cover
Contact Name
Ahmad Zaenal Arifin
Contact Email
kuyafira@gmail.com
Phone
+6285731558814
Journal Mail Official
jmathvision@gmail.com
Editorial Address
Jalan Manunggal No. 61 Tuban
Location
Kab. tuban,
Jawa timur
INDONESIA
Mathvision : Jurnal Matematika
ISSN : 26566303     EISSN : 26569876     DOI : https://doi.org/10.55719/mv
Core Subject : Education,
Focus and Scope : Analisis Aljabar Matematika Terapan Pemodelan Matematika Sistem dan Kontrol Matematika Diskrit dan Kombinatorik Statistik dan Stokastik Optimasi Ilmu Komputasi Matematika Keuangan
Articles 90 Documents
PENERAPAN METODE K-MEANS CLUSTERING UNTUK MENGELOMPOKAN JENIS INDUSTRI DI KOTA TANGERANG SELATAN Vira Septiana; Aden Aden; Andi Nur Rahman
MathVisioN Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v4i2.422

Abstract

Industri adalah sektor atau kegiatan ekonomi yang bersangkutan dengan penggunaanketerampilan dan tenaga kerja di pabrik untuk pengolahan bahan baku atau pembuatan bahanjadi, serta penggunaan alat-alat di bidang pengolahan hasil bumi, dan kegiatan ekonomi yangmengalokasikannya sebagai kegiatan utama. Salah satu hal yang menopang perekonomian Indonesia adalah sektor industri. Usaha mikro, kecil, dan menengah merupakan salah satu sub faktor industri yang berkontribusi atas pembangunan ekonomi (UMKM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa banyak cluster yang dapat dibentuk dengan menggunakan metode pengelompokan algoritma cluster k-means. Dan untuk mengetahui kelompok mana saja untuk setiap cluster serta mengetahui jenis industri apa yang paling dominan di Kota Tangerang Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data jumlah industri di Kota Tangerang Selatan tahun 2019. Berdasarkan data tersebut diperoleh 3 cluster, cluster 1 terdapat 2 kecamatan. Cluster 2 terdapat 4 kecamatan. Cluster 3 terdapat 1 kecamatan.
PENGELOMPOKAN KEBUTUHAN JUMLAH AIR AKIBAT KEKERINGAN DI KABUPATEN TUBAN PADA TAHUN 2020 DENGAN ALGORITMA K-MEANS Kurniawan Indra Jaya; Lilik Muzdalifah
MathVisioN Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v4i2.466

Abstract

Bencana Kekeringan di Kabupaten Tuban terjadi hampir setiap tahun. Bencana kekeringan jika dibiarkan dapat berdampak besar bagi kehidupan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban merupakan instansi pemerintah yang bertugas menanggulangi bencana tersebut. Bencana kekeringan dapat diatasi dengan pengelolaan pemenuhan pasokan air yang efektif dan efesien. Untuk itu, pada kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) kelompok kami mengangkat masalah Pengelompokan kebutuhan jumlah liter air berdasarkan wilayah desa yang terdampak. Pengelompokan ini dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok kebutuhan air tinggi, kelompok kebutuhan air sedang, dan kelompok kebutuhan air rendah. Terdapat 10 desa yang termasuk dalam kelompok kebutuhan air tinggi atau C3. Jumlah liter air yang dibutuhkan desa tersebut antara 119.000 liter sampai dengan 126.000 liter air. Terdapat 9 desa yang termasuk kedalam kelompok kebutuhan air sedang atau C2. Jumlah liter air yang dibutuhkan desa tersebut antara 84.000 liter sampai dengan 105.000 liter air. Dan terdapat 4 desa yang termasuk kedalam kelompok kebutuhan air yang rendah atau C1. Jumlah liter air yang dibutuhkan desa tersebut antara 42.000 liter air.
Pengaruh Investasi Dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dengan Kemiskinan Menjadi Variabel Intervening Menggunakan Metode Path Analysis Fiqi Masruroh; Aden Aden; Andi Nur Rahman
MathVisioN Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i1.391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu sebarapa besar dampak dari investasi, tenaga kerja dan kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang Selatan. Metode  penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mendefinisikan sebuah kondisi karena factor-faktor berbeda yang muncul di masyarakat dan menjadi bahan penyelidikan berdasarkan kejadian-kejadian yang terjadi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang merupakan data tahun 2010-2020. Variabel terikat pada penelitian ini ialah investasi (X1) dan tenaga kerja (X2), variabel interveningnya ialah kemiskinan (Y) dan variabel bebasnya ialah pertumbuhan ekonomi (Z). temuan akhir setudi ini menunjukan bahwa investasi, tenaga kerja dan kemiskinan semuanya memiliki pengaruh positif dan cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang Selatan, dengan investasi, tenaga kerja dan kemiskinan menyumbang 84% dari varians pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu pemerintahan Kota Tangerang Selatan harus lebih memperhatikan tenaga kerja dengan cara membuka lowongan pekerjaan agar sumber daya manusia dapat memenuhi kebutuhan hidup masing-masing, yang didukung oleh investasi yang optimal demi mengurangi kemiskinan sehingga dapat memajukan pertumbuhan ekonomi.
ANALISIS CLUSTER DENGAN METODE AVERAGE LINKAGE PADA PENGELOMPOKAN SMP DI CILANDAK BERDASARKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Yulis Setiani; Usep Rahmat
MathVisioN Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i1.398

