cover
Contact Name
Amin Fatoni
Contact Email
aminfatoni@unsoed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
j.molekul@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dr. Soeparno No.61 Karangwangkal, Purwokerto, Jawa Tengah 53
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia
ISSN : 19079761     EISSN : 25030310     DOI : -
MOLEKUL is a peer-reviewed journal of chemistry published by the Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Jenderal Soedirman University, Indonesia. Publishing frequency 2 issues per year, on May and November. This Journal encompasses all branches of chemistry and its sub-disciplines including Pharmaceutical, Biological activities of Synthetic Drugs, Environmental Chemistry, Biochemistry, Polymer Chemistry, Petroleum Chemistry, and Agricultural Chemistry.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2012)" : 9 Documents clear
PEMBUATAN DAN UJI KEMAMPUAN MEMBRAN KITOSAN SEBAGAI MEMBRAN ULTRAFILTRASI UNTUK PEMISAHAN ZAT WARNA RHODAMIN B Nita Kusumawati; Septiana Tania
Molekul Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.803 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2012.7.1.105

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan membran kitosan dan aplikasinya dalam pemisahan zat warna Rhodamin B. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fisik serta kinerja membran kitosan yang dihasilkan dalam memisahkan zat warna Rhodamin B dengan variasi konsentrasi kitosan dan tekanan operasional. Penelitian ini diawali dengan pembuatan membran dengan variasi konsentrasi kitosan, yaitu 1-5%. Membran kitosan dibuat dengan mencampurkan kitosan dalam asam asetat 1% kemudian dicetak pada cawan petri. Uji karakteristik fisik membran meliputi, kekuatan tarik dan regangan membran menggunakan Autograph, dan morfologi serta ukuran pori membran menggunakan Scanning Eletron Microscopy (SEM). Kinerja membran meliputi nilai fluks dan rejeksi, diketahui dari pengukuran menggunakan alat uji membran “dead-end” dan UV-Visible Genesys 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran kitosan yang dihasilkan masuk dalam rentang membran ultrafiltrasi. Membran memiliki daya tegang dan regang yang tinggi dengan bertambahnya konsentrasi kitosan. Nilai tegangan (Load) yang diperoleh sebesar 0,1531–2,8571 kgf dan nilai regangan (Stroke) sebesar 2,86-5,48%. Semakin besar konsentrasi kitosan dalam membran akan menghasilkan fluks yang kecil. Nilai fluks terbaik dihasilkan oleh membran kitosan 1% pada tekanan 5 kg/cm2 yakni sebesar 38,372 L/m2 jam. Sedangkan nilai koefisien rejeksi tertinggi dihasilkan oleh membran kitosan 3% pada tekanan 1 kg/cm2 yakni sebesar 88,27%.
DEGRADASI ZAT WARNA KONGO MERAH LIMBAH CAIR INDUSTRI TEKSTIL DI KABUPATEN PEKALONGAN MENGGUNAKAN METODE ELEKTRODEKOLORISASI Suyata Suyata; Mardiyah Kurniasih
Molekul Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.459 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2012.7.1.106

Abstract

Degradasi zat warna kongo merah limbah cair industri tekstil menggunakan metode elektrodekolorisasi telah dilakukan. Eksperimen dilakukan dengan mengelektrolisis kongo merah menggunakan katoda karbon dan anoda besi. Analisis konsentrasi kongo merah dilakukan menggunakan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibawah kondisi optimum pada voltase 12 V- jarak elektroda 1 cm-pH 4- konsentrasi H2O2500 mg/L selama 12 menit, zat warna kongo red limbah cair industri tekstil dapat didegradasi 99,83 %. Metode ini dapat digunakan untuk mendegradasi zat warna kongo merah.
KARAKTERISASI SENYAWA POLIOKSOMETALAT TIPE KEGGIN TERSUBSTITUSI VANADIUM MENGGUNAKAN FT-IR DAN 51V NMR Aldes Lesbani
Molekul Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.855 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2012.7.1.101

Abstract

Sintesis dan karakterisasi senyawa polioksometalat tipe Keggin yakni Rb2K2[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O dan H4[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O telah dilakukan menggunakan FT-IR dan spektroskopi 51V NMR. Senyawa polioksometalat Rb2K2[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O ditransformasi menjadi H4[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O melalui metode pertukaran ion menggunakan asam klorida. Spektrum 51V NMR dari Rb2K2[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O menunjukkan pergeseran kimia pada -586.94 ppm. Vibrasi utama yang menunjukkan gugus fungsional senyawa Rb2K2[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O muncul pada bilangan gelombang 1041 cm-1, 972 cm-1 (n W=O), 914 cm-1 (n Si-O), 870 cm-1 (nW-Oe-W), 781 cm-1 (n W-Oc-W), 565 cm-1 dan 534 cm-1. Pergeseran kimia 51V NMR dari senyawa polioksometalat H4[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O memberikan satu puncak pada -586.77 ppm. Pergeseran kimia antara senyawa Rb2K2[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O dan H4[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O tidak berubah yang disebabkan oleh kemiripan struktur utama di antara dua senyawa polioksometalat tersebut. Vibrasi utama dari senyawa polioksometalat H4[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O juga mempunyai kemiripan dengan senyawa polioksometalat Rb2K2[γ-SiV2W10O38(OH)2]•nH2O yang disebabkan hanya kation yang berubah menjadi asam.
KAJIAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI KAIN TERCELUP KOMPOSIT KITOSAN-SILIKA Intan Permatasari; Dina Kartika Maharani
Molekul Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.64 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2012.7.1.107

