cover
Contact Name
Muhammad Najib Habibie
Contact Email
najib.habibie@gmail.com
Phone
+6285693191211
Journal Mail Official
jurnal.mg@gmail.com
Editorial Address
Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL METEOROLOGI DAN GEOFISIKA
ISSN : 14113082     EISSN : 25275372     DOI : https://www.doi.org/10.31172/jmg
Core Subject : Science,
Jurnal Meteorologi dan Geofisika (JMG) is a scientific research journal published by the Research and Development Center of the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG) as a means to publish research and development achievements in Meteorology, Climatology, Air Quality and Geophysics.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2007)" : 7 Documents clear
Simulation of Landcover Change Influences for Water Availability Using a Regional Atmospheric Model Edvin Aldrian
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.582 KB) | DOI: 10.31172/jmg.v8i1.7

Abstract

A study of the landcover change impact on water budget has been done using a mesoscale climate model. A prestine lake catchment of Lake Poso in Central Sulawesi Province has been used for this study. A scenario for deforestation that change forest into savannah was performed for the dry period from July to December 2005 to simulate the severest possible scenario. The results show increase risks of flood during wet season and risks of drought during the dry season with highest increase of surface runoff up to 18% and decrease up to 10%. Meanwhile, the underground runoffincrease during wet season up to 17% and decrease up to 10% during the dry season. This study may suitable for the climate change impact study and to simulate the land degradation due to ever increasing deforestation and land clearing.
Pengaruh Tenggang Waktu (Time Lag) Antara Curah Hujan Dengan Suhu Permukaan Laut Nino 3.4 Terhadap Performa Model Prediksi Hujan Woro Estiningtyas
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.085 KB) | DOI: 10.31172/jmg.v8i1.8

Abstract

Dalam pengembangan model prediksi hujan, berbagai skenario dan  modifikasi input dilakukan untuk mendapatkan performa model yang lebih baik. Demikian juga dengan pengembangan model prediksi hujan dengan metode Filter Kalman. Dalam penyusunan modelnya, metode ini menggunakan suhu permukaan laut (SPL) Nino 3.4 sebagai inputnya. Skenario input dilakukan berdasarkan indikasi adanya hubungan beda waktu antara curah hujan dengan SPL Nino 3.4. Hasil analisis pewilayahan hujan di Propinsi Jawa Tengah menghasilkan 7 kelompok hujan, dengan sebaran rata-rata curah hujan tahunan pada setiap kelompok adalah : 1869 mm (kelompok 1), 1925 mm (kelompok 2), 1099 mm (kelompok 3), 3226 mm (kelompok 4), 2096 mm (kelompok 5), 2218 mm (kelompok 6) dan 2077 mm (kelompok 7). Berdasarkan sebaran pada setiap kelompok hujan, maka hasil validasi model pada umumnya memperlihatkan performa yang cukup baik. Hal ini ditandai oleh beberapa nilai parameter validasi yang cukup tinggi, seperti koefisien korelasi (r) validasi yang sebagian besar lebih dari 90%, r model lebih dari 69%, dan RMSE kurang dari 47%. Demikian juga rata-rata dari setiap stasiun menghasilkan r validasi lebih dari 94%, r model lebih dari 75%, dan RMSE kurang dari 36%. Perlakuan skenario time lag 0, 1 dan 2 bulan untuk Jawa Tengah sebagian besar  memberikan pengaruh positif terhadap performa model prediksi hujan. Berdasarkan frekuensi kontribusi nilai koefisien korelasi validasi tertinggi serta persentase kontribusi nilai r validasi tertinggi terutama pada setiap stasiun hujan maupun pada setiap kelompok hujan, maka skenario time lag yang dominan untuk Jawa Tengah adalah 2 bulan.
Sampul Jurnal MG JMG BMKG
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.932 KB)

Abstract

Sampul Jurnal Meteorologi dan Geofisika
Pengelolaan Sumberdaya Iklim dan Air untuk Antisipasi Perubahan Iklim Kasdi Subagyono; Elsa Surmaini
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.498 KB) | DOI: 10.31172/jmg.v8i1.5

