPEN SLUM KARYA HANIF NASHRULLAH Sugianto, Iwan; Huda, Nuril
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.126 KB) | DOI: 10.25139/fn.v4i1.413

Abstract

Sebagai sebuah karya imajiner fiksi menawarkan berbagai permasalahan manusia dan kemanusiaan, hidup dan kehidupan pengarang dalam menghayati berbagai permasalahan dengan penuh kesungguhan yang kemudian diungkapkan kembali melalui sarana fiksi sesuai dengan pandangannya. Pendekatan strukturalisme berusaha meneliti teks sastra dari segi sturktur, dengan melihat komponen-komponen yang membangun dan hubungan antar komponen tersebut. Setelah mendapatkan kesatuaan dan keutuhan teks, lalu dicari hubungannya dengan aspek sosio-budaya yang melatarbelakanginya. Seperti fakta kemanusiaan dan gambaran subjek kolektif.                Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Hal itu digunakan karena peneliti ingin mendeskripsikan fakta kemanusiaan dan subjek kolektif cerpen Slum karya Hanif Nashrullah               Hasil Analisis Strukturalisme Genetik dalam Cerpen Slum Karya Hanif Nashrullah meliputi: 1) Analisis Fakta Kemanusiaan berupa Aktivitas Sosial, Aktivitas Politik, 2) Analisis Subjek Kolektif berupa Status masyarakat kelas bawah, dan Status kelas masyarakat atas.

Page 1 of 1 | Total Record : 10