EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan)
Diterbitkan oleh Sekolah Tinggi ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya secara berkala (setiap tiga bulan) yaitu setiap Maret, Juni, September, dan Desember, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang ekonomi dan keuangan, khususnya bidang akuntansi, manajemen, pasar modal hukum bisnis, perpajakan, sistem informasi, serta bidang ekonomi dan keuangan lainnya. Artikel yang dipublikasikan dalam EKUITAS dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian).
Articles
620 Documents
KAJIAN IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH BERDASARKAN KEPMENDAGRI NOMOR 29 TAHUN 2002
Sutjipto Ngumar;
Ikhsan Budi
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 9 No 1 (2005)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2005.v9.i1.333
Tujuan kajian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang kondisi penerapan Sistem Penganggaran dan Pelaporan Keuangan Daerah apakah telah dijalankan sesuai dengan Kepmendagri No. 29 Tahun 2002, serta memberikan masukan kepada Pimpinan Pemerintah Daerah maupun Pimpinan Satuan Kerja tentang hal-hal dan tindakan-tindakan yang perlu dilakukan agar Sistem Penganggaran dan Pelaporan Keuangan Daerah sesuai dengan Kepmendagri No. 29 Tahun 2002 dan dapat dilakukan secara utuh, benar dan konsisten. Tahapan metode penelitian yang dilaksanakan meliputi; survey pendahuluan dengan tujuan mengenali obyek penelitian, prosedur dan sistem Akuntansi Keuangan Pemerintah Daerah berdasarkan Kepmendagri No 29 Tahun 2002 sehingga mendapatkan gambaran umum daerah yang diteliti; survey lapangan dilakukan setelah studi kepustakaan dan merupakan lanjutan dari survey pendahuluan, dalam melakukan survey lapangan peneliti mencari dan mendapatkan data secara langsung dari pemerintah daerah. Pengolahan data dilakukan dengan teknik penjodohan atau membandingkan Kepmendagri No. 29 tahun 2002 mengenai Sistem Penganggaran dan Pelaporan Keuangan Daerah dengan implementasinya. Tahap terakhir adalah penyusunan laporan kegiatan studi dan rekomendasi. Objek penelitian ini dilakukan di Pemerintah Kota Surabaya, Pemerintah Kabupaten Malang, dan Pemerintah Kabupaten Lamongan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang, Lamongan, dan Kota Surabaya belum sepenuhnya melaksanakan Kepmendagri No. 29 Tahun 2002. Terdapat banyak kendala yang menjadi penghambat pelaksanaan penganggaran dan akuntansi sesuai dengan Kepmendagri No. 29 Tahun 2002. Namun dapat dilihat bahwa telah ada niat dan usaha untuk melaksanakan peraturan tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai dengan batas kemampuan pemerintah daerah. Masalah yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari internal pemerintah daerah. Untuk itu baik pemerintah daerah yang diteliti maupun pemerintah propinsi sebagai pembina, perlu untuk segera mencari jalan untuk mengatasi masalah tersebut. Kerja sama antar pemerintah daerah dan pusat hendaknya lebih ditingkatkan lagi.
MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG MELANGGAR PERJANJIAN UTANG
Nurul Herawati
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 14 No 1 (2010)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2010.v14.i1.232
This research aims to give empirical evidence concerning earnings management in firms violating debt covenant and to test whether earnings management in those firms are larger than that in control firms. Research population is manufacturing company listed at Bursa Efek Indonesia. The sample includes 17 firms violating debt covenant and 22 firms complying debt covenant as control firms. The sampling method is purposive sampling. Method of statistics used is t-test. The statistic test of first hypothesis shows that mean of discretionary accruals at a year before violation is significantly larger than that at the year debt covenant violation. This result supports debt covenant hypothesis. But, mean difference at the year of violation and at a year after violation does not provide the support for the hypothesis. The statistic test of second hypothesis shows that mean of discretionary accruals of firms violating debt covenant at a year before and at the year violation of debt covenant is significantly larger than that of control firms. Thus, we can conclude that violation of debt covenant motivate management to perform earnings management.
SOLUSI MODEL PERIKATAN PENGELOLAAN SDA PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA SESUAI SYARIAH
Istiyanti Istiyanti;
Nurul Huda
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 19 No 3 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2015.v19.i3.127
Pengelolaan SDA pertambangan mineral dan batubara di Indonesia dinilai sangat memprihatinkan. Muncul berbagai masalah akibat ketidakmampuan Pemerintah dalam mengelola SDA dimaksud. Salah satu akibatnya adalah rendahnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari bidang SDA pertambangan mineral dan batubara. Penyebab dari rendahnya PNBP tersebut, antara lain ketidak- jelasan penghitungan dasar bagian Negara sebagai dampak ketidakjelasan bentuk perikatan/akad yang dilakukan antara Pemerintah dengan pihak perusahaan yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi. Penulis melakukan penelitian merumuskan solusi model perikatan sesuai syariah dalam mengelola SDA pertambangan mineral dan batubara di Indonesia dengan menggunakan metodologi Analytic Networking Process (ANP) serta dengan bantuan software Super Decision. Hasil penelitian menunjukkan pilihan model perikatan/akad Mudharabah Musyarakah dalam mengelola SDA pertambangan mineral dan batubara dengan alasan pada asas keadilan.
MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN UMKM MELALUI PERAN LINGKUNGAN, INOVASI PRODUK DAN KREATIFITAS STRATEGI PEMASARAN
Gendut sukarno
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 15 No 3 (2011)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2011.v15.i3.372
The role of the ability to adapt with the environment, superior creativity marketing strategy and product innovation are necessary in order to maximize the achievement of performance marketing.This research aims to study the concept of the Environmental Role, Creative Marketing Strategies, Product Innovation of Small and Medium Enterprise Performance Marketing (UKM) in managing its business, is expected to help the Department of Cooperatives and Micro Small and Medium Enterprise in Sidoarjo district adopted a policy about empowering UMKM. The sample in this study are UKM's producer of bag and suitcase in Kendensari, Tanggulangin-Sidoarjo as many as 100 people. The analysis technique used is the Structural Equation Model (SEM). Results found that the environment has no significant effect on product innovation but the environment has a significant positive effect on creative marketing strategies, while creative marketing strategy has no significant effect on the performance of marketing and product innovation has a significant positive effect on marketing performance
BUDAYA MINANGKABAU DAN IMPLEMENTASI PADA MANAJEMEN RUMAH MAKAN PADANG DI YOGYAKARTA
Henny Welsa;
Suharti Suharti;
Latifah Latifah
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2017.v1.i2.22
Pada dasarnya penelitian ini merupakan suatu studi untuk melihat faktor budaya yang mempengaruhi kewirausahaan, kemampuan usaha dan kinerja Usaha Rumah Makan Padang yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Diharapkan secara langsung akan mendorong kewirausahaaan di Indonesia dan merupakan solusi terhadap penyerapan tenaga kerja serta pengangguran di Indonesia dan khususnya di DIY. Adapun objek penelitian yang diteliti adalah Rumah Makan Padang yang telah memiliki surat izin usaha, Alasan memilih wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta adalah karena Yogyakarta adalah kota pelajar dan wisata yang penduduknya terdiri dari beragam suku bangsa dan Pendapatan Asli Daerah Yogyakarta 60% berasal dari Pariwisata dimana salah satu sarana pariwisata adalah Rumah Makan. Perkembangan Rumah Makan Padang cukup pesat didaerah IstimewaYogyakarta. Jumlah Sampling 50 responden pemilik restoran Padang dengan mengunakan kuisioner serta teknik analisis data menggunakan analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menjelaskan bahwa Budaya Minangkabau berpengaruh signifikan terhadap kewirausahaan, kemampuan usaha, kinerja usaha, serta Kewirausahaan berpengaruh tidak signifikan terhadap kemampuan usaha berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha.
PENGARUH KEBIJAKAN PEMBINAAN PEMERINTAH TERHADAP KINERJA DAN STRUKTUR USAHA SUB SEKTOR INDUSTRI KECIL PENGGERAK EKONOMI DAERAH DI PROPINSI SUMATRA UTARA
Dr. Sonang Sitohang, MM
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 10 No 1 (2006)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2006.v10.i1.263
The objective of this research is to analyze and find empirical evidence of the affects of the government establishment policy, including; tecnical training support, government regulation support, capitalization support, marketing support, industrial and trade technical guidance supported for business performance and industrial structure unit development.The most significant findings is the influence of the business performance on the business structure 0,8037. It is the highest coefficient value among the others. It proves that government is successful in arranging and managing its establishment by training support, government rules, capitalization, marketing, and industrial and trade technical guidance support as stated in Regulation No. 9, 1995 on the Small and Medium Enterprise Affair by increasing business structure from micro industry to small industry. Besides the main finding above, there are other research findings; the positive significance of the government rules on the business performance and business structure that do not support Vasant Desai Theory (2003), and the positive significance of the effects of the industrial and trade guidance on the business performance and doesn’t support Mulyadi research (1999).