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh jumlah proses pencelupan kain menggunakan komposit kitosan-silika terhadap aktvitas antibakteri kain kitosan-silika. Proses pelapisan kitosan-silika pada kain dilakukan dengan metode pencelupan atau dip-coating dengan teknik pengeringan pad-dry-cure pada temperatur dry 80 oC dan temperatur curing 140 oC. Uji aktivitas antibakteri kain kitosan-silika terhadap bakteri S.aureus dilakukan dengan metode Shake flask turbidimetry. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh jumlah proses pencelupan kain dalam larutan kitosan-silika terhadap persentase aktivitas antibakterinya. Persentase aktivitas antibakteri setelah 24 jam pada kain tercelup komposit kitosan-silika dengan variasi pencelupan 5 kali adalah sebesar 18,52%, kain dengan 10 kali pencelupan adalah sebesar 22,06%, kain dengan 15 kali pencelupan adalah sebesar 32,87% dan dengan variasi pencelupan sebanyak 30 kali diperoleh persentase aktivitas antibakteri sebesar 39,32%.
PEMBUATAN DEKSTRIN DARI PATI UBI KAYU MENGGUNAKAN KATALIS AMILASE HASIL FRAKSINASI DARI Azospirillum sp. JG3PEMBUATAN DEKSTRIN DARI PATI UBI KAYU MENGGUNAKAN KATALIS AMILASE HASIL FRAKSINASI DARI Azospirillum sp. JG3 Zusfahair Zusfahair; Dian Riana Ningsih
Molekul Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.504 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2012.7.1.102

Abstract

Amilase merupakan salah satu enzim potensial dalam proses industri. Amilase dapat diperoleh dari bakteriAzopsirillum sp. JG3. Amilase ini dapat dimanfaatkan untuk hidrolisis pati ubi kayu pada pembuatan dekstrin. Dekstrin memiliki peran yang cukup penting dalam industri seperti pembuatan roti, makanan bayi dan bahan penyalut lapis tipis tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi biokimiawi amilase hasil fraksinasi dari Azospirillum sp. JG3 serta potensinya dalam pembuatan dekstrin.Tahap penelitian ini dimulai dengan memproduksi enzim yang dilakukan dengan cara menumbuhkan inokulum ke dalam medium produksi selama 30 jam kemudian diekstraksi dengan sentrifugasi sehingga diperoleh ekstrak kasar. Ekstrak kasar amilase kemudian difraksinasi secara bertahap (15%, 30%, 45% dan 60%) dengan menggunakan ammonium sulfat dan didialisis. Fraksi yang diperoleh diukur aktivitas, volume dan kadar proteinnya. Fraksi dengan aktivitas spesifik tertinggi dikarakterisasi dan digunakan untuk membuat dekstrin dari pati ubi kayu. Dekstrin pati ubi kayu yang diperoleh dikarakterisasi berupa rendemen, kadar air, kadar abu dandextrose equivalen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi hasil dialisis 45% (FHD 45%) menghasilkan aktivitas dan aktivitas spesifik tertinggi berturut-turut sebesar 11,659 U/mL dan 7,319 U/mg. Aktivitas amilase optimum pada suhu 30°C, pH 7 dan konsentrasi substrat 4%. Dekstrin yang diperoleh memiliki rendemen 95,14, kadar air 3,411%, kadar abu 0,209% dan dextrose equivalen 13,4.
PENGARUH PENAMBAHAN SORBITOL DAN KALSIUM KARBONAT TERHADAP KARAKTERISTIK DAN SIFAT BIODEGRADASI FILM DARI PATI KULIT PISANG Senny Widyaningsih; Dwi Kartika; Yuni Tri Nurhayati
Molekul Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.847 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2012.7.1.108