Abstract

Analisis cluster adalah salah satu metode analisis yang dapat menggambarkan kedekatan jarak atau kemiripan antar objek dan variabel, sehingga dapat menggabungkan objek-objek yang memiliki jarak atau kemiripan yang terdekat. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan analisis cluster hirarki metode Average Linkage pada pengelompokan SMP di Cilandak berdasarkan Standar Nasional Pendidikan yang dimiliki masing-masing sekolah yang telah terakreditasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil penerapan analisis cluster hirarki dengan metode Average Linkage pada pengelompokan SMP di Cilandak berdasarkan Standar Nasional Pendidikan dan untuk mengetahui karakteristik masing-masing anggota kelompok cluster yang telah terbentuk. Pada analisis cluster hirarki metode Average Linkage penulis tidak menentukan jumlah cluster terlebih dahulu, maka dibentuk beberapa jumlah cluster yaitu 2, 3, 4 dan 5 cluster.
PERAMALAN PRODUKSI PADI KABUPATEN TUBAN Muntiani Muntiani; Kresna Oktafianto
MathVisioN Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i1.511

Abstract

Tuban, which is an agricultural area, certainly has potential in the agricultural sector, namely food crops, especially rice production. However, what happened was that rice production could not keep up with the ever-increasing population growth rate. So, it is necessary to forecast the production of rice production in Kab. Tuban to anticipate the population that lacks rice production. The forecasting method used here is the Moving Average, Weight Moving Average and Exponential Smoothing and the forecasting results in 2021 are 6,716.058 tons.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELI KONSUMEN DALAM PEMBELIAN KERAMIK DI TOKO DIAN KERAMIK DENGAN METODE ANALISIS FAKTOR Siti Nurazizah; Tabah Heri Setiawan; Yulianti Rusdiana
MathVisioN Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i1.538

Abstract

Minat beli merupakan konsumen membuat pilihan untuk melakukan suatu pembelian barang atau jasa diantara beberapa harga dan merek dalam beberapa pilihan yang didasari oleh bermacam-macam pertimbangan. Dengan semakin banyak kebutuhan bahan bangunan, dampaknya dunia bisnis berlomba-lomba mendirikan toko ritel bahan bangunan sebagai pesaing untuk toko Dian keramik dimana pesaing bisnis mempromosikan berbagai keunggulan. Dengan kondisi tersebut toko Dian keramik harus menerapkan strategi agar konsumen selalu menggunakan produk (jasa) yang dimiliki dengan tujuan utama adalah menarik minat konsumen untuk membeli produk yang dijual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa faktor yang terbentuk dari proses reduksi dengan menggunakan metode analisis faktor dan faktor apakah yang paling dominan dalam mempengaruhi minat beli konsumen. Dalam penelitian ini digunakan analisis faktor, ngambilan data ini didapatkan dengan cara menyebar kuesioner kepada 303 responden. Maka dapat dihasilkan bahwa banyaknya faktor yang terbentuk dari proses reduksi yaitu, faktor satu  (F1) dengan nilai korelasi sebesar 0,798 nilai eigen sebesar 4.606 dan varians sebesar 57,574%, faktor 2 (F2)  dengan nilai korelasi sebesar 0,798 dengan nilai eigen sebesar 1.092 dan varians sebesar 13,635%, dan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi minat beli konsumen Toko Dian Keramik, yaitu faktor 1 (F1)  dengan nilai korelasi sebesar 0,798 dengan nilai eigen sebesar 4.606 dan varians sebesar 57,574%  terdiri dari: merek (X2) , kualitas produk (X3) , pelayanan (X4) , lokasi (X7) .
ANALISIS KLASTER METODE K-MEANS DALAM PENGELOMPOKAN KECAMATAN DI KABUPATEN BREBES BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI BAWANG MERAH Miftahur Rosyidi; Isnurani Isnurani
MathVisioN Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i1.546