PERILAKU INVESTOR DI PASAR MODAL INDONESIA
Sumani Sumani;
Christine Winstinindah Sandroto;
Indah Mula
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 17 No 2 (2013)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2013.v17.i2.160
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi terhadap tipe investor individu di pasar modal Indonesia. Tujuan klasifikasi tersebut adalah, selain memberikan gambaran bagi perusahaan sekuritas tentang profil investor individu di pasar modal Indonesia, juga akan memberikan pengertian bagi investor individu tentang kebiasaan investasi mereka, sehingga bisa mendorong kebiasaan trading yang baik dan membuat investor memperoleh kinerja yang baik dari hasil investasi mereka. Dari profil investor tersebut, peneliti membuat petunjuk praktis yang memasukkan unsur Behavioral Finance ke dalam design alokasi aset yang sesuai dengan profil investor secara pribadi, sehingga lebih bermanfaat bagi kepentingan investor tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa investor individu di Indonesia cenderung bersifat irasional dalam berinvestasi, dimana mereka bisa digolongkan dalam dua kelompok besar. Kelompok pertama adalah kelompok confident big trader yang memiliki rasa percaya diri serta kontrol yang tinggi, serta nilai portfolio besar. Kelompok kedua adalah kelompok loss averse small trader yang memiliki rasa percaya diri serta kontrol yang tinggi, dengan nilai portfolio yang kecil.
PERANCANGAN ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN KOMPUTER DALAM BAHASA TURBO BASIC DAN PASCAL UNTUK MEMPREDIKSI TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP (GOING CONCERN) PERUSAHAAN DENGAN PARAMETER ALTMAN Z-SCORE
Yudha Herlambang
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 11 No 3 (2007)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2007.v11.i3.404
As we know that,the aspect of going concern or bankruptcy of the entitiy become the issued or the problem must be considered by the external auditor.In the profession of Public Acccountant.\The external auditor must give the opinion objectively and independent. So that the Report of AuditorIndependent give the objective and right information ( no biased information) to the external user of Financial Statement how to make decision. One of the judgement must be considered by the external auditor is the bancruptcy of the entity (auditee ).One of the alternative method to decide the condition of entity’s going concern is Altman Z Score. In this paper,author will discuss about designing the Programming Algorithm of Altman - Z Score. The author design the program mentioned above by using Quick Basic Programming Language and Pascal Software.The author also design the accounting ratio programming into the part of source code or listing program mentioned above
STRUKTUR MODAL OPTIMAL DAN KECEPATAN PENYESUAIAN: STUDI EMPIRIS DI BURSA EFEK INDONESIA
Firda Nosita
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 20 No 3 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2016.v20.i3.56
Penelitian ini menguji apakah perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penyesuaian struktur modal menuju struktur modal optimal dan faktor yang mempengaruhi kecepatan penyesuaian pada konteks trade-off theory pada periode tahun 2009-2014. Adanya keuntungan pajak yang dihasilkan oleh pembayaran bunga menyebabkan perusahaan menyusun struktur modal dengan memaksimalkan penggunaan hutang agar mendapatkan manfaat pajak. Penggunaan hutang akan memunculkan masalah default dan kebangkrutan jika melebihi kapasitas perusahaan yang ditentukan oleh beberapa karakteristik perusahaan, oleh karena struktur modal optimal tidak dapat diobservasi, maka akan diestimasi dengan menggunakan beberapa variabel yang mempengaruhi penyusunan struktur modal yaitu tangibility, profitability, size dan growth opportunities. Hasil penelitian ini menunjukkan perusahaan non-keuangan di Indonesia mengikuti dynamic trade-off theory tetapi masih underleveraged dan memerlukan waktu 2,45 tahun untuk melakukan penyesuaian struktur modalnya. Jarak antara struktur modal dengan struktur modal optimal (distance) serta financial surplus/deficit mempengaruhi kecepatan penyesuaian, sedangkan current liabilities tidak mempengaruhi kecepatan penyesuaian, sehingga implikasi praktisnya adalah perusahaan harus memperhatikan dan membandingkan struktur modal aktual dengan struktur modal optimal agar mendapatkan manfaat dari penyesuaian struktur modal dengan tidak menambah kemungkinan kebangkrutan akibat penyesuaian tersebut. Keputusan struktur modal juga berhubungan dengan berbagai kebijakan pihak eksternal perusahaan yang turut berpengaruh terhadap kemudahan akses dana eksternal seperti pihak kreditur, investor dan pemerintah sehingga mempengaruhi kecepatan penyesuaian struktur modal. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya memasukan empat variabel determinan struktur modal optimal dan tidak memasukkan variabel-variabel makro yang mungkin dapat mempengaruhi kecepatan penyesuaian struktur modal.
PERSEPSI AKUNTAN PUBLIK TERHADAP ISU-ISU YANG BERKAITAN DENGAN AKUNTAN PUBLIK PEREMPUAN
Astri Fitria;
Lydia Setyawardani
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 12 No 2 (2008)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.057 KB)
|
DOI: 10.24034/j25485024.y2008.v12.i2.301
The purpose of this research is to analyze the perception among men and women in accountant public profession and also the s perception difference about women’s issues among them. The issues are chances for female accountant, treatment to female accountant, the acceptance to female accountant, commitment of female accountant, and special accommodation for female accountant. The results of the field research show that there are no significant differences for all the issues. Between female or male accountant have fair perception that between female and male accountant have equality in chances, acceptance, commitment, and for the special accomodation. Both also have the same oppinion that there are no sexual harassment and different treatment to female acountant.