Abstract

Kulit pisang merupakan limbah dari industri pembuatan keripik pisang. Kandungan pati dalam kulit pisang dapat dimanfaatkan untuk dibuat menjadi film biogedradable. Untuk memperbaiki sifat film yang dihasilkan maka ditambahkan sorbitol sebagai plasticizer dan kalsium karbonat sebagai filler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film berbahan dasar pati dari kulit pisang memiliki densitas antara 3,11-6,12 g/cm3; higroskopisitas antara 3,55-7,59%; laju transmisi uap air antara 0,0017-0,0021 g/jam cm2; kelarutan dalam air antara 2,54-59,01%; kelarutan dalam asam 4,05-87,86%; daya regang antara 2,73-179,61 MPa; panjang putus antara 1,95-19,81 MPa; ketahanan sobek antara 2,50-26,32 MPa; dan pada uji biodegradasi dalam tanah mengalami penurunan berat film antara 5,73-85,08%.
IDENTIFIKASI SENYAWA DAN AKTIVITAS ANTIMALARIA IN VIVO EKSTRAK ETIL ASETAT TANAMAN ANTING-ANTING (Acalypha indica L.) Elok Kamilah Hayati; Akyunul Jannah; Rachmawati Ningsih
Molekul Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.59 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2012.7.1.103

Abstract

Telah dilakukan penelitian identifikasi ekstrak etil asetat dari tanama Anting-anting (Acalypha indica Linn.) sebagai senyawa antimalaria dan aktivitasnya secara in vivo pada sel parasit malaria P. berghei.Penelitian ini meliputi ekstraksi tanaman anting-anting menggunakan metode ekstraksi maserasi selama 24 jam dengan variasi pelarut yaitu etil asetat, diklorometana, dan petroleum eter. Pengadukkan dibantu dengan shaker selama 3 jam. Ekstrak pekat diuji fitokimia didukung Kromatografi Lapis Tipis, Ekstrak pekat etil asetat dilakukan uji antimalaria in vivo terhadap hewan uji terhadap sel parasit P. berghei. Data derajat parasitemia mencit dianalisis menggunakan program SPSS dengan Uji OneWay ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Tukey.Hasil penelitian menunjukkan adanya senyawa aktif tanin, alkaloid dan steroid pada ekstrak etil asetat.Uji aktivitas antimalaria secara in vivo pada hewan coba didapatkan hasil penghambatan ekstrak etilasetat terhadap pertumbuhan Plasmodium berghei pada dosis 0,01 mg/g bb sebesar 87,19%; pada dosis 0,1mg/g bb sebesar 84,9% dan pada dosis 1mg/g bb sebesar 90,74%.
SEBARAN KANDUNGAN LOGAM BERAT Cd PADA SEDIMEN DI MUARA SUNGAI WAY KUALA BANDAR LAMPUNG Diky Hidayat; Ni Putu Inda Novita
Molekul Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.305 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2012.7.1.109

Abstract

Penelitian penentuan penyebaran konsentrasi logam berat Cd pada sedimen di muara sungai Way Kuala telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat penyebaran konsentrasi logam berat pada sedimen di muara tersebut. Konsentrasi Cd ditentukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom (SSA), dengan menggunakan empat validasi metode yaitu batas deteksi, presisi, akurasi, dan linieritas. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat Cd dalam sampel sedimen di hulu, badan, dan hilir dari muara sungai Way Kuala berada dalam kisaran 20.73 ± 0.18 sampai 23.00 ± 0.81 ppm diatas kualitas standar sedimen (0.65 sampai 2.49 ppm) yang telah ditetapkan oleh National Sediment Quality Survey USEPA pada tahun 2004. Validasi metode pada penentuan logam berat Cd dalam sedimen menunjukkan presisi  dengan nilai simpangan baku relatif lebih kecil dari 5% (RSD <5%); akurasi 80-120%; batas deteksi dan koefisien korelasi pada logam Cd sebesar 0.01 dan 0.998.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN KALBA (Albizia falcataria) DENGAN METODE DPPH(1,1-Difenil-2-pikrilhidrazil) DAN IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDERNYA Undri Rastuti* dan Purwati Undri Rastuti; Purwati Purwati
Molekul Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.885 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2012.7.1.104

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji aktivitas antioksidan ekstrak daun kalba pada pelarut n-heksana, etil asetat dan metanol serta mengidentifikasi golongan senyawa metabolit sekundernya. Hasil maserasi diperoleh ekstrak n-heksana (E1), etil asetat (E2) dan metanol (E3) daun kalba berbentuk pasta dengan rendemen masing-masing ekstrak adalah 2,49, 5,08 dan 5,32% (b/b). Uji aktivitas antioksidan E1, E2, E3 memiliki nilai ES50 masing-masing sebesar 1338,758, 473,756 dan 264,519 ppm. Ekstrak metanol daun kalba memilki aktivitas antioksidan paling tinggi. Uji senyawa metabolit sekunder pada ekstrak metanol daun kalba menunjukkan senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid, flavonoid dan fenolat. Hasil analisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan adanya gugus kromofor C=C dan hasil analisis menggunakan spektrofotometer IR menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun kalba memiliki gugus fungsi O-H, C-H alifatik, C=C alkena dan C=C aromatic.

Page 1 of 1 | Total Record : 9