Abstract

Perubahan iklim berdampak buruk terhadap sektor kehidupan manusia. Pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat rentan terhadap perubahan iklim yang berdampak pada produktivitas pertanian dan pendapatan petani. Pemanasan global menyebabkan peningkatan intensitas kejadian iklim ekstrim (El-Niño dan La-Niña) dan ketidakteraturan musim. Perubahan iklim global masa yang akan datang, diperkirakan akan menyebabkan frekuensi dan intensitas kejadian iklim ekstrim akan meningkat. Untuk mengantisipasi perubahan iklim strategi pengelolaan sumberdaya iklim dan air perlu diformulasikan secara tepat. Perencanaan budidaya tanaman harus memperhitungkan dinamika perubahan iklim yang telah dan sedang terjadi, melalui prediksi iklim, perencanaan kalender tanam, penggunaan varietas tanaman tahan kekeringan dan genangan, varietas berumur pendek (genjah), dan varietas yang tahan terhadap hama dan penyakit tanaman. Pengelolaan sumberdaya air juga merupakan alternatif yang dapat digunakan untuk mengadaptasikan pertanian terhadap perubahan iklim. Perimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air harus ditetapkan terlebih dahulu untuk menjamin keberlanjutan pemanfaatan air. Beberapa inovasi teknolgi panen air (water harvesting) dan konservasi air (water conservation) serta pemanfaatan air secara efisien merupakan strategi yang dapat diterapkan untuk sustainabilitas sumberdaya air dan pemenuhan kebutuhan air di masa yang akan datang.
Penentuan Posisi Hiposenter Gempabumi dengan Menggunakan Metoda Guided Grid Search dan Model Struktur Kecepatan Tiga Dimensi Hendro Nugroho; Sri Widiyantoro; Gunawan Ibrahim
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.792 KB) | DOI: 10.31172/jmg.v8i1.3

Abstract

Salah satu penelitian ilmu kebumian yang perlu dilakukan untuk membantu upaya mitigasi bencana gempabumi adalah menentukan pusat gempa dengan presisi tinggi. Dalam hal ini ketelitian sangat diperlukan oleh karena adanya heterogenitas materi bumi yang dilewati gelombang gempa dari hiposenter ke stasiun pencatat. Oleh karena itu dengan bantuan model geotomografi (model struktur 3D kecepatan rambat gelombang gempa) diharapkan akan dapat diperoleh posisi sumber gempa yang lebih baik. Untuk studi ini daerah penelitian yang diambil adalah Jawa dan sekitarnya, yaitu : 7° LS - 11° LS dan 105° BT - 114° BT. Data yang digunakan adalah waktu tiba gelombang P dari seismogram yang direkam pada seismograf broadband di Indonesia. Penentuan hiposenter menggunakan metoda guided grid search dengan model kecepatan 3D untuk busur Sunda. Hasil penentuan hiposenter gempa dengan pendekatan ini memberikan tingkat kesalahan yang lebih kecil dibandingkan dengan jika digunakan model kecepatan 1D.
Pengantar dan Daftar Isi JMG BMKG
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengantar dan Daftar Isi Jurnal Meteorologi dan Geofisika
Studi Variasi Spatial Seismisitas Zona Subduksi Jawa Supriyanto Rohadi; Hendra Grandis; Mezak Arnold Ratag
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31172/jmg.v8i1.4

Abstract

Variasi nila-b dari relasi Gutenberg-Richter memegang peranan penting dalam sebagian besar model prakiraan gempabumi yang terkait dengan resiko bencana. Dari relasi Gutenberg-Richter yaitu log N = a - bM, slope dari hukum pangkat ini merupakan nilai-b yaitu sebuah paremeter tektonik yang menggambarkan ukuran distribusi dari gempabumi. Nilai-b yang tinggi mengindikasikan suatu proporsional yang relatif besar dari gempa-gempa kecil dan nilai-b yang rendah sebaliknya. Di dalam analisis kegempaan ini, kelengkapan katalog gempabumi merupakan faktor penting yang dapat mereduksi timbulnya deviasi linearitas. Katalog gempabumi NEIC dari tahun 1973-2006 dan katalog gempabumi BMG digunakan untuk analisis variasi nilai-a, nilai-b dan periode ulang gempabumi di Zona Subduksi Jawa dengan batas 6,5° LS - 12° LS dan 105° BT - 115° BT. Dari analisis katalog gempabumi di wilayah penelitian diperoleh variasi nilai-b berkisar antara 0,8-2,5, variasi nilai-a berkisar antara 6-12 sedangkan periode ulang gempabumi dengan magnitude 6 secara umum adalah sekitar 5 tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 7