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pengelompokan  Kecamatan di Kabupaten Brebes berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah menngunakan metode k-means dan mengetahui karakteristik setiap klaster yang terbentuk berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif yang disajikan dalam bentuk deskriptif, menggunakan analisis klaster metode k-means. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) terbentuk tiga klaster kecamatan yaitu (a) klaster pertama terdiri dari kecamatan Salem, Bumiayu, Paguyangan, Sirampog, Tonjong, dan Kersana. (b) klaster kedua terdiri dari Kecamatan Bantarkawung, Ketanggungan, Banjarharjo, Losari, Tanjung, Songgom, dan Jatibarang. (c) klaster ketiga terdiri dari Kecamatan Brebes, Wanasari, Dan Larangan. (2) Karakteristik klaster yang terbentuk yaitu (a) klaster pertama berisi kecamatan yang mempunyai jumlah luas tanam akhir, luas tambah tanam, luas panen, provitas, dan luas lahan sawah lebih sedikit dari rata-rata populasi. (b) Klaster kedua berisi kecamatan yang mempunyai jumlah luas tanam akhir, luas tambah tanam, luas panen lebih sedikit dari rata-rata. Akan tetapi klaster ini mempunyai provitas dan luas lahan sawah lebih besar dari rata-rata populasi. (c) Klaster ketiga berisi kecamatan yang mempunyai jumlah luas tanam akhir, luas tambah tanam, luas panen, provitas, dan luas lahan sawah lebih lebih banyak dari rata-rata populasi.
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Indeks Prestasi Mahasiswa Dengan Menggunakan Metode Analisis Diskriminan Indah Fitriani; Aden Aden
MathVisioN Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i1.552

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Prestasi Mahasiswa di Program Studi Matematika Universitas Pamulang. Metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah Analisis Diskriminan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Prestasi Mahasiswa Jurusan Matematika Unpam yaitu variabel Lingkungan keluarga. Dimana ada perbedaan substansial antara mahasiswa yang memiliki Indeks Prestasi dengan kategori Kurang dan Baik.  Hal ini dibuktikan oleh Wilk’s Lambda Sig. 0,015<0,05, yang berarti bahwa kedua kategori Indeks Prestasi tersebut memiliki rata-rata yang berbeda berdasarkan faktor lingkungan keluarga  . Berdasarkan hasil pengolahan data dalam penelitian ini, terbentuklah model fungsi diskriminan yaitu . Pada penelitian ini tingkat akurasi diperoleh melalui pengujian validasi sebesar 80% , hal ini berarti bahwa fungsi diskriminan yang terbentuk dianggap tepat untuk menggolongkan Indeks Prestasi Mahasiswa berdasarkan faktor lingkungan keluarga kedalam kategori Indeks Prestasi yang kurang dan baik karena memiliki angka ketepatan lebih dari 50%.
ANALISIS REGRESI DATA PANEL TERKAIT KONTRIBUSI KETIMPANGAN GENDER, KEBEBASAN EKONOMI, DAN PERSEPSI KORUPSI TERHADAP DAYA SAING NASIONAL NEGARA BERKEMBANG DI ASEAN TAHUN 2010-2019 Muhammad Rizkiyanto; Yulianti Rusdiana
MathVisioN Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i1.589

Abstract

Daya Saing Nasional adalah kemampuan perekonomian suatu negara untuk mencapai peningkatan ekonomi yang bertumbuh dan berkelanjutan. Indeks Daya Saing Nasional Negara ASEAN mengalami peningkatan pada periode 2010-2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Ketimpangan Gender, Kebebasan Ekonomi, Persepsi Korupsi Terhadap Daya Saing Nasional Negara berkembang di ASEAN periode 2010-2019.  Penelitian ini menggunakan metode data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) yang terpilih sebagai model terbaik. Hasil menunjukkan bahwa Ketimpangan Gender berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dengan nilai Estimate 26.084695 dan nilai probabilitas 0.043835 terhadap Daya Saing Nasional, Kebebasan Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dengan nilai Estimate 0.278560 dan nilai probabilitas 0.004089 terhadap Daya Saing Nasional, dan Persepsi Korupsi berpangaruh positif dan signifikan secara parsial dengan nilai Estimate 0.192114 dan nilai probabilitas 0.016131 terhadap Daya Saing Nasional. Secara simultan Ketimpangan Gender, Kebebasan Ekonomi, dan Persepsi Korupsi berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai F-Stat 11.4221 dan nilai probabilitas 7.6565e-06 terhadap Daya Saing Nasional.
PENERAPAN METODE CLUSTERING AVERAGE LINKAGE UNTUK MENGELOMPOKKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA UTARA BERDASARKAN INDIKATOR KEMISKINAN Prapti Novitasari; Irvana Arofah
MathVisioN Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i1.604

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan sosial utama yang ada serta erat berkaitan dengan berbagai sektor. Oleh karena itu, pemerintah diberbagai dunia menerapkan berbagai strategi dalam mengatasi kemiskinan. Salah satu cara mengatasi kemiskinan yaitu dengan membuat kebijakan berdasarkan karakteristik di masing-masing daerah. Metode yang dapat digunakan adalah analisis cluster average linkage. Metode ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di provinsi Sumatera Utara berdasarkan indikator kemiskinan tahun 2021. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah gizi buruk pada balita, jumlah tenaga kesehatan, penduduk yang menggunakan air tidak layak minum, penduduk pengguna PLN dan jumlah pengangguran. Hasil dari penelitian ini didapat 2 cluster, diantaranya cluster 1 terdiri dari 25 kabupaten dan 7 kota sedangkan cluster 2 terdiri dari 1 kota.